Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Strategi Koperasi Syariah Dalam Meningkatkan Inklusi Keuangan Masyarakat Melalui Pembiayaan Murabahah: Studi Kasus Pada KSPPS Al Anshari Bukittinggi Adelina, Silvi Novia; Rusyaida, Rusyaida; Mansur, Yuwarman; Imamuddin, Imamuddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7661

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS) Al Anshari Bukittinggi dalam meningkatkan inklusi keuangan masyarakat melalui pembiayaan murabahah. Adapun yang melatarbelakangi penulis membahas ini karena adanya beberapa permasalahan yang dihadapi oleh KSPPS Al Anshari Bukittinggi, Khusunya terkait dengan terjadinya penurunan jumlah anggota yang memperoleh pembiayaan murabahah setiap tahunya. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa KSPPS Al Anshari Bukittinggi telah menerapkan berbagai strategi dalam meningkatkan inklusi keuangan masyarakat melalui pembiayaan murabahah, antara lain pertama, memberikan kemudahan akses pembiayaan seperti prosedur yang relatif sederhana, skema angsuran yang disesuaikan dengan kondisi pendapatan anggota. Kedua, memberikan pembiayaan murabahah yang sesuai dengan inklusi keuangan seperti, membantu masyarakat mengurangi ketimpangan ekonomi, memberikan akses layanan keuangan, membantu pemberdayaan dan kesetaraan sosial. Terakhir, menyalurkan pembiayaan sesuai dengan pilar inklusi keuangan seperti, memberikan edukasi keuangan, memberikan fasilitas keuangan, memberikan perlindungan konsumen. Namun, pelaksanaanya belum sepenuhnya optimal, yang tercermin dan fluktuasi dan penurunan jumlah anggota penerima pembiayaan murabahah dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini dipengaruhi oleh keterbatasan dana promosi koperasi, serta persaingan dengan lembaga keuangan lainnya. Penguatan edukasi keuangan syariah, peningkatan kegiatan sosialisasi dan pengembangan strategi pemasaran yang lebih efektif diperlukan agar peran KSPPS Al Anshari dalam mendorong inklusi keuangan masyarakat dapat berjalan secara optimal.
Analisis Strategi Pemasaran Pembiayaan KPR Syariah pada Bank Nagari Kantor Cabang Tapus Rahayu, Sri; Rusyaida, Rusyaida; Mansur, Yuwarman; Imamuddin, Imamuddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7944

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendah dan tidak stabilnya jumlah nasabah Pembiayaan KPR Syariah di Bank Nagari Kantor Cabang Tapus dibandingkan dengan produk pembiayaan syariah lainnya, meskipun produk KPR Syariah telah tersedia sejak tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran yang diterapkan serta kendala yang dihadapi Bank Nagari Kantor Cabang Tapus dalam memasarkan Pembiayaan KPR Syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa data jumlah nasabah pembiayaan syariah di Bank Nagari Kantor Cabang Tapus periode 2020–2024. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran Pembiayaan KPR Syariah di Bank Nagari Kantor Cabang Tapus menerapkan bauran pemasaran (marketing mix) 7P, yaitu product, price, promotion, place, people, process, dan physical evidence. Empat unsur, yaitu produk, harga, tempat, dan bukti fisik, telah diterapkan dengan baik. Namun, unsur promosi, sumber daya manusia, dan proses belum berjalan optimal. Promosi belum memanfaatkan media digital secara maksimal, jumlah sumber daya manusia masih terbatas, serta proses pengajuan pembiayaan dinilai cukup rumit. Kendala lainnya meliputi rendahnya pemahaman masyarakat terhadap pembiayaan syariah, persepsi dominasi produk konvensional, kondisi sosial masyarakat, serta persaingan dengan bank syariah lain. Temuan ini mengimplikasikan perlunya penguatan strategi pemasaran dan peningkatan kualitas layanan untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap KPR Syariah.