Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Stunting di Kelurahan Semper Barat: Pengolahan Bahan Pangan Lokal Bergizi dan Disukai Anak Ismail, Verni Y.; Tri Annisa, Intan
Jurnal Pelita Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2024): Januari
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jpp.v2i1.2671

Abstract

Jakarta Utara adalah salah satu kota yang memiliki prevalensi balita stunted (20,24%) tertinggi di Provinsi di DKI Jakarta. Ditambahh dengan kondisi Angka Konsumsi Ikan (AKI) penduduk DKI Jakarta yang masih lebih rendah dibandinggkan dengan rata-rata AKI Nasional. Padahal Wilayah Jakarta Utara merupakan daerah pesisir, yang memiliki potensi bahan pangan lokal ikan yang tinggi. Untuk itu, diperlukan penanganan permasalahan gizi masyarakat secara komprehensif yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat secara keseluruhan. Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Universitas YARSI melakukan intervensi stunting melalui pemberian makanan bergizi seimbang bagi keluarga resiko stunting dengan optimalisasi penggunaan bahan pangan lokal. Keiatan dilakukan dengan pendekatan sociopreneurship. Sesuai dengan karakteristik kewirausahaan yang diidentifikasi dari peserta kegiatan, dilakukan kegiatan pendampingan start-up bisnis terhadap anggota Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing. Mulai dari pengembangan ide produk, pemilihan dan penentuan bahan baku dan peralatan produksi, uji coba produk dan pengemasan, serta perhitungan biaya produksi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah produk Menu Kotak Makan Fish Katsu, yang terdiri dari Fish Katsu, Rollade Sayuran, Potato Wedges, dan dilengkapi dengan buah. Menu Kotak Makan Fish Katsu diproduksi dengan konsep “Isi Piringku”, merupakan hidangan yang lezat dan disukai anak, dengan biaya terjangkau, dan bernutrisi. Tindak lanjut untuk tahap kegiatan yang akan datang adalah melengkapi kemasan dengan fitur yang memberikan informasi tentang kandungan gizi menu kotak makan, kehalalan produk, dan logo (merk). Diperlukan desain strategi pemasaran yang tepat untuk menjangkau sasaran untuk peningkatan gizi anak balita di Wilayah Jakarta Utara.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENDESAIN FOTO PRODUK UNTUK MENINGKATKAN POTENSI PENJUALAN Rofi'i, Muhammad; Rahmah Fadhilah, Penny; Deviastri, Lily; Tri Annisa, Intan; Nian Gani, Ariel; Faisal, Muhammad
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i3.1190-1198

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, khususnya di DKI Jakarta. Namun, pandemi COVID-19 menyebabkan penurunan penjualan UMKM akibat terbatasnya interaksi fisik dengan konsumen. Pemasaran digital melalui media sosial berbasis visual, seperti Instagram, menjadi solusi penting dalam menjaga keberlangsungan usaha. Foto produk yang menarik terbukti berpengaruh terhadap minat beli konsumen pada platform daring. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam mendesain foto produk sebagai upaya mendukung kegiatan bazar online UMKM binaan Dinas PPAPP DKI Jakarta. Program ini diikuti oleh 19 pelaku UMKM dan dilaksanakan secara daring melalui metode pelatihan yang mengombinasikan penyampaian materi dan praktik langsung. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test dengan 11 indikator kompetensi fotografi produk. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan, dengan rata-rata tingkat pemahaman meningkat dari 20% pada pre-test menjadi 62% pada post-test, serta rata-rata peningkatan sebesar 69%. Hasil ini membuktikan bahwa pelatihan desain foto produk efektif dalam meningkatkan kemampuan pemasaran digital UMKM dan mendukung daya saing usaha di era ekonomi digital.