Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Teknologi Tepat Guna Pembuatan Sabun Cuci Piring untuk Skala Home Industri Hendriyana
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 7 No 1 (2008): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol7no1.277

Abstract

Kebersihan merupakan salah satu faktor penting bagi kesehatan masyarakat. Untuk menjaga kebersihan badan, pakaian, tempat tinggal serta tempat umum dibutuhkan produk pembersih yang dapat diandalkan. Ibu rumah tangga, rumah sakit, sarana umum lain hingga hotel berbintang lima pasti menjadikan produk yang satu ini sebagai bagian kehidupan sehari-hari untuk mencuci pakaian maupun peralatan rumah tangga. Untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat tersebut di atas, maka perlu rasanya bagi saya untuk melakukan penelitian formulasi salah satu sabun cuci piring cair, sehingga diharapkan minimalnya pembaca dapat memenuhi kebutuhan pembersihnya dengan cara membuat sendiri dan lebih jauhnya dapat berbisnis sabun cuci piring cair tersebut dengan skala home industri. Dari penelitian ini didapatkan hasil produk yang belum memenuhi spesifikasi standar, namun paling tidak formula-IIl hampir mendekati spesifikasi standar. Untuk didapatkan formula yang memenuhi spesifikasi standar harus dilakukan peneletian lebih lanjut dengan mengatur komposisi campuran.
Henry's Constants Prediction Study of VOC in Several Types Solvents by UNIFAC-FV Hendriyana
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 9 No 2 (2010): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol9no2.318

Abstract

Absorption of hydrophobic volatile organic compounds (VOC) such as toluene, was studied. In order to characterise the absorption capacity of toluene/oil solvent systems, the Henry's constant (H) was determined. Prediction of Henry's constants are also carried out using UNIFAC-FV model which is known to be suitable for hydrocarbon gases and high-boiling point hydrocarbon solvent.kg/cm2, 220 kg/cm2 dan 260 kg/cm2.
Pembuatan Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dari Crude Palm Oil (CPO) Off Grade dengan Metode Esterifikasi dan Transesterifikasi Hendriyana; Andini Hizbiyati; Fajar Subagja; Disti Ayu Hania
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 23 No 2 (2024): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55893/jt.vol23no2.699

Abstract

Fatty Acid Methyl Ester (FAME) atau biodiesel dengan bahan baku berupa minyak kelapa sawit adalah salah satu bahan bakar nabati pengganti bahan bakar fosil. Minyak kelapa sawit dengan kandungan asam lemak bebas yang masih tinggi dikenal dengan istilah CPO-off grade. Proses yang dapat digunakan untuk menurunkan asam lemak bebas dalam CPO-off grade adalah esterifikasi. Katalis digunakan dalam proses pembuatan biodiesel agar mampu menghasilkan biodiesel dengan mutu yang sesuai dengan standar. Pengaruh konsentrasi katalis H2SO4 dan NaOH dalam proses produksi biodiesel akan dipelajari dalam penelitian ini. Proses esterifikasi dilakukan dengan tiga variasi katalis H2SO4 yaitu A=1%-massa; B=2%-massa; dan C=3%-massa, sedangkan dalam proses transesterifikasi menggunakan 3 variasi konsentrasi katalis NaOH yaitu A=1%-massa; B=2%-massa; dan C=3%-massa. Kualitas biodiesel yang dihasilkan ditentukan melalui nilai perolehan, massa jenis, viskositas kinematik, bilangan asam, FFA, kadar air, dan titik nyala. Dari penelitian ini diperoleh bahwa konsentrasi katalis dalam proses produksi biodiesel mempengaruhi terhadap kualitas biodiesel yang dihasilkan. Konsentrasi katalis H2SO4 dan NaOH 1%-massa adalah konsentrasi yang optimum karena menghasilkan biodiesel dengan kualitas yang memenuhi standar SNI Biodiesel 7182:2015 dengan perolehan, massa jenis, viskositas kinematik, bilangan asam, FFA, kadar air dan titik nyala berturut-turut adalah 79%, 861,12 kg/m3, 4,08 mm2/s(cSt), 0,44 mg NaOH/g FAME, 0,28%, 0,028% dan 184°C.
Reducing Training Time in Skin Cancer Classification Using Convolutional Neural Network with Mixed Precision Implementation Ryandra Guntara, Raka; Hendriyana; Syawanodya, Indira
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 8 No 6 (2024): December 2024
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/resti.v8i6.5996

