Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Sosialisasi dan Pendampingan Penerapan Bendung Ambang Lebar Dalam Desain Saluran Terbuka Kepada CV. Liariz Rahmawaty, Fitry; Siawanto, Eko; Pratikno, Herlan; Dewanta, Rendy Kurnia
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 4 (2024): Juli
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v3i4.431

Abstract

Kejadian Banjir merupakan kejadian bencana alam tertinggi Provinsi Jawa Timur sebanyak 1442 pada tahun 2019. Penyebab utama terjadinya adalah perubahan iklim, topografi dan Bangunan infrastruktur yang kurang memadai. Banjir sering menimbulkan kerugian material yang signifikan, merusak lahan pertanian, infrastruktur, dan properti, sehingga mengakibatkan penurunan produksi pertanian, gangguan aktivitas bisnis, dan biaya rehabilitasi serta rekonstruksi yang tinggi. Tujuan pengabdian ini adalah memperkenalkan inovasi dalam desain saluran terbuka dengan menggunakan bendung ambang lebar, yang dapat menstabilkan kecepatan aliran dan mengurangi risiko banjir. CV. Liariz, konsultan perencana yang berlokasi di Kota Kediri, menjadi mitra dalam pengabdian ini. Metode pengabdian melibatkan tiga tahapan yaitu observasi, persiapan, dan pelaksanaan pendampingan. Observasi dilakukan dengan mengumpulkan data wilayah dan melakukan survei. Tahap persiapan meliputi pembentukan tim, perencanaan program, dan persiapan logistik. Tahap pelaksanaan terdiri dari sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi serta pendampingan. Sosialisasi dilakukan dengan menjelaskan manfaat bendung ambang lebar, pelatihan memberikan teori dan praktik langsung, serta evaluasi menilai pemahaman peserta. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa seluruh Karyawan CV.Liaris memahami tentang fungsi bendung dan mampu mengaplikasikan dalam proses perencanaan. Dengan demikian, pengabdian ini diharapkan dapat mendukung upaya Kota Kediri dalam mengatasi masalah banjir dan meningkatkan kualitas infrastruktur dimulai dari konsultan perencana sebagai ujung tombak awal dalam proses pembangunan.
ANALISA DEBIT AIR PADA REPLIKA SALURAN TERBUKA DENGAN METODE IS0-3846-1989 Faturrahman, Nadi Rheiza; Dewanta, Rendy Kurnia; Cahyono, Andri Dwi; Hidiyati, Evita Fitrianis; Erwanda, Niko Andika; Pasya, Salman Alfaridh; Qalby, Atsfiela Dzulkhan; Fauzy, Muhammad Rosyid Abdul Rohman Fauzy; Mahendra, Prendy Eliya
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 4 No 4 (2023): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v4i4.103983

Abstract

Bangunan air berperan penting dalam menunjang produktivitas sektor pertanian atau persawahan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ambang pada debit air pada saluran terbuka. Jenis ambang yang diuji adalah ambang lebar atau persegi panjang lalu dilakukan eksperimen dengan tinggi bukaan hilir yang berbeda-beda, yaitu 0,5 cm, 1 cm, dan 1,5 cm. Debit air diukur menggunakan flume, dengan dan tanpa ambang. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknik Sipil, Universitas Kadiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya ambang pada flume mengakibatkan penurunan debit air yang cukup signifikan. Pada ambang bukaan hilir 0,5 cm, diperoleh debit pada flume tanpa ambang sebesar 0,147 m3/detik, sedangkan debit pada flume dengan ambang hanya sebesar 0,03 m3/detik. Pada ambang bukaan hilir 1 cm dan 1,5 cm, penurunan debit air juga terjadi, yaitu sebesar 0,253 m3/detik menjadi 0,03 m3/detik, dan 0,245 m3/detik menjadi 0,027 m3/detik, secara berurutan. Dengan hasil tersebut, menunjukkan bahwa adanya bendung secara efektif dapat mengatur saluran air dalam sektor pertanian atau persawahan. Penelitian ini juga memberikan informasi yang berguna dalam perencanaan dan perbaikan infrastruktur irigasi dan pengelolaan air yang berkelanjutan.
Subgrade Feasibility Analysis for Tourist Access Roads in Senggani Gorge, Tulungagung Using Laboratory CBR Testing Cahyono, Andri Dwi; Mahardana, Zendy Bima; Dewanta, Rendy Kurnia; Hidiyati, Evita Fitrianis; Rivianto, Arif
CIVED Vol. 11 No. 2 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v11i2.587

Abstract

Highways have an important role in the economic and tourism sectors, providing easy accessibility and accelerating regional growth. Senggani Gorge, a tourist attraction in Nglurup Hamlet, Sentang District, Tulungagung Regency, is the main attraction with the charm of waterfalls and natural coffee plantations in the highlands. However, accessibility constraints arise because the path to the tourist attraction is still slippery and bumpy clay. Clay soil conditions pose access difficulties, so more research is needed to understand the potential use of clay soil as a base layer of road pavement. This study focused on a research system that involved soil sampling on the access road to Senggani Gorge. Experimental methods were used to evaluate the effect of using clay subgrades on such tourist road access. The laboratory CBR test was conducted to test the strength of clay subgrade in road pavement construction, with the main aim to determine the impact of its use on tourist access to Senggani Gorge in Tulungagung. The results showed the percentage of CBR in collision variations 10, 25, and 56, as well as a comparison with research in Nglurup Hamlet which reached a CBR value of 27%. These findings are expected to provide a dimension of comparison and generalization of results, broadening understanding of the use of clay soils as road construction materials in various locations.
Sosialisasi dan Pendampingan Penerapan Bendung Ambang Lebar Dalam Desain Saluran Terbuka Kepada CV. Liariz Rahmawaty, Fitry; Siawanto, Eko; Pratikno, Herlan; Dewanta, Rendy Kurnia
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2024): Juli
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v3i4.431

