Laapo, Alimuddin
Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Strategi Pengembangan Agribisnis Hortikultura di Luwu Utara: Suatu Pendekatan Kelembagaan dan Eko-Geografi Andi Nuddin; Muh. Hatta Jamil; Alimuddin Laapo
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v10i1.802

Abstract

The North Luwu Regency Government has established a policy of developing horticultural agribusiness areas and strengthening the distance between the regional center and rural areas as producers of fruit and vegetable commodities. However, the support for the potential of natural resources is still a matter of debate between institutions. The purpose of the research was to describe the potential of eco-geographical resources and the level of importance of the institutional system in the development of horticultural agribusiness. The data that has been obtained were analyzed through two approaches, namely the data concerning the eco-geographical aspect which was analyzed through a regional complex approach. Meanwhile, data concerning social and institutional aspects were analyzed through the Interpretative Structural Modeling (ISM) approach. The results showed that all aspects of eco-geography including topography, marble level, soil type, and rainfall, were potential resources in horticultural development. Although all aspects other than the amount of funding, desperately need effective management. ISM analysis showed that horticulture development requires strategic program support, namely: (1) development of transportation facilities, (2) effectiveness of inter-institutional coordination, (3) program legitimacy and socialization, equal distribution of vision and mission of horticulture programs, (4) optimization of the role of institutions, (5) strengthening commitment between sectors, (6) increasing knowledge, and (7) developing strategic programs. Overall, the program will be easier to implement when it is supported by a strong institutional system.
Can Access to Social Facility Help Poverty Reduction in Agricultural Sector? Evidence from Indonesia Muhammad Arsyad; Yoshio Kawamura; Syarifuddin Yusuf; Muh. Hatta Jamil; Andi Nuddin; Alimuddin Laapo
International Journal of Agriculture System VOLUME 5 ISSUE 2, DECEMBER 2017
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (991.844 KB) | DOI: 10.20956/ijas.v5i2.381

Abstract

Poverty in agricultural sector is still becomes a serious issue in developing country, and Indonesia is no exception. Our previous study was focusing on poverty and income (income poverty). This paper, however, deals with a substantive question, can access to social facility (non-income) help poverty reduction in agriculture? The study (also) utilized previous model of Dimensionality Test, Factor and Path Analysis to answer the question. The results show that the higher government transfer source income in terms of Social safety Net Program, the more money for smallholders will be. This leads us to argue that transfer income from the government to the smallholder community can be still considered in maintaining smallholders’ daily life, means helping them move out poverty. The better access to social services such as primary public health center (called PUSKESMAS), clean water supplied by PDAM (Local Government Division for Drinking Water Affairs) and secondary school is, the higher the household income will be. Thus, if PUSKESMAS, primary and secondary schools as well as clean water sources are nearer, the less time and money will be spent to travel, then the more household income at hand will be saved. In other words, distance and degree of utilization appear to be a crucial part of these interpretations above. Therefore, it is reasonable to say that the better the access to social services such as public health center, schools and public clean water, the more household income will be and in turn it will alleviate the poverty of smallholders. It is clear that providing better access to social facility can help poverty reduction in agricultural sector.
Designing New Strategy for Enhancing Robusta Coffee Production: An Application of Interpretative Structural Modeling Andi Nuddin; Reskiana Reskiana; Arman Arman; Syarifuddin Yusuf; Nuringsih Nuringsih; Muhammad Arsyad; Andi Bustan; Alimuddin Laapo
International Journal of Agriculture System VOLUME 6 ISSUE 2, DECEMBER 2018
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.449 KB) | DOI: 10.20956/ijas.v6i2.1690

