Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KARAKTERISTIK PASIEN STROKE HEMORAGIK DI RSUD Dr. H. CHASAN BOESOIRIE TERNATE PERIODE JANUARI 2019 – DESEMBER 2021 Abukarim, Farel; Kristanti, Endang; Darmayanti, Dewi
Kieraha Medical Journal Vol 6, No 1 (2024): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v6i1.8855

Abstract

Stroke merupakan penyebab kematian tertinggi kedua dan urutan ketiga untuk kacacatan di dunia. Angka kejadian stroke di Indonesia tahun 2018 didapatkan sebesar 10,9% dari total penduduk usia lebih dari 15 tahun dan di Maluku Utara 4,6% dari total populasi. Namun data terkait karakteristik stroke hemoragik di Maluku Utara belum ada. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pasien stroke hemoragik di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate dengan dilakukanya penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara total sampling. Data usia, jenis kelamin, tingkat kesadaran awal dengan Glasgow Coma Scale (GCS), tekanan darah saat masuk rumah sakit, dan riwayat komorbid merupakan variabel penelitian yang diambil dari data rekam medik pasien stoke hemoragik periode Januari 2019-Desember 2021. Hasil penelitian dari 26 pasien didapatkan 57,7% berusia 45-65 tahun, 61,5% berjenis kelamin perempuan, 57,7% dengan GCS 3-8, 57,7% kategori hipertensi stage 2 dan 80,8% memiliki riwayat komorbid hipertensi. Karakteristik pasien stroke hemoragik di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate sebagian besar pada kelompok usia 45-65 tahun, perempuan, tingkat kesadaran awal GCS 3-8, tekanan darah kategori hipertensi stage 2 dan memiliki riwayat hipertensi.
Karakteristik Penderita Penyakit Parkinson di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Periode 2018-2020 Sumtaki, Yuni Yanti; Kristanti, Endang; Masrika, Nur Upik En
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v3i1.312

Abstract

Penyakit parkinson merupakan salah satu gangguan gerak neurodegeneratif, penyakit ini bersifat progresif jika terlambat ditegakkan. Usia dan jenis kelamin adalah salah satu faktor risiko dari penyakit parkinson. Prevalensi penyakit parkinson di Amerika Serikat terjadi sekitar 340.000 jiwa, diperkirakan akan meningkat dua kali lipat pada tahun 2030. Penelitian terkait penyakit parkinson di Maluku Utara belum pernah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik penderita penyakit parkinson di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie. Penelitian deskriptif retrospektif dengan teknik pengambilan sampel secara total sampling. Data terkait usia, jenis kelamin dan gejala klinis saat pertama kali berobat diperoleh dari rekam medik pasien dengan diagnosa penyakit perkinson pada periode 2018-2020. Hasil dari penelitian ini Dari 40 pasien didapatkan 50% pada usia 51-60 tahun dan 62,5% laki-laki. Berdasarkan gejala klinis saat pertama kali berobat diperoleh 92,5% menunjukkan gejala tremor, 20% instabilitas postural, 15% masing-masing untuk bradikinesia dan rigiditas. Karakteristik penderita penyakit parkinson di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie periode 2018-2020 adalah terbanyak pada usia 51-60 tahun, laki-laki dan saat pertama kali berobat memiliki gejala tremor.
Karakteristik Penderita Penyakit Parkinson di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Periode 2018-2020 Sumtaki, Yuni Yanti; Kristanti, Endang; Masrika, Nur Upik En
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v3i1.312

