Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh Pembiayaan Mulia Terhadap Laba Perusahaan Pada PT. Pegadaian Syariah Nana Diana
Accounthink Vol 2 No 02 (2017)
Publisher : UNSIKA (Universitas Singaperbangsa Karawang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.667 KB) | DOI: 10.35706/acc.v2i02.917

Abstract

Pengaruh pembiayaan mulia   terhadap perolehan laba pegadaian syariah (Y) dilihat dari hasil uji koefisien korelasi cukup kuat, yaitu dengan ; nilai  sebesar 0,845, maka terdapat hubungan antar variabel pembiayaan mulia (X) dan perolehan laba . Dengan tingkat korelasi cukup kuat karena  berada antara rentang 0,80-1,00. Angka korelasi menunjukkan nilai negatif artinya hubungan yang terjadi berbalik, maka jika jumlah pembiayaan Mulia naik maka perolehan laba pun akan menurun.  Nilai signifikansi (2-tailed) > 0,05; nilai signifikansi pada data di atas sebesar 0,072 karena  berada pada nilai tersebut maka data dipastikan signifikan. Artinya,hipotesis pertama dapat diterima, yang mana Pembiayaan Muliaterbukti berpengaruh signifikan terhadap perolehan laba, karena nilai hasil uji parsial sebesar 0,72 %lebih besar dari tingkat signifikansi 0,05 %. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, mengambil sampel data sekunder dari annual report periode tahun 2011-2016. Angka korelasi menunjukkan nilai negatif yang artinya memiliki hubungan yang berbalik arah, yaitu ketika pembiayaan mulia naik maka perolehan  laba malah menurun. Hal tersebut menunjukkan bahwa kontribusi pembiayaan mulia mempengaruhi negatif karena memang dalam pemberian pembiayaan yang dilakukan oleh PT. Pegadaian Syariah yang memang semakin tahun semakin menurun. Hal itu yang menyebabkan pengaruh pembiayaan mulia terhadap laba perusahaan berbalik arah.
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG GADAI EMAS DI PEGADAIAN SYARIAH CABANG KARAWANG Nana Diana; Widya Febryari Anita
Jurnal Buana Akuntansi Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Buana Akuntansi
Publisher : Program Studi Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (876.896 KB) | DOI: 10.36805/akuntansi.v3i1.228

Abstract

Abstrak Persepsi diawali dengan penglihatan yaitu sesuatu keadaan yang ditangkap oleh mata ketika peserta didik diberikan rangsangan. Persepsi memiliki kaitan erat antara panca indera dengan otak manusia. Menurut Karwono dan Mularsih (2010: 24) menyatakan bahwa “Persepsi adalah interpretasi tentang situasi yang hidup.” Ar-rahn (gadai) adalah harta yang dijadikan jaminan utang (pinjaman) agar bisa dibayar dengan harganya oleh pihak yang wajib membayarnya, jika dia gagal(berhalangan) melunasiny. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode deskriptif, dimana data yang diperoleh dianalisis sehingga diperoleh berbagai gambaran yang menunjukkan persepsi masyarakat tentang gadai emas di Pegadaian Syariah. Disamping itu dilakukan pula dengan bentuk analisis lain seperti : grafik tabulasi silang (cross tab), tabel, frekuensi dan gambar (grafik).Dengan jumlah populasi nasabah yang aktif 1 tahun terakhir yaitu sebanyak 120 dan diambil sampel sebanyak 80 orang. Dari alasan nasabah memilih Pegadaian Syariah sebagai suatu solusi dalam menggadaikan emas dapat dilihat bahwa alasan nasabah memilih Perum Pegadaian Syariah sebagai solusi dalam menggadaiakan emas mempunyai alasan yang beragam. Hal itu didasarkan pada jumlah responden sebanyak 47 orang atau sebesar 58,75% dari total responden menyatakan bahwa alasannya menggadaikan emas di Pegadaian Syariah karena proses menggadaikan emas dengan syarat yang mudah, cepat dan aman. Sebanyak 29 orang atau sebesar 36,25% dari total responden menyatakan segala biaya yang ada persentasenya 5% kecil, sehingga tidak memberatkan peminjam. Sebanyak 3 orang atau sebesar 3,75% dari total responden menyatakan tidak ada pilihan lain.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa nasabah menggadaikan emasnya di Pegadaian Syariah dengan alasan karena proses menggadaikan emas dengan syarat yang mudah, cepat dan aman.
HUBUNGAN KETERPAPARAN MEDIA ELEKTRONIK TERHADAP PERILAKU SEKSUAL DI SMAN 5 MANDAU TAHUN 2015 nana diana
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 7 No 2 (2018): Al-Tamimi Kesmas : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (902.518 KB)

