Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Realitas Komunikasi Orang Tua dengan Balita Kecanduan Gawai di Kota Bandung Rannie Dyah Khatamisari Rachaju; Nia Pusparini; Acep Juandi
Dialektika Vol 9 No 1 (2022): Maret
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/dialektika.v9i1.2118

Abstract

Kecanduan gawai merupakan ancaman serius bagi tumbuh kembang balita karena dapat membuat mereka menjadi pribadi tertutup hingga sulit untuk bersosialisasi, sehingga orang tua diharapkan menyadari ancaman tersebut dan berupaya mengawasi serta membatasi anak menggunakan gawai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif tujuan, motif penyebab, dan makna dari pemberian gawai oleh orang tua pada anak balita mereka yang masih bersekolah TK. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Subjek penelitian ini adalah orang tua murid yang memiliki anak usia sekolah TK di Kota Bandung. Proses pengumpulan data diperoleh melalui wawancara mendalam dan pengamatan terhadap informan, sedangkan untuk data penunjang diperoleh melalui dokumentasi, hasil penelitian sebelumnya, dan wawancara pihak terkait lainya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa motif tujuan orang tua memberikan gawai pada anak balitanya yakni sebagai upaya memaksimalkan pemanfaatan teknologi sehingga tumbuh kembang anak bisa maksimal, motif penyebab orang tua memberi gawai pada anak balita, karena melihat secara terus-menerus bahwa orang tua lainnya yang memberikan anak mereka gawai, makna pemakaian gawai pada anak dianggap sebagai sarana hiburan. Namun karena kurangnya wawasan terhadap dampak yang ditimbulkan membuat anak berakhir kecanduan gawai dengan tidak disadari.
Strategi Komunikasi dalam Kebijakan Inovasi Daerah Arnia Fajarwati; Nia Pusparini; Emi Rachmawati
Dialektika Vol 9 No 2 (2022): September
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/dialektika.v9i2.2161

