Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT PENERAPAN AKUNTANSI PADA INDUSTRI KECIL KERAJINAN KAYU DI KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU Kurniawan, Galih
JURNAL AGREGAT Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.887 KB)

Abstract

Sebagian besar para pengusaha industri kecil bukan seorang akuntan, akan tetapi seharusnya cukup mengetahui tentang proses akuntansi termasuk laporan keuangan. Bila dipikirkan, beberapa industri mungkin tidak membutuhkan laporan keuangan formal. Hal ini disebabkan karena kecilnya usaha mereka sehingga cukup membuat laporan keuangan sederhana untuk mereka sendiri. Bagaimanapun besar atau kecilnya perusahaan membutuhkan laporan keuangan periodik. Karena pemilik perusahaan perlu mengetahui posisi keuangan dan hasil usaha yang telah dicapainya pada suatu saat tertentu. Ini berarti para pengusaha industri kecil membutuhkan pelaksanaan akuntansi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja yang menjadi faktor penghambat penerapan akuntansi serta faktor yang dominan menjadi penghambat penerapan akuntansi pada industri kecil kerajinan kayu di Desa Junrejo. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Data penelitian ini diperoleh dari hasil kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Objek penelitian ini adalah pengusaha kerajinan kayu sebanyak 30 orang dari total 47 pengusaha kerajinan kayu di Desa Junrejo. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu menggunakan analisis faktor. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian ini adalah ditemukan nya tiga faktor yang menjadi penghambat penerapan akuntansi pada industri kecil kerajinan kayu di Desa Junrejo Kecamatan Junrejo yaitu faktor pendidikan, keterampilan, dan kesadaran. Faktor yang paling dominan adalah faktor pendidikan. Dengan mengetahui faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat penerapan akuntansi pada industri kecil kerajinan kayu diharapkan dapat membantu kemajuan industri kerajinan kayu di Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo.
Implementasi Model ASSURE Bernuansa STEAM dalam Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Kurniawan, Galih
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v2i4.145

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran ASSURE bernuansa STEAM dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa kelas V SD 3 Puyoh pada mata pelajaran matematika materi Pecahan. Jenis penelitian yaitu penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli-September 2022. Subjek penelitian yaitu siswa kelas V SD 3 Puyoh dengan total 16 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes dan teknik non tes. Teknik tes menggunakan tes hasil belajar. Sementara teknik non tes menggunakan observasi aktivitas siswa. Teknik analisis data dalam penelitian tindakan kelas ini dianalisis secara deskriptif dan sajian visual. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Pembelajaran ASSURE bernuansa STEAM dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD 3 Puyoh pada mata pelajaran matematika materi Pecahan; 2) Pembelajaran ASSURE bernuansa STEAM dapat meningkatkan aktivitas siswa kelas V SD 3 Puyoh pada mata pelajaran matematika materi Pecahan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan model ASSURE bernuansa STEAM dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar pada mata pelajaran Matematika materi Pecahan siswa kelas V SD 3 puyoh.
Pengembangan Kewirausahaan Berbasis TOGA Untuk Peningkatan Kesejahteraan Kelompok Asman TOGA di Puskesmas Kaliwates Jember Wibowo, Teguh Setiawan; Kurniawan, Galih; Putri Susanti, Dina Eka; Lestari, Leni Angga; Wulandari, Ninuk; Aguswina, Melany Eka; Musthofa, Mochamad Charis; Nanda Widodo, Tesar Syahnariri
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 07 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i07.2498

Abstract

Pengembangan kewirausahaan berbasis Tanaman Obat Keluarga (TOGA) memiliki peran ganda dalam meningkatkan kesehatan publik dan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Program ini difokuskan pada Kelompok Asman TOGA dan Akupresur di wilayah kerja Puskesmas Kaliwates, Jember. Delapan puluh persentase potensi TOGA di komunitas ini belum dimanfaatkan secara optimal, akibat keterbatasan pengetahuan budidaya, teknik pengolahan, kemasan, dan pemasaran produk herbal. Salah satu inisiatif yang dijalankan pada 5 Juli 2025 adalah kegiatan pendidikan dan pelatihan berupa paparan materi oleh tenaga akademisi serta praktik langsung workshop pembuatan seduhan sereh lemon yang dipandu oleh mahasiswa profesi apoteker dari Universitas Muhammadiyah Kudus. Pendekatan interaktif dan berbasis pendekatan model ADDIE serta metode partisipatif menjadi landasan pelaksanaan. Melalui kegiatan ini diharapkan anggota kelompok mampu mengembangkan kapasitas untuk menghasilkan produk herbal siap jual, membangun jejaring pemasaran lokal, serta mendorong kemandirian kesehatan di masyarakat. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran peningkatan keterampilan praktek, pemahaman materi, dan rencana usaha pascakegiatan. Hasil kegiatan ini diharapkan menjadi dasar model kewirausahaan yang dapat direplikasi, sekaligus memperkuat sinergi antara akademisi, tenaga kesehatan, dan komunitas.
Relationship Between Geriatric Patient Characteristics and Adherence to Outpatient Antihypertensive Therapy in Hospitals Nisa, Fadlilatul Muthi’atun; Retnowati, Eko; Kurniawan, Galih
Advances in Healthcare Research Vol. 3 No. 2 (2025): March - August
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/ahr.v3i2.596

