Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KUARTET KARAKTER BERBASIS QR CODE BUDAYA LOKAL BUGIS MAKASSAR UNTUK MENGATASI KRISIS KARAKTER DI ERA NEW NORMAL Andini, Dewi; Anugrah, Nur Rezky
JURNAL PENA Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jp.v9i1.8014

Abstract

Karakter merupakan pendukung utama dalam pembangunan bangsa, seperti kata Bung Karno yang menyatakan bahwa bangsa Indonesia harus dibangun dengan mendahulukan pembangunan karakter, jika tidak maka bangsa ini akan menjadi bangsa tuli. . Oleh karena itu, pendidikan karakter di era pandemi covid-19 ini seyogyanya membangun karakter generasi bangsa agar memiliki sikap positif, pola pikir esensial, komitmen dan kompetensi abilitas. Namun, ironisnya pendidikan di Indonesia di masa pandemi covid-19 sungguh masih jauh dari arah pembentukan karakter. Salah satu daerah di Indonesia yang saat ini mengalami krisis moral yag cukup tinggi adalah Sulawesi Selatan. Tujuan dari penelitian ini yaitu sebagai solusi efektif untuk mengatasi keterbatasan dan krisis pendidikan karakter di Sulawesi Selatan. Merode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif. Pendidikan karakter melalui media pembelajaran berbasis QR Code budaya lokal bugis Makassar memuat 4 pembahasan pokok yang memfokuskan pada pendidikan karakter yakni sipakatau, sipakalebbi, sipakainge, dan siri’ na pacce. diharapkan dengan membawa kearifan lokal budaya bugis Makassar dalam dunia pendidikan terkhusus di daerah Sulawesi Selatan kebudayaan lokal akan tetap lestari dalam ingatan dan perilaku peserta didik akan semakin baik. Hal tersebut akan menjadi identitasnya sebagai keturunan bugis Makassar sebagai kekayaan budaya di Indonesia, dan juga akan menciptakan generasi-generasi bangsa yang cinta tanah air Indonesia dengan mengenal para pahlawan bangsa.
Determinasi Fisiografi dan Sumber Daya Wilayah Terhadap Pola Persebaran dan Keterjangkauan Spasial Pelayanan Pendidikan dan Kesehatan Saputra, Hendra; Wikanti, Uleva Diyah; Andini, Dewi
EL-JUGHRAFIYAH Vol 4, No 1 (2024): El-Jughrafiyah : February, 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v4i1.31913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) menganalisis pola persebaran fasilitas pendidikan dan kesehatan; 2) keterjangkauan pelayanan pendidikan dan kesehatan; dan 3) Hubungan fisiografi dan sumber daya wilayah dengan persebaran dan keterjangkauan fasilitas pendidikan dan kesehatan. Penelitian menggunakan statistik spasial analisis tetangga terdekat, analisis buffer zone, serta matching point dan matching polygon. Penelitian dilakukan di Kabupaten Bengkalis, Riau, Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola persebaran fasilitas pendidikan dan kesehatan cenderung mengelompok atau clustered dengan nilai z-score -6,31 untuk fasilitas pendidikan dan -2,58 untuk fasilitas kesehatan. Secara keseluruhan meski fasilitas pendidikan dan kesehatan tidak tersebar merata dan cenderung mengelompok, namun memiliki keterjangkauan yang baik dan dapat dijangkau pada radius yang ditentukkan berdasarkan SNI 03-1733-2004, karena penyebaran fasilitas pendidikan dan kesehatan semuanya berada pada radius pemukiman yang berarti dapat dijangkau oleh penduduk. Pola persebaran dan keterjangkauan fasilitas pendidikan sangat mengikuti pola persebaran pendudukan
Penanggulangan Stunting Melalui Peningkatan Partisipasi Masyarakat dengan Sosialisasi dan Edukasi Stunting di Desa Kedamean Atmojo, Agam Sugkhat Wira; Ramadhan, Miftah; Safitri, Oki; Fajroh, Wanuq Faddillah; Qottrinada, Nabilah; Jannah, Miftakhul; Nurlina, Aida; Andini, Dewi; Alfiansyah, Mutiara; Surya, M Aris; Risma, Dian Riris; Aulia F, Nasya; Istiar, Bayu; Fasillatul, Farah; Ainina, Ma’rifatul; Anggraini, Mitha Wulan; Nur F, Haliza; Syiva, Siti Putri Nur; Laili, Amelia Nur; Aminah, Afivatul; Aviva, Vita Nur
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2023
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v1i2.249

