Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pendampingan Self Declare Sertifikasi Halal pada Pengolah Jamu Loktabat Banjarbaru untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Masrina, Masrina; Ardila, Istiqamah; Musthofa, Khabib; Maharani, Dewi; Lestari, Dinda
RANGGUK: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): RANGGUK: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/rgk.v5i2.5950

Abstract

The loktabat herbal medicine processing group in Banjarbaru City faces significant challenges in improving competitiveness, especially regarding the absence of halal certification. This community service program aims to assist the group in obtaining halal certification through a self-declaration scheme, developing an integrated digital documentation system, and strengthening halal value-based marketing strategies. The implementation method adopts a participatory approach with a focus on two main areas: (1) production and standardization, including halal certification workshops, raw material mapping, and SOP development; and (2) business management and marketing, including the implementation of digital bookkeeping systems and the development of halal branding. The program was implemented for eight months involving 25 active herbal medicine processor. Targeted results include obtaining halal certification within six months, increasing operational efficiency by 30%, implementing a digital documentation system with a 90% adoption rate, and expanding the marketing network through three specialized marketplaces for halal products. This program contributes to strengthening the competitiveness of local MSMEs through product standardization and digitalization of management systems, as well as supporting the achievement of the university's Key Performance Indicators (KPI) in terms of collaboration with the community. The success of this program can be a replication model for the development of other traditional MSMEs in adopting halal standards and modern management systems.
Analisis Dalil-Dalil Hukum yang Digunakan dalam Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor 40/DSN-MUI/X/2003 tentang Pasar Modal Syariah Masrina, Masrina
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jhes.v0i1.8929

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya beberapa dalil hukum yang digunakan oleh DSN-MUI dalam menetapkan Fatwa DSN-MUI No.40/DSN-MUI/X/2003 tentang Pasar Modal dan Pedomam Umum Penerapan Prinsip Syariah Bidang Pasar Modal tersebut. Masalah pokok yang menjadi fokus penelitian adalah analisis dalil-dalil hukum yang digunakan dalam Fatwa DSN-MUI tersebut sesuai dengan isi fatwa yang dimaksud. Dalil hukum yang dianalisis didalam penelitian dibatasi hanya pada dalil berupa ayat-ayat al-Quran, sedangan dalil yang lain tidak diteliti karena dalil al-Quran merupakan dalil yang pokok sementara dalil yang lain hanya tambahan.Metode penelitian yang digunakan didalam penelitian ini adalah metode penetian perpustakaan dengan pendekatan yuridis normatif yaitu mengkaji berdasarkan norma-norma hukum yang terdapat didalam ayat-ayat al-Quran yang dijadikan DSN-MUI sebagai dalil hokum menerapkan fatwa DSN-MUI No.40/DSN-MUI/X/2003 tentang Pasar Modal dan Pedomam Umum Penerapan Prinsip Syariah Bidang Pasar Modal. Sifat penelitian ini adalah deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif terhadap bahan hukum yang diperoleh.Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa ada lima ayat al-Quran yang dijadikan DSN-MUI sebagai dalil hukum dalam menetapkan fatwa DSN-MUI No.40/DSN-MUI/X/2003 tentang pasar modal dan Pedomam Umum Penerapan Prinsip Syariah diBidang Pasar Modal. Kelima ayat tersebut adalah (1. Q.S Al-Baqarah /2:275) (2. Q.S Al-Baqarah/2:278-279) (3. Q.S An-Nisa/4:29) (4. Q.S Al-Jumu’ah/62:10) (5. Q.S Al-Maidah/5:1). Setelah melalui analisis terhadap kelima ayat tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan ayat-ayat ini untuk dalil hukum menetapkan fatwa DSN-MUI No.40/DSN-MUI/X/2003 tentang pasar modal dan Pedomam Umum Penerapan Prinsip Syariah diBidang Pasar Modal sudah tepat dan sesuai dengan materi atau isi dari fatwa tersebut