Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

EFEKTIVITAS RUANG TERBUKA PUBLIK SEBAGAI TITIK KUMPUL BENCANA DI KELURAHAN MACCINI SOMBALA, SULAWESI SELATAN Nuryuningsih Nuryuningsih; Mayyadah Syuaib; Rahmadi Rahim
Teknosains Vol 15 No 1 (2021): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v15i1.17766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas ruang terbuka dengan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi dan merumuskan strategi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan ruang terbuka sebagai titik temu bencana di Desa Maccini Sombala Makassar, dengan melakukan studi pustaka, observasi dan wawancara berdasarkan Teori Arnstein sebagai instrumen dan analisis data menggunakan teknik analisis korelasi antar variabel untuk mengetahui relevansinya dengan tingkat partisipasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang terbuka publik kurang efektif dilihat dari tingkat partisipasi masyarakat sesuai dengan jenjang pertama Teori Arnstein (manipulasi), sebanyak 45 responden atau 75% data. Faktor-faktor yang mempengaruhi antara lain: umur dan jarak ruang terbuka publik dari rumah. Berdasarkan hal tersebut, strategi peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengembangan ruang terbuka sebagai titik temu bencana di Desa Maccini Sombala meliputi: Pemberian penyuluhan, kerjasama pemerintah, pemberian pelatihan tanggap bencana, bahkan pemberian kesempatan kepada masyarakat untuk berpartisipasi penuh di beberapa ruang terbuka publik. Program pembangunan seperti penentuan titik temu bencana yang telah disepakati melalui konsultasi, diskusi, dan lainnya sesuai dengan harapan masyarakat pada umumnya.
EVALUASI KETERSEDIAAN DAN KELAYAKAN JALUR EVAKUASI BENCANA DI MAL PANAKKUKANG KOTA MAKASSAR Mayyadah Syuaib; Nuryuningsih Nuryuningsih; Rohana Rohana
Teknosains Vol 15 No 1 (2021): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v15i1.17945

Abstract

Sistem evakuasi yang baik menunjukkan bahwa kesiapsiagaan bencana memiliki peran penting khususnya pada bangunan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana ketersediaan dan kelayakan jalur evakuasi dalam menghadapi kondisi darurat Mal Panakkukang Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka, observasi dan wawancara di lokasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jalur evakuasi di Mal Panakkukang Makassar tersedia tetapi belum sepenuhnya memenuhi standar desain yang sesuai. Hal ini terlihat pada beberapa compenents di pintu keluar yang tidak sesuai dengan SNI 03-1746-2000. tidak ada cukup titik pertemuan di luar gedung. Kurangnya tanda atau informasi tentang jalan keluar darurat. Harapannya  hadirnya penelitian ini dapat membantu dalam pertimbangan ketika merancang bangunan publik agar memenuhi standar keamanan bangunan dan memenuhi hak masyarakat sebagai pengguna bangunan.
EFEK TINDAK LANJUT PEMERINTAH KABUPATEN MAROS TERHADAP BANGUNAN KANTOR PEKERJAAN UMUM PASCA BENCANA BANJIR 2019 Rahmiani Rahim; Nuryuningsih Nuryuningsih; Mayyadah Syuaib
Teknosains Vol 15 No 1 (2021): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v15i1.17956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tindak lanjut pemerintah terhadap gedung kantor PU Kabupaten Maros pasca bencana banjir pada Januari 2019 dengan melakukan studi pustaka, observasi dan wawancara di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak lanjut pemerintah terhadap gedung perkantoran Maros PU adalah dengan menaikkan elevasi lantai dari lantai dasar menjadi kurang lebih 1 meter, hal ini berdampak pada pengguna gedung, salah satunya adalah berkurangnya tingkat kenyamanan di dalam gedung bangunan karena jarak antara lantai dan plafon tidak memenuhi standar desain interior yang baik. Oleh karena itu, selain tindakan peninggian lantai, penggunaan warna dinding dan plafon pada interior haruslah warna-warna yang dapat memberikan kesan luas dan tinggi seperti putih, serta meminimalkan penggunaan furnitur yang berlebihan dan berukuran besar.
GREEN BUILDING: SALAH SATU JAWABAN TERHADAP ISU SUSTAINABILITY DALAM DUNIA ARSITEKTUR Sudarman Sudarman; Mayaddah Syuaib; Nuryuningsih Nuryuningsih
Teknosains Vol 15 No 3 (2021): September-Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v15i3.22493