Abstract

In the field of skin cancer classification, machine learning and deep learning have been extensively utilized, particularly with convolutional neural network (CNN) architectures. However, there remains room for exploration to achieve optimal performance. This study investigates the use of the MobileNetV3Large architecture for transfer learning, chosen for its efficiency in low-power and memory-constrained applications. To further enhance performance, black-hat morphological transformation and oversampling techniques were applied to the ISIC 2020 dataset. Additionally, mixed precision training was implemented to reduce training time. The research aimed to compare the accuracy, precision, recall, F1-score, and training time of models trained with and without mixed precision. The findings revealed that while the model without mixed precision achieved superior performance with accuracy, precision, recall, and F1-score metrics reaching 98%, both models yielded an AUC-ROC of 1. Notably, mixed precision training significantly reduced training time by 1,646 seconds (27 minutes and 26 seconds), representing an 8.39% speed increase. These results suggest that mixed precision can meaningfully accelerate model training while maintaining competitive performance. The practical implications of this research include its potential to improve the efficiency of skin cancer classification models, making them more suitable for real-time clinical applications, particularly in resource-constrained environments.
Implementasi Progressive Web Aps (PWA) Pada Aplikasi keuangan SMK Yapan Hendriyana; Somantri
Jurnal Teknik Informatika UNIKA Santo Thomas Vol 6 No. 2 : Tahun 2021
Publisher : LPPM UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/jtiust.v6i2.1507

Abstract

Dalam proses pengelolaan keuangan di Sekolah SMK Yapan yang masih menggunakan cara manual dan belum sepenuhnya dilakukan berdasarkan prinsip pengelolaan keuangan sekolah yang meliputi transparansi dan efisiensi. Cara ini bisa disebut sudah terlalu kuno dan kurang efisien, bahkan terkadang membuat keterlambatan dalam hal pelaporan keuangan. Dengan adanya masalah ini, perlu adanya suatu system aplikasi yang bisa membantu dan mempermudah dalam pengelolaan keuangan sekolah ini. Maka, penilis mempunyai ide untuk membuat suatu aplikasi keuangan yang bisa membantu mengelola keuangan tersebut. Pembuatan sistem yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan metode Waterfall, Sedangkan metode sistem yang digunakan adalah berbasis Progressive Web Apps (PWA) yang merupakan teknologi website modern yang membuat website menjadi lebih cepat dan dapat dijalankan seperti aplikasi native. Tujuan dari penilitan ini adalah untuk menghasilkan aplikasi yang dapat membantu pihak sekolah dalam mengelola keuangan sekolah SMK YAPAN dalam mengatasi masalah kurang efisiensi dan keterlambatan dalam hal pelaporan keuangan.
Implementasi Progressive Web Aps (PWA) Pada Aplikasi keuangan SMK Yapan Hendriyana; Somantri
Jurnal Teknik Informatika UNIKA Santo Thomas Vol 6 No. 2 : Tahun 2021
Publisher : LPPM UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.862 KB) | DOI: 10.54367/jtiust.v6i2.1507

Abstract

Dalam proses pengelolaan keuangan di Sekolah SMK Yapan yang masih menggunakan cara manual dan belum sepenuhnya dilakukan berdasarkan prinsip pengelolaan keuangan sekolah yang meliputi transparansi dan efisiensi. Cara ini bisa disebut sudah terlalu kuno dan kurang efisien, bahkan terkadang membuat keterlambatan dalam hal pelaporan keuangan. Dengan adanya masalah ini, perlu adanya suatu system aplikasi yang bisa membantu dan mempermudah dalam pengelolaan keuangan sekolah ini. Maka, penilis mempunyai ide untuk membuat suatu aplikasi keuangan yang bisa membantu mengelola keuangan tersebut. Pembuatan sistem yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan metode Waterfall, Sedangkan metode sistem yang digunakan adalah berbasis Progressive Web Apps (PWA) yang merupakan teknologi website modern yang membuat website menjadi lebih cepat dan dapat dijalankan seperti aplikasi native. Tujuan dari penilitan ini adalah untuk menghasilkan aplikasi yang dapat membantu pihak sekolah dalam mengelola keuangan sekolah SMK YAPAN dalam mengatasi masalah kurang efisiensi dan keterlambatan dalam hal pelaporan keuangan.
Synthesis Epoxy Fatty Acid Methyl Ester Using Combined Acid Catalyst Hendriyana; Diva Amerya Agustin; Akmal Rahmawan
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 24 No 2 (2025): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55893/jt.vol24no2.742

