Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PROBLEMATICS OF ONLINE GAMBLING IN INDONESIA Structural Da'wah Approach Fatuh Widoyo, Agus; Mastori; Arifin, Zenal
Wardah Vol 25 No 1 (2024): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/6xb1nf20

Abstract

According to recent media reports, online gambling transactions have reached a critical point. The transaction totals reach hundreds of trillions of Rupiah and involve students, housewives, ordinary citizens, and state officials. As a result, issues like divorce, suicide, and murder emerge, endangering society. Various efforts have been made to combat the rise of gambling, particularly online gambling, including dawah bil lisan (oral preaching), education, and the eradication of gambling websites. However, online gambling demonstrates that the trend is still growing. Thus, the primary focus of this article is to discuss the structural Dawah perspective on comprehensively eliminating online gambling. This study aims to examine the phenomenon of online gambling and potential solutions within the structural dawah paradigm. This study used qualitative methods to analyze library data, such as verified and relevant books, journals, and online news sources. The results of this study reveal that structural Dawah can be an essential solution to eradicating online gambling because the structural position of the government has the power and strength to regulate and prohibit online gambling by the principles of Dawah.
ETIKA HUMOR DALAM DAKWAH: ANALISIS KONTROVERSI CERAMAH GUS MIFTAH Ridwan, Muhammad; Arifin, Zenal
Mumtaz: Jurnal Studi Al-Quran dan Keislaman Vol 8, No 2 (2024): Mumtaz: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Keislaman
Publisher : Institut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36671/mumtaz.v8i2.970

Abstract

The ethics of humor in da'wah is a crucial issue, particularly in delivering Islamic messages inclusively and respectfully. This article analyzes the controversy sparked by Gus Miftah's joke about an iced tea vendor, which drew both support and criticism from the public. The study aims to explore the ethical boundaries of humor in da'wah to prevent misunderstandings or resistance from audiences. Using a descriptive qualitative method, data were collected through content analysis of the viral sermon and public responses to the joke. This article addresses a research gap by examining humor in da'wah as a strategic yet potentially divisive element, which has rarely been studied from the perspective of Islamic ethics. The novelty of this study lies in its critical analysis of humor in da'wah, considering cultural sensitivities and Islamic values. The findings reveal that humor violating ethical principles can lead to misunderstandings, damage a preacher's reputation, and incite division. Thus, ethical guidelines are essential for utilizing humor as an effective and harmonious da'wah strategy
ETIKA HUMOR DALAM DAKWAH: ANALISIS KONTROVERSI CERAMAH GUS MIFTAH Ridwan, Muhammad; Arifin, Zenal
Mumtaz: Jurnal Studi Al-Quran dan Keislaman Vol. 8 No. 2 (2024): Mumtaz: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Keislaman
Publisher : Pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Etika humor dalam dakwah menjadi isu penting, terutama dalam konteks penyampaian pesan Islam yang inklusif dan santun. Artikel ini menganalisis kontroversi yang muncul akibat candaan Gus Miftah terhadap seorang pedagang es teh, yang memicu pro dan kontra di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi batasan-batasan etika humor dalam dakwah agar tidak menimbulkan salah tafsir atau resistensi dari audiens. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui analisis konten (content analysis) ceramah yang viral serta respons masyarakat terhadap candaan tersebut. Artikel ini mengisi gap penelitian dengan membahas humor dalam dakwah sebagai elemen strategis sekaligus potensial untuk menciptakan konflik, yang belum banyak dikaji dari perspektif etika Islam. Novelty dari artikel ini terletak pada pendekatan analisis kritis terhadap humor dalam dakwah yang mempertimbangkan sensitivitas budaya dan nilai-nilai keislaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humor yang tidak mematuhi prinsip etika dapat menimbulkan salah pengertian, merusak reputasi dai, dan memicu perpecahan. Oleh karena itu, diperlukan panduan etika dalam menggunakan humor sebagai strategi dakwah yang efektif dan harmonis.
Digital Governance: Studi Kasus Digitalisasi Pelayanan Publik Terpadu di Kabupaten Serang Arifin, Zenal; Subagja, Iwan Kurniawan; Hakim, Azis
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i1.31861

