Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Peran Intensitas Latihan dalam Hipertrofi Otot Skeletal Irawati, Nur Ayu Virginia; Sylviana, Nova; Lubis, Leonardo
Jurnal Biomedika dan Kesehatan Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18051/JBiomedKes.2024.v7.124-132

Abstract

Endurance training, a form of physical activity that relies on continuous aerobic exercise and repetitive muscle contractions, is widely acknowledged for its positive effects on overall physical fitness. Aerobic exercise, an essential component of endurance training, has numerous benefits including improved cardiovascular and respiratory health, increased muscle endurance, and enhanced resistance against fatigue. It has also been found to contribute to skeletal muscles, potentially by stimulating the synthesis of proteins involved in muscle fiber formation. Although resistance exercise has been favored for promoting muscle growth, some suggests that aerobic exercise can also produce skeletal muscle hypertrophy comparable to that of resistance exercise if performed correctly. The duration, intensity, and specific type of aerobic exercise play important roles in determining skeletal muscle mass. The mammalian target of rapamycin (mTOR) known as a key regulator of muscle protein synthesis that associated with exercise activity. Several signaling pathways, such as Akt/mTOR and MAPK, are involved in controlling muscle protein synthesis during exercise. This review aimed to understand the impact of aerobic exercise intensity and other training parameters on skeletal muscle, to provide valuable insights for optimizing exercise programs and fostering muscle hypertrophy. In this review, we had systematically searched PubMed and Google Scholar from January 2013 to May 2023. Our result indicated that aerobic exercise can be expected to promote skeletal muscle hypertrophy and improve muscle mass and function. The regulation of skeletal muscle mass is complex, involving various signaling pathways such as mTOR, as well as the influence of hormones and growth factors.
Exploring Lactic Acid Bacteria and Metabolite-Target Interactions in Undernutrition Prevention: A Network Pharmacology and Molecular Docking Approach Prayogi, Norbertus Marcell; Berawi, Khairun Nisa; Irawati, Nur Ayu Virginia; Rukmono, Prambudi
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 11 (2025): Volume 5 Nomor 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i11.23016

Abstract

ABSTRACT Undernutrition is a major global issue, particularly in children, leading to stunting, wasting, and compromised immune function. Disruption of gut microbiota is a key factor in undernutrition, making probiotics, especially Lactic Acid Bacteria (LAB), a potential solution for improving nutritional status. This study explores the role of LAB and their metabolites in preventing undernutrition using network pharmacology and molecular docking approaches to identify potential molecular targets and related pathways. Network pharmacology tools like TargetNet, SEA, and SwissTargetPrediction were used to predict gene targets influenced by LAB metabolites. Cytoscape was used to build protein-protein interaction (PPI) networks, and molecular docking simulations evaluated the binding of LAB metabolites to key proteins associated with undernutrition. A total of 603 potential genes were identified, including human serum albumin (ALB), interleukin-6 (IL-6), and tumor necrosis factor alpha (TNF-α). Pathway analysis linked these proteins to immune response, nutrient absorption, and metabolic regulation. Molecular docking confirmed stable interactions with LAB metabolites. LAB and their metabolites show promise in managing undernutrition by modulating gut health and supporting nutrient absorption, providing a basis for future clinical applications. Keywords: Undernutrition, Lactic Acid Bacteria (LAB), Probiotics, Network Pharmacology, Molecular Docking
Peran Faktor Determinan Sosial Kesehatan, Personal Hygiene, dan Lingkungan dalam Penularan Protozoa Usus Khuluq, Muhammad Khusnul; Irawati, Nur Ayu Virginia; Mutiara, Hanna; Suwandi, Jhons Fatriyadi
Medula Vol 14 No 10 (2025): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v14i10.1406

