Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Correlation Analysis and Prediction of Confirmed Cases of Covid 19 and Meteorological Factor Praditya, Ni Wayan Priscila Yuni; Syaka, Annisa Khodista; Anggraini, Regina
Applied Information System and Management (AISM) Vol. 7 No. 1 (2024): Applied Information System and Management (AISM)
Publisher : Depart. of Information Systems, FST, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aism.v7i1.34088

Abstract

The spread and resilience of Covid 19 in an environment depend on meteorological factors. The relationship between the covid case and meteorological factors needs to be examined more deeply. This study aims to determine the relationship between confirmed cases of Covid 19 and meteorological factors, namely temperature and humidity levels. The data used in this study are the number of confirmed cases of Covid 19, the average temperature, and the average humidity level in five states in the United States. Data were obtained from 22 January - 30 September 2020. This study used the Pearson and Spearman Correlation Analysis to find an effect from temperature and humidity levels to increase the number of confirmed cases of Covid 19. The Business Intelligence approach with LSTM is also carried out by predicting a multivariate time series in confirmed cases of Covid 19. Based on the results of Pearson Correlation and Spearman Correlation, it is stated that humidity and temperature have a correlation that affects the spread of Covid 19. The use of multivariate time-series can predict cases of confirmed Covid with meteorological factors such as temperature and humidity levels. The prediction results show that an increase in Covid-19 cases in the States of California, Texas, Florida, Illinois, and Georgia can still occur.
Optimalisasi pemasaran diversifikasi produk lengkuas melalui canva dan e-commerce pada Pokdarwis Sungai Jawi Praditya, Ni Wayan Priscila Yuni; Aprillia, Ina; Pebriyanti, Reny Aziatul
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v%vi%i.36114

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan digital dan pemasaran produk olahan lengkuas pada Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Sungai Jawi melalui penerapan teknologi informasi. Permasalahan utama mitra adalah keterbatasan pengetahuan dalam pembuatan desain kemasan dan belum optimalnya pemanfaatan platform digital untuk penjualan. Melalui kegiatan ini, tim pengabdian memberikan pelatihan penggunaan Canva sebagai media desain label produk serta e-commerce Tokopedia dan Shopee sebagai sarana pemasaran daring. Metode pelaksanaan terdiri dari sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi terhadap peningkatan kemampuan digital dan penjualan produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan anggota POKDARWIS terhadap pemanfaatan teknologi informasi sebesar 100%, serta peningkatan penjualan produk olahan lengkuas, seperti serundeng dan tepung lengkuas, hingga 100% setelah dipasarkan secara digital. Selain itu, desain label yang dihasilkan melalui Canva meningkatkan daya tarik visual produk dan memperkuat identitas merek lokal. Penerapan teknologi informasi sederhana terbukti efektif dalam mendukung keberlanjutan usaha berbasis masyarakat dan memperluas jangkauan pasar. Kegiatan ini menunjukkan peran penting bidang Sistem Informasi dalam membantu masyarakat beradaptasi dengan transformasi digital di sektor ekonomi kreatif. Kata kunci: teknologi informasi; canva; e-commerce; digital marketing; lengkuas. AbstractThis community service activity aims to enhance the digital marketing capability of the Sungai Jawi Tourism Awareness Group (POKDARWIS) through the application of information technology in promoting diversified galangal-based products. The main problem faced by the community was the lack of skills in product label design and limited utilization of digital platforms for marketing. The program introduced Canva as a tool for designing product packaging and labels, along with Tokopedia and Shopee as e-commerce platforms for online sales. The implementation stages consisted of socialization, training, mentoring, and monitoring to evaluate improvements in digital skills and sales performance. The results showed an 85% increase in participants’ understanding of information technology and a 65% increase in sales of galangal-based products such as serundeng and galangal powder after implementing online marketing. Moreover, the product labels created through Canva successfully enhanced the visual appeal and brand identity of local products. The use of simple information technology tools proved effective in supporting community-based entrepreneurship and expanding market reach. This activity highlights the significant role of the Information Systems field in empowering local communities to adapt to digital transformation within the creative economy sector. Keywords: information technology; canva; e-commerce; digital marketing; galangal.
Sosialisasi Pemanfaatan Digital Marketing Untuk Pemasaran Dan Promosi Kain Jumputan Khas Kota Palembang Praditya, NI Wayan Priscila Yuni; Dhamayanti; Ariati, Nining
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i1.6903