Abstract

Penyakit parkinson merupakan salah satu gangguan gerak neurodegeneratif, penyakit ini bersifat progresif jika terlambat ditegakkan. Usia dan jenis kelamin adalah salah satu faktor risiko dari penyakit parkinson. Prevalensi penyakit parkinson di Amerika Serikat terjadi sekitar 340.000 jiwa, diperkirakan akan meningkat dua kali lipat pada tahun 2030. Penelitian terkait penyakit parkinson di Maluku Utara belum pernah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik penderita penyakit parkinson di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie. Penelitian deskriptif retrospektif dengan teknik pengambilan sampel secara total sampling. Data terkait usia, jenis kelamin dan gejala klinis saat pertama kali berobat diperoleh dari rekam medik pasien dengan diagnosa penyakit perkinson pada periode 2018-2020. Hasil dari penelitian ini Dari 40 pasien didapatkan 50% pada usia 51-60 tahun dan 62,5% laki-laki. Berdasarkan gejala klinis saat pertama kali berobat diperoleh 92,5% menunjukkan gejala tremor, 20% instabilitas postural, 15% masing-masing untuk bradikinesia dan rigiditas. Karakteristik penderita penyakit parkinson di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie periode 2018-2020 adalah terbanyak pada usia 51-60 tahun, laki-laki dan saat pertama kali berobat memiliki gejala tremor.
KARAKTERISTIK PASIEN STROKE HEMORAGIK DI RSUD Dr. H. CHASAN BOESOIRIE TERNATE PERIODE JANUARI 2019 – DESEMBER 2021 Abukarim, Farel; Kristanti, Endang; Darmayanti, Dewi
Kieraha Medical Journal Vol 6, No 1 (2024): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v6i1.8855

Abstract

Stroke merupakan penyebab kematian tertinggi kedua dan urutan ketiga untuk kacacatan di dunia. Angka kejadian stroke di Indonesia tahun 2018 didapatkan sebesar 10,9% dari total penduduk usia lebih dari 15 tahun dan di Maluku Utara 4,6% dari total populasi. Namun data terkait karakteristik stroke hemoragik di Maluku Utara belum ada. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pasien stroke hemoragik di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate dengan dilakukanya penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara total sampling. Data usia, jenis kelamin, tingkat kesadaran awal dengan Glasgow Coma Scale (GCS), tekanan darah saat masuk rumah sakit, dan riwayat komorbid merupakan variabel penelitian yang diambil dari data rekam medik pasien stoke hemoragik periode Januari 2019-Desember 2021. Hasil penelitian dari 26 pasien didapatkan 57,7% berusia 45-65 tahun, 61,5% berjenis kelamin perempuan, 57,7% dengan GCS 3-8, 57,7% kategori hipertensi stage 2 dan 80,8% memiliki riwayat komorbid hipertensi. Karakteristik pasien stroke hemoragik di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate sebagian besar pada kelompok usia 45-65 tahun, perempuan, tingkat kesadaran awal GCS 3-8, tekanan darah kategori hipertensi stage 2 dan memiliki riwayat hipertensi.
HUBUNGAN FAKTOR RISIKO DENGAN LUARAN PASIEN STROKE ISKEMIK DI RSUD DR. H. CHASAN BOESOIRIE Afif Riondi, Muhamad; Kristanti, Endang; The, Fera
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v4i1.698

Abstract

Stroke iskemik merupakan penyakit serebrovaskular akibat aterosklerosis pada pembuluh darah otak. Stroke iskemik dapat berakhir dengan perburukan luaran klinis berupa disabilitas dan kematian karena adanya pengaruh beberapa faktor risiko, seperti usia, jenis kelamin, riwayat penyakit, tingkat kesadaran awal, tekanan darah, dan kadar kolesterol total. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor risiko dengan luaran klinis pasien stroke iskemik di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional menggunakan desain cross sectional dengan data sekunder yang diambil dengan teknik total sampling. Hasil penelitian yang didapatkan dari 34 pasien, 24 (70,6%) pasien mengalami hiperglikemi dengan luaran memburuk 21 (61,7%) pasien. Pasien dengan usia ?45 tahun dengan luaran memburuk sejumlah 19 (55,9%) pasien. Pasien dengan jenis kelamin perempuan 29 (85,3%) pasien dengan luaran memburuk 23 (67,6%) pasien. Pasien dengan riwayat penyakit diabetes mellitus 29 (85,3%) pasien dengan luaran memburuk 23 (67,6%) pasien. Pasien dengan tingkat kesadaran GCS ?8 sejumlah 29 (85,3%) pasien dengan luaran memburuk 23 (67,6%) pasien. Pasien dengan kondisi tekanan darah hipertensi 24 (70,6%) pasien dengan luaran memburuk 21 (61,7%) pasien. Pasien dengan hiperkolesterolemia dengan luaran memburuk 19 (55,9%) pasien. Kesimpulan dari penelitian ini semua variabel memiliki p-value < 0,05, yang berarti ada hubungan bermakna antara faktor risiko dengan luaran klinis pasien stroke iskemik.