Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Global Health Science (GHS)

Analisis Hubungan Karakteristik Responden dan Pengetahuan Dengan Kepatuhan Menggunakan Alat Pelindung Diri Pada Petani Pengguna Pestisida di Kelurahan Klaigit Febry Talakua
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 5, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.88 KB) | DOI: 10.33846/ghs5201

Abstract

Latar Belakang: Menurut International Labour Organization (ILO), tercatat lebih dari 250 juta kecelakaan di tempat kerja dan lebih dari 160 juta pekerja menjadi sakit karena bahaya ditempat kerja, oleh karena itu untuk mencegah kecelakaan kerja harus melakukan upaya dengan menggunakan alat pelindung diri pada saat bekerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Analisis hubungan karakteristik responden dan pengetahuan dengan kepatuhan menggunakan alat pelindung diri pada petani pengguna pestisida di Kelurahan Klaigit. Metode: Jenis penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah 128 KK. Sampel penelitian ini diambil berdasarkan teknik pengambilan sampel cluster sampling yaitu sebanyak 97 orang. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Klaigit pada tanggal 02-12 September 2019. Hasil: penelitian ini diperoleh bahwa tidak ada hubungan pada variabel karakteristik responden p-value jenis kelamin = 0,651, umur = 0,559 pendidikan = 0,410 dan pengetahuan nilai p-value = 0,457. Kesimpulan: dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara karakteristik responden dan pengetahuan dengan kepatuhan menggunakan alat pelindung diri pada petani pengguna pestisida. Saran diharapkan bagi dinas pertanian dapat memberi alat pelindung yang sesuai dengan kebutuhan petani pada saat menggunakan pestisida dan dilakukannya promosi kesehatan tentang penggunaan alat pelindung diri yang benar, bagi petani diharapkan lebih mementingkan kesehatan dan kesadaran diri untuk patuh menggunakan alat pelindung diri pada saat bekerja dan peneliti selanjutnya diharapkan menambah variabel sikap, tindakan dan dukungan keluarga untuk mengetahui faktor lain yang berhubungan dengan kepatuhan menggunakan alat pelindung diri. Kata Kunci: karakteristik; pengetahuan; kepatuhan alat pelindung diri
Hubungan Faktor Afeksi dan Religiusitas Terhadap Perilaku Seksual Berisiko HIV dan AIDS Pada Remaja SMA Negeri 1 Kabupaten Sorong Baktianita Ratna Etnis; Febry Talakua
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 5, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.304 KB) | DOI: 10.33846/ghs5202

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja merupakan suatu proses dalam tahap perkembangan individu yang diawali dari berkembangnya organ seksual. Faktor yang mendukung remaja melakukan hubungan seksual adalah faktor biologis, faktor religiusitas, teman sebaya, faktor demografi, faktor afeksi. Menurut world Health Organization (WHO) tahun 2011, remaja berumur 13-17 tahun setuju dengan hubungan seksual yakni mencapai 16%. Dinas Kabupaten sorong menunjukkan bahwa jumlah penderita HIV dan AIDS dalam 6 bulan terakhir dari bulan juli 2017 yaitu 51 orang.Tujuan : Mengetahui hubungan faktor afeksi dan religiusitas terhadap perilaku seksual berisiko HIV dan AIDS pada remaja SMA Negeri 1 Kabupaten Sorong. Metode: Desain studi yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi penelitian adalah semua siswa/siswi SMA Negeri 1 Kabupaten Sorong sebanyak 290 orang. Sampel penelitian diambil berdasarkan metode ‘’stratified random sampling’’ yakni 168 orang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2018. Hasil: penelitian dengan uji Chi-Square, didapatkan nilai p = 0,001 menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara faktor afeksi terhadap perilaku seksual berisiko HIV dan AIDS. Dan didapatkan nilai p = 0,001 menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara religiusitas terhadap perilaku seksual berisiko HIV dan AIDS. Kesimpulan: dalam penelitian ini adalah faktor afeksi berhubungan dengan perilaku seksual beresiko HIV dan AIDS pada remaja SMA Negeri 1 Kabupaten Sorong. Dan Religiusitas berhubungan dengan perilaku seksual beresiko HIV dan AIDS pada remaja SMA Negeri 1 Kabupaten Sorong. Kata kunci: afeksi; religiusitas; perilaku beresiko, HIV dan AIDS
Hubungan Pengetahuan, Keadaan Sosial Ekonomi Dan Tindakan Dengan Penanganan Sampah Rumah Tangga Di RT 01/RW 05 Kelurahan Klabulu Kota Sorong Febry Talakua
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 6, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.699 KB) | DOI: 10.33846/ghs6110

Abstract

Garbage is one of the environmental problems that has long been a concern of the world and needs serious handling so as not to cause harmful impacts. The large pile of garbage will hurt health, the environment, and socio-economic. In Klabulu Village, some people use vacant land or roadside as a garbage dump. If household waste is not handled properly, during the rainy season the waste will be carried away by water and enter the ditch resulting in flooding. The purpose of the study was to determine the relationship between knowledge, socio-economic conditions, and actions for handling household waste in RT 01/RW 05, Klabulu Village, Sorong City. This type of research was quantitative with a cross-sectional study design. The research was conducted in RT 01/RW 05, Klabulu Village, Sorong City in July-August 2020. The population of the study was 50 families. The sample was the head of the family as many as 50 people taken by total sampling. The research instrument used was a questionnaire. Data were analyzed using the Chi-square test with a confidence level of 0.05. The results showed that knowledge p-value 0.029