Abdul Basit, Abdul Basit
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efek Pengabaian Kesehatan Mental Siswa di SMA Negeri 2 Sungai Penuh: Tanggung Jawab Sistem Pendidikan atau Keluarga? Basit, Abdul; Cusinia, Azahra Hardi
Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia Vol 5, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/4.351167

Abstract

Kesehatan mental siswa telah menjadi perhatian penting dalam dunia pendidikan, mengingat dampaknya yang signifikan terhadap performa akademis dan kesejahteraan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak pengabaian kesehatan mental siswa di SMA Negeri 2 Sungai Penuh dan menganalisis sejauh mana sistem pendidikan bertanggung jawab atas kesejahteraan psikologis siswa. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data dari wawancara dengan guru, konselor sekolah, dan siswa untuk memahami persepsi mereka mengenai dukungan kesehatan mental di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya perhatian dan sumber daya yang memadai untuk kesehatan mental siswa dapat mengakibatkan penurunan motivasi belajar, meningkatnya tingkat kecemasan, serta risiko gangguan psikologis yang lebih serius. Selain itu, muncul kontroversi tentang peran sistem pendidikan dalam isu ini. Beberapa pihak menganggap sekolah bertanggung jawab untuk menyediakan dukungan yang lebih terstruktur bagi kesehatan mental siswa, sementara pihak lain melihat bahwa kesehatan mental merupakan urusan pribadi siswa yang sebaiknya ditangani oleh keluarga atau profesional kesehatan mental di luar lingkungan sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa SMA Negeri 2 Sungai Penuh membutuhkan pendekatan yang lebih holistik dan inklusif dalam mendukung kesehatan mental siswa, yang diintegrasikan sebagai bagian dari pendidikan secara keseluruhan. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat mendorong kebijakan pendidikan yang lebih memperhatikan kesejahteraan mental siswa sebagai elemen esensial dalam pencapaian keberhasilan akademik dan pengembangan karakter.
Praktik Revitalisasi Nilai Kearifan Lokal dalam Pembelajaran PAI Berbasis Multikultural untuk Meningkatkan Toleransi Keberagamaan di Era Digital Bustian, Bustian; Fikri, Ahmad; Basit, Abdul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi revitalisasi nilai-nilai kearifan lokal dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis multikultural guna meningkatkan toleransi keberagamaan di era digital. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi pada beberapa sekolah menengah di Provinsi Jambi. Temuan menunjukkan bahwa integrasi nilai kearifan lokal seperti musyawarah, gotong royong, dan rasa hormat terhadap perbedaan budaya dan agama mampu menciptakan ruang dialog yang inklusif dalam proses pembelajaran PAI. Strategi yang efektif meliputi penguatan narasi lokal dalam materi ajar, pelibatan tokoh adat dan agama dalam proses pendidikan, serta penggunaan media digital yang menekankan nilai moderasi dan toleransi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kebijakan kurikulum yang adaptif serta penguatan kapasitas guru dalam mengelola keberagaman melalui pendekatan pedagogi multikultural berbasis lokalitas.