Abstract

Kejadian Banjir merupakan kejadian bencana alam tertinggi Provinsi Jawa Timur sebanyak 1442 pada tahun 2019. Penyebab utama terjadinya adalah perubahan iklim, topografi dan Bangunan infrastruktur yang kurang memadai. Banjir sering menimbulkan kerugian material yang signifikan, merusak lahan pertanian, infrastruktur, dan properti, sehingga mengakibatkan penurunan produksi pertanian, gangguan aktivitas bisnis, dan biaya rehabilitasi serta rekonstruksi yang tinggi. Tujuan pengabdian ini adalah memperkenalkan inovasi dalam desain saluran terbuka dengan menggunakan bendung ambang lebar, yang dapat menstabilkan kecepatan aliran dan mengurangi risiko banjir. CV. Liariz, konsultan perencana yang berlokasi di Kota Kediri, menjadi mitra dalam pengabdian ini. Metode pengabdian melibatkan tiga tahapan yaitu observasi, persiapan, dan pelaksanaan pendampingan. Observasi dilakukan dengan mengumpulkan data wilayah dan melakukan survei. Tahap persiapan meliputi pembentukan tim, perencanaan program, dan persiapan logistik. Tahap pelaksanaan terdiri dari sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi serta pendampingan. Sosialisasi dilakukan dengan menjelaskan manfaat bendung ambang lebar, pelatihan memberikan teori dan praktik langsung, serta evaluasi menilai pemahaman peserta. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa seluruh Karyawan CV.Liaris memahami tentang fungsi bendung dan mampu mengaplikasikan dalam proses perencanaan. Dengan demikian, pengabdian ini diharapkan dapat mendukung upaya Kota Kediri dalam mengatasi masalah banjir dan meningkatkan kualitas infrastruktur dimulai dari konsultan perencana sebagai ujung tombak awal dalam proses pembangunan.
ANALISIS KONDISI PERKERASAN JALAN DURENAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) Pratama, Diva Iga; Dewanta, Rendy Kurnia; Eko Siswanto; Hidiyati, Evita Fitrianis
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 9, Nomor 1, Februari 2026
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v9i1.36763

Abstract

Durenan Road in Trenggalek Regency is classified as a primary arterial road that plays a critical role in inter-city connectivity but is prone to pavement deterioration due to high traffic volumes, especially from heavy vehicles. This study aims to evaluate the extent of pavement damage using the Pavement Condition Index (PCI) method and propose suitable maintenance strategies. A quantitative research approach was adopted by conducting a visual field survey along a 1-kilometer road section, divided into ten 100-meter segments. Data were collected on types of damage, severity levels, and dimensions, followed by calculations of damage density, deduct value (DV), total deduct value (TDV), and corrected deduct value (CDV) to determine the PCI for each segment. Results showed common damage types such as potholes, alligator cracking, and patching, with varying severity. The average PCI value was 52, categorized as “Fair,” while the lowest segment recorded a PCI of 22, classified as “Very Poor.” The study recommends periodic maintenance including crack sealing, pothole repair, and light overlay for deteriorated segments. Improvements to roadside drainage systems are also advised to prevent water-related damage. The PCI method proved effective in assessing pavement conditions and prioritizing road maintenance actions in a structured and data-driven manner. Abstrak Jalan Durenan di Kabupaten Trenggalek merupakan jalan arteri primer yang vital sebagai penghubung antar kota, namun mengalami kerusakan akibat tingginya volume lalu lintas, terutama kendaraan berat. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kerusakan perkerasan jalan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) serta memberikan rekomendasi penanganan yang tepat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui survei visual lapangan terhadap segmen jalan sepanjang 1 km yang dibagi menjadi 10 segmen, dilanjutkan dengan perhitungan Density, Deduct Value (DV), Total Deduct Value (TDV), dan Corrected Deduct Value (CDV) untuk memperoleh nilai PCI masing-masing segmen. Hasil menunjukkan jenis kerusakan dominan berupa lubang, retak acak, dan tambalan dengan tingkat keparahan bervariasi. Nilai PCI rata-rata adalah 52 yang masuk kategori “Sedang (Fair)”, dengan segmen terburuk mencapai nilai 22. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan dilakukan pemeliharaan rutin seperti penambalan, pengisian retak, dan rehabilitasi ringan berupa overlay pada segmen dengan kerusakan signifikan. Selain itu, sistem drainase juga perlu ditingkatkan untuk mencegah kerusakan berulang akibat genangan air. Metode PCI terbukti efektif dalam mengevaluasi kondisi jalan dan membantu penentuan prioritas perbaikan infrastruktur secara tepat guna.