Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG PERAWATAN PAYUDARA DENGAN KELANCARAN PENGELUARAN ASI DI PUSKESMAS SOPOSURUNG KAB. TOBA TAHUN 2024 Nurhamida Fithri
Excellent Midwifery Journal Vol. 7 No. 1 (2024): Vol. 7 No. 1 (2024) EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam mendukung pemenuhan produksi ASI bagi bayi secara optimal harusnya sesuai dengan yang diharapkan, maka faktor yang sangat menentukan dalam pemberian ASI salah satunya ialah perawatan payudara sejak kehamilan dan setelah melahirkan. Tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisis hubungan pengetahuan ibu nifas tentang perawatan payudara terhadap Kelancaran Produksi ASI pada ibu nifas di Puskesmas Soposurung Kecamatan. Balige Kebupaten. Toba Tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan ialah observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan Total Sampling sehingga diperoleh sampel seluruh ibu nifas di Puskesmas Soposurung berjumlah 32 sample.Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian dari 32 orang ibu nifas menunjukkan, responden dengan pengetahuan baik dan mengalami ASI lancar berjumlah 15 orang (46,9%), responden dengan pengetahuan baik dan mengalami ASI tidak lancar berjumlah3 orang (9,4%). Sementara responden dengan pengetahuan kurang dan mengalamiASI lancar berjumlah 5 orang (15,6%), dan responden dengan pengetahuan kurang serta mengalami ASI tidak lancar berjumlah 14 orang (43,8%). Hasil uji chi-square dengan p-value= 0,006 < α (α= 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan perawatan payudara dengan kelancaran pengeluaran ASI di Puskesmas Soposurung. Kepada petugas kesehatan di Puskesmas Soposurung diharapkan untuk lebih meningkatkan promosi kesehatannya tentang pentingnya perawatan payudara kepada ibu nifas dalam meningkatkan kelancaran ASI sehingga meningkatkan mutu pelayanan kesehatan serta kualitas pada tempat peneliti. Kata Kunci: Pengetahuan, ibu nifas, perawatan payudara, kelancaran ASI
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Trimester II Dengan Tanda Bahaya Kehamilan Di Puskesmas Pakkat Kecamatan Pakkat ,, Yanti; Fithri, Nurhamida
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8865

Abstract

Kehamilan adalah suatu proses pertumbuhan dan perkembangan janin yang dimulai dengan konsepsi sampai lahirnya janin yang mempengaruhi keadaan fisik, mental, dan sosial ibu. Tanda bahaya kehamilan adalah tanda-tanda yang mengindikasikan adanya bahaya yang dapat terjadi selama kehamilan/ periode antenatal, yang apabila tidak dilaporkan atau tidak terdeteksi bisa menyebabkan kematian ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Trismester II Dengan Tanda Bahaya Kehamilan Di Puskesmas Pakkat Kecamatan Pakkat Tahun 2023. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibuhamil di Puskesamas Pakkat sebanyak 165 orang, Sampel sebanyak 117 orang sesuai rumus Slovin. Instrumen Penelitian ini menggunakan angket kuesioner. Pengolahan data dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square diperoleh nilai p-value untuk Pengetahuan=0,05. Terdapat hubungan antara Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan. Disarankan tenaga kesehatan bisa mengoptimalisasi fungsi posyandu kepada ibu hamil serta dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan kualitas kesehatan masyarakat khususnya mengenai tanda bahaya kehamilan dengan cara melakukan penyuluhan. Disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk melakukan pengembangan penelitian dengan variabel-variabel yang lain seperti motivasi terhadap ibu hamil dan lain-lain.
Pengaruh Konseling Keluarga Berencana (KB) Dengan Metode Individual Direktif Terhadap Pemilihan Alat Kontrasepsi Pada Pus Di Puskesmas Silinda Fithri, Nurhamida; Pasaribu, Selli M
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8854