Abstract

Intestinal protozoan infections are a significant health issue, particularly in developing countries with low socioeconomic conditions, poor sanitation, and inadequate personal hygiene practices. The transmission of intestinal protozoa is closely linked to various social determinants of health, including education level, occupation, and household income. Parents with lower education levels tend to have limited knowledge about hygiene and infection prevention, increasing the risk of transmission to children. Certain occupations, such as farming, are also associated with a higher risk of infection due to exposure to contaminated environments. Personal hygiene plays a crucial role in preventing intestinal protozoan infections. Habits such as washing hands before eating, after defecation, and maintaining overall cleanliness can reduce the risk of transmission through the fecal-oral route. Additionally, inadequate environmental sanitation, including the absence of toilets, poor waste management, and limited access to clean water, contributes to high infection rates. Several studies indicate that communities living in areas with poor sanitation are more vulnerable to infection, mainly due to high fecal contamination in water and soil. Beyond social and environmental factors, the presence of pets or livestock can also serve as a source of transmission. Animals exposed to intestinal protozoa pose a risk of spreading the infection if not properly managed. Therefore, preventing intestinal protozoan infections requires a comprehensive approach, including health education, increased awareness of personal hygiene, improved sanitation facilities, and access to safe drinking water for communities.
Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu tentang Buku KIA dalam Rangka Pencegahan Stunting pada Komunitas Agromedicine Desa Karang Anyar Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan Zuraida, Reni; Apriliana, Ety; Wijaya, Sofyan Musyabiq; Irawati, Nur Ayu Virginia; Nurhayati, Novi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v5i1.2804

Abstract

Secara nasional, status gizi balita menunjukkan gambaran yang penuh tantangan, seperti terlihat dari hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) 2017, menunjukkan bahwa status gizi buruk dan gizi kurang pada balita lebih tinggi daripada status tersebut pada baduta (bawah dua tahun), yaitu 17,8% dan 14,8% dengan status gizi buruk masing-masing 3,8% dan 3,5%. Persentase gizi buruk tersebut masing-masing meningkat dari 3,4% dan 3,1% (2016), sedangkan pada tahun 2015 3,9% dan 3,2%. Riset Kesehatan Dasar 2013 mencatat prevalensi stunting nasional mencapai 37,2 persen, meningkat dari tahun 2010 (35,6%) dan 2007 (36,8%). Artinya, pertumbuhan tak maksimal diderita oleh sekitar 8,9 juta anak Indonesia, atau satu dari tiga anak Indonesia. Peran aktif kader besifat penting karena kader mempengaruhi keberhasilan program Posyandu khususnya dalam pemantauan tumbuh kembang anak. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan kader posyandu tentang buku KIA dalam rangka pencegahan stunting Pengabdian dilakukan dengan memberikan penyuluhan mengenai isi buku KIA dan cara deteksi stunting pada anak balita. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan ini dapat meningkatkan pengetahuan para kader posyandu di Desa Karang Anyar, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. Diharapkan pemberdayaan kader posyandu dapat dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan sehingga dapat meningkatkan kinerja kader dalam pelayanan posyandu yang optimalKata kunci: Buku KIA. kader posyandu, balita stunting, pemberdayaan
PENINGKATAN KESADARAN GEJALA SINDROM METABOLIK PADA LANSIA DI PUSKESMAS KORPRI BANDAR LAMPUNG Putri, Giska Tri; Ratna, Maya Ganda; Karima, Nisa; Jausal, Anisa Nuraisa; Irawati, Nur Ayu Virginia; Adnan, Ayu Zahera
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3306

