Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KONSEP BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR (Studi Komparasi Pemikiran Dr.Pupu Saeful Rahmat,M.Pd dan Prof. Dr. H. Djaali dalam Psikologi Pendidikan) Zaenudin; Siti Maria Ulfah
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.095 KB) | DOI: 10.31943/counselia.v1i1.5

Abstract

Proses belajar mengajar di sekolah kerap kali dijumpai berbagai permasalahan. Masalah-masalah tersebut merupakan hambatan dalam usaha mencapai suatu tujuan pendidikan. Salah satu permasalahannya adalah kurangnya motivasi belajar siswa. Oleh karena itu motivasi belajar menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan pembelajaran. Motivasi belajar harus dibangkitkan dalam diri siswa sehingga siswa termotivasi dalam belajar. Adapun jenis penelitian ini, menggunakan metode penelitian kualitatif noninteraktif, penelitian noninteraktif yaitu penelitian terhadap konsep-konsep melalui sebuah analisis dokumen. Hasil penelitian yaitu Konsep bimbingan dan konseling dalam meningkatkan motivasi belajar keduanya menggunakan strategi yang terdapat pada layanan bimbingan konseling. Namun, konsep dalam meningkatkan motivasi belajar yang dikemukakan oleh Dr.Pupu Saeful Rahmat,M.Pd melalui layanan pembelajaran sedangkan konsep yang dikemukakan oleh Prof. Dr. H. Djaali dalam meningkatkan motivasi belajar yaitu melalui metode layanan bimbingan kelompok.
Linguistik Klasik Dan Modern M. Kamal; Siti Maria Ulfah
Jurnal Bina Ilmu Cendekia Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Bina Ilmu Cendekia
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/jbic.v2i2.118

Abstract

Era perkembangan linguistik pada umumnya, telah mengenal berbagai metode bahasa, diantara yang popular adalah metode bahasa Tradisional dan metode Deskriptif. Aliran tradisional menganalisis bahasa sebagai terurai si “pelaku” dan “Tindakan” (actor and action). Ujaran dalam berbahasa dibagi menjadi beberapa unsur dan digolongkan pada jenis-jenis kata (parts of speech), Aliran Tradisionalisme menganalisis kalimat atas Subjek, prediket, objek, dan jenis kata yang mendukung subjek, prediket, objek. sehingga dikenal beberapa istilah seperti subject, predicate, gender, number, case, person, tense, mood. Aliran deskriptif ditandai dengan terbitnya buku Course de Linguistique General karya sarjana Swiss, Ferdinand de Saussure pada tahun 1916. Saussure untuk pertama kalinya memberikan tela'ah pada bahasa sebagai satu struktur, hingga pendekatannya ini sering disebut structural Linguistics. Ada tiga aliran yang sangat berpengaruh dalam studi bahasa pada masa ini, yaitu ; Pertama, المدرسة اللغوية البنيوية (Structural Linguistic), Kedua, مدرسة النحو التوليدي التحويلى (Transformational-Generatif Grammar), Ketiga, مدرسة القوالب (Tagmemic Analysis). Artikel ini akan memaparkan secara singkat mengenai perkembangan studi tata bahasa dari masa ke masa Perkembangan metode analisis bahasa ini dimulai sejak era klasik (Grik/Yunani) sampai pada era kebangkitan Eropa (antara abad XVIII s/d abad ke XIX).
Analisis Proses Pembuatan Batik Tulis Sukapura Di Desa Janggala Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya Siti Maria Ulfah
Realisasi : Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain Vol. 1 No. 3 (2024): Juli : Realisasi : Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/realisasi.v1i3.184

Abstract

This research aims to find out the preparations for working on Sukapura Handwritten Batik, knowing the marketing process of Sukapura batik products to consumers. The process of making Sukapura batik. The instruments used by researchers in research to collect data are observation, interviews and documentation studies. Data is analyzed through data reduction, data display, conclusions and verification. The findings from this research are that Sukapura written batik has its own uniqueness and characteristics that have been passed down from generation to generation, inherited from previous ancestors. Sukapura batik motifs can be modified and updated according to orders desired by the target market customers.
Moderasi Beragama Habib Utsman Bin Yahya dalam kitab Adabul Insan dan implikasinya pada pembelajaran PAI Siti Maria Ulfah; Andy Hadiyanto; Abdul Fadhil
Indonesian Journal of Islamic Religious Education Vol. 2 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Islamic Religious Education (INJIRE)
Publisher : ADPISI (Asosiasi Dosen Pendidikan Agama Islam Se-Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63243/cnkjq156

