Susilo, Djoko Adi
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Monopoli Matematika Berbasis Komputer pada Materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel Lena, Yessi Lovita Mada; Susilo, Djoko Adi; Hariyani, Sri
Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus) Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jmtk.v4i2.11945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran monopoli matematika berbasis komputer pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE (Analysis, Design, Develop, Implement, and Evaluate). Kegiatan pada tahap analisis berupa analisis kebutuhan, analisis kurikulum, dan analisis siswa. Tahap perancangan berisi kegiatan merancang kerangka dan sistematika permainan monopoli serta penyusunan instrumen penilaian permainan monopoli. Pada tahap pengembangan, kegiatan yang dilakukan adalah pengembangan permainan monopoli sesuai dengan desain yang telah ditentukan pada tahap sebelumnya, evaluasi permainan monopoli oleh ahli materi dan ahli media. Pada tahap implementasi berisi kegiatan uji coba kelompok kecil permainan monopoli dalam pembelajaran materi sistem persamaan linier dua variabel pada kelas VIII salah satu Madrasah Tsanawiyah di Pasuruan Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan kriteria valid dengan skor rata-rata 3,57 untuk ahli materi dan 3,71 untuk ahli media, kriteria praktis dengan skor rata-rata 3,60 oleh praktisi ahli dan 3,25 angket respon siswa, kriteria efektif dengan rata-rata skor ketuntasan hasil belajar 100%. Berdasarkan hasil penelitian, permainan monopoli dapat digunakan sebagai media pembelajaran di sekolah karena telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. This study aims to develop a computer-based mathematics monopoly learning media on the material of a two-variable linear equation system. The development model used in this study is the ADDIE (Analysis, Design, Develop, Implement, and Evaluate) model. Activities at the analysis stage are in the form of needs analysis, curriculum analysis, and student analysis. The design stage contains activities to design the framework and systematics of the monopoly game and the preparation of the monopoly game assessment instrument. At the development stage, the activities carried out were the development of a monopoly game according to the design determined in the previous stage, evaluation of the monopoly game by material experts and media experts. At the implementation stage, it contains a small group trial activity of the monopoly game in learning the material for a two-variable linear equation system in class VIII of one of the Madrasah Tsanawiyah in Pasuruan, East Java. The results showed valid criteria with an average score of 3.57 for material experts and 3.71 for media experts, practical criteria with an average score of 3.60 by expert practitioners and 3.25 student response questionnaires, effective criteria with an average score of 3. the average score for learning outcomes is 100%. Based on the results of the research, the game of monopoly can be used as a medium of learning in schools because it has met the criteria of being valid, practical, and effective.
Analisis Pemahaman dan Pelaksanaan Asesmen Nasional pada Guru Matematika Sekolah Menengah di Kecamatan Dampit Kabupaten Malang Abror, Habib Zulfi; Susilo, Djoko Adi; Pranyata, Yuniar Ika Putri
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 4 No. 3 (2023): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v4i3.369

Abstract

Evaluations are carried out by independent institutions periodically, comprehensively, transparently and systematically to assess the achievement of national education standards. The aim of this research is to describe the understanding of secondary school mathematics teachers in the Dampit sub-district regarding the National Assessment system and to describe the implementation of the National Assessment by secondary school mathematics teachers in the Dampit sub-district. This research uses a qualitative approach with a descriptive type. This research was conducted at SMP Negeri 2 Dampit, SMP Diponegoro Dampit, SMAN 1 Dampit, and SMA Diponegoro Dampit, Malang district. Researchers collected data through questionnaires and interviews with mathematics teachers in the schools that were sampled. The results of this research for understanding the national assessment are quite good and its implementation is good, however it should be noted that there are still many obstacles in implementing the national assessment, such as parents of students protesting because their children were not included in the exam during the AN implementation. The government's socialization of the national assessment is not evenly distributed to teachers, so there are still many points in the national assessment that confuse teachers, especially mathematics teachers. Mathematics teachers carry out national assessments based on the principal's instructions, so the socialization from the government has not been felt directly by teachers
Analisis Kesalahan Peserta Didik dalam Menyelesaikan Soal Aljabar dengan Tahapan Kastolan Wismayanti, Nurul Haslina; Marsitin, Retno; Susilo, Djoko Adi
MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 6, No 1 (2024): MATHEMA
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jm.v6i1.3381

