Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Teknik Field Trip dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Feature yang Berkearifan Lokal pada Siswa SMA Nufus, Hayatun; Barkudin, Barkudin; Agustina, Juaidah
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 5 No 1 (2022): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing
Publisher : LPPM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v5i1.1581

Abstract

Writing features was still difficult for high school students, especially in expressing ideas by telling short, clear, and interesting facts. For that, we need the right technique in teaching features. One technique that is expected to help students be able to write features is the field trip technique. Therefore, the purpose of this study was to describe the application of the field trip technique in improving the ability to write features with local wisdom in high school students. The method used in this research is a classroom action research method. The action research process consists of a four-stage procedure, namely planning, action, development, and reflection. Based on pre-test data and two cycles, the use of field trip techniques can improve students' ability to write features. This increase can be seen in the achievement of the KKM, which reaches a value of 75 from the pre-cycle of 7 students or 41%, in the first cycle there are 13 students who have completed or 76%, then in the second cycle there are 17 students who have completed or 100%. Meanwhile, those who have not reached the KKM have decreased from pre-cycle by 59%, cycle I by 24%, and cycle II to 0%. For this reason, it is recommended that the field trip technique be applied in learning to write at the high school level and equivalent by providing texts that have elements of local wisdom.
Pembinaan Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah Tingkat Kelurahan di Kota Cimahi Mugara, Ronny; Handayani, Hani; Birawan, I Gusti Kade; Hidayat, Atep; Barkudin, Barkudin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): JULY-JPM
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/jpm.v3i2.120

Abstract

Kegiatan pembinaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tingkat kelurahan di Kota Cimahi bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing para pelaku usaha lokal dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks. Peserta pelatihan berjumlah 40 UMKM. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, kegiatan ini mencakup pelatihan manajemen usaha, pengelolaan keuangan sederhana, pemasaran digital, serta pemahaman regulasi perizinan usaha. Metode pelaksanaan terdiri dari penyuluhan, pelatihan tatap muka, dan pendampingan langsung di lapangan. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta motivasi pelaku UMKM dalam mengelola usahanya secara lebih profesional dan berkelanjutan. Selain itu, terbentuknya jejaring usaha antar pelaku UMKM di tingkat kelurahan turut mendorong kolaborasi dan pengembangan ekonomi lokal. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pembinaan berkelanjutan yang dapat direplikasi di wilayah lain sebagai bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Analisis Kesiapan Mental Peserta Didik SMP Terhadap Penggunaan Media Sosial Barkudin, Barkudin; Ichtiat, Helmi Qodrat; Djamarah, Syaiful Bahri; Marzuki , Marzuki; Mulyeni, Sri
Indonesian Journal of Social Science Vol. 4 No. 1 (2026): Januari-IJSS
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijss.v4i1.174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapan mental peserta didik tingkat SMP dalam menggunakan media sosial, khususnya pada aspek kedewasaan berinteraksi, kesadaran terhadap risiko digital, kemampuan mengelola waktu, dan literasi digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei. Sampel penelitian berjumlah 86 siswa SMPN 3 Cisarua yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Instrumen berupa angket skala empat pilihan yang mengukur kesiapan mental peserta didik pada masing-masing indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori “Siap” dan “Kurang Siap” dalam berbagai aspek penggunaan media sosial. Pada aspek kedewasaan berinteraksi, 59% siswa tergolong sangat siap, namun 17% masih kurang siap. Pada aspek kesadaran risiko digital, 48% sangat siap dan 28% kurang siap. Kemampuan mengelola waktu menunjukkan 45% sangat siap, sementara 29% kurang siap. Adapun pada literasi digital, hanya 7% sangat mampu, sedangkan 60% berada pada kategori kurang mampu. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun sebagian siswa memiliki kesiapan mental yang baik, masih diperlukan penguatan literasi digital dan pendampingan penggunaan media sosial secara sehat dan bertanggung jawab. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan sekolah dalam merancang program edukasi digital yang lebih terarah.