Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : variable research journal

PEMENUHAN KEBUTUHAN RASA AMAN NYAMAN NYERI KEPALA PADA HIPERTENSI DENGAN TEKNIK RELAKSASI OTOT PROGRESIF DI UPT PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA BINJAI Fadli Siregar; Resmi Pangaribuan; Jemaulana Purba
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 1 No. 02 (2024): JULI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Lansia merupakan seseorang yang beranjak pada usia 60 tahun atau bisa lebih, dikarenakan factor-faktor tertentu yang akan terjadi tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya baik secara jasmani, rohani maupun sosialnya. Teknik relaksasi otot progresif adalah memusatkan perhatian pada suatu aktivitas otot, dengan mengidentifikasi otot yang tegang kemudian menurunkan ketegangan dengan melakukan teknik relaksasi untuk mendapatkan perasaan relaks. Teknik relaksasi otot progresif dilakukan dengan cara mengendorkan atau mengistirahatkan otot-otot, pikiran dan mental dan bertujuan untuk mengurangi kecemasan. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh penerapan teknik relaksasi otot progresif terhadap lansia untuk menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di UPT pelayanan unit sosial lanjut usia Binjai.  Metode Penelitian: Metode   penelitian   ini   adalah   deskriptif   dengan   pendekatan   proses Keperawatan. Subjek  penelitian  dilakukan  pada  2  orang  pasien  dengan  kasus  yang sama yaitu pada pasien yang mengalami gangguan rasa aman dan nyaman nyeri pada lansia Hipertensi. Hasil: Dengan dilakukannya tehnik relaksasi otot progresif) selama 3 hari dengan frekuensi 1 kali sehari dengan 10-30 menit pada lansia Hipertensi pada kedua orang pasien tersebut dapat mengikuti latihan tehnik relaksasi otot progresif. Kesimpulan: Dengan dilakukannya tehnik relaksasi otot progresif pada lansia Hipertensi masalah pemenuhan kebutuhan rasa aman dan nyaman neri kepala dapat teratasi.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG KEPATUHAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 PADA LANSIA KOMORBID HIPERTENSI DI UPT PELAYANANSOSIAL BINJAI Gabrielle Cristin Purba; Resmi Pangaribuan; Jemaulana Tarigan
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 1 No. 02 (2024): JULI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Menua atau menjadi tua adalah suatu keadaan yang terjadi didalam kehidupan manusia. Penanganan dan pencegahan kasus pandemi COVID-19 ini  sudah dilakukan dengan berbagai cara, baik secara global maupun nasional atau wilayah. Berbagai upaya telah dilakukan dalam menurunkan tingkat penyebaran COVID-19 pada lansia, upaya yang dilakukan adalah upaya promotive, kuratif dan rehabilitattif dan salah satunya upaya preventif. Upaya preventif dalam protokol kesehatan yang diterapkan masyarakat dalam memutus mata rantai penularan COVID-19 pada masa New Normal yaitu dengan membiasakan diri memakai masker, mencuci tangan pakai sabun (hand sanitizer), menjaga jarak (sosial distancing), menjauhi keramaian dan menghindari berpergian ke luar daerah, terutama daerah-daerah yang sudah dinyatakan sebagai zona merah. Tujuan: Memberikan gambaran Pendidikan Kesehatan tentang Kepatuhan Protokol Kesehatan COVID-19 pada Lansia Komorbid Hipertensi di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai. Metode Penelitian: Metode   penelitian ini adalah deskriptif dengan   pendekatan   proses Keperawatan. Subjek  penelitian  dilakukan  pada  2  orang  pasien  dengan  kasus  yang sama yaitu pada pasien yang mengalami ketidakpatuhan pada lansia comorbid hipertensi. Hasil: Dengan dilakukannya pendidikan kesehatan kepatuhan protokol kesehatan covid 19 pada lansia comorbid hipertensi selama 3 hari selama 60 menit pada lansia comorbid hipertensi dan pada kedua orang pasien tersebut dapat mengetahui tentang kepatuhan protokol kesehatan tentang covid 19 seperti kepatuhan menggunakan masker, mencuci tangan, sosial distancing. Ke dua pasien tersebut mau melakukannya di wisma UPT Binjai.  Kesimpulan: Dengan dilakukannya pendidikan kesehatan tentang kepatuhan protokol kesehatan covid 19 pada lansia comorbid hipertensi masalah ketidakpatuhan dan kurang pengetahuan dapat teratasi.
PEMENUHAN KEBUTUHAN OKSIGENASI PADA CEDERA KEPALA SEDANG DENGAN MASALAH BERSIHAN JALAN NAFAS TIDAK EFEKTIF Sianipar, Sabrina; Pangaribuan, Resmi; Tarigan, Jemaulana
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 2 No. 03 (2025): JULI 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan frekuensi pernapasan dapat menyebabkan saturasi oksigen dalam darah dan perfusi jaringan otak menurun. Perburukan kondisi pasien dengan cedera kepala dapat terjadi jika perfusi jaringan ke otak rendah, sehingga pasien memiliki outcomes yang buruk. Cedera kepala adalah gangguan pada bagian otak diakibatkan oleh kekuatan atau benturan dari luar tubuh yang sifatnya lebih keras.Cedera kepala mengakibatkan penderita mengalami penurunan kesadaran, kerusakan saraf, kerusakan pembuluh darah, pembendungan cairan otak, kecacatan permanen hingga kematian. Pemenuhan kebutuhan oksigenasi adalah pemberian oksigen untuk membebaskan jalan nafas dan mencegah terjadinya kematian sel otak apabila lebih dari 4 menit orang tidak mendapatkan oksigen maka akan berakibat pada kerusakan otak yang tidak mampu diperbaiki atau mengakibatkan kematian. Tujuan:   Untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memberikan Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Dengan Pemenuhan Kebutuhan Oksigenasi Pada Cedera Kepala Sedang Dengan Masalah Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif di Rumah Sakit Putri Hijau Medan. Metode Penelitian: Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan studi kasus yang bertujuan untuk mengetahui gambaran Pemenuhan Kebutuhan Oksigenasi Pada Cedera Kepala Sedang Dengan Masalah Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif. Hasil: Dengan dilakukanya pemberian oksigen 3-4 l/menit selama 3 hari pada kedua pasien tersebut dari hasil obsevasi dapat diperoleh hasil SPO2 98% dan masalah Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif  telah teratasi. Kesimpulan: Dengan dilakukanya Pemenuhan Oksigenasi Pada Cedera Kepala Masalah Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif telah Teratasi.