Abstract

Purpose: This study aimed to analyze the relationship between geriatric patient characteristics and adherence to antihypertensive therapy in the outpatient department of Sarkies ‘Aisyiyah Kudus Hospital, with the hypothesis that sociodemographic factors such as age, gender, education, occupation, socioeconomic status, duration of illness, and knowledge influence treatment adherence. Research Method: A quantitative analytical observational study with a cross-sectional approach was conducted from May to June 2025. The sample consisted of 60 geriatric hypertensive patients selected through purposive sampling. Data were collected using the validated MARS-5 questionnaire and a knowledge-level questionnaire. Data analysis included validity and reliability tests, as well as univariate and bivariate analyses using the Chi-Square test with SPSS 27. Results and Discussion: The majority of respondents (96.7%) demonstrated high adherence to antihypertensive therapy. Bivariate analysis revealed significant associations between education level (p = 0.039), occupation (p < 0.001), and knowledge level (p = 0.012) with adherence. In contrast, no significant relationships were found with gender, age, duration of hypertension, or socioeconomic status. These results suggest that knowledge, education, and daily activities significantly influence adherence behavior, whereas demographic characteristics alone do not. Implications: The findings underscore the importance of health education, family support, and pharmacist counseling in promoting adherence among geriatric patients, particularly those with limited knowledge or educational backgrounds. Future studies should involve larger populations, employ longitudinal designs, and investigate the role of family support and healthcare communication in enhancing long-term adherence.
Efektivitas Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Rawat Inap dengan Stroke Non-Hemoragik di RSUD RA Kartini Jepara Kurniawan, Galih; Ar Rosyad, Muhammad Naufal; Muslim, Ahmad Suriyadi
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 3 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v14i3.8677

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dengan hipertensi sebagai faktor risiko utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan obat antihipertensi pada pasien rawat inap dengan stroke non-hemoragik di RSUD RA Kartini Jepara. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif non-eksperimental dengan pendekatan kohort retrospektif, berdasarkan data rekam medis pasien tahun 2024. Analisis meliputi karakteristik pasien, pola penggunaan antihipertensi, rata-rata lama rawat inap (AVLOS), durasi pengobatan, komorbiditas, dan penurunan tekanan darah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sebanyak 32 pasien dianalisis, mayoritas berusia 50–59 tahun (50%) dan berjenis kelamin laki-laki (59,38%). Terapi paling umum adalah kombinasi Amlodipine dan Candesartan (22,22%). AVLOS tertinggi ditemukan pada kombinasi ARB + beta blocker (11 hari), sementara durasi pengobatan terlama terdapat pada Furosemid tunggal (6 hari). Komorbid terbanyak adalah hiperlipidemia (28,89%) dan diabetes melitus tipe 2 (20%). Penurunan tekanan darah tertinggi dicapai oleh Nicardipine tunggal (45/49 mmHg) dan kombinasi beta blocker + CCB (45/39 mmHg). Meskipun secara klinis terdapat variasi efektivitas antar regimen, uji statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan (p 0,05). Hasil data dapat disimpulkan bahwa kombinasi ARB + CCB merupakan regimen yang paling banyak digunakan dengan efektivitas yang baik secara klinis. Usia menunjukkan hubungan signifikan terhadap kejadian stroke, sementara variabel lain tidak signifikan secara statistik
ANALISIS FAKTOR YANG BERPENGARUH PADA TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN HIPERTENSI DI KECAMATAN BANJAREJO KABUPATEN BLORA Hellena Amelia Putri; Etikasari, Ria; Kurniawan, Galih
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49556