Abstract

Epoxy plasticizer compounds can be produced from fatty acid methyl esters through an epoxidation reaction. In this study, synthesis was carried out in a batch reactor at an operating temperature of 60oC using hydrogen peroxide as the oxygen donor. Acidic catalysts, including formic acid, acetic acid, and their combination, were applied to evaluate reaction performance. Performance was assessed based on iodine value and carbon double bond conversion, supported by physical properties such as viscosity, density, and flash point. The use of formic acid resulted in the highest conversion of 87.47% with an iodine value of 5.84g I2/100 g at a catalyst concentration of 10 wt%. Acetic acid achieved a maximum conversion of 68.96 percent with an iodine value of 14.57g I2/100 g at a catalyst concentration of 20wt%. For the mixed catalyst system, the highest conversion reached 79.30 percent with an iodine value of 9.64g I2/100 g at a total catalyst concentration of 15 wt% and a formic acid to acetic acid ratio of 30 to 70. Overall, formic acid was identified as the most effective catalyst due to its superior conversion efficiency at lower concentrations. Product analysis confirmed the formation of methyl 9,10 epoxyoctadecanoate with a yield of 12.3wt%.
Isothermal Pyrolysis Kinetics of Various BiomassTypes using Thermogravimetric Data Andini Hizbiyati; Hendriyana
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 24 No 2 (2025): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55893/jt.vol24no2.753

Abstract

Biomass is a renewable fuel source that can be converted into bio-oil as an alternative energy source. The type of biomass with the potential to produce bio-oil is rice husks, water hyacinths, and corn cobs. This study was conducted to examine manufacture of bio-oil from various biomass using the pyrolysis method using a variety of several variables, including operating temperature (450oC and 550oC), particle size (-2 mm/+1 mm and +2 mm), and type of biomass. It was observed that corn cobs yielded the highest output with 49.06% with a size of +2 mm at an operating temperature of 450oC. The preparation of kinetic models is carried out by observing changes in mass per unit of time. The kinetic model approach using the order of 1/3 is able to produce values that are almost close to the research data. The results of kinetics model preparation obtained energy value of activation of the pyrolysis process for rice husks, which ranges from (24.55 – 27.79) kJ/mol, for corn cobs ranging from (35.51 – 42.55) kJ/mol, for water hyacinths with leaves ranging from (23.55–30.72) kJ/mol, for water hyacinths with stems ranging from (30.11–46.77) kJ/mol, and for mixed water hyacinths ranging from (35.72–40.70) kJ/kmol.
Techno-Economic Assessment of Dimethyl Ether (DME)Production through Methanol Dehydration Process Yessa Julyana; Hendriyana; Een Taryana; Handoko Iskandar; Xbal Meiprastyo
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 24 No 2 (2025): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55893/jt.vol24no2.797

Abstract

Dimethyl Ether (DME) is a clean, colorless gas that serves as a potential alternative to liquefied petroleum gas (LPG). This study presents a comprehensive techno-economic assessment of DME production via methanol dehydration with a plant capacity of 20,000 tons per year. The process utilizes an alumina–silicate catalyst in a multitube fixed-bed reactor operating at 300–350°C and 30 bar. Simulation results show a methanol conversion of 85% per pass, achieving a final DME purity exceeding 99.5%. The total capital investment (CAPEX) is estimated at USD 12.8 million, with annual operating costs (OPEX) of approximately USD 13 million. Economic indicators reveal a Net Present Value (NPV) of USD 5.2 million, an Internal Rate of Return (IRR) of 14.5%, a Return on Investment (ROI) between 15–17%, and a payback period of six years. The break-even point (BEP) is reached at 60–65% of design capacity. The findings indicate that the DME production process is technically feasible and economically attractive for industrial implementation, supporting Indonesia’s clean energy transition and reduction of LPG imports.