Ardi Kusmara
Universitas Darma Persada, Jakarta, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI DALAM MEMEDIASI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP PERILAKU INOVATIF TENAGA PEMASARAN PT. TIRA AUSTENITE Ardi Kusmara
Jurnal Manajemen Bisnis Krisnadwipayana Vol 9, No 2 (2021): JURNAL MANAJEMEN BISNIS KRISNADWIPAYANA
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35137/jmbk.v9i2.577

Abstract

This research aimed to to investigated the role organizational commitment in mediating the effect of transformational on innovative behavior. Survey method used in this research. Amount of the samples in this research are 67 sales of at PT. Tira Austenite that selected randomly. The data were collecting through questionnaire and analyzed by using path analysis. The results of the research can be concluded that: transformational leadership and organizational commitment have a direct effect on innovative behaviour; transformational have a direct effect on sales innovative behavior and transformational leadership have an indirect effect on innovative behaviors through organizational commitment. 
PENGARUH KOMPENSASI DAN STRES KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS I CIPINANG DENGAN MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Rina Yulianti; Endang Tri Pujiastuti; Sukardi Sukardi; Ardi Kusmara
Jurnal Manajemen Bisnis Krisnadwipayana Vol 11, No 2 (2023): JURNAL MANAJEMEN BISNIS KRISNADWIPAYANA
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35137/jmbk.v11i2.1076

Abstract

The purpose of this study was to determine the impact of compensation and work stress on the employee work satisfaction with work motivation as an intervening variable in Cipinang Class I Jail, Jakarta. This study was conducted using a saturated sample. The analysis tool used is SEM (Structural Equation Modeling). The test result showed that 1) Compensation had a positive and significant impact on work satisfaction meaning that the increasing compensation increased employee satisfaction. 2) Work stress had a positive and significant impact on employee work satisfaction meaning that the increasing work stress would also increase employee work satisfaction. 3) Compensation had a positive and significant impact on employee motivation meaning that the increasing compensation increased employee motivation. 4) Work stress had no positive yet insignificant impact on employee motivation meaning that increased employee stress caused work satisfaction to not necessarily increase. 5) Work motivation had a positive and significant impact on employee work satisfaction meaning that increasing motivation increased employee work satisfaction. 6) Work motivation mediated work compensation had a positive and significant impact on employee satisfaction meaning that the motivation given by the leaders could increase work satisfaction. 7) Work motivation did not mediate work stress and was insignificant for employee work satisfaction meaning that work motivation did not necessarily affect employee work stress
Pengaruh Pelatihan Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. CB Media Komunika Indonesia Di Jakarta Sukardi, Sukardi; Kusmara, Ardi; Pribadi, Teguh; Kumala, Destiana; Kusyana, Kusyana
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 5 No 2 (2024): Journal Of Tax and Business
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v5i2.244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada PT CB Media Komunika Indonesia di Jakarta. Metode yang digunakan adalah explanatory research dengan teknik analisis menggunakan analisis statistik dengan pengujian regresi, korelasi, determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini pelatihan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan sebesar 37,7%, uji hipotesis diperoleh t hitung > t tabel atau (6,124 > 1,998). Disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan sebesar 34,4%, uji hipotesis diperoleh t hitung > t tabel atau (5,754 > 1,998). Pelatihan dan disiplin kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi Y = 12,126 + 0,346X1 + 0,356X2 dan kontribusi pengaruh sebesar 46,4%, uji hipotesis diperoleh F hitung > F tabel atau (26,825 > 3,150).
Strategi Pengembangan Karir sebagai Faktor Penentu Kepuasan Kerja dan Loyalitas Karyawan di Perusahaan Start-up Adi Susanto; Sukardi Sukardi; Ardi Kusmara
Astina: Jurnal Ekonomi Utama Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Ekonomi Utama (Juria)
Publisher : CV. Astina Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55903/juria.v4i1.244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran strategi pengembangan karir dalam menentukan kepuasan kerja dan loyalitas karyawan di perusahaan start-up. Mengingat sifat perusahaan start-up yang dinamis dan sering menghadapi tantangan dalam mempertahankan karyawan berkualitas, pengembangan karir menjadi aspek yang sangat penting. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan wawancara mendalam terhadap karyawan di beberapa perusahaan start-up di Indonesia. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan karir yang jelas dan terstruktur dapat meningkatkan kepuasan kerja, yang selanjutnya berkontribusi pada peningkatan loyalitas karyawan. Karyawan yang merasa dihargai dan diberikan kesempatan untuk berkembang melalui pelatihan serta program karir yang terencana dengan baik, cenderung lebih puas dengan pekerjaan mereka dan memiliki tingkat loyalitas yang tinggi terhadap perusahaan. Selain itu, komunikasi yang terbuka dan transparansi dalam pengembangan karir juga menjadi faktor penting dalam menciptakan hubungan yang saling menguntungkan antara perusahaan dan karyawan. Penelitian ini menyarankan perusahaan start-up untuk lebih fokus pada pengembangan karir yang berkelanjutan sebagai strategi untuk meningkatkan kepuasan kerja dan loyalitas karyawan, yang pada akhirnya dapat berpengaruh positif terhadap kinerja dan pertumbuhan perusahaan.