Abstract

Peran petugas kesehatan dalam merealisasikan program pelayanan KB di tengah masyarakat salah satunya memberikan konseling KB. Konseling keluarga berencana (KB) membantu akseptor khususnya pasangan usia subur dalam memilih dan memutuskan jenis kontrasepsi yang digunakan dengan pilihannya. Metode konseling merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi tercapainya suatu hasil penyuluhan secara optimal, salah satu metodenya adalah metode individual direktif. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh konseling KB dengan metode individual direktif terhadap pemilihan alat kontrasepsi pada PUS di Puskesmas Silinda. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional, populasi PUS yang akan menjadi akseptor KB. Sanpel pada penelitian ini sebanyak 30 PUS yang akan menjadi akseptor KB, yang dipilih dengan Purposive sampling. pengumpulan data diperoleh dengan menggunakan alat bantu kuesioner. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari hasil kuesioner dan dan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan di Puskesmas Silinda. Data yang telah dikumpulkan, diolah dan dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan (1) hampir semua akseptor KB memilih menggunakan alat kontrasepsi setelah menerima konseling sebanyak 23 orang (76,6%). (2) hasil analisis chi square didapat p sebesar 0,016 artinya ada pengaruh yang bermakna antara konseling dengan pemilihan alat kontrasepsi pada PUS di wilayah kerja Puskesmas Silinda. Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat melalui penyuluhan mengenai alat kontrasepsi
Hubungan Dukungan Keluarga Dan Pengetahuan Lansia Dengan Pemanfaatan Posyandu Lansia Di Puskesmas Sigambal Fithri, Nurhamida; P, Yuni Vivi Santri
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9748

Abstract

Lansia merupakan suatu kelompok penduduk yang cukup rentan terhadap masalah baik masalah ekonomi, sosial, budaya, kesehatan maupun psikologis yang menyebabkan lansia menjadi kurang mandiri dan tidak sedikit lansia yang membutuhkan bantuan orang lain untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia di Puskesmas Sigambal Kecamatan Rantau SelatanTahun 2022.Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain studi cross sectional yang digunakan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia di Puskesmas Sigambal Kecamatan Rantau Selatan Tahun 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia di Puskesmas Sigambal Kecamatan Rantau Selatan sebanyak 125 orang. Sampel dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan accidental sampling yaitu lansia yang kebetulan datang berobat ke puskesmas Sigambal pada saat penelitian yaitu sebanyak 34 orang. Pengolahan data terdiri dari proses editing, coding, eentry, cleaning dan tabulating. Analisis data terdiri dari analinis univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan Tidak ada hubungan pengetahuan dengan pemanfaatan Posyandu Lansia dengan nilai uji chi square. Ada hubugan dukungan keluarga dengan pemanfaatan Posyandu Lansia dengan nilai uji chi square 0,009. Diharapkan kepada anggota keluarga agar dapat meluangkan waktu serta mengajak lansia untuk mengikuti penyuluhan yang diselenggarakan oleh tenaga kesehatan di puskesmas/posyandu tentang posyandu lansia sehingga dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan para lansia dan keluarga.
Pengaruh Konseling Keluarga Berencana (KB) Dengan Metode Individual Direktif Terhadap Pemilihan Alat Kontrasepsi Pada Pus Di Puskesmas Silinda Fithri, Nurhamida; Pasaribu, Selli M
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8854