Abstract

One of the causal factors affect coffee production declining in Indonesia is the decline in harvest area of coffee plants. The decline in the area of coffee farming is caused by the shift of farmers from coffee to other commodities, such as corn, vegetables and fruit. The research was conducted to determine new strategic steps in order to enhance robusta coffee production. To achieve the research objectives, Interpretative Structural Modeling (ISM) analysis and modeling techniques are carried out. This modeling technique does not require a large sample, so the sample used in this study is limited to 22 people from several related agencies. Data processing in research is carried out according to the needs of Interpretative Structural Modeling (ISM) analysis. The results show that the new strategy in developing Robusta coffee production is (1) rehabilitation of coffee plants, (2) rejuvenation of coffee plants, (3) selection of superior coffee varieties, (4) provision of farming roads, (5) coffee price stabilization, (6) intensification of coffee plants, (7) pest control, and (8) increased knowledge of farmers. These new combinations strategy can be strongly expected to enhance robusta coffee production in the country.
Analisis Pendapatan Petani Penggarap Pada Usahatani Padi Sawah Di Desa Kaleke Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi Ardianto Mokodongan; Rustam Abd Rauf; Alimuddin Laapo
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 3 (2016): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1). Mengetahui karakteristik petani penggarap pada usahatani padi sawah di Desa Kaleke Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi, 2). Mengetahui pendapatan yang diperoleh petani penggarap pada usahatani padi sawah di Desa Kaleke Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan metode teknik sampling jenuh (sensus), jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah sebanyak 42 orang dari populasi yang berjumlah 42 orang petani penggarap pada usahatani padi sawah. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis pendapatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terkait karakteristik petani penggarap pada usahatani padi sawah di Desa Kaleke Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi rata-rata berumur produktif, tingkat pendidikan responden rata-rata SMA, dan pengalaman berusahatani responden sebagian besar berkisar antara 10-20 tahun. Sistem bagi hasil yang ada di Desa Kaleke yaitu sistem pembagian pendapatan dimana petani penggarap memiliki hak 70% dan petani pemilik memiliki hak 30% dari pendapatan. Namun seluruh biaya operasional selama proses produksi ditanggung oleh petani penggarap. Pendapatan rata-rata petani penggarap pada usahatani padi sawah di Desa Kaleke Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi dengan luas lahan 0,67 Ha sebesar Rp. 7.583.590,87 per musim tanam dan luasan lahan konversi 1 Ha sebesar Rp. 11.375.386,31 per musim tanam.
Optimasi Penggunaan Sumberdaya Untuk Mencapai Keuntungan Maksimum Pada Usaha Meubel “Bamba Rattan” Di Kota Palu Ferawati Ferawati; Marhawati Marhawati; Alimuddin Laapo
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 5 (2016): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui jumlah produk yang dihasilkan Meubel “Bamba Rattan” dengan memanfaatkan sumberdaya yang tersedia dan mengetahui keuntungan maksimum yang diperoleh Meubel “Bamba Rattan” di Kelurahan Talise Kota Palu. Penelitian ini dilaksanakan pada Meubel “Bamba Rattan” di Kelurahan Talise Kota Palu pada bulan Juli 2015. Responden terdiri atas 4 orang yaitu 1 orang pemilik usaha dan 3 orang perwakilan tenaga kerja dari usaha meubel “Bamba Rattan”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah produk yang dihasilkan untuk memperoleh keuntungan maksimum adalah 12 stel kursi meja makan dan 3 stel kursi meja santai dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada berupa bahan baku 95 kg, tenaga kerja sebanyak 243 HOK dan modal sebesar Rp.12.471.135. Keuntungan maksimum dengan memproduksi kursi meja makan dan kursi meja santai adalah sebesar Rp.15.246.000.
Peran Penyuluh Pertanian Dalam Meningkatkan Pendapatan Usahatani Padi Sawah Di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi Lusiana Lusiana; Alimuddin Laapo; Dafina Howara
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 6 No 1 (2018): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penyuluh pertanian dan pendapatan usahatani padi sawah di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi selama Bulan Mei sampai dengan bulan Agustus 2016. Penentuan lokasi penelitian ditentunkan dengan metode yang digunakan (Purposive).Jumlah responden sebanyak 30. Jenis datayang digunakan terdiri atas data primer dan data skunder. Analisis data yang digunakan adalah metode Chi Square dan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, peran penyuluh pertanian sebagai pembimbing adalah baik. Hal ini ditunjukkan oleh> Peran penyuluh dari segi pembimbing petani (9,27) >(5,99), Fasilitator (12,17) > (5,99) .
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERMINTAAN AYAM PEDAGING KOTA PALU Apriyanti Eka R; Marhawati Mappatoba; Alimuddin Laapo