Abstract

Masa remaja menandakan datangnya identitas seksual, mereka membutuhkan informasi dan dukungan serta panduan tentang seks. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan dampak negatif dalam kehidupan perilaku seksual remaja. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis analitik kuantitatif dengan survey cross sectional. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan keterpaparan media elektronik terhadap perilaku seksual di SMAN 5 Mandau Tahun 2015. Adapun jenis instrument penelitian adalah menggunakan format cheecklist. Populasi penelitian ini adalah siswa/siswi SMAN 5 Mandau Tahun 2015 dikelas XI yang berjumlah 229 orang, teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel menggunakan random sampling secara acak sederhana sebanyak 146 orang. Analisa penelitian ini yaitu bivariate yang dilakukan dengan uji chi squere, data diolah dengan menggunakan komputer dengan program SPSS. Dari hasil penelitian diketahui bahwa mayoritas siswa mengalami terpapar berat karna media televisi sebanyak 85,6% (125 orang). Dan mayoritas terpapar ringan oleh media video sebanyak 82,9% (121 orang). Serta mayoritas yang mengalami terpapar ringan oleh media internet sebanyak 84,2% (123 orang). Dan mayoritas perilaku seksual yaitu tidak menyimpang sebanyak 54,1% (79 orang). Berdasarkan hubungan keterpaparan media elektronik terhadap perilaku seksual Di SMAN 5 Mandau didapat X2 hitung (9,717) > X2 tabel (3,481) ini menunjukkan adanya hubungan antara keterpaparan media elektronik terhadap perilaku seksual Di SMAN 5 Mandau Tahun 2015. Saran bagi petugas kesehatan agar dapat dijadikan bahan masukan dalam mengantisipasi perubahan perilaku seksual remaja kearah menyimpang akibat keterpaparan media elektronik.
Pengaruh Pembiayaan Mudharabah dan Musyarakah terhadap Profitabilitas Pada Bank Central Asia Syariah 2017-2020 Bagas Putra Pranoto; Nana Diana
YUME : Journal of Management Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v4i3.1347

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui pembiayaan mudharabah dan pembiayaan musyarakah terhadap profitabilitas (ROA) memiliki pengaruh secara individu atau parsial dan secara bersama atau simultan di Bank BCA Syariah periode 2017-2020. Pendekatan penelitian ini yaitu kuantitatif deskriptif dan populasinya adalah Bank BCA Syariah. Teknik dalam mengambil sampel yaitu purposive sampling melalui website laporan keuangan Bank BCA Syariah dan memakai referensi seperti artikel, buku, dan yang lainnya untuk mendapatkan sebuah tambahan informasi. Teknik menganalisis data yaitu analisis regresi berganda menggunakan bantuan applikasi statistik SPSS versi ke 22. Hasil dari penelitian yang dilakukan dapat menghasilkan perhitungan 0,069 > 0,05 dan nilai thitung -1,866 < 2,01174 yang berarti pembiayaan mudharabah tidak memiliki pengaruh secara parsial terhadap profitabilitas (ROA). Sedangkan pembiayaan musyarakah memiliki nilai 0,030 < 0,05 dan nilai thitung 2,235 > 2,01174 ttabel sehingga berpengaruh positif secara parsial terhadap profitabilitas (ROA). Adapun yang pembiayaan mudharabah dan pembiayaan musyarakah memiliki nilai 0,094>0,05 dan nilai fhitung 2,499 < 3,20 ftabel sehingga berpengaruh secara simultan tetapi tidak signifikan terhadap profitabilitas (ROA) pada Bank BCA Syariah periode 2017-2020.Kata Kunci: Pembiayaan Mudharabah Pembiayaan Musyarakah, Profitabilitas, ROA, dan Bank BCA Syariah. AbstractThis study aims to determine the effect of mudharabah and musyarakah financing on profitability (ROA) individually or partially and simultaneously at BCA Syariah Bank for the 2017-2020 period. This research approach is descriptive quantitative and the population is BCA Syariah Bank. The technique for taking samples is purposive sampling through the website of Bank BCA Syariah financial statements and using references such as articles, books, and others to get additional information. The data analysis technique is multiple regression analysis using the statistical application of SPSS version 22. The results of the research conducted can produce 0.069 > 0.05 and a t-value of -1.866 < 2.01174 which means that mudharabah financing does not have a partial effect on profitability (ROA). Meanwhile, Musyarakah financing has a value of 0.030 <0.05 and a tcount value of 2.235 > 2.01174 ttable so that it has a partial positive effect on profitability (ROA). The mudharabah financing and musyarakah financing have a value of 0.094> 0.05 and a fcount value of 2.499 < 3.20 ftable so that they have a simultaneous but not significant effect on profitability (ROA) at Bank BCA Syariah for the 2017-2020 period.Keywords: Financing mudharabah, Financing Musyarakah, ROA, Profitability, Bank BCA Syariah
Analisis Pengaruh Pembiayaan Bermasalah dan Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif Terhadap Net Operating Margin (Studi Kasus pada 5 Bank Umum Syariah Periode 2015-2020) Shielda Tsalitsah Humaira; Nana Diana; Syamsul Huda
YUME : Journal of Management Vol 5, No 3 (2022)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v5i3.2351

