Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Integrasi Firewall Untuk Meningkatkan Keamanan Akses Ssh Pada Ubuntu Server 20.04 Subekti, Zaenal Mutaqin; Mukiman, Kikim; Ramdani, Ramdani; Sulistyowati, H.S.; Suryadi, Muhamad Dedi; Jaya, Iwan
Power Elektronik : Jurnal Orang Elektro Vol 14, No 1 (2025): POWER ELEKTRONIK
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/polektro.v14i1.8717

Abstract

Keamanan akses jaringan pada server merupakan isu krusial di era digital. Salah satu titik rawan adalah layanan Secure Shell (SSH), yang jika tidak dikonfigurasi dengan tepat, dapat menjadi celah serangan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem keamanan akses SSH pada Ubuntu Server 20.04 melalui integrasi firewall menggunakan Uncomplicated Firewall (UFW). Metodologi yang digunakan adalah eksperimental dengan pendekatan analisi kebutuhan, design sistem, implementasi konfigurasi, dan pengujian untuk melakukan analisis keamanan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan firewall secara selektif untuk IP dan port dapat secara signifikan mengurangi potensi akses ilegal. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi firewall memberikan penguatan signifikan terhadap keamanan layanan SSH dan layak diadopsi sebagai praktik standar dalam pengelolaan server.
IMPLEMENTASI LOCK MAC ADDRESS PADA RT/RW NET Subekti, Zaenal Mutaqin; Mukiman, Kikim; Rahmadi; Verawati; Firmansyah, Iqbal; Aldi Pari, Riki; Sidik, Fazar
Jurnal Teknologi Informasi dan Digital Vol. 1 No. 1 (2023): Teknologi Informasi dan Digital
Publisher : LPPM Universitas Bani Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65624/tridi.v1i1.2

Abstract

Jaringan internet pada penyedia jasa insternet memiliki koneksi yang kurang stabil sehingga para client RT/RW Net ini mengalami gangguan saat menggunakan internet, Pada jaringan RT/RW Net ini juga belum dilengkapi dengan keamanan, yang mengakibatkan client yang tidak berlangganan dapat tetap mengakses internet RT/RW Net melalui wifi yang dipancarkan oleh provider. Untuk menanggulangi permasalahan ini dapat menerapkan lock mac address pada router, supaya dapat mengamankan jaringan wifi, sehingga client yang tidak berlangganan tidak dapat terhubung ke jaringan internet RW/RT Net, pada penelitian menggunakan metode ndlc (Network Development Life Cycle) dengan 6 tahapan yaitu analysis, design, simulation prototyping, implementation, monitoring dan management. Dengan melakukan penerapan lock mac address pada router, menghasilkan client yang ingin menggunakan akses internet maka mac address harus di daftarkan terlebih dahulu pada router, supaya client dapat akses internet dan juga client tanpa harus memasukan username dan password karena sudah di daftarkan, ini menjadi memudahkan client dan menjadi pengamanan pada jaringan internet RW/RT Net.
IMPLEMENTASI AUTOMATION MANAGE USER PADA JARINGAN BERBASIS MIKROTIK DENGAN PYTHON Mukiman, Kikim; Subandri; Nur Astuti Alawiyah, Juni; Ilham Ramdhani, Adhitya
Jurnal Teknologi Informasi dan Digital Vol. 3 No. 1 (2025): Teknologi Informasi dan Digital
Publisher : LPPM Universitas Bani Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65624/tridi.v3i1.103

Abstract

Manajemen pengguna dalam jaringan MikroTik, seperti pada layanan hotspot dan VPN, merupakan kegiatan yang memerlukan ketelitian dan konsistensi. Proses manajemen secara manual melalui antarmuka Winbox atau WebFig berpotensi menimbulkan kesalahan konfigurasi dan memakan waktu, terutama pada jaringan berskala menengah hingga besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem otomasi manajemen pengguna pada perangkat MikroTik dengan menggunakan bahasa pemrograman Python. Dalam implementasinya, sistem ini memanfaatkan API MikroTik yang diakses melalui library Python seperti routeros-api, sehingga memungkinkan penambahan, penghapusan, serta pembaruan akun pengguna secara otomatis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa otomasi ini mampu mempercepat proses manajemen pengguna hingga lebih dari 60% dibandingkan metode manual, serta mengurangi kesalahan input konfigurasi. Dengan demikian, sistem ini memberikan solusi yang efisien, cepat, dan terstruktur dalam pengelolaan pengguna jaringan berbasis MikroTik.