Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Studi Numeris Perbaikan Stabilitas Lereng Menggunakan Geotekstil pada Lumbung Air di Kabupaten Gresik Malik, Dary; Chrismaningwang, Galuh; Setiawan, Bambang; Trimariat, Fathoro
Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil (MoDuluS) Vol 6 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/modulus.v6i2.5533

Abstract

A slope is a land surface that has a slope towards the horizontal from a high point to a low point. Slope construction can occur naturally due to landslides or human intervention. Slope stability is the ability of a slope to maintain its shape to balance and not movement. Stability in water reservoirs is influenced by changes in the water table elevation of the reservoir which results in changes in soil moisture content and soil pressure. One of the methods of slope reinforcement is with geotextiles which have tensile strength properties and the ability to improve slope stability. Slope stability analysis can be conducted by numerical study using GeoStudio Program with 5 different methods. The results showed that the slope stability of the existing condition without reinforcement under the influence of water elevation and seismic load was obtained SF < 1,25 and classified as an unsafe slope. After planning the reinforcement of Hibritex LP75/75 geotextile on the slope with the same influence, the safety factor value is more than 1,25 and is classified as a safe slope.
Studi Perbandingan Penurunan dan Tegangan Tanah di Bawah Fondasi Lentur Menggunakan Metode Empiris dan Elemen Hingga Hosiana, Nikita; Chrismaningwang, Galuh; Surjandari, Niken Silmi; Dananjaya, Raden Harya
Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil (MoDuluS) Vol 6 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/modulus.v6i2.5534

Abstract

Safe infrastructure development requires a strong foundation to distribute the building load to the ground below. The study of soil behavior under load is very important in geotechnical engineering. This research aims to compare soil stress calculations using the Boussinesq and UNStrain theories and compare the settlement values at foundation corners in the immediate settlement calculations using the Steinbrenner and UNStrain methods. UNStrain is an application that uses the finite element method to calculate soil deformation and stress. However, it still requires validation because this program is still in the development stage and requires testing for accuracy. The accuracy of UNStrain application calculations was validated using empirical methods by comparing soil stress values with the Boussinesq theory. The research was carried out in the case of a flexible foundation with an evenly distributed load in longitudinal strips of 90 kN/m on sandy soil. RMSE shows a value of 2.90 kN/m² for vertical stress and 2.64 kN/m² for horizontal stress, while MAPE for vertical stress is 2.94% and horizontal stress is 5.79%, which shows that it is accurate in comparison to UNStrain soil stress calculations towards Boussinesq's theory. Calculation of the settlement at the corner of the foundation with the immediate Steinbrenner settlement produces a value of 0.40 cm and UNStrain produces a value of 0.79 cm.
Analisis Data Downscaled IMERG Terkalibrasi dan Stasiun Curah Hujan dengan Metode Regresi Random Forest Munajih, Muhammad Hadziq; Harya Dananjaya, Raden; Chrismaningwang, Galuh
Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil (MoDuluS) Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/modulus.v5i2.4338

Abstract

Tanah longsor sering terjadi di Indonesia, salah satunya di Kabupaten Karanganyar. Penyebabnya adalah intensitas curah hujan yang tinggi. Data curah hujan sangat penting untuk analisis tanah longsor, yang umumnya diperoleh dari stasiun pengamatan hujan. Namun, data ini memiliki beberapa keterbatasan, termasuk distribusi stasiun hujan pengamatan yang tidak merata dan jarang. Selain itu, data ini kurang efektif dalam memvisualisasikan curah hujan di suatu area. Salah satu solusinya adalah mengembangkan data curah hujan satelit, yaitu Integrated Multi-satellite Retrievals for GPM (IMERG). Namun, IMERG memiliki resolusi besar dengan skala piksel 0.1° x 0.1°. Oleh karena itu, perlu dilakukan proses downscaled dan kalibrasi. Studi ini bertujuan untuk menganalisis akurasi curah hujan yang di-downscale oleh IMERG dan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dengan metode regresi Random Forest di Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini dilakukan dengan memproses data hujan. Proses pemrosesan data hujan dilakukan dengan men-downscale IMERG menggunakan metode regresi Random Forest (RF) menggunakan skrip Python. Kemudian, data hujan diolah dengan menggunakan perangkat lunak Geographic Resources Analysis Support System (GRASS GIS). Hasil validasi IMERG yang di-downscale dan dikalibrasi dengan metode RF menggunakan data stasiun curah hujan menunjukkan hasil yang sangat baik, dengan nilai R2 antara 0.5 hingga 0.9.
ANALISIS PENGGUNAAN PREFABRICATED VERTICAL DRAINS (PVD) MENGGUNAKAN SIGMA/W GEOSTUDIO DENGAN MATERIAL TANAH LUNAK MODEL LINEAR ELASTIC Borsalino, Pupung; Setiawan, Bambang; Chrismaningwang, Galuh
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i4.64635

Abstract

Jurnal berisikan analasisis perbandingan antara hasil analisis penggunaan Prefabricted Vertical Drains (PVD) di tanah lunak menggunakan metode konvensional Hansbo (1979) dan hasil pemodelan dengan Sigma W GeoStudio dengan model tanah lunak menggunakan linear elastic. Kondisi yang dianalisis kondisi tanah lunak dengan beban timbunan di atasnya tanpa adanya perbaikan, kondisi kedua dengan PVD tanpa memperhitungkan efek smear zone, dan dengan PVD dengan memperhitungkan efek smear zone.  Hasil analisis berupa grafik hubungan besaran penurunan dengan waktu yang diperlukan. Hasil dengan pemodelan software memiliki variasi deformasi pada tanah akibat beban yang bekerja, dengan pola waktu yang diperlukan untuk mencapai derajat konsolidasi (U) 90%. Pola waktu yang diperoleh dari ketiga kondisi dan deformasi yang dihasilkan dapat dilakukan perbandingan kedua analisis.