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 1 (2021): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi permintaan ayam pedaging di Kota Palu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2019 hingga Juli 2019. Penentuan responden dilakukan menggunakan sampling aksidental dengan jumlah sampel sebanyak 30 konsumen ayam pedaging. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Regresi Linear Berganda dengan menggunakan uji F (Simultan) dan uji T (Parsial). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Hasil uji F menunjukkan bahwa nilai F-hitung (75,927) > F-tabel (2,940) berarti secara bersama-sama semua variabel yaitu variabel harga ayam pedaging, harga telur ayam, pendapatan, dan jumlah tanggungan keluarga, memberikan pengaruh nyata terhadap permintaan ayam pedaging di Kota Palu. Sedangkan secara parsial (uji t) semua variabel harga ayam pedaging, harga telur ayam, pendapatan, dan jumlah tanggungan, dengan nilai signifikansi lebih kecil dari tingkat kesalahan sebesar 5% memberikan pengaruh nyata terhadap permintaan ayam pedaging di Kota Palu.
ANALISIS POLA DAN NILAI GIZI KONSUMSI PANGAN RUMAH TANGGA PETANI JAGUNG DI UNIT PEMUKIMAN TRANSMIGRASI BULUPOUNTU JAYA KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI Fella Madonde Lumilia Boka; Alimuddin Laapo; Sulaeman Sulaeman
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 3 (2021): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola konsumsi dan nilai gizi konsumsi pangan rumah tangga petani jagung di Unit Pemukiman Transmigrasi Bulupountu Jaya, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi. Penelitian ini dilaksanakan selama Bulan Mei sampai Bulan Juli, 2018. Responden sebanyak 30 petani, ditentukan menggunakan metode simple random sampling. Penelitian ini menggunakan metode recall untuk mengetahuni jumlah pangan yang dikonsumsi dalam 1x24 jam yang lalu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola konsumsi rumah tangga petani reponden didominasi oleh pangan yang bersumber dari protein hewani yaitu daging ayam dengan alokasi penggunaanya sebesar 333,33 gram/kapita/hari. Hal ini berbanding lurus dengan nilai gizi konsumsi pangan rumah tangga petani reponden yang kebutuhan proteinnya sudah tercukupi tetapi belum tercukupi untuk kebutuhan energinya secara maksimal, dimana terdapat 14 rumah tangga atau sebesar 46,67% dengan status tingkat konsumsi energi defisit dan terdapat 17 rumah tangga atau 56,67% dengan status konsumsi protein baik.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKSI KOPI DI DESA TOMBIANO KECAMATAN TOJO BARAT KABUPATEN TOJO UNA-UNA Nur Afni; Sisfahyuni Sisfahyuni; Alimuddin Laapo
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 3 (2021): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi produksi Kopi di Desa Tombiano Kecamatan Tojo Barat Kabupaten Tojo Una-Una. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja (porposive) dengan pertimbangan bahwa Desa Tombiano merupakan salah satu sentra produksi Kopi di Kabupaten Tojo Una-una. Penelitian dilakukan pada bulan Mei sampai Juni 2019. Penentuan responden menggunakan metode sampel acak sederhana, jumlah keseluruhan populasi 102 petani kopi dan selanjutnya pengampilan sampel menggunakan rumus slovin di dapatkan 31 responden petani kopi. Analisis data yang digunakan adalah analisis Cobb-Douglas Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai Fhitung 52,2 > Ftabel 2,60 pada tingkat taraf kesalahan 5% yang berarti hipotesis nol (Ho) ditolak dan (H1) diterima secara simultan atau ( bersama–sama ) mempengaruhi produksi kopi. Secara parsial Luas lahan, jumlah tanaman produktif, umur tanaman, berpengaruh nyata, sedangkan pupuk urea dan tenaga kerja tidak berpengaruh nyata terhadap produksi kopi.
PERBANDINGAN KINERJA USAHA KECIL MENENGAH DENGAN PENJUALAN ELEKTRONIK ( E COMMERCE) (STUDI KASUS UKM KERIPIK PALU LECKER DAN KERIPIK AZIZAH) Reni Reni; Alimuddin Laapo
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 6 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kinerja UKM dengan penggunaan e commerce.waktu penelitian di UKM Keripik Palu Lecker dan Keripik Azizah di Kota Palu pada bulan Maret sampai April 2019. Responden yaitu ditentukan secara sengaja. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Data yang dianalisis terdiri dari 5 indikator : arus kas, biaya operasional, jaringan bisnis, jumlah produksi dan kepuasan konsumen. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa arus kas Keripik Palu Lecker adalah Rp. 11.985.514 sedangkan Keripik Azizah adalah Rp. 3.145.158, biaya operasional yang dikeluarkan oleh kedua perusahaan sangat berbeda dimana Keripik Palu Lecker memiliki kebutuhan yang lebih banyak dari Keripik Azizah total biaya yang dikeluarkan oleh Keripik Palu Lecker adalah Rp. 11.900.000 sedangkan Keripik Azizah adalah Rp. 2.550.000 Jaringan Bisnis Keripik Palu Lecker meliputi Kota-Kota besar antara lain Makassar, Manado, Semarang, Samarinda dan Surabaya, sedangkan Keripik Azizah jaringan bisnisnya hanya di dalam Kota Palu. Rata-rata jumlah produksi Keripik Palu Lecker tiga bulan terakhir adalah 18 kg, sedangkan Keripik Azizah adalah 5 kg. Kepuasaan konsumen dari kedua UKM menunjukaan hasil positif atau puas, walaupun untuk Keripik Azizah masih terdapat keluhan terhadap produk yang ditawarkan.