Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Manfaat Agunan Dalam Mitigasi Risiko Pembiayaan Murabahah Bermasalah (Studi Kasus Pada Pt.Bprs Mentari Pasaman Saiyo) Roza, Elfia; Dewi, Yenty Astari
TAMWIL : Jurnal Manajemen Keuangan Vol 1 No 1 (2024): Tamwil: Jurnal Manajemen Keuangan
Publisher : STIE Miftahul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70283/tamwil.v1i1.7

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada kenyataan bahwa setiap penyaluran pembiayaan di bank syariah memiliki risiko tidak kembalinya dana atau pembiayaan karena beberapa penerima pembiayaan mungkin tidak mampu mengembalikannya dengan baik dan tepat waktu. Untuk mengatasi hal ini, mitigasi risiko diperlukan, dan salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan memberikan syarat adanya agunan untuk dijaminkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui standar penilaian agunan di PT. BPRS Mentari Pasaman Saiyo, juga untuk mengetahui efektivitas agunan dalam mengurangi risiko gagal bayar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Dan adapun metode analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa standar penilaian agunan yang ditetapkan BPRS Mentari Pasaman Saiyo yaitu dinilai berdasarkan kriteria barang agunan yang dijadikan jaminan oleh calon nasabah. Apabila jaminannya berbentuk tanah maka di sesuaikan dengan batas tanah dengan arah mata angin yang ada di sertifikat tersebut. Selanjutnya apabila jaminannya berbentuk kendaraan maka di sesuaikan dengan identitas yang ada di BPKB tersebut. Dan juga disesuaikan dan dihitung dengan nilai pasar yang ada. Pada PT. BPRS Mentari Pasaman Saiyo agunan dianggap memberikan manfaat dalam mengurangi risiko gagal bayar pada pembiayaan murabahah sebab agunan memberikan jaminan kepada bank bahwa pinjaman akan dibayar kembali.
PERLAKUAN AKUNTANSI ASET TETAP PADA BAZNAS KOTA BUKITTINGGI BERDASARKAN PSAK NO. 16 Muhammad, Renold; Sumarni, Nini; Martilova, Novera; Dewi, Yenty Astari
LAND JOURNAL Vol. 7 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47491/landjournal.v7i1.4593

Abstract

BAZNAS Bukittinggi city owns several fixed assets that are damaged and no longer used in institutional activities. Under PSAK No. 16, such assets should be derecognized. This study uses a descriptive qualitative method by analyzing financial reports related to fixed asset records, with data drawn from primary and secondary sources. The findings show that BAZNAS has implemented PSAK No. 16 in terms of recognition, acquisition, depreciation, and reporting. However, derecognition has not been applied, causing acquisition costs of damaged assets to remain in the financial statements. This results in losses on asset derecognition, which should be presented in the statement of changes in funds. According to BAZNAS and LAZ financial policies, differences arising from asset disposal must be reported in the financial statements under amil funds, zakat funds, or infak and sedekah funds.
Strategi Peningkatan Pendapatan Petani Sayur di Panyalaian Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar Chrisanty, Rachel Aprilia; Ridhah, Habibatur; Sumarni, Nini; Dewi, Yenty Astari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36929

Abstract

Pendapatan petani yang turun sejak beberapa bulan terakhir selain diakibatkan oleh curah hujan yang tidak menentu juga terdapat beberapa factor lain seperti factor perpanjangan tangan pada saat penjualan, factor bibit dan factor-faktor lainnya. Tjuan penelitian ini adalh untuk menganalisis strategi peningkatan pendapatan petani sayur di panyalaian kecamatan x koto kabupaten tanah datar. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metoede kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang bersifat deskriptif dan analisis dan informan sebanyak 3 informan. Kesimpulan penelitian ini untuk meningkatkan pendapatan petani adalah dengan meminimalisir risiko baik itu dari serangan hama dengan menggunakan prestisida, persaingan harga dengan menerapkan kejujuran,cuaca yang ekstrem melalui irigasi yang lancar dan mengoptimalkan penggunaan pupuk dengan dosis yang tepat,serta memperhatikan factor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani seperti harga, modal, tempat dan produk
Akselerasi Ekonomi Umat: Analisis Peran Koperasi Syariah dalam Bingkai Maqashid Syariah Hartono, Hartono; Imamuddin, M.; Awaluddin, Awaluddin; Widianita, Rika; Dewi, Yenty Astari; Susanti, Septria; Deswita, Santi; Purnama, Cahya Agung; Anisah, Ariyun
KOLONI Vol. 5 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v5i1.800

Abstract

This study aims to analyze the strategic role of Sharia Cooperatives in improving the economy and welfare of the people through an approach that is in line with Islamic principles. As microfinance institutions, Sharia cooperatives have a unique function that integrates commercial and social aspects to create economic justice. The research method used is a literature review with content analysis techniques on various scientific literature, financial reports, and relevant policy documents. The results of the study indicate that Sharia cooperatives play a role as a driving force for the people's economy by empowering MSMEs with a fair and transparent profit-sharing financing scheme. In addition, the integration of ZISWAF funds in cooperative operations has proven effective as a social safety net for the poor. This study concludes that the welfare of the people generated by Sharia cooperatives includes material and spiritual dimensions in accordance with the Maqashid Sharia indicators. However, challenges in the form of service digitalization and strengthening Sharia compliance remain crucial aspects that must be improved. Synergy between professional governance, technology adaptation, and government regulatory support is essential to optimize the potential of Sharia cooperatives. This study provides theoretical contributions to the development of Islamic economics and practical recommendations for managers in realizing an inclusive, independent, and sustainable economic order for all levels of society.