Claim Missing Document
Check
Articles

Pembangunan Dashboard Monitoring Enterprise Resource System Modul Sales Menggunakan Power BI pada PT SISI dengan Metode Agile Modeling (AM) Solikha, Risti Miftakhul; Budiyono, Avon; Septo H, Umar Yunan Kurnia
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — PT Sinergi Informatika Semen Indonesia (SISI)merupakan anak perusahaan dari PT Semen Indonesia,beroperasi dalam kerangka shared services, digital solutions,dan system integrator, menggunakan sistem FORCA ERP untukmengelola operasinya. Studi ini menyoroti tantangan darisistem Enterprise Resource Planning yang ada, terutamakurangnya pelaporan penjualan yang efektif yang berdampakpada pengambilan keputusan karena penundaan dalampemrosesan dan analisis data. Penelitian ini menghasilkandashboard yang menyediakan sarana visual untuk membantuproses pelaporan penjualan dengan meningkatkan aksesibilitasdan pemahaman data. Evaluasi User Acceptance Testing padadashboard sales menunjukkan skor rata-rata 4,4 untukfungsionalitas dan 4,8 untuk validasi kesesuaian, menandakanbahwa dashboard telah memenuhi fungsionalitas dankebutuhan yang diharapkan. Dalam pengembangannya,metode Agile Model dipilih karena fleksibilitas dan sifatiteratifnya, memungkinkan penyesuaian cepat untuk memenuhikebutuhan pembangunan dashboard. Secara keseluruhan,pembangunan dashboard yang me-manfaatkan penggunaanPower BI sebagai alat business intelligence ini memungkinkanperusahaan untuk melakukan sales forecasting guna memantau,menganalisis, dan mengoptimal-kan kinerja penjualan sertamembantu dalam proses sales forecasting. Kata kunci— ERP, Agile Modeling, Power BI, dashboard, msales.
Analisis Dan Perancangan Manajemen Data Akses Karyawan Pada Aplikasi Jarvis Dengan Sap S/4hana Melalui Protokol Remote Function Call Menggunakan Sap Activate di Perusahaan Telekomunikasi Abilene , Christian; Kusumasari, Tien Fabrianti; Budiyono, Avon
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digitalisasi yang pesat, perusahaanmenghadapi kebutuhan mendesak untuk mengintegrasikanteknologi informasi guna mencapai efisiensi dalam prosesbisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis danmerancang manajemen data akses karyawan pada aplikasiJarvis dengan SAP S/4HANA menggunakan protokol RemoteFunction Call (RFC) yang terintegrasi melalui pendekatan SAPActivate. Studi ini dilakukan di perusahaan telekomunikasibesar yang menghadapi tantangan dalam proses User AccessReview dan provisioning data yang sebelumnya dilakukansecara manual, sehingga rentan terhadap kesalahan daninefisiensi. Penelitian ini menggunakan metode SAP Activate,yang meliputi tahapan discover, prepare, explore, realize,deploy, dan run. Kata kunci— SAP S/4HANA, Remote Function Call,Enterprise Resource Planning, User Access Review, SAP Activate,User Access Management Perusahaan Telekomunikasi
Analisis Perbandingan Quality of Service (QoS) Jaringan Wireless Local Area Network (WLAN) dan 4G Telkomsel di Lantai 8 Telkom University Landmark Tower Rahayu, Fresa Febrianti; Saedudin , Rd. Rohmat; Budiyono, Avon
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Dalam era digital saat ini, konektivitas jaringan menjadi sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Duateknologi yang umum digunakan untuk mengakses internet adalah jaringan Wireless Local Area Network (WLAN) danjaringan 4G. Penggunaan jaringan wireless yang andal danefisien menjadi kunci dalam mendukung kegiatan komunikasi dan pertukaran data. Di lingkungan kampus seperti TelkomUniversity Landmark Tower, kebutuhan akan jaringan internet yang stabil dan cepat sangat penting untukmendukung aktivitas akademik, administratif, dan pribadi para pengguna. Dalam konteks ini, penting untuk