Abstract

Peran petugas kesehatan dalam merealisasikan program pelayanan KB di tengah masyarakat salah satunya memberikan konseling KB. Konseling keluarga berencana (KB) membantu akseptor khususnya pasangan usia subur dalam memilih dan memutuskan jenis kontrasepsi yang digunakan dengan pilihannya. Metode konseling merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi tercapainya suatu hasil penyuluhan secara optimal, salah satu metodenya adalah metode individual direktif. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh konseling KB dengan metode individual direktif terhadap pemilihan alat kontrasepsi pada PUS di Puskesmas Silinda. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional, populasi PUS yang akan menjadi akseptor KB. Sanpel pada penelitian ini sebanyak 30 PUS yang akan menjadi akseptor KB, yang dipilih dengan Purposive sampling. pengumpulan data diperoleh dengan menggunakan alat bantu kuesioner. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari hasil kuesioner dan dan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan di Puskesmas Silinda. Data yang telah dikumpulkan, diolah dan dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan (1) hampir semua akseptor KB memilih menggunakan alat kontrasepsi setelah menerima konseling sebanyak 23 orang (76,6%). (2) hasil analisis chi square didapat p sebesar 0,016 artinya ada pengaruh yang bermakna antara konseling dengan pemilihan alat kontrasepsi pada PUS di wilayah kerja Puskesmas Silinda. Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat melalui penyuluhan mengenai alat kontrasepsi
Hubungan Dukungan Keluarga Dan Pengetahuan Lansia Dengan Pemanfaatan Posyandu Lansia Di Puskesmas Sigambal Fithri, Nurhamida; P, Yuni Vivi Santri
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9748

Abstract

Lansia merupakan suatu kelompok penduduk yang cukup rentan terhadap masalah baik masalah ekonomi, sosial, budaya, kesehatan maupun psikologis yang menyebabkan lansia menjadi kurang mandiri dan tidak sedikit lansia yang membutuhkan bantuan orang lain untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia di Puskesmas Sigambal Kecamatan Rantau SelatanTahun 2022.Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain studi cross sectional yang digunakan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia di Puskesmas Sigambal Kecamatan Rantau Selatan Tahun 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia di Puskesmas Sigambal Kecamatan Rantau Selatan sebanyak 125 orang. Sampel dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan accidental sampling yaitu lansia yang kebetulan datang berobat ke puskesmas Sigambal pada saat penelitian yaitu sebanyak 34 orang. Pengolahan data terdiri dari proses editing, coding, eentry, cleaning dan tabulating. Analisis data terdiri dari analinis univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan Tidak ada hubungan pengetahuan dengan pemanfaatan Posyandu Lansia dengan nilai uji chi square. Ada hubugan dukungan keluarga dengan pemanfaatan Posyandu Lansia dengan nilai uji chi square 0,009. Diharapkan kepada anggota keluarga agar dapat meluangkan waktu serta mengajak lansia untuk mengikuti penyuluhan yang diselenggarakan oleh tenaga kesehatan di puskesmas/posyandu tentang posyandu lansia sehingga dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan para lansia dan keluarga.
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Trimester II Dengan Tanda Bahaya Kehamilan Di Puskesmas Pakkat Kecamatan Pakkat ,, Yanti; Fithri, Nurhamida
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8865

Abstract

Kehamilan adalah suatu proses pertumbuhan dan perkembangan janin yang dimulai dengan konsepsi sampai lahirnya janin yang mempengaruhi keadaan fisik, mental, dan sosial ibu. Tanda bahaya kehamilan adalah tanda-tanda yang mengindikasikan adanya bahaya yang dapat terjadi selama kehamilan/ periode antenatal, yang apabila tidak dilaporkan atau tidak terdeteksi bisa menyebabkan kematian ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Trismester II Dengan Tanda Bahaya Kehamilan Di Puskesmas Pakkat Kecamatan Pakkat Tahun 2023. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibuhamil di Puskesamas Pakkat sebanyak 165 orang, Sampel sebanyak 117 orang sesuai rumus Slovin. Instrumen Penelitian ini menggunakan angket kuesioner. Pengolahan data dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square diperoleh nilai p-value untuk Pengetahuan=0,05. Terdapat hubungan antara Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan. Disarankan tenaga kesehatan bisa mengoptimalisasi fungsi posyandu kepada ibu hamil serta dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan kualitas kesehatan masyarakat khususnya mengenai tanda bahaya kehamilan dengan cara melakukan penyuluhan. Disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk melakukan pengembangan penelitian dengan variabel-variabel yang lain seperti motivasi terhadap ibu hamil dan lain-lain.
The Relationship Between Knowledge of Postpartum Mothers About Breast Care With The Effectiveness of Breast Milk Expenditure at Puskesmas Lumban Julu, Toba District, 2023 Lumbantobing, Pratiwi; Vivi Santri, Yuni; Fithri, Nurhamida
International Archives of Medical Sciences and Public Health Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53806/iamsph.v4i2.733