Abstract

Hipertensi merupakan suatu kondisi yang sering tidak disadari ditandai dengan tekanan darah tinggi yang tidak normal di dalam arteri yang dapat meningkatkan risiko stroke, aneurisma, gagal jantung, serangan jantung, dan kerusakan ginjal. Hipertensi dianggap sebagai penyakit tidak menular sehingga mendapat julukan "Silent killer" karena kecenderungannya berkembang tanpa gejala, membuat banyak penderitanya tidak menyadari kondisinya. Menurut Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, angka kejadian hipertensi pada orang dewasa berusia ≥18 tahun mengalami penurunan dari 34,1% pada tahun 2018 menjadi 30,8% pada tahun 2023. Kepatuhan pengobatan pasien hipertensi merupakan hal penting karena hipertensi merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan tetapi harus selalu dikontrol atau dikendalikan agar tidak terjadi komplikasi yang dapat berujung pada kematian. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi kepatuhan minum obat pasien diantaranya jenis kelamin pasien, umur, tingkat pendidikan , pekerjaan , lama terapi dari awal pasien didiagnosa hipertensi hingga saat dilakukan penelitian, jenis obat hipertensi, dukungan keluarga, akomodasi, dan motivasi untuk sembuh. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan faktor faktor yang mempengaruhi tingkat kepatuhan minum obat di wilayah kecamatan Banjarejo, kabupaten Blora. Uji analisis data yang digunakan untuk penelitian ininadalah uji Chi-Square.
Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Informasi Obat Pada Peresepan Antibiotik di Klinik Pratama Masyitoh, Kudus Ria Etikasari; Lestaria, Diana Tri; Ruhmana, Faizzatur; Kurniawan, Galih
Jurnal Indonesia Sehat Vol. 3 No. 2 (2024): JURINSE, Agustus 2024
Publisher : SAMODRA ILMU: Lembaga Penelitian, Penerbitan, dan Jurnal Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58353/jurinse.v3i2.204

Abstract

Background: Provision of Drug Information (PIO) was place for health facilities to optimize clinical pharmacy services in order to increase patient satisfaction.Objective: This study aims was to determine the relationship between PIO and patient satisfaction who received antibiotic prescriptions Method: Data was taken from outpatients and inpatients who do medical examinations from March to April 2024 at the Masyitoh Clinic, Kudus. A questionnaire was used to determine the completeness of PIO implementation and measure patient satisfaction. The results were analyzed using the chi-square statistical test to determine the relationship between the two variables. Results : 113 patients met the inclusion criteria and were willing to become respondents by filling out informed consent as well as the PIO questionnaire and patient satisfaction questionnaire. The age of the majority of patients was 18 – 30 years and 31 – 50 years (41.6%) with female gender (60.2%) and junior high school education (27.4%). The most widely used antibiotic was amoxicillin (51.3%). The majority of patients (69%) stated that PIO was complete and some (52.2%) patients stated that they were satisfied. The statistical test results obtained  p value of 0.000. Conclusion: There is a relationship between PIO and patient satisfaction who receive antibiotic prescriptions in outpatient and inpatient settings.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Swamedikasi dengan Perilaku Pencegahan Penyakit Scabies (Sarcoptes Scabiei) Pada Santri di Pondok Pesantren Nurul Falah Pati Tarista, Nanum Salsa Nova; Muslim, Ahmad Suriyadi; Kurniawan, Galih
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31523

Abstract

Pondok pesantren adalah lingkungan dengan risiko tinggi penularan scabies. Salah satu faktor yang memengaruhi kejadian scabies di pesantren adalah perilaku pencegahan santri tentang penyakit tersebut. Pengetahuan merupakan bagian penting dalam memengaruhi perilaku kesehatan termasuk pengetahuan swamedikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan swamedikasi dengan perilaku pencegahan penyakit scabies (sarcoptes scabiei) pada santri di Pondok Pesantren Nurul Falah Pati. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan menggunakan desain pendekatan cross sectional. Sampel penelitian diambil dengan metode total sampling. Pengumpulan data diambil dengan melakukan pengisian kuesioner tentang pengetahuan swamedikasi scabies dan kuesioner perilaku pencegahan penyakit scabies. Analisis data menggunakan analisis rank spearman. Hasil penelitian menyatakan sebagian besar santri di Pondok Pesantren Nurul Falah Pati memiliki tingkat pengetahuan swamedikasi pada kategori baik yaitu sebanyak 54,2% dan sebagian besar santri di Pondok Pesantren Nurul Falah Pati memiliki perilaku pencegahan penyakit scabies pada kategori baik yaitu sebanyak 62,5%. Hasil analisis rank spearman didapatkan taraf signifikansi 0,040 ≤ 0,05. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan swamedikasi dengan perilaku pencegahan penyakit scabies di Pondok Pesantren Nurul Falah Pati.
ANALISIS HUBUNGAN ANTARA LAMA MENDERITA DIABETES MELITUS DAN STATUS PEMBIAYAAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS KOTA NGAWI Rosyidah, Kharisma Aprilita; Kurniawan, Galih; Dahbul, Nura Ali; Muslim, Ahmad Suriyadi; Fitriani, Ervina Rizki
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 8, No 1 (2023): Indonesia Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v8i1.2038