Abstract

Isu berkelanjutan menjadi isu yang popular dibahas dalam dunia arsitekur era sekarang ini, keinginan untuk menciptakan kualitas lingkungan binaan yang lebih baik menjadi pemicu sehinggu isu keberlanjutan dalam arsitektur dirasa perlu. Konsep green building diperkenalkan sebagai salah satu konsep untuk menciptakan kualitas lingkungan yang lebih baik dalam kontes lingkungan binaan. Aspek-aspek yang nantinya perlu untuk diperhatikan dalam pengembangan konsep green building yaitu pengelolaan landskap kawasan, energi dan air, penggunaan jenis material pada bangunan, serta unsur-unsur keselamatan dan kesehatan dalam bangunan. Dalam sebagian besar skema green building, tujuan umumnya terdiri dari upaya untuk meningkatkan aspek efisiensi penggunaan sumber daya dan mencegah kerusakan lingkungan. Tulisan ini mencoba memaparkan hal-hal tentang green building, tujuan serta sasaran yang ingin dicapai untuk menciptakan bangunan yang ramah.
PENDEKATAN SEMIOTIK TERHADAP FASAD BANGUNAN KOMERSIAL DI MAKASSAR Nuryuningsih Nuryuningsih; Mayyadah Syuaib; Rahmiani Rahim
Teknosains Vol 16 No 3 (2022): September-Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v16i3.29589

Abstract

Semiotik (semiotics) adalah menyampaikan suatu informasi sehingga bersifat komunikatif, mampu menggantikan suatu yang lain (stand for something else) yang dapat dipikirkan/dibayangkan. Fasad bangunan merupakan poin utama, bagaimana bangunan menyampaikan pesan dari sang arsiteknya, tema, ataukah menjadi simbol dan mewakili suatu daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan semiotika dan maknanya, untuk menjelaskan kegunaannya yang berbeda dalam ekspresi setiap jenis kepemilikan fasad bangunan komersial, dan untuk mengidentifikasi karakteristik dengan gaya arsitektur modern yaitu Mal Ratu Indah Makassar, Horison Hotel Makassar dan Restoran McDonald's Makassar. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah tinjauan bibliografi dan observasi lapangan berdasarkan teori semiotik Peirce yang menganalisis maknanya berdasarkan tiga elemen utama: ikon, indeks dan simbol. Teori lain yang digunakan yaitu Saussure, Barthes, Eco, Jenks dan Morris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan penggunaan semiotika fasad suatu bangunan adalah untuk memudahkan dalam mengidentifikasinya, dan untuk memberikan ciri khas tertentu. Makna yang terkandung dalam fasad merupakan manifestasi dari fungsi dan aktivitasnya yang diungkapkan oleh arsitek kepada komunitasnya. Terdapat beberapa perbedaan objek kajian karena jenis kepemilikan bangunan yang menyebabkan ekspresi fasad yang berbeda serta perbedaan fungsi dan aktivitas di dalamnya serta tujuan pendiriannya. Kesamaannya adalah penggunaan bahan transparan, warna berdasarkan makna dan fungsi. Bangunan-bangunan yang menjadi objek penelitian umumnya terinspirasi dari arsitektur lokal, karena bisa menjadi bangunan komersial dengan gaya arsitektur modern.
PENATAAN SANITASI SEBAGAI SARANA PENUNJANG PEMUKIMAN SEHAT DI PONDOK PESANTREN DDI UJUNG LARE PAREPARE Rahmiani Rahim; Ahmad Ibrahim; Nuryuningsih Nuryuningsih; Mayyadah Syuaib
Teknosains Vol 16 No 3 (2022): September-Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v16i3.29621