Abstract

Digitalisasi pelayanan publik menjadi salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan di Indonesia. Kabupaten Serang merupakan salah satu daerah yang telah mengimplementasikan digital governance melalui aplikasi pelayanan publik terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi digitalisasi pelayanan publik di Kabupaten Serang, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta memberikan rekomendasi untuk keberlanjutan tata kelola pemerintahan digital. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi digital berhasil meningkatkan efisiensi pelayanan publik, meskipun masih terdapat tantangan pada infrastruktur, literasi digital masyarakat, dan ego sektoral. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa digitalisasi pelayanan publik mampu meningkatkan transparansi, efisiensi, dan aksesibilitas layanan, meskipun optimalisasi lebih lanjut diperlukan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan literasi digital, penguatan kolaborasi antar organisasi perangkat daerah, serta investasi berkelanjutan dalam infrastruktur teknologi. Implikasi penelitian ini memberikan panduan strategis bagi pemerintah daerah lain dalam mengadopsi digital governance untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kolaborasi antar-stakeholder, memperkuat pelatihan literasi digital, dan mengembangkan infrastruktur teknologi.
Zainudin MZ's Contribution of Da’wah in Forming Political Awareness in Indonesia Mastori; Iman, Sunardi Bashri; Falhan, Ahmad; Maskur, Asep; MisbaCh, Wahyu; Arifin, Zenal
KOMUNIKA: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 19 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Dakwah UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/komunika.v19i2.12207

Abstract

This study examines the contribution of Zainudin MZ's da'wah in shaping the political awareness of the Indonesian people. Zainudin MZ, known as a 'da'I for a million people', is popular because of his strong and communicative rhetoric and his courage in bringing socio-political messages in his da'wah. This approach makes da'wah a means of social transformation that can foster political awareness of the people, especially in the context of the transition of the Indonesian government from the New Order era to the reformation. This study uses a descriptive qualitative approach with a literature study method and analysis of Zainudin MZ's da'wah discourse in the form of lectures, books, and mass media documentation. The study results show that Zainudin MZ has contributed to integrating da'wah with social, political, and power issues. Consistently, he voices the values ​​of justice, honesty, and concern for the ordinary people from the perspective of the da'wah language, which is easily understood by the wider community. His involvement in practical politics during the Reformation also shows a form of courage to make da'wah an instrument of structural change. Ultimately, he chose to return to the path of cultural da'wah because of his disappointment with less-than-ideal political practices. This finding strengthens the importance of the role of da'wah as a medium to shape the political awareness of society within the framework of Islamic teachings.
Penerapan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran Pendidikan Jasmani Pratiwi, Resty Erka; Arifin, Zenal
Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science Vol. 2 No. 2 (2022): September: Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science
Publisher : Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/ijpess.v2i2.528

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di SMPN 2 Cikajang.Penelitian ini menggunakan satu salah satu jenis penelitian eksperimen yaitu eksperimen preaksperimen (Preexperimental Design) dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. berdasarkan hasil uji t diketahui rata-rata pretest 115,42, setelah diberikan treatment pembelajaran PJOK sebanyak 16 pertemuan, nilai post-test 145,54 sehingga diketahui adanya penerapan kemampuan berpikir kritis melalui pembelajaran PJOK. Nilai t-tabel pada taraf signifikan 5% adalah 0,432. oleh karena itu, t-hitung t-tabel (0,690 > 0,432) dan nilai signifikansinya lebih kecil daripada 0,05 (0,00 < 0,05) sehingga dapat dinyatakan terdapat peningkatan secara signifikan terhadap skor hasil kemampuan berpikir kritis dengan diberikan pembelajaran PJOK selama 16 pertemuan. Hasil dari penelitian sangat berpengaruh dengan adanya sebuah pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kritis. Kesimpulan terdapat adanya implementasi yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis dengan pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di SMPN 2 Cikajang.  
PROBLEMATICS OF ONLINE GAMBLING IN INDONESIA Structural Da'wah Approach Fatuh Widoyo, Agus; mastori; Arifin, Zenal
Wardah Vol 25 No 1 (2024): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/6xb1nf20

Abstract

ABSTRACT Based on the latest data reported by the media, online gambling transactions have entered a very disturbing stage. How could it not be, the transaction figures reach hundreds of trillions and involve students, housewives, people and officials. As a result, hereditary problems emerge that endanger society, such as divorce, suicide and murder. Various efforts have been made to tackle the rise of gambling, especially online gambling. Such as oral bill preaching, education and eradicating gambling sites. However, online gambling actually shows that the trend is increasing and increasing. On that basis, the main topic of this article discusses the structural da'wah perspective in comprehensively eradicating online gambling. The aim of this research is to analyze the phenomenon of online gambling and its solutions within the structural da'wah paradigm. This research uses qualitative methods using library data such as books, journals and online news sites that have been verified and related to the research object. The results of this research reveal that structural da'wah can be an essential solution to eradicating online gambling. Because the structural position of the government has the power and strength to order and prohibit in accordance with the principles of da'wah. Keywords: problems, online gambling, da'wah, structural  
Analisis Implementasi Penilaian Kinerja Individu melalui KPI, Produktivitas, Kepuasan Pelanggan, dan Internalisasi Nilai Perusahaan di PT Cartenz Technology Indonesia Arifin, Zenal; Zainal, Veithzal Rivai; Hakim, Azis
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Februari - Maret 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i2.6876

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana sistem penilaian kinerja individu dijalankan di PT Cartenz Technology Indonesia, sebuah perusahaan yang fokus pada layanan software untuk instansi pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model studi kasus tunggal. Data utamanya dikumpulkan lewat wawancara semi-terstruktur dengan 14 orang informan, mulai dari manajemen puncak, HRD, para penilai (appraiser), sampai karyawan yang dinilai (appraisee). Untuk melengkapi cerita dari wawancara, juga dilakukan telaah dokumen internal yang biasa dipakai dalam penilaian, seperti pedoman penilaian, rekap hasil, dashboard produktivitas, hasil survei kepuasan pelanggan, sampai pedoman nilai perusahaan. Dari temuan yang ada, sistem penilaian di perusahaan ini dibangun di atas empat pilar: KPI, produktivitas, kepuasan pelanggan, dan internalisasi nilai PRESISI. Pilar KPI terlihat cukup kuat karena indikatornya jelas dan sudah dibiasakan untuk ditinjau secara berkala, sehingga banyak pihak merasa arah kerjanya lebih mudah diikuti. Produktivitas juga berusaha dibuat objektif lewat sistem digital yang mencatat pekerjaan, meskipun di lapangan praktiknya tidak selalu mulus, terutama saat beban kerja sedang tinggi dan tim lebih fokus menyelesaikan masalah dibanding mengisi catatan aktivitas. Kepuasan pelanggan ditempatkan sebagai hal yang sangat strategis, tetapi penilaiannya tidak bisa dilepas dari kondisi di sisi klien, misalnya tingkat literasi digital, dukungan pimpinan daerah, kesiapan infrastruktur dan keamanan, sampai perubahan regulasi. Karena itu, penilaian di pilar ini perlu mempertimbangkan situasi proyek agar tidak menimbulkan kesan “tidak adil”. Sementara itu, pilar PRESISI menggunakan penilaian 360° untuk melihat apakah perilaku kerja karyawan sudah sejalan dengan Code of Conduct. Namun, sebagian karyawan masih merasa butuh contoh yang lebih konkret dan indikator yang lebih membumi supaya nilai seperti “efisien” dan “sigap” tidak terdengar bagus di konsep saja, tetapi jelas maksudnya dalam kondisi kerja yang nyata. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa penerimaan terhadap sistem penilaian banyak dipengaruhi oleh tiga hal: standar yang jelas, penilaian yang mempertimbangkan kondisi kerja, dan umpan balik yang benar-benar membantu. Dari situ, rekomendasi yang diajukan antara lain memperjelas klasifikasi pekerjaan planned vs unplanned untuk pilar produktivitas, menormalkan pengaruh konteks pada pilar kepuasan pelanggan, dan memperkuat penilaian PRESISI lewat panduan penilaian perilaku yang lebih operasional serta bank contoh kasus.