Abstract

Stunting atau kondisi gagal tumbuh pada balita merupakan kondisi balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur akibat dari kekurangan gizi kronis. Bahaya stunting telah menjadi fokusutama bermasalah gizi nasional di Indonesia, hal ini terlihat dari indikator SDG’s Indonesia yang menyebutkan target penurunan stunting sebesar 24%.Desa kedamean merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Kedamean kecamatan gresik, Jawa timur yang mempunyai kasus stunting sekitar 15 balita. Rendahnya tingkat pendidikan dan adanya pernikahan dini menyumbangkan dampak stunting di Desa kedamean. Dalammenyelesaikan permasalahan mengenai stunting di Desa Kedamean solusi yang dapat diterapkan yaitu melalui peningkatan partisipasi masyarakat melalui sosialisasi dan edukasi stunting sebagai penanggulangan stunting diDesa Kedamean. Sasaran dari kegiatan ini yaitu ibu hamil di Desa kedamean sebanyak 10 orang. Tujuan dari pengabdian ini yaitu membantu kader dan perangkat desa dalam menanggulangi stunting di Desa Kedamean. Pelaksanaan kegiatan pengabdian berupa sosialisasi dan edukasi stunting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat di Desa Kedamean dianggap efektif dan mampu membantu menanggulangi stunting di Desa Kedamean.
KUARTET KARAKTER BERBASIS QR CODE BUDAYA LOKAL BUGIS MAKASSAR UNTUK MENGATASI KRISIS KARAKTER DI ERA NEW NORMAL Andini, Dewi; Anugrah, Nur Rezky
JURNAL PENA Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jp.v9i1.8014

Abstract

Karakter merupakan pendukung utama dalam pembangunan bangsa, seperti kata Bung Karno yang menyatakan bahwa bangsa Indonesia harus dibangun dengan mendahulukan pembangunan karakter, jika tidak maka bangsa ini akan menjadi bangsa tuli. . Oleh karena itu, pendidikan karakter di era pandemi covid-19 ini seyogyanya membangun karakter generasi bangsa agar memiliki sikap positif, pola pikir esensial, komitmen dan kompetensi abilitas. Namun, ironisnya pendidikan di Indonesia di masa pandemi covid-19 sungguh masih jauh dari arah pembentukan karakter. Salah satu daerah di Indonesia yang saat ini mengalami krisis moral yag cukup tinggi adalah Sulawesi Selatan. Tujuan dari penelitian ini yaitu sebagai solusi efektif untuk mengatasi keterbatasan dan krisis pendidikan karakter di Sulawesi Selatan. Merode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif. Pendidikan karakter melalui media pembelajaran berbasis QR Code budaya lokal bugis Makassar memuat 4 pembahasan pokok yang memfokuskan pada pendidikan karakter yakni sipakatau, sipakalebbi, sipakainge, dan siri’ na pacce. diharapkan dengan membawa kearifan lokal budaya bugis Makassar dalam dunia pendidikan terkhusus di daerah Sulawesi Selatan kebudayaan lokal akan tetap lestari dalam ingatan dan perilaku peserta didik akan semakin baik. Hal tersebut akan menjadi identitasnya sebagai keturunan bugis Makassar sebagai kekayaan budaya di Indonesia, dan juga akan menciptakan generasi-generasi bangsa yang cinta tanah air Indonesia dengan mengenal para pahlawan bangsa.
MODEL KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN DAN KINERJA GURU Sikki, Nurhaeni; Handayani, Sri Aryati; Andini, Dewi; Masluha, Lulu; Azifah, Husna; Zalukhu, Beatrisia Wahyu Sinar Wisma
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Verified
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.58896

Abstract

Kepemimpinan kepala sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Rendahnya tingkat disiplin dan kinerja guru dapat berdampak pada menurunnya kualitas proses pembelajaran dan pencapaian tujuan pendidikan. Oleh karena itu, kepala sekolah dituntut mampu menerapkan model kepemimpinan yang efektif untuk menciptakan budaya kerja yang disiplin, profesional, serta berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Berbagai model seperti pemberian keteladanan, pembinaan, motivasi, supervisi, dan evaluasi secara berkelanjutan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model kepemimpinan kepala sekolah yang efektif dalam meningkatkan disiplin dan kinerja guru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur (literature review). Data dikumpulkan dengan menganalisis dokumen, jurnal, dan hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan peran kepemimpinan kepala sekolah dan manajemen sumber daya manusia.