Abstract

Abstrak Tujuan dilakukannya penelitian ini yakni untuk mengetahui bagaimana pengaruh dari pembiayaan masalah dan penyisihan penghapusan aktiva produktif terhadap Net Operating Margin, rasio ini berfungsi sebagai indikator bagaimana bank mampu mengelola aktiva produktifnya untuk memaksimalkan laba. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik analisis data regresi linear berganda. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa secara parsial, pembiayaan bermasalah berpengaruh signifikan terhadap Net Operating Margin dengan memperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan thitung berjumlah 21,016 yang menunjukkan bahwa thitung > ttabel. Sedangkan, Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif tidak berpengaruh terhadap Net Operating Margin dengan nilai signifikansi 0,706 > 0,05 dan thitung sebesar -0,381 yang menunjukkan bahwa thitung < ttabel. Secara simultan, pembiayaan bermasalah dan Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif berpengaruh terhadap Net Operating Margin dengan perolehan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan Fhitung berjumlah 221,052 > 3,3340. Berdasarkan hasil pengujian koefisien determinasi berupa nilai Adjusted R Square sebesar 0,938, dapat disimpulkan bahwa pembiayaan dan Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif berpengaruh secara simultan terhadap Net Operating Margin sebesar 93,8% dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian ini.Kata kunci : Pembiayaan bermasalah, Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP), NOM AbstractThe purpose of this research is to find out how the influence of problem financing and the elimination of productive assets on Net Operating Margin, this ratio serves as an indicator of how banks are able to manage their productive assets to maximize profits. The research method used is quantitative with multiple linear regression data analysis techniques. Data processing results show that partially, problematic financing has a significant effect on Net Operating Margin by obtaining a significance value of 0.000 < 0.05 and thitung amounting to 21,016 which indicates that thitung > ttabel. Meanwhile, the Elimination Allowance of Productive Assets has no effect on Net Operating Margin with a value of significance 0.706 > 0.05 and thitung of -0.381 which indicates that thitung < is not fixed. Simultaneously, problematic financing and Elimination of Productive Asset Elimination affect Net Operating Margin with the acquisition of significance values of 0.000 < 0.05 and Fhitung amounting to 221,052 > 3.3340. Based on the results of the determination coefficient test in the form of Adjusted R Square value of 0.938, it can be concluded that financing and Elimination of Productive Assets affect net operating margin by 93.8% and the rest is influenced by other factors outside of this research.Keywords: problem financing, the elimination of productive assets, NOM.
Analisis Penerapan Sistem Bagi Hasil Akad Mudharabah terhadap Pembiayaan pada BSI dan Bank BTPN Syariah Siska Julian; Nana Diana
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.445 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7684337

Abstract

Profit sharing is the distribution of the results of operations that have been carried out by the parties to the agreement, namely the customer and the Islamic bank. In this case there are two parties entering into a business agreement, the results of the operations carried out by both parties will be divided according to the portion of each party that has entered into the contract agreement. The purpose of this research is to find out the profit-sharing system for sharia loans in Islamic banking and to find out the benefits of sharia loans. This type of research is a qualitative descriptive research. The data collection techniques used include observation, documentation and interviews. Based on the results of the study, it was concluded that the application of profit sharing for sharia mudharabah contracts by one of the sharia banks, namely Bank BTPN Syariah, uses the profit sharing method because it is more directly used in mudharabah financing. The comparison with other banks is the percentage of profit sharing at the time of entering into a Mudharabah contract agreement. Btpn syariah is a revenue sharing method (revenue sharing) because revenue sharing is considered more beneficial which refers to fatwa no. 15/DSN-MUI/IX/2000. While BSI uses the profit sharing method, both use a financing contract with the mudharabah wal murabahah principle, every month the customer pays installments or installments and the results are shared according to mutually agreed terms.
Analysis Of Implementation Of Sharia Accounting Standards Of PSAK No. 101 On Financial Transactions Managed At Sharia Bank (Study On BRI Syariah Bank Lhokseumawe Branch) Novia Tri Ramadhani; Nana Diana
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.625 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7684223