Abstract

Dalam era demokratisasi hak untuk berotonomi yang bertanggung jawab merupakan asas desentralisasi yang mutlak diterapkan di tataran pemerintahan daerah atau local government, untuk itu perlu direncanakan suatu strategi pembangunan yang berbasis pada kebijakan inovasi, karena inovasi dikenali sebagai model kebijakan yang dianggap berhasil saat ini. Agar kebijakan inovasi bisa sampai kepada stakeholder pembangunan di daerahnya maka diperlukan komunikasi, yang menurut Edward III Komunikasi adalah salah satu variable keberhasilan implementasi kebijakan, terdapat 3 (tiga) Faktor penentu keberhasilan komunikasi dalam implementasi kebijakan yaitu adanya proses transmisi (trasmission), kejelasan (clarity) dan konsistensi (consistency). Ketiga faktor penentu komunikasi tersebut dapat laksanakan dengan berdasarkan kepada strategi komunikasi dari Quinn (Ruslan 2008) yang menyatakan, agar suatu strategi komunikasi agar dapat efektif dilaksanakan dalam sebauh program, maka ia harus mencakup 7 (tujuh) hal: Mempercepat Tujuan yaitu harus Objektif yang jelas, Memelihara inisiatif yaitu Strategi membuat inisiatif, Konsentrasi yaitu Konsentrasi dengan melemahkan kekuatan yang besar, Fleksibilitas yaitu Strategi persenjataan, Kepemimpinan yaitu kepemimpinan yang memiliki komitmen dan terkoordinasi, Kejujuran yaitu Strategi itu disiapkan untuk memanfaatkan kerahasiaan dan kecerdasan, Keamanan yaitu Strategi itu harus mengamankan seluruh organisasi. Apabila kebijakan inovasi daerah yang sudah digulirkan oleh pemerintah dapat dilaksanakan dengan strategi komunikasi tersebut maka akan mempercepat tujuan pembangunan di daerah.
PENGARUH IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TERHADAP EFEKTIVITAS BANTUAN LANGSUNG TUNAI UMKM DI KECAMATAN CIBEUNYING KIDUL Sari, Wulan; Pusparini, Nia
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 28 No 2 (2023): Vol. 28 No. 2, Desember 2023
Publisher : Ilmu Pemerintahan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the implementation of the distribution of Direct Cash Assistance for MSME business actors in Cibeunying Kidul District, there is still distribution that is not on target, where the recipients of the assistance are not MSME business actors. Based on the problem of how much influence Policy Implementation has on Direct Cash Assistance for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). The theory used by researchers is the theory of Policy Implementation from Donal S. Van Meter and Carl E. Van Horn, namely Standards and Targets, Resources, Communication, Characteristics, Social Conditions and Disposition of Implementors. As for the Effectiveness Variable, Budiani's theoretical approach was used, namely the dimensions of Program Target Accuracy, Program Socialization, Program Objectives and Program Monitoring. Based on this theoretical approach. The research method used is quantitative with a descriptive approach. Technique The sampling used was random sampling. The data analysis technique used is simple linear regression. Based on the results of data processing, research results were obtained which showed that there was a positive and significant influence between Policy Implementation on Direct Cash Assistance for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). Thus, the research results were tested empirically. In this research, researchers also found other factors that influenced the effectiveness of the BLT UMKM program in Cibeunying Kidul District. This factor is in the Supervision variable.
PENGARUH IMPLEMENTASI KEBIJAKAAN TERHADAP EFEKTIVITAS PENERTIBAN IZIN PENGELOLAAN TEMPAT PARKIR DI KOTA BANDUNG Adiyat, Adiyat; Pusparini, Nia
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 25 No 2 (2020): Vol. 25, No. 2, Desember 2020
Publisher : Ilmu Pemerintahan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya lahan parkir yang disediakan oleh pemerintah menimbulkan adanya masyarakat yang secara tidak langsung mengelolalahan parkir. Lahan parkir ini merupakan lahan parkir illegal dengan kata lain lahan parkir yang tidak memiliki izin. Padahal pemerintah Kota Bandung sudah mengeluarkan regulasi kebijakan terkait dengan pengelolaan parker yaitu melalui Peraturan Peraturan Walikota Bandung No. 1005 Tahun 2014 Tentang Harga Sewa Parkir Dan Petunjuk Teknis Pengelolaan Perparkiran Di Gedung Dan Pelataran Parkir. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Besarnya pengaruh implementasi kebijakan terhadap efektivitas penertiban izin pengelolaan tempat parkirdi Kota Bandung. “. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu implementasi kebijakan dari Edward III Subarsono (2011: 90–92). Adapun untuk variable efektivitas digunakan pendekatan teori dari Cambel dalam Starawaji (2009:12) Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey eksplanatif sumber pengumpulan data studi kepustakaan dan studi lapangan yang meliputi : angket, observasi, dan wawancara. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah simpel random sampling Adapun teknik analisa data yang digunakan adalah regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil pengolahan data yang dilakukan diperoleh hasil penelitian yang menunjukan adanya pengaruh positif dan signifikan antara implementasi kebijakan terhadap efektivitas penertiban izin pengelolaan tempat parkir. Selain itu ditemukan adanya pengaruh variabel lain yang turut mempengaruhi terhadap efektivitas penertiban izin pengelolaan tempat parkir di Kota Bandung.
EVALUASI KEBIJAKAN PERLINDUNGAN LAHAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN (Studi kasus Tentang Alih Fungsi Lahan Pertanian di Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung) Khotimah, Dyah Nur; Pusparini, Nia
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 27 No 1 (2022): Vol. 27 No. 1, Juni 2022
Publisher : Ilmu Pemerintahan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berangkat dari ketertarikan, dan rasa penasaran peneliti terkait isu Pengalih Fungsian lahan pertanian yang sedang marak terjadi saat ini. Dilatar belakangi oleh indikasi-indikasi berupa belum optimalnya kebijakan LP2B dalam Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, dikarenakan masih banyaknya temuan lahan pertanian yang berubah fungsi menjadi pemukiman. Melalui sebuah metode kualitatif dan menggunakan teori dari William.N.Dunn (1999:608) yang memiliki enam dimensi, meliputi; Efektivitas, Efisiensi, Kecukupan, Perataan, Responsivitas, Ketepatan. Peneliti merumuskan proposisi Evaluasi Kebijakan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (Studi Kasus Tentang Alih Fungsi Lahan Pertanian di Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung) akan berjalan maksimal dan optimal apabila melaksanakan keenam dimensi evaluasi kebijakan dari William.N.Dunn (1999:608). Adapun metode yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan deskriptif. Dan dengan teknik pengumpulan data berupa; Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa Evaluasi Kebijakan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan belum berjalan optimal, dikarenakan belum efektifnya Kebijakan LP2B yang dapat menekan Alih Fungsi Lahan di Kabupaten Bandung, Serta tidak efisiennya kebijakan karenana sanksi yang dibuat belum diterapkan bagi para pelanggar yang disebabkan belum meratanya kebijakan pada tingkat kecamatan dan respon masyarakat yang kurang baik karena penetapan kebijakan bukan atas aspirasi masyarakat, serta kurangnya sosialisasi Kebijakan LP2B yang intens yang dilakukan Dinas Pertanian agar dapat dipahami kepada para petani dan ketidak mampuan pihak Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mengontrol Alih Fungsi Lahan yang saat ini terjadi.
PKM Pendidikan Anak Usia Dini Bunga Cempaka di Kota Bandung Rachmawati, Emi; Pusparini, Nia
Jurnal Pengabdian Tri Bhakti Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Pengabdian Tri Bhakti
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36555/tribhakti.v1i1.1344