Abstract

This study aims to analyze and describe Habib Uthman bin Yahya's thoughts regarding religious moderation in aspects of non-violence (al-la 'Unf), culturally friendly (I'tiraf al 'urf), fair and upright (I'tidal), respecting the nation state. (Al-Muwathanah), exemplary (Qudwah) especially in the book Adabul Insan and its implications for learning Islamic Religious Education. This research is included in the type of qualitative research with a library research approach. Data collection techniques were carried out through literature studies and interviews. The data analysis in this study used the theory of religious moderation. The results showed that in the aspect of anti-violence (al-la 'Unf) religious moderation was shown by being gentle, not disturbing one another, helping each other without discrimination, empathizing, respecting each other and spreading love among human beings. Aspect (I'tiraf al 'urf) it is shown by understanding and acceptance of the existence of community culture, looking for a middle way between local customs and Islamic law, and respecting and appreciating the culture carried out by the local community. The I'tidal aspect is shown in the attitude of maintaining a balance between rights and obligations, acting fairly both in speech and deed, having a stand and being proportional in judging something. The Al-Muwathanah aspect is manifested in a responsible attitude as a citizen and not rebelling against a legitimate and just government. Whereas in the Qudwah aspect, it is shown by a creative, innovative, diligent, initiative, and maintaining trust. Habib Uthman bin Yahya's thought of religious moderation can be implied in PAI.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN KONTROL PASIEN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS ASTANAJAPURA KABUPATEN CIREBON Dini Salsa Pebriyanti; Siti Maria Ulfah; Herry Nurhendriyana
Tunas Medika Jurnal Kedokteran & Kesehatan Vol 10 No 2 (2024): TUNAS MEDIKA JURNAL KEDOKTERAN & KESEHATAN
Publisher : Fakultas Kedokteran UGJ Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/tumed.v10i2.9454

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu penyakit kronis yang ditandai adanya hiperglikemia, kondisi hiperglikemia jangka panjang akan menyebabkan komplikasi. Menurut Riskesdas 2018, prevalensi DM di Indonesia mengalami peningkatan dari 6,9% pada tahun 2013 menjadi 8,5% pada tahun 2018. Kepatuhan kontrol merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan pasien DM untuk mencegah komplikasi. Selain peran pasien, pengetahuan keluarga merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kepatuhan kontrol pasien. Tujuan: Mengetahui tingkat pengetahuan keluarga, kepatuhan kontrol pasien DM, dan hubungan tingkat pengetahuan keluarga terhadap kepatuhan kontrol pasien DM. Metode: Analitik observasional dengan desain cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Astanajapura pada bulan Juni-Agustus 2023. Jumlah sampel 110 responden dengan teknik consecutive sampling. Data tingkat pengetahuan keluarga diukur menggunakan diabetes knowledge questionnaire-24 (DKQ-24) dan kepatuhan kontrol dilihat melalui rekam medis pasien dalam 3 bulan terakhir. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil: Sebagian besar tingkat pengetahuan keluarganya kurang sebesar 50,9%, dan sebagian besar kepatuhan kontrol pasien DM tidak patuh sebesar 63,6%. Berdasarkan uji statistik diperoleh nilai p-value <0,05 yang menunjukan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan keluarga dengan kepatuhan pasien DM. Simpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan keluarga dengan kepatuhan kontrol pasien DM di Puskesmas Astanajapura Kabupaten Cirebon. Kata Kunci: Pengetahuan Keluarga, Kepatuhan Kontrol, Diabetes Melitus. Introduction: Diabetes Mellitus (DM) is one of the chronic diseases characterized by hyperglycemia, long-term hyperglycemia conditions will cause complications. According to Riskesdas 2018, the prevalence of DM in Indonesia has increased from 6.9% in 2013 to 8.5% in 2018. Control compliance is one of the efforts that DM patients can do to prevent complications. In addition to the role of patients, family knowledge is one of the factors that influence patient control compliance. Aim: Know the level of family knowledge, DM patient control compliance, and the relationship of family knowledge level to DM patient control compliance. Methods: Observational analytics with cross-sectional design. This research was conducted at the Astanajapura Health Center in June-August 2023. The sample size was 110 respondents using consecutive sampling techniques. Family knowledge level data were measured using diabetes knowledge questionnaire-24 (DKQ-24) and control compliance was viewed through patients' medical records in the past 3 months. Data analysis using chi-square test. Results: Most of his family's knowledge level was less at 50.9%, and most DM patients' control adherence was non-compliant at 63.6%. Based on statistical tests, a p-value of <0.05 was obtained which shows that there is a relationship between the level of family knowledge and the compliance of DM patients. Conclusions: There is a significant relationship between the level of family knowledge and the compliance of diabetes mellitus patient control at the Astanajapura Health Center, Cirebon District. Keywords: Family Knowledge, Control Compliance, Diabetes Mellitus.