Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Penerapan Terapi Relaksasi Benson Mengontrol Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah Ny “B” Penderita Diabetes Melitus Desy Ayu Indriani; Vivin Nur Hafifah; S. Tauriana
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.86

Abstract

Semakin bertambahnya usia semakin berkurangnya fungsi-fungsi biologis, psikologis dan sosial pada lansia. Meningkatnya risiko diabetes mellitus seiring dengan bertambahnya usia dikaitkan dengan terjadinya penurunan fungsi tubuh. Salah satu pemicu meningkatnya kadar gula dalam darah terutama pada lansia ialah faktor stress. Manajemen stress penting bagi kesehatan apalagi jika menderita penyakit diabetes. karena tubuh dalam keadaan stres akan menghasilkan hormone stress atau kortisol yang mengakibatkan peningkatan detak jantung dan kecepatan pernafasan. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan terapi relaksasi benson terhadap control ketidakstabilan kadar glukosa darah pada penderita diabetes mellitus. Metode: laporan kasus ini menggunakan desain dekstriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan. Subjek laporan kasus adalah seorang lansia dengan kasus diabetes mellitus. Hasil: Analisa data menunjukkan diagnosis keperawatan ketidakstabilan kadar glukosa darah. Pemberian terapi relaksasi benson adalah salah satu inervensi yang bisa diterapkan untuk mengontrol kadar glukosa darah pada lansia. Kesimpulan: Berdasarkan hasil evaluasi yang disapat dari asuhan keperawatan bahwasanya terapi relaksasi benson efektif mengontrol kadar gula dalam darah pada lansia.
Penerapan Pemberian Aromaterapi Lavender pada Ny “S” dalam Pemenuhan Istirahat Tidur Afifatur Rizqiyah; Vivin Nur Hafifah; S. Tauriana
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.89

Abstract

Lansia menjadi salah satu angka terbanyak penderita hipertensi menurut laporan nasional Riskesdas 2018. Hal ini disebabkan karna perubahan srtuktur pembuluh darah sehingga terjadi penyempitan luman, pembuluh darah menjadi kaku, elastisitasnya berkurang sehingga meningkatkan tekanan darah tinggi. Gejala yang biasa dirasakan penderita hipertensi seperti sakit kepala, jantung berdebar, mudah lelah, susah tidur dll. Gangguan pola tidur penderita hipertensi bisa menyebabkan peningkatan hormone kortisol sehingga tekanan darah tidak stabil hingga dapat menyebabkan komlikasi dan dapat mengganggu kualitas hidup pasien. Aroma lavender memiliki kandungan linalool sebanyak 35% dan linalylasetat sebanyak 51% yang memiliki efek sedative dan narkotik yang bermanfaat untuk menurunkan keluhan sulit tidur. Beberapa minyak esensial yang sudah diteliti ternyata efektif sebagai sedatif penenang ringan yang berfungsi menenangkan sistem saraf pusat yang dapat membantu mengatasi insomnia terutapa diakibatkan oleh stress, gelisah dan depresi. Tujuan: Untuk mengetahui keefektifan pemberian aromaterapi lavender dalam pemenuhan istirahat tidur pada penderita hipertensi. Metode: Menggunakan asuhan keperawatan yang dilakukan selama 3x24 jam pada Ny S. Hasil: setelah dilakukan intervensi keperawaran selama 3x24 jam dihasilkan terdapat keefektifan pemberian aromaterapi lavender pada penderita pada Ny S dengan keluhan sulit tidur menurun, dan keluhan sering terjaga menurun.
Fenomenologi Pengalaman Pasien Tentang Perilaku Caring Perawat Menurut Teori Caring Swanson di Klinik Az-Zainiyah Pondok Pesantren Nurul Jadid Afifatur Rizqiyah; Husnul Khotimah; Vivin Nur Hafifah
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.98

Abstract

Teori caring Swanson menjelaskan tentang proses caring yang terdiri dari proses perawat mengerti kejadian yang berarti didalam hidup seseorang, hadir secara emosional, melakukan suatu hal kepada orang lain sama seperti melakukan terhadap diri sendiri, memberi informasi dan mempermudah jalan seseorang dalam menjalani transisi kehidupan serta menaruh kepercayaan seseorang dalam menjalani hidupnya. Tujuan: Untuk mengetahui Fenomenologi pengalaman pasien tentang perilaku caring menurut teori caring Swanson di klinik Az-Zainiyah pondok pesantren nurul jadid. Metode: Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode purposive sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam semi-terstruktur kepada lima orang partisipan yang pernah rawat inap di Klinik Az-Zainiyah. Hasil: penelitian ini menghasilkan lima tema yaitu (1) Pengalaman pasien tentang sikap peduli perawat yaitu perawat menunjukkan sikap peduli dengan memperlihatkan sikap lemah lembut, baik dan ramah. (2) Pengalaman pasien tentang asuhan keperawatan saat rawat inap yaitu perawat melakukan pengkajian untuk memberikan asuhan keperawatan yang tepat kepada pasien. (3) pengalaman pasien tentang dukungan perawat yaitu perawat memberikan dukungan, memberikan kata semangat kepada pasien saat rawat inap. (4) Pengalaman pasien tentang respon time perawat yaitu perawat merespon dan menanggapi keluhan pasien dengan cepat. (5) Pengalaman pasien tentang tindakan keperawatan yaitu perawat memberikan tindakan pemasangan infus untuk mempermudah perawat dan mengurangi rasa cemas pasien saat pemberian obat melalui injeksi IV.
Penerapan Mengkonsumsi Pangan Umbi Jalar Sebagai Intervensi dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi Eko Budiawan; Vivin Nur Hafifah; S. Tauriana
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.110

