Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KLASIFIKASI TANAH DI LIMA KECAMATAN KOTA PAYAKUMBUH DENGAN SISTEM AASHTO Khatab, Umar; Asnur, Hanifah; Yunita, Rini
JURNAL REKAYASA Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37037/jrftsp.v12i2.146

Abstract

Tanah merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat penting untuk mendukung keberhasilan pembangunan fisik infrastruktur. Sebelum mendirikan konstruksi bangunan terlebih dahulu harus dilakukan penyelidikan tanah. Jenis tanah dengan segala sifat teknis tanah merupakan faktor penting yang harus dipertimbangkan dan mutlak dilakukan sebelum struktur itu mulai dikerjakan dalam perencanaan suatu pondasi, agar tidak terjadi kegagalan konstruksi pada suatu bangunan. Dalam perencanaan konstruksi bangunan berupa jalan, jembatan maupun gedung membutuhkan data dan referensi tanah yang akurat, oleh sebab itu perlu perencanaan struktur bawah dan dasar tanah yang baik khususnya jenis dan klasifikasi tanah. Kesalahan dalam mengenal jenis dan klasifikasi tanah pada lokasi yang akan dibangun akan mengakibatkan masalah yang fatal seperti, terjadinya kembang susut tanah (swelling-shrinking) pada tanah dasar, terjadinya kegagalan suatu pondasi bangunan, dan terjadinya penurunan tanah setelah pembangunan selesai. Penelitian ini dilakukan untuk mengelompokkan klasifikasi tanah di Lima Kecamatan di Kota Payakumbuh dengan system AASHTO. Dimana dalam sistem klasifikasi AASHTO, tanah dibagi kedalam tujuh kelompok utama diantaranya (A - 1, A - 2, A - 3) tanah pasir dan (A - 4, A - 5, A - 6, A - 7) sebagian besar tanah lanau dan lempung. Dari hasil penelitian diperoleh di Lima Kecamatan Kota Payakumbuh dapat digolongkan tanah berpasir.
Identifikasi Kerusakan Jalan dan Perencanaan Perkerasan Lentur Metode Bina Marga 2017 pada Ruas Jalan Lintas Payakumbuh – Bukittinggi (Piladang) Ahmad Ridwan; Syamsuir, Elvi; Khatab, Umar
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 4 No. 2 (2026): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang berperan penting dalam menunjang mobilitas masyarakat dan distribusi barang serta jasa. Ruas Jalan Lintas Payakumbuh – Bukittinggi, khususnya pada segmen Jl. Soekarno Hatta Piladang Kabupaten Lima Puluh Kota, merupakan jalur strategis dengan volume lalu lintas yang tinggi, termasuk kendaraan berat. Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya berbagai kerusakan perkerasan jalan yang berdampak pada penurunan tingkat pelayanan dan keselamatan pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan tingkat kerusakan jalan serta merencanakan ulang tebal perkerasan lentur berdasarkan Metode Bina Marga 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah survei lapangan untuk mengamati kondisi kerusakan secara visual, pengumpulan data lalu lintas harian rata-rata (LHR), serta pengujian daya dukung tanah dasar menggunakan Dynamic Cone Penetrometer (DCP). Hasil identifikasi menunjukkan bahwa kerusakan dominan berupa lubang, retak kulit buaya, dan tambalan dengan tingkat kerusakan sedang hingga berat. Berdasarkan analisis lalu lintas dan nilai CBR tanah dasar, diperoleh desain perkerasan lentur yang terdiri dari lapisan AC-WC setebal 4 cm, AC-BC 6 cm, AC-Base 18 cm, dan lapisan pondasi atas (LPA) setebal 30 cm. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perencanaan perbaikan dan peningkatan kualitas jalan pada ruas jalan dengan karakteristik lalu lintas serupa
Pengukuran Perencanaan Drainase pada Pembangunan Stadion di Tanjung Haro Sikabu-Kabu Yunita, Rini; Asnur, Hanifah; Khatab, Umar; Sari, Ridha; Desman, Sutria; Junnaidi, Ronny; Rizki, Arif
Jurnal Pustaka Paket Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Pustaka PAKET
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakapaket.v2i1.404

Abstract

Pembangunan suatu gedung atau infrastruktur pada suatu daerah atau kawasan sebaiknya perlu memperhatikan infrastruktur pendukung seperti saluran drainase agar tidak mengganggu aktivitas dan kenyamanan pengguna dan menyebabkan kerusakan pada gedung atau infrastruktur itu sendiri. Pada Pembangunan stadion yang akan dibangun di Tanjung Haro Kecamatan Sikabu-Kabu Kabupaten Lima Puluh Kota, maka perencanaan drainase harus dirancang dengan baik. Untuk itu tim pengabdian Sekolah Tinggi Teknologi Payakumbuh yang terdiri dari tim dosen dan mahasiswa melakukan pengabdian dengan agenda kegiatan ”Pengukuran Perencanaan drainase Pada Pembangunan Stadion di Tanjung Haro Sikabu-Kabu Padang Panjang Kabupaten Lima Puluh Kota”. metode yang digunakan adalah metode pengukuran polygon untuk mendapatkan rancangan saluran drainase yang akan dibuat. Kegiatan pengukuran ini menggunakan alat ukur theodolite dan waterpass yang dilakukan oleh mahasiswa teknik sipil dipandu oleh tim dosen STT Payakumbuh. Selanjutnya hasil pengukuran yang diperoleh diolah untuk mendapatkan gambar rancangan saluran drainase stadion. Sehingga dapat memudahkan masyarakat Tanjung Haro untuk merealisasikan pembangunan stadion yang direncanakan beserta saluran drainasenya.
Perhitungan Kebutuhan Air Irigasi Untuk Daerah Irigasi Batang Sikali, Kota Payakumbuh untuk Peningkatan Hasil Pertanian Sari, Ridha; Asnur, Hanifah; Yunita, Rini; Khatab, Umar; Ronny Junaidy; Riski Marsa, Arif
Jurnal Pustaka Paket Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pustaka PAKET
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakapaket.v5i1.1670

Abstract

The community service activity represents the implementation of the Tri Dharma of Higher Education, especially in knowledge applications in the field of civil engineering focusing in water resources for community empowerment. The activity entitled Calculation of Irrigation Water Requirements for the Batang Sikali Irrigation Area, Payakumbuh City aims to (1) analyze irrigation water requirements in the Batang Sikali Irrigation Area and (2) to enhance the knowledge of the Water User Farmers Association (P3A) regarding irrigation water requirements to support agricultural production increasing. The activity was conducted in the Batang Sikali Irrigation Area, Payakumbuh City. The methods included the collection of precipitation data, climatological data, cropping patterns, and existing irrigation conditions, followed by the calculation of irrigation water requirements. The results show that the highest irrigation water requirement occurred in the second period of April, amounting to 196.334 m³/ha or 2.272 L/s/ha, while the lowest irrigation water requirement occurred in the first period of April, amounting to 35.511 m³/ha or 0.411 L/s/ha. Through this activity, hopefully the water user association members gained a better understanding of irrigation water requirement calculations and efficient irrigation water management, which is expected to support sustainable irrigation management and improve agricultural productivity.