Abstract

Pondok pesantren merupakan wadah pendidikan agama Islam yang rahmatan lil ’alamin berlandaskan nilai ketuhanan dan nilai kemanusiaan. Lingkungan yang ramah dan sehat berperan penting dalam pengembangan pendidikan dan khasanah pesantren yang dapat melahirkan santri berprestasi. Guna mewujudkan lingkungan yang ramah tersebut, perhatian terhadap fasilitas umum yang ada di pondok pesantren seharusnya menjadi penting untuk disediakan sesuai standar Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesesuaian fasilitas sanitasi di lingkungan Pondok Pesantren DDI Ujung Lare Parepare dengan standar pemukiman sehat. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren DDI Ujung Lare Parepare, pada bulan Maret 2021. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif intrepretatif. Penelitian ini mengkaji standar dengan mengamati tata letak septic tank - sumber air dan ketersediaan fasilitas kamar mandi/ toilet yang ada di lingkungan Pondok Pesantren DDI Ujung Lare Parepare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam lingkungan pondok pesantren dari 11 titik sumber air, ada 7 titik yang tidak memenuhi syarat standar pemukiman sehat dan ratio ketersediaan fasilitas kamar mandi/ wc untuk santri juga belum memenuhi standar pemukiman sehat.
ATRIBUT LINGKUNGAN PERILAKU (STUDI KASUS: RUANG AULA SMA NEGERI 1 LUWU UTARA) Mayyadah Syuaib; Sudarman Abdullah; Nuryuningsih Nuryuningsih; Rahmiani Rahim
Teknosains Vol 16 No 3 (2022): September-Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v16i3.29726

Abstract

Aula adalah ruangan besar yang pada penghujung abad pertengahan di Eropa Utara dimanfaatkan sebagai tempat tidur pelayan. Pada masa sekarang aula menjadi sebuah ruang pertemuan, ruang rapat, atau ruang pertunjukan yang merupakan salah satu fasilitas yang wajib dimiliki oleh setiap sarana pendidikan, kampus, sarana ibadah dan fasilitas umum lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi layout ruang aula SMA Negeri 1 Luwu Utara dan memberikan alternatif layout ruang yang sesuai dengan atribut lingkungan perilaku. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, menganalisis kesesuaian kondisi eksisting dengan atribut lingkungan perilaku. Hasil penelitian menunjukkan atribut lingkungan perilaku yang dianggap akan memberikan pengaruh terhadap perilaku pengguna ruang serta memerlukan rekomendasi desain adalah visibilitas, kenyamanan, aksesibilitas dan kepadatan.
Volumetric Study: Strategi Perkuliahan Studio Perancangan Arsitektur Rahmani, Ahmad Ibrahim; Syuaib, Mayadah; Nuryuningsih, Nuryuningsih; Febriansyah, Muhammad Chaidar; Zahra, Kamila
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 2 No. 2 (2020): December
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v2i2a6