mengkajiaspek QoS dari kedua teknologi tersebut, termasuk kecepatan, ketersediaan, latensi, dan reliabilitas layanan. Untukmendukung berbagai aktivitas yang dilakukan pada TULT,tentu memerlukan performa jaringan yang bagus sesuaidengan standar yang ada dan karena hal ini, performajaringan TULT perlu dilakukan pengukuran melihat kualitasdari performa jaringan. Penelitian ini menggunakan metode analisis statistik. Analisis statistik digunakan untukmenganalisis data yang telah diolah. Berdasarkan analisis yangtelah dilakukan, nilai rata-rata pada setiap parameter QoS yang telah dilakukan selama 3 hari, didapat rata-rata nilaithroughput untuk Wi-Fi TULT 2,39 Mb/s dengan kategoriSangat Baik dan 4G Telkomsel 0,83 Mb/s dengan kategori Cukup. Lama delay untuk kedua jaringan dikategorikanSangat Baik dengan rata-rata nilai 4,02 ms untuk wi-fi TULTdan 4,41 ms untuk 4G Telkomsel. Untuk parameter packet loss didapat rata-rata nilai packet loss untuk Wi-Fi TULT 9,5 %dan 4G Telkomsel 11,05 % dimana kedua jaringan tersebut dikategorikan Baik. Kata kunci— Quality of Services, TULT, WLAN, 4G Telkomsel, TIPHON
Implementasi Dan Profiling Fungsi Horizontal Pod Autoscaler Pada Aplikasi Web Dalam Lingkungan Google Kubernetes Engine Dengan Metrik Pod Dan Transaction Manik, Yusuf H.; Widjajarto, Adityas; Budiyono, Avon
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Aspek skalabilitas aplikasi dapatdiimplementasikan dengan manajemen container aplikasi yanghandal seperti Kubernetes. Kubernetes menjadi pilihan yangumum untuk mengatur dan mengelola container aplikasi.Skalabilitas layanan web dalam Google Cloud Platform dapatmenggunakan Google Kubernetes Engine. Pada penelitian inidilakukan pengujian aspek skalabilitas terhadap clusterKubernetes yang dibangun di atas Google Kubernetes Engine.Tujuan dari penelitian ini ialah melihat aspek skalabilitas daricluster Kubernetes yang menggunakan horizontal pod autoscalerdan cluster tanpa horizontal pod autoscaler. Konfigurasihorizontal pod autoscaler yang digunakan pada clusterKubernetes adalah utilisasi CPU 50 persen. Pengujian terhadapcluster dilakukan sebanyak tiga kali setiap variasi user. Variasiuser dimulai dari 100 user hingga 1.000 user dengan kelipatan100 user. Dari hasil pengujian terhadap cluster Kubernetesdiperoleh hasil bahwa cluster dengan HPA memiliki aspekskalabilitas lebih baik daripada cluster non-HPA. Aspekskalabilitas yang dipertimbangkan yaitu jumlah pod, jumlahtransaksi, transaction rate, response time, longest transaction danshortest transaction. Cluster HPA memiliki jumlah transaksidengan transaction rate lima kali lebih banyak, response timedua kali lebih cepat, waktu longest transaction dan shortesttransaction sedikit lebih cepat daripada cluster non-HPA. Untukpengembangan penelitian ini dapat dilakukan metodeautoscaling berbeda, alat load testing bukan siege danmenggunakan parameter yang berbeda. Kata kunci: container, horizontal pod autoscaler, cluster,cpu. hpa.
Implementasi Dan Profiling Layanan Cms Wordpress Menggunakan Fitur Horizontal Pod Autoscaler Pada Google Kubernetes Engine Dengan Metrik Cpu, Pod, Dan Transaction Penggalih, Arya Bimo Bagas; Widjajarto, Adityas; Budiyono, Avon