Abstract

Pengabdian ini bertujuan memberikan pengetahuan tentang sindrom metabolik pada masyarakat khususnya lansia agar dapat mengenali lebih dini gejala dan segera melakukan pemeriksaan ke pelayanan kesehatan. Pengabdian ini dilakukan dengan beberapa kegiatan meliputi penyuluhan tentang sindrom metabolic dan pemeriksaan kesehatan pada peserta pengabdian. Pemeriksaan kesehatan meliputi pengukuran tekanan darah dan glukosa darah sewaktu. Manfaat yang diharapkan pada pengabdian ini yaitu masyarakat mendapatkan pengetahuan mengenai sindrom metabolik dan mengetahui hasil pemeriksaan kesehatannya. Materi penyuluhan yang diberikan mencakup materi tentang sindrom metabolik. Sebelum pemberian materi peserta diberikan pretes, setelah pemberian materi dilanjutkan dengan diskusi dan pemberian postes. Hasil postes memiliki nilai yang lebih baik dimana 90% peserta mendapatkan nilai >80 dibandingkan nilai pretes dimana 50% peserta mendapatkan nilai dibawah 50. Kemudian dilanjutkan pemeriksaan kesehatan peserta berupa pemeriksaan tekanan darah dan gula darah sewaktu. Hasil pemeriksaan langsung diberitahukan oleh tim pengabdian dan langsung diberikan edukasi terkait hasil pemeriksaan tersebut. Kata kunci: Lansiia, penyuluhan, sindrom metabolik.
Peningkatan Kesadaran Tentang Anemia Pada Remaja Melalui Edukasi di Sekolah Alam Lampung Kabupaten Lampung Selatan Jausal, Anisa Nuraisa; Nareswari, Shinta; Irawati, Nur Ayu Virginia; Putri, Giska Tri; Ratna, Maya Ganda; Setiorini, Anggi; Karima, Nisa
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3348

Abstract

Kejadian anemia sering dialami pada remaja, terutama perempuan. Penyebab utama anemia pada remaja meliputi kurangnya asupan zat besi, vitamin, dan protein, serta konsumsi makanan dan minuman yang menghambat penyerapan zat besi. Anemia pada remaja perempuan juga dapat dipengaruhi oleh faktor risiko menstruasi tiap bulannya yang menyebabkan kehilangan zat besi. Remaja yang mengalami anemia dapat mengalami kelelahan hingga penurunan konsentrasi yang bisa mengganggu proses belajar. Kejadian anemia pada remaja dapat dicegah dengan screening pemeriksaan hemoglobin dan pemberian tablet zat besi pada remaja. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Sekolah Alam Lampung, Kabupaten Lampung Selatan dengan sasaran para siswi yang duduk di bangu SMP dan SMA. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan pencegahan anemia terutama pada remaja putri di Sekolah Alam Lampung, Kabupaten Lampung Selatan. Pengabdian dilakukan dengan memberikan penyuluhan mengenai anemia dan pemberian buku panduan tentang anemia pada remaja. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para remaja putri di Sekolah Alam Lampung tentang anemia pada remaja. Oleh karena itu, kedepannya diperlukan edukasi yang berkelanjutan dan menyeluruh untuk mencegah kejadian anemia pada remaja.
EDUKASI CEDERA PADA OLAHRAGA PADA PEGAWAI MINI SOCCER BANDAR LAMPUNG Irawati, Nur Ayu Virginia; Fadli, Muhammad Yogie; Irawati, Nur Bebi Ulfah; Jausal, Anisa Nuraisa; Setiorini, Anggi; Ratna, Maya Ganda; Putri, Giska Tri; Karima, Nisa
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3530

Abstract

Cedera olahraga merupakan risiko yang umum terjadi terutama pada olahraga dengan intensitas tinggi seperti sepak bola. Penanganan yang tidak tepat dapat menurunkan performa dan kualitas hidup pelaku olahraga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pegawai Mini Soccer Enterpro Bandar Lampung tentang pencegahan dan penanganan cedera olahraga melalui penyuluhan dan simulasi. Metode yang digunakan meliputi edukasi, diskusi partisipatif, serta pengukuran tingkat pengetahuan melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 75% setelah penyuluhan, yang mencerminkan efektivitas pendekatan edukatif yang diterapkan. Simulasi penanganan cedera dan diskusi interaktif juga meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam memberikan pertolongan pertama. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi yang terstruktur dan kontekstual dapat memperkuat kesiapsiagaan serta menciptakan lingkungan olahraga yang lebih aman dan profesional. Kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkala untuk meningkatkan kompetensi pegawai dalam menangani cedera olahraga.