Geneo, Martinus
Unknown Affiliation

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

POLA MAKAN DAN KONSUMSI ALKOHOL DENGAN KEJADIAN GOUT ARTHRITIS Geneo, Martinus; Lumintang, Cyntia Theresia; Singal, Martina
Lasalle Health Journal Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Prevalensi gout arthritis terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia dan khususnya di Sulawesi Utara, dengan angka kejadian tertinggi di Kabupaten Minahasa Selatan. Faktor risiko utama meliputi pola makan tinggi purin seperti jeroan dan konsumsi alkohol dengan jenis cap tikus dan bir yang berlebihan sudah menjadi kebiasaan masyarakat setempat. Kondisi ini menuntut penanganan sistematis dan edukasi yang efektif untuk mencegah komplikasi serta kualitas hidup lebih baik. Objektif: Untuk mengetahui hubungan antara pola makan dan konsumsi alkohol dengan kejadian gout arthritis di Kelurahan Ranomea, Kabupaten Minahasa Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional, populasi total 116 penderita gout arthritis yang berlokasi di Kelurahan Ranomea menggunakan rumus Slovin dengan teknik purposive sampling, sehingga mendapatkan total sampel 90 orang yang sesuai dengan kriteria dan tujuan penelitian. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner baku yang telah lolos uji validitas dan reliable dan untuk uji statistik menggunakan Chi-Square. Hasil: Hasil analisis menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian gout arthritis (p-value = 0,013), begitupun dengan konsumsi alkohol dengan kejadian gout arthritis (p-value=0,031) yang dimana hasilnya p-value=<0,05 berarti menyatakan bermakna untuk setiap variabel. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pola makan dan konsumsi alkohol dengan kejadian gout arthrtis di Kelurahan Ranomea, Kabupaten Minahasa Selatan.
PENGETAHUAN DAN SOSIAL EKONOMI KELUARGA DENGAN KEJADIAN STUNTING Pataban, Inggried; Geneo, Martinus; Oroh, Cindi T. M.
Lasalle Health Journal Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Stunting menjadi masalah yang berpengaruh pada tumbuh kembang balita karena kurangnya gizi. Kekurangan gizi dapat terjadi sejak anak dalam kandungan atau 1000 hari pertama kehidupan. Stunting dapat menimbulkan dampak jangka pendek seperti masalah pada pertumbuhan otak, tingkat kepintaran, perkembangan tubuh bahkan masalah proses metabolik. Sedangkan dampak jangka panjang yaitu menurunnya kemampuan berpikir, kemampuan belajar, bahkan melemahnya sistem imun sehingga anak rentan terhadap penyakit. Objektif: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sosial ekonomi keluarga dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Dapalan Kecamatan Tampan’Amma Kabupaten Kepulauan Talaud. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional analitik dengan metode case control. Populasi adalah seluruh ibu yang mempunyai balita dengan sampel berjumlah 90 responden, dimana 45 ibu yang anaknya stunting dan 45 ibu yang anaknya tidak stunting. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional sampling. Hasil: Hasil uji bivariat menggunakan uji statistik Spearmen Rho didapatkan hubungan antara faktor pengetahuan dan sosial ekonomi dengan kejadian stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Dapalan, masing-masing dengan p-value 0.000 < 0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara faktor pengetahuan dan sosial ekonomi keluarga dengan kejadian stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Dapalan Kecamatan Tampan’Amma Kabupaten Kepulauan Talaud.