Abstract

Tujuan dilakukan penelitian ini agar kesalahan peserta didik dapat dideskripsikan dengan tahapan kastolan dalam penyelesaian soal aljabar di kelas 8 SMP tahun ajaran 2022/2023. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Peneliti mengambil 3 subjek dalam penelitian ini. Data dikumpulkan dari tes tulis, wawancara, dan dokumentasi. Data yang didapatkan akan dianalasis dengan mereduksi data yang kemudian data akan disajikan dan ditarik kesimpulan. Penelitian ini berhasil menunjukkan kesalahan memahami konsep (diketahui, ditanyakan, dan memisalkan) penyelesaian yang dilakukan subjek konseptual. Subjek prosedural melakukan kesalahan dengan tidak tepatnya menggunakan langkah penyelesaian dan tidak dapat menyelesaikan soal hingga tahap akhir, sedangkan subjek teknik melakukan kesalahan dalam prosedur perhitungan dan pemindahan (variabel, koefisien, dan konstanta). Penyebab dilakukannya kesalahan tersebut ialah tergesa-gesa saat mengerjakan soal, lupa pada materi, tidak tahu langkah penyelesaian yang digunakan serta ketelitian dalam perhitungan masih kurang. Jadi, subjek konseptual mampu menjawab soal hingga tahap akhir, langkah-langkah penyelesaian subjek prosedural tidak tepat dan subjek teknik kurang mampu melakukan operasi perhitungan dengan tepat. Diharapkan hasil penelitian dapat dipertimbangkan bagi para pendidik saat membuat strategi pembelajaran yang inovatif. 
Analisis Kesalahan Siswa pada Soal Cerita Matematika dalam Pembelajaran Missouri Mathematic Project Marsitin, Retno; Elmantoro, Yohanes; Susilo, Djoko Adi
RAINSTEK: Jurnal Terapan Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v6i2.10187

Abstract

Kondisi yang saat ini dialami siswa, terjadi berbagai kesalahan- dilakukan saat menyelesaikan soal cerita matematika. Akibat dari kesalahan siswa, tidak banyak siswa yang dapat mengerjakan soal cerita matematika dengan tepat. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan kesalahan pada soal cerita matematika dalam pembelajaran Missouri Mathematic Project (MMP). Penelitiam dilakukan di SMP Negeri 4 Jangkang Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan pengecekan data. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes dan wawancara. Keabsahan data menggunakan trianggulasi metode. Hasil penelitian bahwa kesalahan membaca tidak menemukan kesalahan pada subjek penelitian yang menunjukan tidak ada indikasi kesalahan membaca pada siswa. Kesalahan memahami ditemukan ada empat subjek melakukan kesalahan yang mengindikasikan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita ada kesalahan siswa. Kesalahan tranformasi ditemukan dua subjek yaitu tidak menuliskan rumus yang digunakan dalam menyelesaikan soal, dan aspek keterampilan ditemukan bahwa tidak ada siswa yang melakukan kesalahan. Kesalahan penulisan jawaban akhir ditemukan siswa dominan melakukan keslahan pada akhir jawaban soal. Disimpulkan bahwa pembelajaran Missouri Mathematic Project (MMP) berhasil dan memenuhi KKM sekolah. Peneliti selanjutnya, sebaiknya pertanyaan yang diajukan dapat menggali letak kesalahan siswa agar mengetahui lebih lengkap jenis kesalahan berdasarkan kriteria Newman.
Analisis Kesalahan Konsep dan Prosedur Siswa dalam Menyelesaikan Soal Aljabar Bentuk Cerita Berdasarkan Teori Polya Atika, Windi; Susilo, Djoko Adi; Suwanti, Vivi
Journal of the Indonesian Mathematics Education Society Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of the Indonesian Mathematics Education Society
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jimes.v2n2.p61-69

Abstract

Kemampuan menyelesaikan masalah aljabar merupakan salah satu tujuan penting dalam pembelajaran matematika. Akan tetapi, observasi menunjukkan bahwa siswa masih melakukan kesalahan baik konsep maupun prosedur saat menyelesaikan soal cerita tentang aljabar. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui jenis dan penyebab kesalahan yang terjadi pada proses penyelesaian soal aljabar bentuk cerita berdasarkan langkah Polya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Instrumen pada penelitian ini terdiri dari soal tes dan pedoman wawancara. Subjek penelitian ini adalah 22 siswa kelas VIII. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa 1) 24% kesalahan yang dilakukan siswa berupa kesalahan konseptual karena siswa tidak dapat memahami konsep penyelesaian dan tidak dapat menerapkan masalah pada persamaan matematis, 2) 48% kesalahan yang dilakukan siswa berupa kesalahan prosedural karena siswa tidak dapat menuliskan dengan benar langkah-langkah penyelesaian pada soal, bertindak terlalu cepat karena tidak memahami apa yang dimaksud dalam soal, dan tidak menyelesaikan jawaban, dan 3) 27% kesalahan yang dilakukan siswa berupa kombinasi kesalahan konsep dan prosedur karena siswa tidak mampu melakukan operasi perhitungan, tidak menyelesaikan soal karena kurang paham pada materi yang diberikan sehingga tidak tahu cara menjawab soal dengan tepat dan masih kurang teliti.