Abstract

Pendidkan Anak Usia Dini (PAUD) Bunga Cempaka adalah jenis layanan Satuan PAUD Sejenis (SPS) yang terletak di Kelurahan Ancol Kecamatan Regol Kota Bandung. Visi Pos PAUD Bunga Cempaka adalah “anak menjadi pribadi cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia”. Masalah yang dihadapi mitra antara lain: kurangnya pemahaman mengenai proses pengajuan proposal bantuan dana, kurangnya pemahaman proses pembelajaran bagi siswa PAUD dan Minimnya informasi tentang pola asuh anak terhadap perkembangan intelektual dan emosi anak. Metode pendekatan yang digunakan untuk meningkatkan pendidikan di PAUD Bunga Cempaka melalui pelatihan di bidang pendidikan, pendampingan pengajuan proposal bantuan anggaran dan penyuluhan psikologi. Target luaran PKM dapat dipublikasikan di jurnal ilmiah cetak/elektronik nasional tidak terakreditasi. Hasil yang dirasakan oleh mitra dengan adanya pelaksanaan pelatihan, pendampingan pembuatan proposal pengajuan bantuan anggaran dana hibah dan juga penyuluhan psikologi secara optimal melalui ibu-ibu Kader PKK, mitra dapat merasakan manfaat pendidikan/pengajaran membina anak usia dini secara optimal dan dapat dirasakan hasilnya oleh masyarakat.
PKM Pelaksanaan Pelayanan Lansia Melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Walet di Desa Sirnajaya Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut Pusparini, Nia; Rachmawati, Emi; Mukhlisiana, Lusy
Jurnal Pengabdian Tri Bhakti Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Tri Bhakti
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36555/tribhakti.v3i1.1679

Abstract

Pelaksanaan kegiatan lansia melalui kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Waletdilaksanakan di wilayah Desa Kertajaya Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut, yangdalam kegiatannya melaksanakan pemeriksaan kesehatan dengan tujuannya adalahmeningkatkan kesehatan Lansia. Masalah dan hambatan yang dihadapi ibu-ibu Kader Posyandu 2 Walet di Desa Kertajaya KecamatanTarogong Kaler terutama yang menyangkut peningkatanpelayanan pada Lansia oleh para kader Posyandu dan belum optimalnya di antara para kaderPosyandu sehingga waktu luang yang ada belum dapat dilaksanakan secara optimalMasalah yang dihadapi mitra antara lain: kurangnya dana kegiatan yang tidak turun daripemerintah desa setempat setiap bulan,, kurangnya informasi kegiatan posyandu secara merata,dan belum ada pelayanan yang optimal pada lansia. Metode pendekatan yang digunakan untuk meningkatkan pelayanan Lansia di Posyandu Walet melalui pelatihan di bidang olah raga pada kader, pendampingan pengadministrasian pelaporan kegiatan Lansia setiap bulan dan penyuluhan kesehatan dari Puskesmas atau bidan setempat. Target luaran PKM dapat dipublikasikan di jurnal ilmiah cetak/elektronik nasional tidak terakreditasi. Hasil yang dirasakan oleh mitra dengan adanya pelaksanaan pelatihan, pendampinganolah raga kesehatan jasmani bagi lansia dan pembuatan laporan kegiatan lansia setiap bulansecara optimal melalui ibu-ibu Kader PKK, mitra dapat merasakan manfaat pendidikan/pengajaranmembina Lansia secara optimal dan dapat dirasakan hasilnya oleh masyarakat.