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Aspek skalabilitas layanan pada cloud platformdapat dilakukan dengan container manajemen denganKubernetes Berdasarkan hal tersebut, penggunaan fitur padaGoogle Kubernetes Engine yaitu horizontal pod autoscaler dapatmenjadi solusi. Metode yang digunakan pada pengujian inimenggunakan Load Testing untuk mengukur utilisasi CPU, dankemampuan layanan menerima request dari varian jumlah usertersebut. Pengujian pada layanan disimulasikan menggunakanplatform cloud yaitu Google Cloud Platform dengan serviceGoogle Kubernetes Engine. Pada layanan CMS yangmenggunakan HPA memiliki konfigurasi CPU 70%. Rata-ratapenggunaan CPU dibawah 70% masih termasuk batas aman.Dari hasil analisis penerimaan request tidak ada perbedaanyang signifikan pada total request dan average response time.Namun pada parameter persentase failure layanan CMS yangmenggunakan HPA, terdapat perbedaan persentase failureyang cukup tinggi. Seperti pada varian user 200 layanan CMSNon-HPA memiliki total request 2161 dengan persentase failure100% dan layanan CMS dengan HPA memiliki total request1578 dengan persentase failure 14%. Dengan persentase failureyang lebih kecil dapat di indikasikan HPA dapat menjadi salahsatu solusi meningkatkan skalabilitas. Kata kunci: Kubernetes, Load Testing, Horizontal PodAutoscaler, skalabilitas
Implementasi Sistem Erp Berbasis Odoo Dengan Modul Accounting Pada Cv. Ben Kaffah Farm Menggunakan Metode Rapid Application Development (Rad) Attaqy, Muhammad Hafidz; Budiyono, Avon; Puspitasari, Warih
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— CV. Ben Kaffah Farm atau yang lebih dikenaldengan BK Farm merupakan peternakan yang berfokus padapenjualan hewan kurban dan penjualan hewan ternak.Banyaknya permintaan bekerja sama peternak dengan BKFarm untuk menjual hasil ternaknya, maka BK Farm dapatmembantu memenuhi permintaan pasar yang jauh lebih besardari kapasitas produksi BK Farm. Penelitian ini dilakukanberdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh BK Farm ketikamelakukan pembukuan di lapangan yang masih menggunakansistem pelaporan dan pencatatan secara manual, sehingga sulituntuk mengelola dan mengatur data keuangan. Maka dari haltersebut penerapan sistem Enterprise Resource Planning (ERP)dengan metode Rapid Application Development (RAD) dalamimplementasi sistem Open-Source ERP Odoo danmenggunakan Black Box Testing dalam metode evaluasi karenawaktu yang terbatas. Kata Kunci : ERP, Odoo, RAD, Black Box Testing
ANALISIS DAN DESAIN SERVICE MANAGEMENT PADA ASPEK AVAILABILITY MANAGEMENT STUDI KASUS INFRASTRUKTUR LAYANAN INTERNET PT XYZ Taufiqurrahman, Dzulfikar Fathi; Widjajarto, Adityas; Budiyono, Avon
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 3 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i3.6345

Abstract

Layanan internet merupakan komponen teknologi informasi yang mendukung operasional hotel, seperti sistem keamanan, manajemen reservasi, dan penggunaan Internet of Things. Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan layanan internet selalu tersedia. Untuk memastikan ketersediaan layanan internet, diperlukan proses availability management. Availability management adalah proses yang bertujuan untuk memastikan bahwa layanan dan komponen teknologi informasi tersedia sesuai dengan kebutuhan pengguna dan dalam kondisi operasional yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis availability layanan internet serta rekomendasi desain pengelolaan layanan internet pada PT XYZ. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik korelasi. Metrik yang digunakan mencakup data teknis perangkat jaringan dan pengelolaan untuk memberikan rekomendasi desain service management. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa nilai availability kondisi eksisting sebesar 87,43%, MTBF mencapai 476,3 jam, MTTR sebesar 63 jam sedangkan nilai ideal yang ditetapkan untuk availability sebesar 99%, MTBF 713 jam, dan MTTR 7 jam. Berdasarkan hasil analisis nilai kondisi eksisting belum mencapai nilai ideal yang ditetapkan  karena penyebab ketidaktersediaan internet masih dikelola secara responsif. Oleh karena itu, diberikan rekomendasi desain service management untuk mencapai nilai tingkat layanan yang ditetapkan.