Abstract

In supporting optimal fulfillment of breast milk production for babies, it should be as expected, one of the determining factors in breastfeeding is breast care since pregnancy and after delivery. The purpose of this study was to analyze the relationship between the knowledge of postpartum mothers about breast care and the smooth production of breast milk in postpartum mothers at UPT Puskesmas Lumban Julu, Toba Regency in 2023. The type of research used was analytic observational with a cross sectional design. Sampling used Total Sampling so that a sample of all postpartum mothers at the Lumban Julu Health Center UPT totaled 32 samples. Data analysis used the Chi-Square test. The results of the study of 32 postpartum mothers showed that 15 respondents (46.9%) had good knowledge and experienced smooth breastfeeding, 3 respondents (9.4%) had good knowledge and experienced non-fluent breastfeeding. While respondents with less knowledge and experienced smooth breastfeeding were 5 people (15.6%), and respondents with less knowledge and experienced non-fluent breastfeeding were 14 people (43.8%). Chi-square test results with p-value = 0.006 <? (? = 0.05). The conclusion of this study states that there is a significant relationship between knowledge of breast care and the smoothness of breastfeeding at UPT Puskesmas Lumban Julu, Toba Regency in 2023. Health workers at UPT Puskesmas Lumban Julu are expected to further improve their health promotion regarding the importance of breast care for postpartum mothers in improving the smoothness of breastfeeding so as to improve the quality of health services and quality at the research site.
The Effect of Effleurage Massage on Reducing Labor Pain in Laboring Mothers at Puskesmas Sarimotandang Sidamanik Year 2022 Fithri, Nurhamida
International Archives of Medical Sciences and Public Health Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53806/iamsph.v5i1.844

Abstract

Background; Massage or massage on the abdomen (effleurage) is a form of skin stimulation used during labor in reducing pain effectively. This study aims to determine the effect of Massage Effleurage on Reducing Labor Pain in Maternity. Method; This research is an analytical research with experimental study design with one group pre and postest design. The population in this study were all laboring mothers at Sarimotandang Health Center as many as 35 people. Data collection was done by distributing questionnaires to respondents. Data processing starts from editing, coding, entry, cleaning and tabulating data. Data analysis using paired T test. Results; The results showed that there was an effect of labor pain in laboring mothers before and after being given effleurage massage (p = 0.000). Conclusion; Thus it is recommended to the mother of the baby to do counseling to health workers related to the problem of labor pain.
Relationship Levels of Parent's Carefulness Iadvising Children With Sexual Behavior in Karya Village Fithri, Nurhamida
International Archives of Medical Sciences and Public Health Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53806/iamsph.v5i1.846

Abstract

Background; Adolescence is a period of development in various aspects, including physical and psychosocial. Social problems caused by teenagers are not new but have existed for decades, one of which is the problem of deviant and worrying sexual behavior. These concerns can be addressed by the quality of the adolescent's parent-family relationship which instills correct concepts about behavior. This study aims to determine the relationship between the level of parental care in guiding children with adolescent sexual behavior in Karya Village. Method; . This type of research is quantitative with a cross-sectional approach. The sample in this study were 38 people who met the inclusion and exclusion criteria. Data collection techniques used primary data in the form of questionnaires distributed to respondents. Data processing used univariate and bivariate analysis. Results; The results of this study indicate that parental care has positive results. After doing bivariate analysis with chi square test obtained p-value of 0.012. Conclusion; The advice given is that it is recommended for parents to maintain good relationships with children so that children feel safe and comfortable at home, so that their roles and functions are felt by children.