Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Supervisi Akademik Pada Sekolah Dasar Negeri 44 Kota Tenate Eksan, Wachyudi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 24.2 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Every educational institution in carrying out the learning process certainly cannot be separated from problems. Principals, teachers, educators, students, and other educational stakeholders are almost certain to have problems or issues related to learning. The problems in this study are (1) how is the implementation of academic supervision in elementary schools? (2) What are the obstacles in the implementation of academic supervision in schools? While the purpose of this study is to determine the implementation of academic supervision in schools, with the following research focus: (1) implementation of academic supervision in schools, and (2). This study was conducted with a qualitative approach. Data sources in the study were determined using purposive sampling and snowball sampling techniques. Data and information in the study were obtained using three data collection techniques, namely: (1) observation, interviews and documentation. The results of the data and information were analyzed using interactive patterns, including: (1) data condensation, (2) data presentation, and (3) drawing conclusions. The results of the study indicate that the implementation of academic supervision in schools has been running well, as evidenced by the principal's work program in realizing the quality of optimal implementation of learning activities, namely by conducting academic supervision, especially on the preparation and learning tools of teachers. However, in the implementation process, the principal found obstacles, especially in providing guidance to new teachers so that the academic supervision process provided was not only limited to guidance but had entered the clinical supervision stage.
Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah Dalam Pembelajaran IPA Pokok Bahasan Alat Indra Manusia Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 59 Kota Ternate Eksan, Wachyudi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 7.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menerapkan pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran IPA pokok bahasan alat indra manusia pada siswa kelas IV SD Negeri 59 Kota Ternate. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus, terdiri dari; perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi dengan tujuan memperbaiki proses pembelajaran di kelas. Tempat penelitian di SD Negeri 59 Kota Ternate, dengan waktu penelitian bulan April sampai dengan Juli 2025. Subyek penelitian adalah siswa kelas IV yang berjumlah 38 siswa, terdiri dari 22 perempuan dan 16 laki-laki dan aktif pada tahun ajaran 2024/2025. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi, soal tes, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif yang terdiri dari tiga tahap, yaitu: mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan dan verifikasi data. Indikator hasil peneliti memilih standar minimal yakni bila 80% dari seluruh siswa telah memperoleh nilai ≥60, maka pembelajaran dikatakan tuntas atau berhasil. Kesimpulan bahwa penggunaan strategi pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar ilmu pengetahuan alam pada siswa kelas IV SD Negeri 59 Kota Ternate. Dari segi proses maupun hasil menunjukkan bahwa tindakan siklus I, menunjukan bahwa kategori “sangat baik, 3 siswa atau 10,71%, kategori “baik” 6 siswa atau 21,42%, kategori “cukup” 6 siswa atau 10,71% dan 19 siswa atau 57,14% berada pada kategori “kurang sekali”. sedangkan siklus ii persentase skor hasil belajar siswa, yaitu; 23 siswa atau 60,71% berada pada kategori “baik”, dan 15 siswa atau 39,28% berada pada kategori “sangat baik”.
Mapping Peristiwa Ritual Dongko Sebagai Pengembangan Model Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) untuk Mengatasi Kesulitan Menulis Sastra pada Siswa SMP Ahmad, Idrus; Boriri, Agus; Eksan, Wachyudi; Najib, Muhammad Kadafi
BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol. 14 No. 2 (2025): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan a) mendeskripsikan bentuk mapping peristiwa ritual dongko sebagai pengembangan model pembelajaran mendalam (deep learning) untuk mengatasi kesulitan menulis naskah drama pada siswa SMP. b) menghasilkan model pembelajaran mapping peristiwa ritual dongko dalam mengatasi kesulitan menulis naskah drama pada siswa SMP. Metode penelitian ini berupa metode penelitian pengembangan (R&D) dengan model Plomp, yang terdiri dari empat tahap yakni; (1) investigasi awal: dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi awal terkait dengan proses pembelajaran; (2) perancangan: untuk mengembangkan desain model pembelajaran; (3) realisasi: untuk mewujudkan rancangan model pembelajaran; (4) pengujian, evaluasi dan revisi: untuk mengetahui sejauhmana efektifitas model pembelajaran di SMP Negeri 1 Kayoa Kabupaten Halmahera Selatan. Hasil penelitian membukti bahwa melalui mapping peristiwa ritual dongko sebagai pengembangan model pembelajaran mendalam (deep learning) dapat membantu siswa dalam mengatasi kesulitan menulis drama karena memunculkan ide-ide baru yang kreatif dan imajinatif yang dimulai dengan siswa menuliskan satu kata kunci dari masing-masing peristiwa yang dipilih di tengah kertas. Kata kunci tersebut tersebut kemudian dijabarkan dalam ranting-ranting peristiwa kemudian dikembangkan menjadi teks drama atau dialog
Pendampingan Guru SMP Halmahera Selatan: Pengembangan Pembelajaran Inovatif Berbasis Gaya Kognitif pada Materi Invers Proporsi Saleh, Rusmin R.M.; Amiruddin, Usman; Wali, Isnain; Triyono, Ageng; Eksan, Wachyudi; Bau, Suharlin Ode
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.906

Abstract

Kegiatan pendampingan guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Halmahera Selatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran matematika pada materi invers proporsi melalui strategi inovatif berbasis gaya kognitif. Program dilaksanakan secara sistematis selama 8 minggu pada September–Oktober 2025, meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta penyusunan panduan keberlanjutan. Metode yang digunakan bersifat partisipatif dan kolaboratif, melibatkan guru, kepala sekolah, dan tim pendamping perguruan tinggi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi pedagogik guru dalam merancang dan menerapkan pembelajaran adaptif terhadap perbedaan gaya belajar siswa (visual, auditori, kinestetik). Guru menjadi lebih reflektif, kreatif, dan percaya diri dalam memanfaatkan media digital serta teknologi sederhana, seperti Kahoot, Quizizz, dan video pembelajaran. Penerapan pendekatan inovatif ini berdampak positif terhadap pemahaman konseptual siswa, dengan rata-rata peningkatan hasil belajar sebesar 27% berdasarkan hasil pretest–posttest pada 30 siswa menggunakan tes uraian (5 soal) dan pilihan ganda (10 soal). Selain itu, kegiatan ini membangun budaya kolaboratif dan reflektif di sekolah, serta menghasilkan panduan pembelajaran berbasis gaya kognitif untuk keberlanjutan inovasi. Temuan ini menegaskan bahwa pendampingan berbasis praktik reflektif dan pemanfaatan teknologi sederhana efektif dalam mengatasi tantangan mutu pendidikan di daerah terpencil. Rekomendasi diarahkan pada penguatan kapasitas guru dan pengembangan komunitas belajar digital. Selain itu, advokasi kebijakan pendidikan diperlukan untuk mendukung transformasi pembelajaran inovatif secara berkelanjutan.