Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

INTEGRASI NILAI MULTIKULTURAL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI DAERAH PASCA KONFLIK (Studi Multisitus di SMKN 1 dan SMAN 3 Poso Sulawesi Tengah) Saepudin Mashuri
Turatsuna : Jurnal Keislaman dan Pendidikan Vol 2, No 2 (2020): AGUSTUS
Publisher : Turatsuna : Jurnal Keislaman dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.947 KB)

Abstract

Artikel ini berkenaan dengan integrasi nilai multikultural dalam pembelajaran PAI di sekolah dengan setting sosial masyarakat Poso pasca konflik yang sedang membangun perdamaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan proses integrasi nilai multikultural dalam pembelajaran PAI di SMKN 1 dan SMAN 3 Poso, Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi multisitus di dua sekolah yang memiliki karakteristik umum yang sama. Teknik pengumpulan data, yaitu: wawancara mendalam, observasi partisipan dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan metode komparatif konstan untuk menemukan persamaan, perbedaan dan hubungan temuan penelitian di kedua situs. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai multikultural yang diintegrasikan di kedua sekolah adalah kontekstual dengan realitas keragaman peserta didik, masyarakat dan upaya membangun perdamaian di sekolah dan daerah Poso pasca konflik. Kemudian, nilai multikultural  yang diitegrasikan bersifat universal yang mencakup: saling memaafkan, kasih sayang, saling menghormati, kepedulian, toleransi, kebersamaan dan perdamaian. Proses integrasi nilai multikultural dilakukan melalui empat pendekatan, yaitu: formal-tekstual, sosial-kontekstual, kontributif-kultural dan aditif-tematik dengan empat bentuk integrasi, meliputi: normatif, interpersonal, sosial dan budaya lokal. Kata Kunci: Integrasi, Nilai Multikultural, Pembelajaran PAI, Perdamaian, Sekolah Pasca Konflik
JOB ANALYSIS DAN EFISIENSI KERJA LEMBAGA PENDIDIKAN Hasanah, Suci Uswatun; Idris, Eka Putra; Saepudin Mashuri
ISTIQRA: Jurnal Hasil Penelitian Vol. 9 No. 1 (2021): Januari-Juni 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.976 KB) | DOI: 10.24239/ist.v9i1.845

Abstract

This paper deals with job analysis and work efficiency in educational institutions. Job analysis seeks to provide information to workers about job activities, job standards, job context, personnel requirements, human behavior, tools used and job procedures for each employee. Through qualitative methods and literature review design, this paper aims to reveal urgent job analysis and redesign in positioning human resources according to their field of knowledge and competence. Implementation of job analysis and redesign based on changes in performance that can increase the productivity of employees of educational institutions. Through job analysis, leaders obtain information about job descriptions and job specifications needed, determine standards, success criteria and evaluate work results that have been achieved. In addition, leaders can use it to determine policies and programs to improve employee work efficiency more optimally according to the vision, mission, goals, and profiles of graduates to be achieved by an educational institution.
Manajemen Pengembangan Tenaga Pendidik di Pondok Pesantren Modern Al-Istiqamah Ngatabaru, Sulawesi Tengah Andi Rosdianawati; Rusli Rusli; Saepudin Mashuri; Sitti Nadirah
Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan (JIMPE)
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jimpe.v1i2.1218

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji proses rekrutmen guru TMI (Tarbiyatu Al-Mu’allimin Al-Islamiyah) dan pengembangan kompetensinya setelah menjadi guru di pondok pesantren modern Al-Istiqamah Ngatabaru kabupaten Sigi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif kualitatif yang datanya diperoleh dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengecekan data dilakukan dengan perpanjangan masa keikutsertaan, pengamatan yang terus menerus, triangulasi dan diskusi teman sejawat. Hasil penelitian menunjukan bahwa peroses rekrutmen guru TMI (Tarbiyatu Al-Mu’allimin Al-Islamiyah) melalui beberapa tahapan yang panjang, Tahap pertama, kegiatan pengamatan dan penilaian lembaga Pengasuhan dan TMI (Tarbiyatu Al-Mu’allimin Al-Islamiyah) lewat pemberian tugas dan pembekalan praktikum mengajar sebagai sarana dalam pendidikan yang membentuk karakter sebagai guru. Tahap kedua, pemberian kesempatan bagi siswa yang memiliki keinginan kuat serta di dukung oleh orang tua untuk menjadi guru di pondok, Tahap ketiga, musyawarah tertutup yang dihadiri oleh bapak pimpinan pondok, bapak pengasuh, direktur TMI dan semua wali kelas beserta wakilnya, dan Tahap keempat yudisium kelulusan dan penetapan guru di pondokpesantren modern Al-Istiqamah Ngatabaru. Pengembangan tenaga pendidik dilaksanakan secara berkala, pertama pembekalan guru baru dengan berbagai ilmu dan praktik keguruan Didaktik Metodik menjadi program tahunan dalam membekali guru baru. Kedua mewajibkan guru untuk mengikuti jenjang Pendidikan tinggi strata 1 atas biaya pondok. Ketiga mewajibkan guru untuk mengikuti kegiatan kamisan yaitu evaluasi pembelajaran setiap hari kamis. Keempat diadakanya Upgrading bagi guru. Kelima diwajibkan bagi setiap guru untuk membuat persiapan mengajar setiap kali akan mengajar dan diperiksakan kebenarannya.
Tipe Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di SMP Negeri 11 Kota Palu Jusrin Jusrin; Kamaruddin Kamaruddin; Saepudin Mashuri; Rusdin Rusdin
Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan (JIMPE)
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jimpe.v1i2.1219

