Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Perancangan Mesin Pengepress Ampas Tahu Elektrik Anam, M. Khoirul; Rhohman, Fatkur; Pamungkas, Danu
Jurnal Mesin Nusantara Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v4i1.16202

Abstract

Tempe bungkil atau tempe gembos adalah salah satu makanan tradisional khas kediri yang dibuat dari bahan baku ampas tahu. Ampas tahu harus diperas untuk mengurangi kadar air yang ada dalam ampas hingga tersisa 20% saja. Sisa air tersebut akan berguna untuk proses peragian tempe. Namun dalam proses pemerasan tersebut membutuhkan waktu lama, yaitu sekitar 10 jam. Selain itu, proses pemerasan juga menggunakan tenaga besar, antara lain : untuk mengangkat dan menurunkan ampas basah ke dan dari tempat pemerasan lalu mengangkat balok cor untuk menindih ampas yang akan di peras dan menurunkannya. Sehingga untuk memudahkan proses tersebut, dirancanglah alat bantu berupa mesin pengepress ampas tahu secara elektronik. Diharapkan rancangan tersebut bisa menjadi gambaran untuk mengembangkan alat pengepress dan mempermudah proses pengerjaan pemerasan ampas tahu.
Kearifan Ekonomi: Refleksi Pemikiran Ekonomi Kerajaan Islam di Indonesia (Sumatera dan Kalimantan) Pamungkas, Danu; Hidayati, Tri
Al-Sharf: Jurnal Ekonomi Islam Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmat Islamiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56114/al-sharf.v6i1.12043

Abstract

This article analyzes the economic wisdom embedded in islamic thought of the kingdoms of sumatera and kalimantan. By employing a library research approach with a socio-political historical perspective, it examines how islamic teachings shaped the economic practices, social values and governance in these regions. The discussions reveal that the integration of islamic principles with local customs fostered the developement of a fair and sustainable aconomic system. This artcle highlights the lasting influence of islamic economic practices and wealth redtribution within these histrocal islamic kongdomns.
ETIKA DALAM SISTEM EKONOMI: PERSPEKTIF ISLAM, LIBERALISME, DAN SOSIALISME Pamungkas, Danu; Sukti, Surya
MUTLAQAH: Jurnal Kajian Ekonomi Syariah Vol 6, No 1 (2025): Edisi Juli
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mutlaqah.v6i1.11891

Abstract

Sistem ekonomi, yang mencakup cara mengelola dan mendistribusikan sumber daya yang terbatas, memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan manusia. Salah satu elemen penting dalam sistem ekonomi adalah etika, yang menjadi pedoman pengambilan keputusan ekonomi dalam konteks nilai moral dan sosial. Artikel ini bertujuan mengkaji etika dalam sistem ekonomi dari tiga perspektif utama: Islam, Liberalisme, dan Sosialisme. Perspektif Islam menekankan keadilan sosial, tanggung jawab moral, dan pemerataan distribusi kekayaan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Sementara itu, Liberalisme memprioritaskan kebebasan individu, pasar bebas, dan intervensi pemerintah yang minimal dalam aktivitas ekonomi, dengan dasar bahwa etika ekonomi terletak pada kebebasan memilih dan hak-hak individu. Adapun Sosialisme berfokus pada kesetaraan ekonomi, penghapusan ketimpangan, serta peran negara dalam mengatur distribusi kekayaan demi kesejahteraan bersama. Analisis ini membahas bagaimana setiap sistem mengintegrasikan nilai-nilai etika ke dalam struktur ekonominya, serta implikasinya bagi keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat. Perbandingan ini diharapkan memberikan wawasan mengenai peran etika sebagai pedoman dalam pembangunan ekonomi yang adil dan berkelanjutan.
Digitalisasi Filantropi Islam dalam Perspektif Max Weber: Rasionalisasi dan Spirit Religius dalam Pengelolaan Wakaf oleh BAZNAS Kabupaten Kapuas Bidin, Bidin; Pamungkas, Danu; Ariyanto, M.; Erawati, Desi
Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial Vol 6, No 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaiss.v6i3.4952