Abstract

The purpose of this study is to find out how the application of Islamic accounting standards to financial transactions that are managed and a comparison of the application of Islamic accounting standards applied by PT. Bank BRI Syariah Lhokseumawe Branch with PSAK NO.101. The object of this research is PT. Bank BRI Syariah Lhokseumawe Branch. This research was conducted using a qualitative descriptive method through case studies at PT. Bank BRI Syariah Lhokseumawe Branch. The data used is primary data on interview form. The results of this study indicate that there is no significant difference between implementation of sharia accounting standards implemented by Bank BRI Syariah Lhokseumawe Branch with PSAK NO.101.
Analisis Perkembangan Kredit Bermasalah Terhadap Tingkat Kesehatan Bank (Studi Kasus Pada PT Bank Mandiri Persero TBK) Praisa Fiftania; Nana Diana
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 5 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.281 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7752599

Abstract

The background of this research is that the provision of credit by banks must pay attention to the principles of healthy lending. With a case study at PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. The purpose of this study was to find out what factors cause non-performing loans, analyze the rate of credit growth, and the level of credit health at PT Bank Mandiri (Persero) Tbk for the 2019-2020 period. This study uses a qualitative descriptive method using NPL financial ratio analysis in calculating non-performing loans through the bank's balance sheet. Bank Indonesia classifies non-productive loans into three categories, namely the Substandard, Doubtful and Loss Category. The results of this study show that the Bank's NPL in 2020 has increased to 3.26% when compared to 2019 of 2.39%. This increase shows that PT Bank Mandiri (Persero) Tbk is facing the COVID-19 pandemic that has been going on since early 2020.
Analisis Pemahaman Mahasiswa Terhadap Pernyataan Akuntansi Syariah Dalam Pembiayaan Mudharabah Yuni Novalini Rahayu Siregar; Nana Diana
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 6 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.112 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7790252

Abstract

This study aims to determine understanding and differences understanding of accounting study program students towards financing accounting mudharabah and musyarakah in the Faculty of Business Economics. Namely a study on students concentrating on Islamic accounting, this research carried out at the Faculty of Economics & Business UNSIKA. The type of research used in this research is descriptive quantitative, the population and sample are Accounting students and sharia accounting concentration, the data used in this study is primary data, there are data collection techniques namely by distributing questionnaires to students concentration sharia accounting as a research respondent. And using the SPSS tool as a data processing tool or value analysis of the respondents. Research result shows that there is no difference in understanding between accounting Mudharabah and musyrakah financing, namely with various existing criteria sufficient, insufficient and sufficient, but not available differences in understanding between male students and female students regarding mudharabah financing accounting.
Comparative Analysis Of The Financial Performance Of Islamic Banks And Conventional Banks During The Covid-19 Pandemic Novi Aditya; Nana Diana
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 6 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.229 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7784969

Abstract

This study aims to analyze the comparison of the impact of the Covid-29 pandemic on the financial performance of Islamic and conventional banks in Indonesia where the financial performance ratio used is sourced from banking statistics which include: CAR and ROA, in 2019-2021. This study used one of the Islamic and conventional banks that are included in the BUKU III category as a research sample. This study uses a descriptive approach with a sample of Islamic and conventional banks that have been determined. The data taken is secondary data in the form of data in the financial statements at the bank. Base on the result previously obtained, it can be concluded that the financial perfomance of Islamic and Conventional banks based on capital adequency indicators (CAR) has not been distrupted by the Covid-19 pandemic, as evidenced by the perfomance of two banks which still show positive growth. And from the Ratio On Asset Indicators it can be concluded that although the ROA performance at Bank BNI is superior to Bank Muamalat. Bank BNI feelss a greater negative impact than Bank Muamalat as evidenced by a decreasse in the value of its ROA which is greater thank Bank Muamalat.