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji tipe kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMP Negeri 11 Kota Palu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, melalui observasi dan wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tipe kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMP Negeri 11 Kota Palu, yaitu: (a) Tipe Kepemimpinan Demokratis: memberikan pengarahan, seorang pemimpin harus mampu mengarahkan kegiatan ke arah yang positif, bertindak ramah dan penuh perhatian, sabar dan membantu, memperlihatkan simpati dan dukungan serta mendengarkan keluhan dan masalah guru. (b) Tipe Kepemimpinan Partisipatif:kepala sekolah memberikan motivasi dengan tujuan untuk membangkitkan semangat kerja para guru dan (c) Tipe Kepemimpinan Transformatif: memantau kinerja guru dari segi keprofesionalan dalam mengajar. Professional dapat dilihat dari kemampuan menghasilkan kerja yang lebih baik dari pada ukuran biasa yang sudah umum, dan diwujudkan dalam program unggulan. Kontribusi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMP Negeri 11Kota Palu diwujudkan dalam beberapa program unggulan, yaitu program pembinaan tanggung jawab guru, program pelaksanaan kegiatan pembelajaran, program pembinaan kedisiplinan guru dan program pembinaan komitmen guru.
Analisis Manajemen Kesiswaan dalam Meningkatkan Pola Kepemimpinan Santri di Pondok Pesantren Putri Alkhairaat Madinatul Ilmi Dolo Kabupaten Sigi Mega Ria; Saepudin Mashuri; Adawiyah Pettalongi
Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan (JIMPE)
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jimpe.v2i1.1864

Abstract

Pondok Pesantren memiliki ciri khas yang berbeda dengan lembaga pendidikan lainnya. Karena proses pendidikan dan pembelajaran berlangsung jauh lebih lama dibanding sekolah lain pada umumnya. Pondok pesantren juga merupakan wadah untuk melanjutkan pendidikan anak dari lingkungan keluarga serta wadah untuk melatih jiwa kepemimpinan santri melalui organisasi. Oleh karena itu, manajemen organisasi santri yang baik mutlak diperlukan dalam mengelola setiap kegiatan santri baik dalam proses pendidikan formal maupun non formal. Pondok Pesantren Putri Alkhairaat Kampus Madinatul Ilmi Dolo keberadaannya dan tujuan utama adalah langkah antisipasi menanggulangi kesenjangan dan kelangkaan ulama serta kader pemimpin Islam dengan kapasitas keulamaan tataran menengah, khususnya sebagai kader siap pakai di tingkat regional seperti tingkat Kabupaten, Kecamatan, dan Pedesaan. Padahal seperti diketahui posisi kapasitas ulama dan kader pemimpin semacam ini sangat sentral dan strategis dewasa ini dalam ruang lingkup kehidupan sosial kemasyarakatan sebagai suatu patron sosok kehidupan atau figur panutan dalam masyarakat lapisan menengah ke bawah. Dengan itu keberadan Pondok Pesantren Putri Alkhairaat kampus Madinatul Ilmi Dolo dengan tujuan dan targetnya yang jelas ini, seyogianya perlu diinformasikan secara luas kepada semua pihak agar ada rasa keterpanggilan dan kepedulian untuk menempatkan kehadiran dan kebutuhannya sebagai keperluan kita bersama, tidak diletakkan hanya pada satu pihak sebagai yang paling bertanggung jawab yang pada hakekatnya pengelola pondok adalah hanya sekedar pengemban amanat dan kita bersama adalah pemilik dan penanggungjawab atas eksistensi keberadaannya.(Abd.Manan,2022).
Contestation and Coexistence: The Puritanical Da’wah of Luthfi Bashori and Its Implication for Nahdlatul Ulama Rofiq, Ahmad Choirul; Sugiyar; Saepudin Mashuri
KOMUNIKA: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 19 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Dakwah UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/komunika.v19i2.10631

Abstract

Luthfi Bashori is a cleric of Nahdlatul Ulama with his controversial ASWAJA Garis Lurus (Straight Line) or NU Garis Lurus. However, no in-depth research has examined his da’wah and its implications for the NU. This library research study utilized documentation and observation of Bashori's da’wah in digital media. This study focused on the objectives, strategies, themes, and reactions to Bashori's da’wah. The theory of action motives, conflict theory, and da’wah perspectives guided data analysis. This research asserted that the purpose of Bashori's da’wah is to maintain the ASWAJA (Ahlus Sunnah Wal Jama’ah) of KH. Muhammad Hasyim Asy’ari, as well as fortifying Muslims from secularism, pluralism, liberalism, Shia, and Wahhabism. According to Weber’s theory, Bashori da’wah is motivated by religious values and purposive goals. His strategy of da’wah varied depending on the context. His themes of da’wah contained Islamic law, theology, morality, and political issues. The content of his da’wah is based on his understanding of the Qur'an and hadith. In addition to getting pro and con responses from Nahdliyin, his da’wah implied strengthening religious opposition and internal contestation in the NU. This research uncovered the puritanical religious da’wah in the NU. It revealed that the NU managed internal conflict with coexistence among groups of dissenting viewpoints due to the moderation paradigm.