Abstract

Kain jumputan merupakan kain tradisional khas Kota Palembang yang dibuat menggunakan teknik mengikat dan mewarnai (tie-dye). Desa Burai merupakan salah satu sentra produksi kain jumputan dengan kualitas baik dan motif yang beragam. Namun, pemasaran produk kain jumputan yang dilakukan oleh Kelompok Sadar Wisata Burai Indah masih terbatas, karena sebagian besar penjualan dilakukan melalui pengepul sehingga jangkauan pasar menjadi sempit dan nilai jual produk relatif rendah. Oleh karena itu, tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Universitas Indo Global Mandiri melaksanakan kegiatan sosialisasi pemanfaatan digital marketing sebagai upaya meningkatkan kemampuan pemasaran dan promosi produk kain jumputan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Kelompok Sadar Wisata Burai Indah dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran. Metode pelaksanaan meliputi pembentukan tim, identifikasi stakeholder, analisis kebutuhan, perumusan solusi, persiapan, implementasi kegiatan, pendampingan, serta evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test terhadap 20 peserta dengan instrumen kuesioner yang terdiri dari 13 pertanyaan terkait pemahaman digital marketing. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebelum kegiatan berlangsung sebagian besar peserta belum memahami konsep digital marketing dan belum pernah memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran. Setelah kegiatan sosialisasi dan pendampingan dilaksanakan, seluruh peserta telah memahami konsep digital marketing serta mampu membuat akun e-commerce dan media sosial sebagai media promosi. Berdasarkan perbandingan hasil pre-test dan post-test, terjadi peningkatan pemahaman peserta sebesar 100% dari kondisi awal yang belum memahami menjadi memahami. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi digital marketing ini efektif dalam meningkatkan kemampuan peserta dalam memasarkan kain jumputan serta memperluas jangkauan pasar secara lebih luas.
Pendampingan Pengelolaan dan Pencatatan Keuangan Digital serta Strategi Pengembangan Usaha Produk Lengkuas untuk Mendukung Kemandirian Wirausaha Milenial padaPOKDARWIS Sungai Jawi Pebriani, Reny Aziatul; Praditya, Ni Wayan Priscila Yuni; Aprillia, Ina; Ramadhani, Suci; Anastasya, Miftha
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2026): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i2.5042

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan dan pengembangan usaha anggota POKDARWIS Sungai Jawi melalui pendampingan pencatatan keuangan digital dan strategi diversifikasi produk lengkuas. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi belum optimalnya pencatatan keuangan usaha, pencampuran keuangan pribadi dan usaha, keterbatasan dalam menghitung biaya produksi dan menentukan harga jual, serta rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan usaha. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta dan dilaksanakan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif melalui tahapan identifikasi masalah, pelatihan, praktik langsung, dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta pada berbagai indikator, meliputi pemisahan keuangan usaha dan pribadi dari 45% menjadi 85%, kemampuan pencatatan pemasukan dan pengeluaran dari 40% menjadi 82%, penggunaan pencatatan digital sederhana dari 30% menjadi 78%, kemampuan menghitung harga pokok produksi dari 35% menjadi 80%, serta penetapan harga jual dari 38% menjadi 83%. Secara keseluruhan, terjadi peningkatan rata-rata pemahaman peserta sebesar 44% pada aspek pencatatan keuangan digital, perhitungan biaya produksi, dan strategi pengembangan usaha. Selain itu, peserta mulai mampu mengidentifikasi peluang pengembangan produk lengkuas sebagai produk bernilai tambah berbasis potensi lokal. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, pendampingan akuntansi digital yang terintegrasi dengan strategi pengembangan usaha berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha dan mendukung penguatan kemandirian wirausaha milenial pada komunitas POKDARWIS Sungai Jawi. Enhancing Millennial Entrepreneurial Independence through Digital Financial Management, Record-Keeping Assistance, and Business Development Strategies for Galangal-Based Products: Evidence from POKDARWIS Sungai Jawi Abstract This community service activity aims to increase the capacity of financial management and business development of POKDARWIS Sungai Jawi members through assistance in digital financial recording and galangal product diversification strategies. The main problems faced by partners include the lack of optimal business financial records, the mixing of personal and business finances, limitations in calculating production costs and determining selling prices, and the low use of digital technology in business management. This activity was attended by 20 participants and was carried out using a participatory mentoring approach through the stages of problem identification, training, direct practice, and evaluation using pre-test and post-test. The results of the activity showed an increase in participants' understanding and skills on various indicators, including the separation of business and personal finances from 45% to 85%, the ability to record income and expenses from 40% to 82%, the use of simple digital recording from 30% to 78%, the ability to calculate the cost of production from 35% to 80%, and the determination of selling prices from 38% to 83%. Overall, there was an average increase in participants' understanding of 44% in the aspects of digital financial recording, production cost calculation, and business development strategy. In addition, participants began to be able to identify opportunities for the development of galangal products as value-added products based on local potential. Based on the results of the evaluation of the activity, digital accounting assistance integrated with business development strategies contributes to increasing business management capacity and supporting the strengthening of millennial entrepreneurial independence in the Sungai Jawi POKDARWIS community.