Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penggalangan Dana Bersama Yayasan Kanker Indonesia Melalui Penjualan Minuman Inovatif Berbahan Dasar Bunga Telang Dan Melon Putri, Alika; Akuntansi, Akuntansi; Sihotang, Magdalena Mori; Pane, Maria Grace Octa Viani; Agustina, Mawar; Rangkuti, Nastiar Saputra; Lubis, Fitriani
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15674

Abstract

Penggalangan dana untuk Yayasan Kanker Indonesia melalui penjualan minuman inovatif berbahan dasar bunga telang dan melon menghadirkan metode baru dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kanker. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada penggalangan dana untuk mendukung pembiayaan perawatan kanker, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya gaya hidup sehat melalui konsumsi minuman alami. Meskipun demikian, hasil penelitian menunjukkan tantangan terbesar adalah rendahnya tingkat kepedulian masyarakat terhadap kanker dan keterlibatan mereka dalam inisiatif sosial. Artikel ini membahas strategi pemasaran, kolaborasi dengan yayasan, serta pentingnya perubahan pola pikir publik dalam mendukung upaya penanggulangan kanker melalui program-program sosial yang terintegrasi. Strategi inovatif ini juga menekankan bagaimana gaya hidup sehat dapat dihubungkan dengan kampanye kesadaran, serta bagaimana konsumen dapat terlibat secara emosional dan finansial dalam upaya membantu penderita kanker di Indonesia.Kata Kunci : Kanker, Kesadaran Masyarakat, Minuman Inovatif, Penggalangan Dana, Yayasan Kanker Indonesia
Efektifitas Bantuan Sosial Kementerian Sosial RI bagi Anak Yatim Piatu di Kota Tangerang Putri, Alika; Hadiwibowo, Ahmad Jami; Subarkah, Milana Abdillah
Masterpiece: Journal of Islamic Studies and Social Sciences Vol. 3 No. 1 (2025): Masterpiece: Journal of Islamic Studies and Social Sciences
Publisher : Penerbit Minhaj Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62083/e3nn5d57

Abstract

The Indonesian government through the Indonesian Ministry of Social Affairs has taken real action to help orphaned children in Indonesia continue to grow and develop and receive the right to a decent life. In Islam, orphans are special children and must be treated well. The Qur'an has explained the orders and obligations of Muslims in supporting and caring for them with sincere and sincere affection. Our attitude towards orphans should be based on the principles of compassion, justice and social responsibility. ATENSI, an abbreviation for Social Rehabilitation Assistance, is focused on providing direct support to beneficiaries to ease the economic burden on their families. Social rehabilitation which aims to meet the basic needs of society. This program provides direct support to beneficiaries. In the ATENSI program, the Ministry of Social Affairs uses a family, community and/or residential-based approach. Activities carried out in this program include: Support for meeting the needs of a decent living, social care, family support, physical therapy, psychosocial therapy. Empowered means being strong, capable, powerful, or having the intelligence to overcome something. In the context of society, being empowered means being independent and responsible. Abstrak Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial RI telah melakukan aksi nyata untuk membantu anak-anak yatim piatu di Indonesia agar tetap tumbuh dan berkembang mendapat hak kehidupan layak . Dalam Islam, anak yatim merupakan anak yang istimewa dan harus diperlakukan dengan baik. Al-Qur'an telah menjelaskan perintah dan kewajiban para umat muslim dalam menyantuni dan memelihara mereka dengan kasih sayang yang tulus dan ikhlas. Sikap kita terhadap anak yatim seharusnya didasarkan pada prinsip kasih sayang, keadilan, dan tanggung jawab sosial. ATENSI, singkatan dari Asistensi Rehabilitasi Sosial, difokuskan pada memberikan dukungan langsung kepada penerima manfaat untuk meringankan beban ekonomi keluarga mereka. Rehabilitasi sosial yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Program ini memberikan dukungan langsung kepada penerima manfaat,. Dalam program ATENSI, Kemensos menggunakan pendekatan berbasis keluarga, komunitas, dan/atau residensial. Kegiatan yang dilakukan dalam program ini meliputi: Dukungan pemenuhan kebutuhan hidup layak, Perawatan sosial, Dukungan keluarga, Terapi fisik, Terapi psikososial. Berdaya berarti berkekuatan, berkemampuan, bertenaga, atau mempunyai akal untuk mengatasi sesuatu. Dalam konteks masyarakat, berdaya berarti mandiri dan bertanggung jawab.
Analisis Hukum terhadap Diskriminasi dalam Perayaan Imlek: Tinjauan atas UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia di Indonesia Aniansah, Aniansah; Putri, Alika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25434

