Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dukungan Keluarga Remaja Karang Taruna dalam Mencegah Timbulnya Penyakit dan Merokok melalui Keperawatan Komunitas Desa Kalibeji Sempor Kebumen Marsito; Rina Saraswati; Kholifatun Nurrohwinahyu
HEALTH CARE : JURNAL KESEHATAN Vol 11 No 2 (2022): Health Care : Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKes Payung Negeri Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36763/healthcare.v11i2.306

Abstract

Based on the Central Statistics Agency, adolescents aged 15 to 19 years in Indonesia experienced an increase in smoking frequency and the percentage of smokers aged 15-19 years had increased in 2020. There were 10.61% of the population aged 15-19 years who smoked in 2020, up from 10 .54% in 2019. Meanwhile, the smoking rate for adolescents from 15 to 19 years old is 9.98% (BPS, 2021). Looking at the data and the increase in adolescent smoking, the researchers used community nursing concept questions (CAP). Such as family support, adolescent smoking, the incidence of illness can be data using CAP. The purpose of this study was to look at the family support of youth youth groups, youth smoking, adolescents who were sick, and linking family support to smoking and the incidence of illness. This study links adolescent family support with smoking and disease. The methodology is an exploratory description with the population of teenagers in Kalibeji village and the total number of samples is 441 people. Researchers gave consent before taking data, and they agreed. From the results of the study, it was found that the family support of teenagers was very supportive of 285 people (60.1%), 402 people who did not smoke (91.2%), healthy teenagers there were 430 people (97.5%). For the relationship between adolescent family support and smoking there is a relationship = 0.0003 while adolescent family support with the incidence of illness has no relationship = 0.082. It is recommended that families remind teenagers not to smoke and take care of their health. And the Betty Neuman model with community as partner in community nursing can be used to study adolescents.
ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS DENGAN PENDEKATAN COMUNITY AS PARTNER (CAP) DALAM MENJAGA KESEHATAN LANSIA: Usia lanjut menjaga kesehatan Marsito; Sarwono
Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4 No 1 (2023): Nursing Science Journal (NSJ)
Publisher : STIKES Pemkab Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53510/nsj.v4i1.183

Abstract

Data BPS 2022 jumlah usia lanjut mencapai 10.48% dan Jawa Tengah jumlah terbanya urutan di Indonsia mencapai 13.07%. Di Kabupaten Kebumen dari tahun 2019 sampai 2021 jumlah prosentasi usia lanjut ada 13.8% tergolong tinggi. Mengingat usia lanjut itu rentan terhadap masalah gangguan kesehatan. Masih ada lansia mengalami keluhan kesehatan tidak dirasakan karena jarang melakukan pemeriksaan kesehatan. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan di keperawatan komunitas dengan community as partner. Seperti menggali tinbulnya stress, peemeriksaan kesehatan, melihat kebutuhan istirahat tudur, mendeteksi keluhan yang dirasakan oleh usia lanjut. Metode penelitian ini menggunakan Metode penelitian yang dilakukan untuk melihat fenomena usia lanjut peneliti menggunakan penelitian diskreptif kuantitatif dengan pendekatan croseksional. Peneliti minta persetujuan kepada Puskesmas dan Desa selajutnya mencari usia lanjut yang dijadian sampel, menjelaskan maksud tujuan penelitian dan informasi dijaga kerahasiaannya dipakai perbaikan perkembangan pelayanan kesehatan lansia. Sampel dibutuhkan berjumlah 380 orang lansia berdomisili di Desa Kalibeji Sempor wilayah Puskesmas Sempor 1. Dari hasil penelitian mayiritas lansia menjaga keluhan hasil tidak ada keluhan tidak ada keluhan ada 198 orang (52.1%), kebiasaan istirahat tergolong normal 6 sampai 8 jam perhari ada 311 orang (81.8%), melakukan pemeriksaan kesehatan tidak pernah 240 orang (63.2%), dan selalu menjaga stress 298 orang. Hasil hubungan keluhan usia lanjut dengan kntrol kesehatan berhubungan ᵱ= 0.014, keluhan usia lanjut dengan kontrol istirahat tidur berhubungan ᵱ= 0.037, keluhan usia lanjut dengan menjaga stress tidak berhubungan ᵱ= 0.391. Untuk melihat aktifitas usia lanjut dengan menjaga kesehatan bisa menggunakan pendekatan keperawatan komunitas dengan menggunakan community as partner. Kata Kunci : Usia lanjut menjaga kesehatan