Abstract

Abstrak_ Pada kuliah asas dan studio perancangan arsitektur UIN Alauddin Makassar lazim menggunakan metode penelusuran konsep perancangan 2 dimensional dengan media kertas gambar dan sketsa konseptual. Dari isu ini berkaitan dengan fakta bahwa konsep desain 2D yang menggunakan media kertas gambar terbatas hanya merepresentasikan ide bentuk, warna, dan texture dalam desain. Salah satu kelemahan metode ini yaitu keterbatasan mahasiswa untuk mengeksplorasi bentuk-bentuk dan belum akurat dalam merepresentasikan konsep perancangan, sehingga dibutuhkan strategi perkuliahan lain yang lebih representative terhadap proses desain yang dilaksanakan di studio perancangan arsitektur. Agar mahasiswa juga bisa merekam konsepsi orientasi, shading, contour, dan layering secara optimal. Artikel ini membahas pengalaman empiris pengaplikasian metode volumetric study  dalam lingkup kampus UIN Alauddin Makassar dalam kerangka strategi peningkatan mutu perkuliahan. Hasil studi kasus pada mata kuliah Asas dan studio perancangan arsitektur 3 untuk mahasiswa semester III, ditemukan bahwa sebagian besar mahasiswa merasa metode volumetrik studi ini dapat membantu dalam penelusuran konsep perancangan.Kata kunci: Volumteric Study; Studio; Perancangan Abstract _ In architectural design studios at UIN Alauddin Makassar, it is common to use the method of tracing the concept in  2-dimensional design mode, by using drawing paper media and conceptual sketches. This issue relates to the fact that the 2D design concept using drawing paper media is limited to only representing the idea of shape, colour and texture in the design. One of the weaknesses of this method is the student's limitation to explore forms and inaccurate representation of design concepts so that another course strategy that is more representative of the design process is needed in an architectural design studio. So that students can also record the conceptions of orientation, shading, contours, and layering optimally. This article discusses the empirical experience of applying the volumetric study method within the UIN Alauddin Makassar campus within the framework of a strategy to improve the quality of lectures. The results of a case study in 3rd architectural design studio course for second years students, it was found that most students felt that the volumetric method of this study could help in tracing design concepts.Keywords: Volumetric Study; Studio; Design
Penerapan Prinsip Berkelanjutan Pada Bangunan Nipah Mall Di Makassar Ichwan Isalmi Amir; M. Alfiansayah; Andhy Masardy Tahir; Nuryuningsih, Nuryuningsih
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 4 No. 2 (2022): December
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v4i2a6

Abstract

Abstract_ New shopping center facilities in urban areas are competing to be established by managers and investors to reap the benefits of the increasing demand for today's daily needs. However, the aspects applied to the building have not fully paid attention to sustainable architectural factors, so they negatively impact the surrounding environment. The Nipah Mall building was chosen because it is an example of a shopping center facility in demand by the public with reasonably rapid growth in every city, including Makassar today. As for this research, the qualitative method is collecting data, searching the literature, conducting field observations, and analyzing the principles of sustainable architecture that have been applied to case studies. This research is expected to increase knowledge related to shopping center building standards and the application of the appropriate sustainable architectural concept in it.
Konsep Perancangan Wisata Kuliner Tempat Pelelangan Ikan Lappa Lelong Sinjai Dengan Penerapan Arsitektur Perilaku Sulfaida, Sulfaida; Nursyam, Nursyam; Nuryuningsih, Nuryuningsih
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 5 No. 2 (2023): December
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v5i2a6

Abstract

Abstract_As a maritime country, Indonesia has vast territorial waters, which have a significant potential for fish resources—culinary tourism to taste the results of natural resources in the ocean. The problem formulation is based on how to design a Lappa Lelong culinary tour to get a qualified design to become a reference for a situation in fish trading places. The data collection method uses three systems, namely: secondary data, where a literature review is carried out; primary data, namely data generated directly or field observations as well as precedent studies, which carry out comparative studies on the design of buildings where fish auctions are held and concepts related to architectural behavior. Geographically, Sinjai Regency is located at 5°2''56" - 5°21''16" south latitude and 119°56''30" - 120°25''33" east longitude. Based on the RTRW of the strategic area with tourism designation, TPI is located in the Lappa village, with site conditions based on observations that are capable and have potential based on the research criteria conducted. This site could be a potential site for developing the fish auction area in Sinjai Regency. For the story of one of the food sectors in Sinjai district, it is necessary to design a lappa lelong culinary tour in Sinjai district with a behavioral architectural approach that can become a more organized forum for people to enjoy fish culinary delights in lappa lelong Sinjai. The design concept used in the design of the lappa auction culinary tour is how to relate the behavior of the use of the designed building.