Abstract

AbstrakFilantropi Islam memiliki peran strategis dalam pembangunan sosial-ekonomi umat melalui instrumen zakat, infak, sedekah, dan wakaf. Di era digital, transformasi teknologi telah mendorong perubahan signifikan dalam praktik filantropi Islam menuju sistem yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses rasionalisasi dan internalisasi nilai-nilai religius dalam implementasi wakaf digital oleh BAZNAS Kabupaten Kapuas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan interpretatif, berlandaskan teori tindakan sosial Max Weber serta kerangka maqāṣid al-syarī‘ah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi wakaf di BAZNAS Kapuas merepresentasikan bentuk rasionalisasi tindakan sosial yang memadukan efisiensi teknologi dengan spiritualitas keagamaan. Implementasi wakaf digital terbukti meningkatkan partisipasi masyarakat hingga 48% sekaligus menjaga nilai-nilai amanah, keikhlasan, dan kemaslahatan. Integrasi antara rasionalitas Weberian dan maqāṣid al-syarī‘ah menghasilkan model “rasionalisasi spiritual” dalam praktik filantropi Islam. Penelitian ini merekomendasikan agar lembaga filantropi Islam memperkuat sistem digital yang berorientasi pada nilai-nilai maqāṣid al-syarī‘ah guna mewujudkan kemaslahatan umat secara berkelanjutan. Kata Kunci: Filantropi Islam, Wakaf Digital, Rasionalisasi, Maqāṣid al-Syarī‘ah
Rancang Bangun Mesin Press Ampas Kedelai Dengan Sistem Ulir Semi Otomatis pamungkas, Danu; RHOHMAN, FATKUR
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1113

Abstract

Kediri merupakan salah satu daerah yang terkenal dengan sebutan kota tahu karena mayoritas masyarakatnya memiliki industri pembuatan tahu. Limbah dari pembuatan tahu berupa ampas basah sering kali hanya di gunakan untuk pakan ternak saja. Sedangkan kandungan protein ampas tahu cukup tinggi yaitu 24,77% dan kandungan karbohidrat 25,46%. ampas kedelai juga memiliki kandungan serat kasar yang sangat tinggi, yaitu 23,58%. Industri kecil pembuatan tempe bungkil tradisional milik Ibu Juminar sangat potensial jika ada inovasi pada proses produksi salah satunya proses pengepresan ampas kedelai sebagai bahan dasar tembuatan tempe. Hal ini bertujuan untuk efisiensi SDM dan waktu penyelesaiannya. Dimana UMKM tempe bungkil Ibu Juminar melakukan produksi dengan sistem manual sedangkan permintaan pasar terus meningkat. Maka dicari solusi membuat mesin pres ampas kedelai. Proyek akhir ini bertujuan merancang, membuat, menguji mesin pres semi otomatis. Metode yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan. Dari perancangan yang dilakukan, dihasilkan suatu mesin pres ampas tahu dengan sistem ulir semi otomatis dengan spesifikasi: kapasistas pengepresan 1,04kg/menit, motor listrik dc dengan daya 0,12HP. Data yang dihasilkan penggunakan alat pengepres ampas tahu dengan sistem ulir semi otomatis lebih baik dibandingkan manual. Sehingga alat ini sangat dibutuhkan untuk proses pengepresan pada UMKM pembuatan tempe bungkil
Concept and Implementation of Aqd Tabarru' in the Management of ZIS Funds at BAZNAS Kapuas Pamungkas, Danu; Hidayati, Tri
AL-IQTISHADIYAH : EKONOMI SYARIAH DAN HUKUM EKONOMI SYARIAH Vol 11, No 1 (2025): Jurnal al-Iqtishadiyah
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/iqt.v11i1.19585

Abstract

This study addressed the lack of specific research on the implementation of the tabarru’ contract in the management of ZIS (zakat, infak, and sadaqah) funds, particularly within zakat management institutions such as the National Zakat Agency (BAZNAS) of Kapuas Regency. The Aqd tabarru’, which was grounded in the principles of mutual assistance and non-commercial orientation, held significant potential as an effective Sharia-based framework for managing Islamic social funds. The objective of this research was to explore the concept and practical application of the Aqd tabarru’ at BAZNAS Kapuas, shifting the discussion from its practice in Islamic insurance to its relevance in zakat institutions. This study employs a qualitative descriptive method with a field research design, utilizing interviews, observations, and direct documentation at BAZNAS Kapuas. The findings reveal that the Aqd tabarru’ is implemented in the form of hibah (grant), whereby funds are distributed freely to beneficiaries (mustahik) through transparent and verified social programs. Although the main challenges lie in public zakat literacy and the accuracy of fund distribution, BAZNAS Kapuas addresses these issues through continuous education and the implementation of a Sharia-compliant verification system. This research affirms that the application of the tabarru’ contract in ZIS fund management is not only feasible but also relevant and effective in promoting Sharia-based social justice.