Arthamevia, Arnetta Thalia
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Development of Digital Comics Learning Media Based Ethnomathematics of Kretek Dance Integrated with Islamic Values Arthamevia, Arnetta Thalia; Wahyuni, Fina Tri; Mursyid, Achmad Yafik
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpmk.v5i2.16174

Abstract

The Indonesian education system has come in the era of the industrial revolution 4.0, so the development of learning media should be carried out according to technological developments with upholding Indonesian cultural values and religious character to achieve the noble goals of education. Media development is carried out to overcome students' difficulties in learning mathematics, one of which is the angle material that requires visualization. One of the visual media is digital comics. This study aims to determine the development process and the feasibility of developing digital comic learning media based on the ethnomathematics of kretek dance that integrates Islamic values. This study used a Research and Development (R&D) type with a Four-D (4D) model that used a limited-scale trial. The model consists of four stages: define, design, develop, and disseminate. The results of this study were obtained by expert validation sheets and student response questionnaires as users. The research results from the three experts showed that the criteria were very feasible, with an average of 88.89% for material experts, 82.78% for media experts, and 95% for Islamic value integration experts. A limited-scale product trial conducted on 10 grade VII students of MTs NU Hasyim Asy'ari 03 Kudus obtained a percentage average of 98% with the criteria very feasible. Thus, the digital comic learning media developed in this study was very feasible to be used in mathematics learning. This research can encourage teachers to explore more about learning media that will be used to help transfer academic knowledge to students. Sistem pendidikan Indonesia telah memasuki era revolusi industri 4.0 sehingga pengembangan media pembelajaran hendaknya dilakukan sesuai perkembangan teknologi dengan tetap menjunjung tinggi nilai budaya Indonesia dan karakter religious sebagai usaha untuk mencapai tujuan luhur pendidikan. Pengembangan media dilakukan untuk mengatasi kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika, salah satunya yakni pada materi sudut yang memerlukan visualisasi. Salah satu media visual yang dapat digunakan yakni komik digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan dan kelayakan hasil pengembangan media pembelajaran komik digital berbasis etnomatematika tari kretek yang terintegrasi nilai keislaman. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Four-D (4D) yang menggunakan uji coba skala terbatas. Model ini terdiri dari empat tahapan yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Hasil penelitian ini diperoleh dari lembar validasi ahli dan angket respon peserta didik sebagai pengguna. Adapun hasil penelitian dari ketiga ahli menunjukkan kriteria sangat layak dengan rata-rata persentase sebesar 88,89% dari ahli materi, sebesar 82,78% dari ahli media, dan sebesar 95% dari ahli integrasi nilai keislaman. Dari uji coba produk skala terbatas yang dilakukan kepada 10 siswa kelas VII MTs NU Hasyim Asy’ari 03 Kudus diperoleh rata-rata persentase sebesar 98% dengan kriteria sangat layak. Maka media pembelajaran komik digital yang dikembangkan dalam penelitian ini sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran matematika. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan dapat mendorong para guru untuk lebih mengeksplorasi mengenai media-media pembelajaran yang mungkin digunakan dalam membantu mentransferkan ilmu pendidikan kepada siswa.
BERPIKIR REFLEKTIF DALAM PEMECAHAN MASALAH PECAHAN DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL TINGGI DAN GENDER Tri Wahyuni, Fina; Arthamevia, Arnetta Thalia; Haryo, Danang
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v1i1.4455

Abstract

Penelitian bertujuan mendeskripsikan karakteristik berpikir reflektif siswa SMP laki-laki dan perempuan berkemampuan awal tinggi dalam pemecahan masalah pecahan. Jenis penelitian merupakan penelitian kualitatif. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Subjek dalam penelitian sebanyak tiga subjek, yaitu satu siswa laki-laki dan dua siswa perempuan berkemampuan awal tinggi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara berbasais tugas. Validitas data menggunakan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Siswa laki-laki berkemampuan awal tinggi: (a) tahap merencanakan penyelesaian, mengidentifikasi konsep pada masalah, menjelaskan apa yang telah dilakukan; (b) tahap melaksanakan rencana penyelesaian, menyadari kesalahan dan memperbaikinya, memeriksa kebenaran suatu argumen, menggunakan pengetahuan dari dalam diri, mengaitkan informasi yang telah diketahui, mengkomunikasikan ide dengan simbol bukan dengan gambar atau objek langsung; (c) tahap memeriksa kembali, menarik kesimpulan kekonteks masalah, menjelaskan apa yang telah dilakukan. (2) Siswa perempuan berkemampuan awal tinggi: (a) tahap memahami masalah, menyebutkan informasi pada masalah, menjelaskan apa yang telah dilakukan; (b) tahap merencanakan penyelesaian, mengidentifikasi konsep pada masalah, menjelaskan apa yang telah dilakukan; (c) tahap melaksanakan rencana penyelesaian, menyadari kesalahan dan memperbaikinya, memeriksa kebenaran suatu argumen.
Efektivitas Strategi REACT Berbasis Keislaman terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dan Kecerdasan Spiritual Wahyuni, Fina Tri; Arthamevia, Arnetta Thalia; Kurniawan, Galih
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jmtk.v3i2.8635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas strategi REACT berbasis keislaman dibandingkan dengan strategi konvensional terhadap kemampuan penyelesaian masalah dan kecerdasan spiritual. Jenis penelitian menggunakan quasi experiment design. Populasi yaitu seluruh mahasiswa semester 1 program studi tadris matematika pada salah satu universitas di Kudus yang berjumlah 117 mahasiswa dengan sampel kelas B1TMR yang berjumlah 40 mahasiswa sebagai kelas eksperimen sedangkan kelas A1TMR sebagai kelas kontrol. Instrumen pengumpul data yaitu instrumen tes untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah derivatif sebanyak 5 soal uraian dan instrumen angket untuk mengukur kecerdasan spiritual dengan skala likert sebanyak 14 butir angket. Teknik analisis data yaitu statistik parametrik dengan Uji-t untuk kemampuan pemecahan masalah dan statistik non-parametrik Uji Mann-Whitney U untuk kecerdasan spiritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkuliahan strategi REACT berbasis keislaman lebih efektif dibandingkan strategi konvensional terhadap kemampuan pemecahan masalah dan kecerdasan spiritual mahasiswa. This research aims to determine the effectiveness of the Islamic-based REACT strategy compared to conventional strategies on problem-solving abilities and spiritual intelligence. The research uses a quasi-experiment design. The population is all the first semester students of mathematics education at one of the universities in Kudus, totaling 117 students with a sample of B1TMR class of 40 students serving as an experimental class while class A1TMR serves as a control class. The data collection instruments included a test instrument in the form of 5 essay questions to measure derivatives problem-solving ability and a questionnaire instrument to measure spiritual intelligence with a Likert scale of 14 questionnaires. The data analysis techniques were parametric statistics with a t-test for problem-solving abilities and non-parametric statistics, the Mann-Whitney U test for spiritual intelligence. The results showed that Islamic-based REACT strategy lectures were more effective than conventional strategies on students' problem-solving abilities and spiritual intelligence.