Abstract

Berdasarkan data tahun 2020, prevalensi diabetes mellitus (DM) di Indonesia adalah sebesar 8,2% sedangkan prevalensi rata-rata di negara dengan pendapatan menengah ke bawah adalah 7,5%, sehingga prevalensi DM di Indonesia sedikit di atas rata-rata. Berdasarkan data dari WHO pada tahun 2005, tercatat bahwa 70% angka kematian dunia disebabkan oleh penyakit tidak menular dimana 2% diantaranya penyebabnya adalah DM. Salah satu yang memiliki dampak signifikan terhadap outcome terapi adalah kepatuhan pasien. Pada penelitian sebelumnya diketahui bahwa outcome terapi, yaitu pencegahan komplikasi pada penderita DM, dapat tercapai secara maksimal salah satunya dengan adanya peningkatan kepatuhan. Lama menderita DM juga memiliki hubungan terhadap self care management DM tipe 2. Selain itu kepatuhan terapi pasien rawat jalan juga merupakan tujuan utama untuk menghindari efek samping sehingga beberapa studi difokuskan pada prediktor seperti demografis pasien diantaranya adalah usia pasien dan status asuransi. Penelitian kali ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama menderita DM dan status asuransi terhadap kepatuhan minum obat pada pasien. Metode penelitian observasional kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di 5 puskesmas yang ada di kota Ngawi pada bulan Mei-Oktober 2022. Sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 502 pasien. Analisis data dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan odd ratio (OR). Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner yang terdiri dari 2 bagian yaitu biodata responden dan kuesioner MMAS-8 (Morisky Medication Adherance Scale-8) untuk mengukur kepatuhan pasien minum obat. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara lama menderita DM dan status pembiayaan terhadap kepatuhan pasien minum obat DM dengan nilai p-value berturut-turut 0,006 dan 0,000 (p-value 0,05). Hasil uji OR juga menunjukkan lama menderita DM lebih berpengaruh terhadap kepatuhan dengan estimasi 4x lipat dibandingkan dengan status pembiayaan yang memiliki estimasi 0,022x lipat. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa status pembiayaan dan lama menderita DM memiliki hubungan terhadap kepatuhan pasien dalam meminum obat DM, namun lama menderita DM lebih berpengaruh terhadap kepatuhan pasien minum obat DM dibandingkan status pembiayaan.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL 70% BIJI KOPI ROBUSTA (Coffea robusta L.) DI KUDUS DENGAN METODE DPPH Kurniawan, Galih; Chabibah, Chabibah; Rahmawati, Riana Putri; Arif, Fahrudin; Apriliyani, Fitri
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 8, No 2 (2023): INDONESIA JURNAL FARMASI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v8i2.2302

Abstract

Antioksidan memiliki kapasitas untuk melindungi organisme terhadap serangan radikal bebas dan mengurangi dampak buruknya. Indonesia memiliki beragam tanaman yang menunjukkan kemampuan antioksidan. Kopi Robusta yang secara ilmiah dikenal dengan nama Coffea Robusta L merupakan tanaman yang terkenal dengan kemampuan antioksidannya karena kandungan alkaloid, flavonoid, polifenol, saponin, dan tanin. Kemampuan antioksidan pada kopi Robusta diduga berkaitan dengan adanya senyawa flavonoid dan polifenol. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan antioksidan ekstrak etanol 70% yang diperoleh dari biji kopi Robusta.Penelitian ini memerlukan penyelidikan empiris yang menganalisis sifat-sifat fitokimia secara kualitatif melalui pengujian. Aktivitas antioksidan ekstrak etanol 70% dievaluasi menggunakan teknik DPPH (1,1 difenil -2-pikrilhidrazil). Ekstrak diuji pada konsentrasi 25, 50, 100, 200, dan 400 ppm, dengan vitamin C sebagai bahan acuan. Aktivitas antioksidan dievaluasi dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis untuk memastikan nilai IC50, yang berfungsi sebagai ukuran hasil aktivitas antioksidan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70% biji kopi menunjukkan aktivitas antioksidan sebesar 47,77 ppm, sedangkan aktivitas antioksidan vitamin C relatif lebih rendah yaitu 17,07 ppm. Nilai IC50 yang diperoleh dari uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol 70% biji kopi Robusta menunjukkan derajat aktivitas antioksidan yang signifikan.