Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pertumbuhan dan Daya Hasil Terung (Solanum melongena L.) yang diberi Pupuk NPK dan Air Cucian Beras Terfermentasi Pertiwi, Aulia; Armaini, Armaini; Yoseva, Sri
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Pertanian Vol 6 (2019): Edisi 2 Juli s/d Desember 2019
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Riau memiliki lahan yang cukup luas untuk dijadikan lahan pertanian, namun didominasi oleh lahan sub optimal, yang ketersediaan unsur haranya rendah, sehingga perlu dikelola dengan baik. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut diantaranya dengan menambahkan unsur hara ke dalam tanah melalui kegiatan pemupukan. Pupuk yang diberikan dapat berupa pupuk anorganik dan pupuk organik, diantaranya pupuk NPK dan air cucian beras terfermentasi yang berpotensi sebagai pupuk karena mengandung beberapa unsur hara makro dan mikro yang bermanfaat bagi tanaman, sehingga dilakukan penelitian yang mengkombinasikan kedua faktor tersebut, dengan harapan dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil dari tanaman terung. Penelitian dirancang menggunakan RAL faktorial dengan parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, diameter batang, umur berbunga pertama, umur panen pertama, panjang buah, diameter buah, jumlah buah per tanaman dan berat buah per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk NPK dosis 400 kg.ha-1 dan air cucian beras terfermentasi dosis        5 liter per tanaman cenderung memberikan hasil tertinggi untuk parameter tinggi tanaman, diameter batang, mempercepat umur berbunga pertama, panjang buah, diameter buah dan berat buah per tanaman. Pemberian pupuk NPK dosis 400 kg.ha-1 pada tanaman terung varietas Yumi F1 cenderung menunjukkan pertumbuhan dan hasil yang lebih baik terhadap semua parameter kecuali umur panen pertama tanaman terung. Pemberian air cucian beras terfermentasi dosis 7,5 liter per tanaman cenderung menunjukkan pertumbuhan dan hasil yang lebih baik terhadap parameter tinggi tanaman, panjang buah, diameter buah, jumlah buah per tanaman dan berat buah per tanaman terung. Kata Kunci :  Terung, pupuk NPK, air cucian beras terfermentasi
Analisis Yuridis Kedudukan Konstutusional Mahkamah Agung dalam Sistem Kekuasaan Kehakiman di Indonesia Wahida; Pertiwi, Aulia; Fawziah, Elni; Ramadhani, Nia; Wulan, Sri; Syamsuri, Andi Santri
Equality: Law and Social Vol. 1 No. 3 (2026)
Publisher : Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis secara yuridis kedudukan konstitusional Mahkamah Agung (MA) dalam sistem kekuasaan kehakiman di Indonesia, dengan fokus pada peran, kewenangan, dan tantangan implementasinya pasca-Amandemen UUD 1945. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, teoritis, historis, dan kasus, menggunakan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MA memiliki posisi yang sangat strategis sebagai pemegang kekuasaan kehakiman tertinggi yang merdeka, sebagaimana ditegaskan Pasal 24 ayat (1) UUD 1945, yang berfungsi sebagai puncak peradilan dan penentu kesatuan hukum nasional. Kewenangan utama MA mencakup pemeriksaan kasasi dan peninjauan kembali (PK), fungsi pengawasan terhadap empat lingkungan peradilan di bawahnya, kewenangan judicial review atas peraturan di bawah undang-undang, serta fungsi regulatif melalui penerbitan PERMA. Meskipun demikian, pelaksanaan kewenangan MA menghadapi sejumlah tantangan, termasuk tingginya beban perkara (caseload burden), kompleksitas sistem pengawasan hakim, dualisme kewenangan pengujian peraturan dengan Mahkamah Konstitusi, serta isu integritas. Temuan penelitian menegaskan bahwa penguatan peran dan independensi Mahkamah Agung sangat diperlukan untuk menjamin konsistensi penegakan hukum dan mewujudkan asas negara hukum di Indonesia secara utuh.