Analisis dan Pengoptimalisasi Jaringan Wireless Local Area Network (WLAN) Pada PT.XYZ Dengan Menggunakan Metode Network Development Life Cycle (NDLC) Averian, Akbar; Budiyono, Avon; Hediyanto, Umar Yunan Kurnia Septo
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-PT.XYZ menggunakan jaringan WLAN dengan frekuensi 2.4 GHz dan frekuensi 5 GHz. Namun kondisi saat ini, penggunaan jaringan sering terjadinya drop connection atau internet menjadi lambat. Untuk mengatasi permasalahan dengan menggunakan metode Network Development Life Cycle (NDLC) dengan tahapan, analysis, design, simulation & prototyping. Topologi saat ini dianalisis untuk menyelesaikan masalah pada PT.XYZ. Pada konfigurasi frekuensi dilakukan pengujian QoS, pada frekuensi 2.4 GHz mendapatkan throughput dengan nilai 682 Kbps, packet loss dengan nilai 0.04%, dan delay dengan nilai 0.0147 sec, sedangkan frekuensi 5 GHz mendapatkan throughput sebesar 1882 Kbps, packet loss dengan nilai 0.17%, dan delay dengan nilai 0.0072 sec. Dengan hasil pengujian sangat baik, dan penempatan access point dengan menggunakan Ekahau Site Survey (ESS) dengan jangkauan signal yang tidak merata. Sehingga dengan hasil pengujian yang bagus, solusi untuk permasalahan adalah dengan penggantian access point yang memiliki kelebihan untuk mengatasi permasalahan, seperti airtime fairness, multiple SSID up to 16, seamless roaming, centralized management, dan tampungan user hingga 250 user. Dan dilakukan pengoptimasian topologi dengan konfigurasi frekuensi 2.4 GHz pada channel 1, 6, dan 11 dan frekuensi 5 GHz yang berbeda, serta perubahan penempatan ke atap mendapatkan signal yang luas dan terbagi sama rata. Sehingga mendapatkan topologi usulan untuk PT.XYZ.Kata kunci— WLAN, QoS, NDLC, channel, ekahau, access point
Analisis Permasalahan Dan Optimalisasi Optimalisasi Penggunaan Jaringan Wireless Pada E-Commerce Pt. X Rajab, Muhammad; Budiyono, Avon; K, Umar Yunan
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Internet, wifi dan server merupakan istilah yang melekat dengan perusahaan di berbagai industri. Penggunaan infrastruktur IT sering kali tidak dilakukan dengan maksimal, ini diakibatkan kurangnya pengetahuan atau informasi terhadap bagaimana mengelola infastruktur IT dengan baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Network Development Life Cycle (NDCL). Drop connection masih sering terjadi di kantor PT.X sehingga mengganggu kegiatan operasional yang ada, setelah melakukan , ternyata penyebab utama dari permasalahan tersebut terletak pada kondisi konfigurasi yang belum optimal dan access point yang digunakan di perusahaan tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan pengguna yang ada. Dengan diketahui akar permasalahan, segera dilakukan perbaikan konfigurasi dari yang sebelum nya menggunakan channel auto menjadi channel 1,6,11 pada jaringan 2.4 GHz dan perubahan channel 36 pada setiap lantai yang ada menjadi 149,153, 157 dan 161 pada setiap lantainya di jaringan 5GHz. Pergantian dari accesspoint juga dilakukan di setiap lantai yang ada (total keseluruhan lantai ada empat) , ini disebabkan oleh spesifikasi dan tampungan user dari Netgear R7000P yang tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan PT.X. Access point yang digunakan adalah Unifi AC 6 Lite, setelah perubahan di implementasikan pada jaringan wireless dari PT.X , kini layananan jaringan wireless sudah stabil dan dapat diandalkan.Kata kunci— infrastruktur, NDLC, teknologi, industri , optimalisasi , access point , jaringan wireless
Vulnerability Assessment pada Website Rekruitasi Asisten (IRIS) Fakultas Rekayasa Industri menggunakan Nikto dan Nessus Dewi, Muliya; Budiyono, Avon; Hediyanto, Umar Yunan Kurnia Septo
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Perkembangan teknologi dan IT saat ini sudah sangat pesat, salah satunya adalah dengan adanya penggunaan website sebagai penunjang berbagai aktivitas manusia. Berdasarkan kemudahan tersebut hampir seluruh perusahaan, industri, hingga institusi pendidikan memiliki website untuk menunjang proses bisnis beserta aktivitas yang ada didalamnya. Fakultas Rekayasa Industri (FRI) sebagai fakultas yang mengedepankan teknologi juga memanfaatkan teknologi website untuk menunjang proses administratif. Salah satu kegiatan administratif di Fakultas Rekayasa Industri (FRI) yang memanfaatkan teknologi website adalah proses rekruitasi asisten praktikum dan laboratorium Fakultas Rekayasa Industri (FRI). Namun dari semua kemudahan dan dampak positif dari website, terdapat juga ancaman terhadap keamanan website itu sendiri. Oleh karena itu, untuk mengamankan website diperlukan metode vulnerability assessment untuk mengetahui celah kerentanan yang ada agar dapat diperbaiki sebelum terjadi penyerangan atau eksploitasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Dalam penelitian ini akan dilakukan vulnerability assessment menggunakan dua tools utama yaitu Nikto dan Nessus. Hasil yang didapat setelah proses vulnerability scan dan vulnerability assessment menujukkan jenis kerentanan dan tingkat risiko yang berbeda. Hasil tool Nikto menunjukkan 13 celah kerentanan pada sistem. Tool Nessus menunjukkan 136 celah kerentanan yang terdiri dari 6 level critical, 3 level high, 12 level medium, 8 level low, dan 107 level informational.Kata kunci— vulnerability assessment, vulnerability scan, vulnerability analysis, nikto, nessus.