Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Dan Perancangan Enterprise Resource Planning Modul Helpdesk Odoo Menggunakan Metode Quickstart Pada Laboratorium Fri: Studi Kasus Pengelolaan Pengaduan Peralatan/Furniture Dan Akun Praktikum Rifki Akmal Hakim; Umar Yunan Kurnia Septo H; Avon Budiyono
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital di institusi pendidikan tinggi seringkali menghadapi tantangan dalam adopsi teknologi oleh pengguna internal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi implementasi sistem helpdesk berbasis Odoo ERP di Laboratorium Fakultas Rekayasa Industri (FRI) Universitas Telkom, yang sebelumnya mengandalkan proses manual dan tidak terstruktur. Dengan menggunakan metode implementasi QuickStart dan pendekatan Fit-Gap Analysis, sistem dirancang untuk mengelola pengaduan kerusakan peralatan dan pengajuan akun praktikum. Evaluasi dilakukan melalui pendekatan metode campuran (mixed-method), melibatkan dua kelompok pengguna: Pelapor (pengguna eksternal) dan Tim Laboratorium (pengguna internal), dengan instrumen System Usability Scale (SUS) dan observasi kualitatif. Hasil pengujian menunjukkan kontras penerimaan yang signifikan: Pelapor memberikan skor SUS sebesar 81,5 (“Excellent”), sementara Tim Laboratorium memberikan skor 38,13 (“Poor”). Temuan ini menyoroti bahwa meskipun sistem berhasil dari perspektif pengguna eksternal, terjadi kegagalan adopsi fungsional oleh pengguna internal. Kegagalan ini disebabkan oleh keterbatasan metode QuickStart dan platform Odoo Online dalam mengakomodasi alur kerja spesifik laboratorium, serta proses analisis kebutuhan yang kurang melibatkan pengguna operasional secara mendalam. Studi kasus ini memberikan pembelajaran kritis tentang risiko implementasi TI yang terlalu cepat di lingkungan akademik yang kompleks. Kata kunci— ERP, helpdesk, Odoo, usability testing, metode QuickStart, adopsi sistem
Konfigurasi Proses Operational dan Accounting Berbasis Odoo dengan Metode QuickStart di Toko Batik Rumah Merah Lasem Muhammad Nafi’ Fathurrohman Sulistiono; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto; Avon Budiyono
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital menjadi kebutuhan penting bagi UMKM, khususnya dalam pengelolaan operasional dan akuntansi. Toko Batik Rumah Merah Lasem di Rembang masih mengalami kendala dalam pencatatan transaksi dan integrasi proses bisnis. Penelitian ini mengimplementasikan sistem ERP Odoo menggunakan pendekatan QuickStart yang efisien untuk skala usaha kecil. Lima modul utama dikonfigurasi yaitu Purchase, Inventory, Sales, Point of Sale, dan Invoicing. Dengan pendekatan konfigurasi standar tanpa kustomisasi kode. Metode yang digunakan meliputi wawancara, observasi, serta evaluasi melalui blackbox testing dan expert judgement. Hasil menunjukkan sistem berhasil mendigitalisasi proses bisnis secara terintegrasi, meningkatkan efisiensi, dan mengurangi ketergantungan pada proses manual. Odoo dengan metode Quickstart terbukti menjadi solusi praktis untuk mendukung transformasi digital UMKM. Kata kunci— ERP, Odoo, Quickstart, UMKM, Toko Batik
Perancangan Sistem Monitoring Asset Berbasis Odoo dengan Metode Quickstart (Studi Kasus : Laboratorium Fakultas Rekayasa Industri) Lia Anggreni; Umar Yunan Kurnia Septo; Avon Budiyono
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Optimalisasi layanan Laboratorium Fakultas Rekayasa Industri merupakan salah satu komponen utama dengan memegang peran penting dalam mendukung kegiatan operasional. Pada Laboratorium FRI, dalam praktiknya fasilitas aset yang tersedia ditemukan hambatan terkait sistem yang kurang optimal dan terintegrasi dalam proses monitoring asset. Berdasarkan realitas saat ini, hal tersebut menjadi tantangan yang perlu diatasi dengan pengembangan sistem proses monitoring asset yang tercatat dengan tepat. Peningkatan layanan yang baik dapat berdampak pada kelancaran operasional, maka disusunlah penelitian berbasis sistem informasi menggunakan Enterprise Resource Planning (ERP) berbasis software Odoo menggunakan modul Inventory dan modul Repair untuk merancang proses peningkatan pada teknis pencatatan, perbaikan, dan pemindahan aset. Perancangan sistem ini menggunakan metode Quickstart karena sesuai dengan tujuan proses pengembangan sistem yang hanya membutuhkan waktu singkat. Hasil rancangan sistem Odoo diuji menggunakan Black Box Testing dan Usability Testing, dimana keduanya melibatkan user dalam proses pengujian. Pada hasilnya, pengujian sistem secara fungsional melalui Black Box Testing dinyatakan berhasil, sementara tingkat kepuasan user terhadap sistem Odoo hanya mencapai nilai 46%, artinya perolehan ini belum memenuhi tingkat kepuasan user dalam menggunakan layanan sistem. Dengan begitu, sebagai tindak lanjut penelitian ini, disediakan kolom feedback untuk memberikan ulasan terhadap layanan yang berguna menjadi evaluasi dalam peningkatan pada penelitian selanjutnya. Kata kunci— Enterprise Resource Planning (ERP), Odoo, Modul Inventory, Modul Repair, Metode Quickstart, dan Monitoring Asset.
Perancangan Sistem Odoo Untuk Peminjaman Ruangan Dan Aset Laboratorium Dengan Metode Quickstart Menggunakan Modul Meeting Rooms Dan Approval (Studi Kasus: Laboratorium Fakultas Rekayasa Industri) Mas Muhammad Azriwinata; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto; Avon Budiyono
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong institusi pendidikan tinggi untuk mengadopsi sistem terintegrasi guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan akademik. Begitu juga Laboratorium Fakultas Rekayasa Industri (FRI) Universitas Telkom menghadapi tantangan dalam pengelolaan peminjaman ruangan dan aset yang masih dilakukan secara manual dengan Excel, sehingga rentan terhadap ketidaktepatan data, keterlambatan informasi, dan kurangnya validasi peminjaman. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi berbasis Enterprise Resource Planning (ERP) menggunakan platform open-source Odoo terutama modul Meeting Rooms dan Approvals, serta metode Quickstart sebagai panduan perancangan sistem untuk mengelola peminjaman ruangan dan aset laboratorium secara lebih efektif dan efisien. Hasil black box testing menunjukkan hampir seluruh fungsi utama sistem berjalan sesuai skenario. Namun, hasil usability testing menunjukkan tingkat kepuasan pengguna hanya sebesar 46%, yang berarti sistem belum sepenuhnya efektif, efisien, dan memuaskan dari sudut pandang pengguna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem yang dirancang telah hampir memenuhi fungsionalitas dasar perangkat lunak, namun masih membutuhkan peningkatan dari segi integrasi antar modul dan penyederhanaan alur proses untuk memenuh kebutuhan laboratorium. Meski begitu, penelitian ini menunjukkan potensi teknologi informasi dalam meningkatkan layanan mahasiswa dan operasional laboratorium. Dengan implementasi lanjutan dan perbaikan yang tepat, sistem ini diharapkan dapat sepenuhnya diterapkan untuk menjadi solusi terintegrasi dalam pengelolaan ruangan dan aset laboratorium. Kata kunci— ERP, Odoo, Quickstart, Pengelolaan Peminjaman Ruangan dan Aset
Perancangan Sistem Odoo Untuk Pencatatan Peminjaman Alat Studio Dengan Metode Quickstart (Studi Kasus: Laboratorium Fakultas Rekayasa Industri) Raihan Aryoseno; Umar Yunan Kurnia Septo; Avon Budiyono
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laboratorium Fakultas Rekayasa Industri (FRI) Universitas Telkom merupakan fasilitas penting yang mendukung pembelajaran dan penelitian mahasiswa. Alat-alat studio digunakan untuk dokumentasi, produksi multimedia, serta aktivitas akademik lainnya. Namun, pencatatan dan pelacakan peminjaman alat masih manual melalui Berita Acara Bukti Peminjaman (BABP), sehingga sering kali lokasi terakhir alat tidak jelas. Hal ini berpotensi menimbulkan kehilangan, keterlambatan peminjaman berikutnya, dan menurunkan efisiensi pengelolaan aset. Penelitian ini bertujuan merancang sistem pencatatan peminjaman alat studio berbasis Odoo website. Sistem memanfaatkan modul Survey untuk pengajuan peminjaman dan Inventory untuk pencatatan serta pelacakan pergerakan alat dari gudang ke peminjam. Pengembangan sistem dilakukan dengan metode Quickstart agar implementasi awal lebih praktis. Pengujian menggunakan black box testing menunjukkan sistem berfungsi dengan baik, sedangkan usability testing mencatat tingkat kepuasan pengguna baru 46%. Hal ini menunjukkan perlunya pengembangan lebih lanjut, terutama pada integrasi dan automasi proses pencatatan. Diharapkan sistem ini dapat meningkatkan transparansi, efisiensi, dan efektivitas pengelolaan alat studio sekaligus mengurangi risiko kehilangan aset. Kata kunci — Inventory, Odoo, Peminjaman Alat Studio, Pengelolaan Aset, Survey
Perancangan Sistem Pengajuan dan Pengadaan Barang Habis Pakai Berbasis Odoo Dengan Metode Quickstart (Studi Kasus: Laboratorium Fakultas Rekayasa Industri) Wasilaturohim Wasilaturohim; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto; Avon Budiyono
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pengajuan dan pengadaan barang habis pakai di Laboratorium Fakultas Rekayasa Industri (FRI) