Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Gerakan Mari Bersalin Ke Fasilitas Kesehatan (MARLIN FASKES) Yuliantie, Putri; Arbayanti, Arbayanti
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 2 No 4 (2024): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v2i4.514

Abstract

Pendahuluan: Wilayah kerja Puskesmas Lanjas jumlah ibu hamil dari data kunjungan K4 dari bulan Januari-Juni didapatkan 164 ibu hamil. Beberapa ibu hamil belum menempelkan stiker dan belum mengerti terkait pentingnya stiker P4K serta implementasi dari program itu sendiri, sehingga pentingnya dilakukan upaya dalam memberikan pemahaman dan edukasi tentang Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) dengan Stiker Tujuan: Memberikan edukasi kepada ibu hamil agar bersalin ke fasilitas kesehatan dan ditolong oleh tenaga kesehatan. Metode: Metode  yang  digunakan  adalah  metode  sosialisasi  dan  diskusi. Materi diberikan melalui media poster. Sasaran ibu hamil. Hasil:  Kegiatan ini telah dilakukan pada 25 September 2024 di wilayah UPTD Puskesmas Lanjas, kegiatan yang dilakukan dengan sasaran adalah 15 ibu hamil serta dihadiri oleh bidan. hasil evaluasi sumatif dan formatif peserta yang hadir mampu menjawab dari pertanyaan yang dilakukan oleh pemateri dan peserta mampu memberikan feedback. Simpulan: Edukasi dan dorongan kepada ibu hamil terkait program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) dengan Stiker dengan Ibu Hamil Bersalin Wajib Ditolong Tenaga Kesehatan terlaksana dengan baik dan dengan antusias yang tinggi dari peserta sehingga dapat meningkatkan kesadaran dan perilaku terkait gerakan bersalin ke pelayanan kesehatan.
Studi Deskriptif Upaya Penerapan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi di Puskesmas Lanjas Kabupaten Barito Utara Tahun 2022 Arbayanti, Arbayanti; Dona, Sismeri; Darsono, Putri Vidiasari; Istiqamah, Istiqamah
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 3 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i3.1059

Abstract

Pendahuluan: Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang memiliki angka kematian ibu (AKI) bersalin yang cukup tinggi. Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) adalah upaya pemerintah untuk menurunkan AKI. Pelaksanaan P4K yang difasilitasi bidan di desa dalam rangka meningkatkan peran aktif suami, keluarga, dan masyarakat dalam merencanakan persalinan yang aman serta persiapan menghadapi komplikasi bagi ibu hamil, bersalin, dan nifas, serta penggunaan KB pascapersalinan, termasuk perencanaan untuk meningkatkan cakupan dan mutu pelayanan kesehatan bagi ibu. Tujuan: Mengetahui upaya penerapan program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi di Puskesmas Lanjas, Kabupaten Barito Utara. Metode: Penelitian dengan desain deskriptif. Sampel adalah ibu bersalin di wilayah kerja Puskesmas Lanjas yang melakukan kunjungan ke Puskesmas Lanjas pada tahun 2022 sebanyak 70 orang, diambil dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data menggunakan data sekunder. Data dianalisis menggunakan analisis univariat. Hasil: Upaya penerapan program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi (P4K) di Puskesmas Lanjas Kabupaten Barito Utara tahun 2022 menunjukkan bahwa yang menerapkan P4K sebanyak 47 orang (67,1%) dan yang tidak menerapkan P4K sebanyak 23 orang (32,9%). Simpulan: Penerapan P4K di Puskesmas Lanjas sebesar 67,1% menerapkan dan 32,9% tidak menerapkan. Puskesmas diharapkan meningkatkan pelaksanaan program dengan diadakan kembali refreesing kembali dengan sweeping ke rumah ibu-ibu hamil agar hubungan dengan keluarga dan masyarakat di lingkungan ibu hamil lebih dekat.
Mental Readiness of University Students in Facing the Industrial World Viewed from Scholarship Status in Palangkaraya City Pratama, Rafli Gustommy; Yantiy, Nadila Juni; Arbayanti, Arbayanti; Gabun, Valerianus; Karyanti, Karyanti; Solikin, Asep; Fatchurrahman, M.
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. Spesial-1 (2025): Suluh : Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/suluh.v11iSpesial-1.12349

Abstract

Background: Mental readiness is a crucial aspect that determines students’ success in facing the transition from the academic world to the industrial workforce. Differences in social and economic backgrounds, including scholarship status, have the potential to influence students’ mental readiness in responding to the demands of the world of work. Aim: This study aims to analyze the level of students’ mental readiness in facing the industrial world based on scholarship status. Method: The research employed a quantitative approach with a descriptive-comparative design. The research subjects consisted of active university students grouped into scholarship recipients and non-scholarship recipients. Data were collected using a mental readiness questionnaire and analyzed using descriptive statistics in the form of frequencies and percentages. Result and Discussions: The results show that the majority of students fall into the high mental readiness category; however, non-scholarship students demonstrate a higher proportion of high mental readiness compared to scholarship recipients. Conversely, scholarship recipients show a relatively higher proportion of low mental readiness. These findings indicate differences in mental readiness based on scholarship status. Conclusion: The study concludes that scholarship status is associated with variations in students’ mental readiness to face the industrial world. Therefore, strengthening career guidance and counseling services is recommended to enhance students’ mental readiness, particularly for scholarship recipients.