Muslim, Hanifah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN BERMAIN PIANIKA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PROJECT BASEDLEARNING (PJBL) PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA DAN PRAKARYA DI KELAS IV SDN 24 UJUNG GURUN PADANG Muslim, Hanifah; Mansurdin
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 2 Juni 2024 in Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.3016

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil pengamatan di lapangan yaitu rendahnya hasil belajar peserta didik karena kurangnya aktivitas belajar yang melibatkan peserta didik dikarenakan proses pembelajaran masih berpusat kepada guru dan buku Lembar Kerja Siswa, sehingga peserta didik masih kurang aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peningkatan keterampilan bermain pianika menggunakan model Project Based Learning pada mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya Di Kelas IV SDN 24 Ujung Gurun Kota Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas dan peserta didik kelas IV UPT SDN 24 Ujung Gurun Kota Padang yang berjumlah 27 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, modul ajar siklus I diperoleh rata-rata 91,6% (SB), meningkat pada siklus II menjadi 95,8% (SB). Kedua, hasil pelaksanaan pembelajaran aspek guru siklus I diperoleh rata-rata 89,5% (B), meningkat pada siklus II menjadi menjadi 93,75% (SB). Ketiga, hasil pelaksanaan pembelajaran aspek peserta didik siklus I diperoleh rata-rata 89,5% (B), meningkat pada siklus II menjadi menjadi 93,75% (SB). Keempat, hasil belajar peserta didik siklus I diperoleh rata-rata 70 (C), meningkat pada siklus II menjadi menjadi 91 (SB). Sehingga, model Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan keterampilan bermain pianika peserta didik pada pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya di kelas IV UPT SDN 24 Ujung Gurun Kota Padang.
Interpretasi Maqashid Al-Qur’an terhadap Keadilan Distribusi Kekayaan pada Sistem Bitcoin dalam Transformasi Ekonomi Digital Habitue, Healthy; Alhafiz, Muhammad; Rahmi, Azra Nadhilah; Muslim, Hanifah; Arfan, Khalisa Nurul Fitri; Latifa, Nur; Kurniawan, Dandi
An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies Vol. 1 No. 2 (2026): Januari 2026
Publisher : Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Program Pascasarjana, Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58788/jeis.v1i2.70

Abstract

This study examines the justice of wealth distribution within the Bitcoin ecosystem using a maqāṣid al-Qur’an framework, with Surah al-Ḥasyr verse 7 serving as its primary ethical foundation. The study employs a qualitative method, based on a literature review and normative analysis, to assess whether Bitcoin’s ownership structure, transaction mechanisms, and market dynamics align with Islamic distributive justice principles. Data were gathered from digital economy literature, on-chain analytical reports, and contemporary studies on maqāṣid al-sharī‘ah. The findings reveal that although Bitcoin promotes technical decentralization, its asset distribution remains highly concentrated among a small group of holders, potentially intensifying digital inequality. The asset’s extreme price volatility further exposes small-scale users to significant financial instability. Within the maqāṣid framework, these conditions suggest that Bitcoin has not yet attained the level of public benefit necessary to ensure equitable access, fair distribution of value, and adequate protection of wealth. This study concludes that digital economic governance must be strengthened through inclusive policies, transparency mechanisms, and justice-oriented frameworks to minimize inequality and promote a more sustainable financial ecosystem. Keywords: Bitcoin, digital economy, wealth distribution, maqāṣid al-Qur’an, Surah al-Ḥasyr 7