Abstract

Penyakit hipertensi masih menjadi penyakit yang paling banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Umbi jalar ungu sangat bermanfaat pada hipertensi karena umbi jalar ungu mengandung antioksidan, vitamin B, Kalium, fasfor, kalsium dan magnesium pada umbi jalar. Tujuan: Penelitian Ini bertujuan untuk mengidentifikasi Penerapan Mengkonsumsi Pangan Umbi Jalar Sebagai Intervensi Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. Metode: Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan pendokumentasian. Pelaksanaan mengkonsumsi agar-agar umbi jalar ungu untuk mengontrol tekanan darah yang berlebihan. Hasil: Analisa data menunjukkan diagnosa nyeri akut. Berkolaborasi pemberian obat alternatif adalah salah satu intervensi yang bisa diterapkan untuk mengontrol tekanan darah yang berlebihan. Kesimpulan: Evaluasi berdasarkan hasil yang didapatkan dari asuhan keperawatan bahwa mengkonsumsi agar- agar umbi ungu dapat mengontrol tekanan darah yang berlebihan.
Hubungan PHubungan Pola Asuh Ibu Berkarir dan Ibu Tidak Berkarir Terhadap Kemandirian Anak Usia Pra-Sekolah di Desa Sumberrejo Kecamatan Paiton Desy Ayu Indriani; Zainal Munir; Vivin Nur Hafifah
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.156

Abstract

Perkembangan sosial-emosional merupakan bagian yang sangat penting dalam kehidupan seorang anak salah satunya adalah pengembangan karakter mandiri. Peran orang tua dan perlakuannya akan berpengaruh besar pada pembentukan karakter mandiri pada setiap individu sejak usia dini, parenting style atau yang sering disebut pola asuh adalah gaya berhubungan/berinteraksi yang dilakukan orangtua terhadap anak. Dimana pada zaman sekarang peran seorang ibu banyak berperan ganda yaitu sebagai ibu yang berkarir juga ibu rumah tangga. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan pola asuh ibu berkarir dan ibu tidak berkarir terhadap kemandirian anak usia prasekolah di Desa Sumberrejo Kecamatan Paiton. Metode penelitian: yang digunakan adalah Cross Sectional dan tehnik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan responden sebanak 60 orang, yaitu 30 ibu berkarir dan 30 orang ibu tidak berkarir. Analisa data pada penelitian ini menggunakan uji korelasi rank spearman. Hasil Penelitian: Hasil pola asuh ibu berkarir dan ibu tidak berkarir yang menerapkan otoriter sebanyak 17 orang (28%), demokratis 39 orang (65%, dan permisif 4 orang (7%). Dan hasil kemandirian didapatkan mayoritas anak dengan kemandirian tinggi yaitu sebanyak 54 orang (90%), anak deng an kemandirian rendah sebanyak 10 orang (10%), sedangkan anak dengan kemandirian rendah 0 orang. Didapatkan hasil bahwa nilai Sig (2-tailed) = 0,005. Karena nilai Sig (2-tailed) 0,005 <lebih kecil dari 0,05, maka artinya pola asuh ibu berkarir dan ibu tidak berkarir berhubungan secara signifikan terhadap kemandirian anak usia pra-sekolah di Desa Sumberrejo Kecamatan Paiton. Ha diterima. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh ibu berkarir dan ibu tidak berkarir terhadap kemandirian anak usia pra-sekolah di Desa Sumberrejo Kecamatan Paiton.
Hubungan Peran Perawat Sebagai Edukator dalam Mencegah Komplikasi Diabetes Mellitus pada Lansia di Puskesmas Kecamatan Gayam Nur Aini; Vivin Nur Hafifah; Husnul Khotimah
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i1.267

Abstract

Diabetes Meliitus (DM) masalah kesehatan global yang signifikan, khususnya di kalangan lansia, yang rentan terhadap berbagai komplikasi serius. Peran perawat sebagai edukator di fasilitas kesehatan, seperti Puskesmas, sangat krusial dalam upaya pencegahan komplikasi ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran perawat sebagai edukator dalam pencegahan komplikasi diabetes mellitus pada lansia di Puskesmas Kecamatan Gayam. Metode: penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi uji statistic Rank spearman. Populasi penelitian terdiri dari lansia yang menderita diabetes mellitus dan menerima pelayanan kesehatan di Puskesmas Kecamatan Gayam. Dengan sampel diambil 30 responden dan data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara terstruktur. Variabel independen adalah peran perawat sebagai edukator, sementara variabel dependen komplikasi diabetes mellitus pada lansia. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari variabel independent yakni tersebut semua terdapat variabel dependen: karena nilai (R 1,000) di dapat nilai sebesar (P 0,0000) karena nilai (P <0,05). Kesimpulan: Dari penelitian ini menegaskan pentingnya peran perawat sebagai edukator dalam upaya pencegahan komplikasi diabetes mellitus. Peningkatan kapasitas edukasi perawat dan integrasi program edukasi yang lebih sistematis di Puskesmas dapat lebih efektif dalam mengurangi risiko komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup lansia yang menderita diabetes mellitus.