Abstract

Perayaan imlek di indonesia merupakan symbol dari keberagaman budaya, namun juga mencerminkan sejarah diskriminasi yang dialami oleh masyarakat Tionghoa, terutama selama masa orde baru. Meskipun imlek telah ditetapkan sebagai hari libur nasional melalui keputusan presiden No. 19 Tahun 2002, diskriminasi terhadap komunitas tionghoa masih terjadi. Artikel ini menganlisis diskriminasi terhadap hari raya imlek refleksi pada UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk diskriminasi yang terjadi, dampaknya terhadap hak asasi masyarakat tionghoa dan relevansi regulasi HAM dalam mengahapus diskriminasi tersebut. Meskipun reformasi hukum telah membawa perubahan signifikan, jejak diskriminasi masih terasa dalam berbagai aspek sosial dan budaya.
Analisis Hukum terhadap Diskriminasi dalam Perayaan Imlek: Tinjauan atas UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia di Indonesia Aniansah, Aniansah; Putri, Alika; Hutapea, Sintong Arion
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25592

Abstract

Perayaan imlek di indonesia merupakan symbol dari keberagaman budaya, namun juga mencerminkan sejarah diskriminasi yang dialami oleh masyarakat Tionghoa, terutama selama masa orde baru. Meskipun imlek telah ditetapkan sebagai hari libur nasional melalui keputusan presiden No. 19 Tahun 2002, diskriminasi terhadap komunitas tionghoa masih terjadi. Artikel ini menganlisis diskriminasi terhadap hari raya imlek refleksi pada UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk diskriminasi yang terjadi, dampaknya terhadap hak asasi masyarakat tionghoa dan relevansi regulasi HAM dalam mengahapus diskriminasi tersebut. Meskipun reformasi hukum telah membawa perubahan signifikan, jejak diskriminasi masih terasa dalam berbagai aspek sosial dan budaya.
DARI ANGKA KE REALITAS: ETIKA KEPOLISIAN DALAM SOROTAN TRANSPARANSI, AKUNTABILITAS, DAN PELANGGARAN HAM DI INDONESIA Putri, Alika; Laia, Andika; P, Chyntia Angel Valentina; Rambe, Fadil Azury Farega; Hascarjani, Haura Rifqa; Meilany, Latifah Hanum; Prananda, Nadya; Fadhilah, Ulul Azmi; Ramadhan, Taufiq
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.45721

Abstract

Penelitian ini membahas kekerasan oleh aparat kepolisian di Indonesia yang menyebabkan korban jiwa, baik warga sipil maupun sesama anggota kepolisian. Tujuan utama penelitian adalah untuk menganalisis penyebab kekerasan, menggambarkan pola kejadian, serta menilai transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan kasus oleh institusi kepolisian. Menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus berbasis kajian pustaka, data dikumpulkan dari berita, jurnal ilmiah, dan dokumen hukum. Salah satu kasus yang menjadi sorotan adalah penembakan oleh aparat terhadap rekan kerja, yang menunjukkan adanya penyalahgunaan wewenang serta lemahnya pengawasan dan penegakan hukum internal. Proses hukum terhadap pelaku seringkali tidak transparan dan jarang berujung pada pengadilan. Kondisi ini memicu hilangnya kepercayaan masyarakat dan mendorong fenomena “No Viral No Justice”. Oleh karena itu, reformasi sistem hukum dan kepolisian menjadi hal yang sangat mendesak untuk menjamin keadilan dan perlindungan hak asasi manusia.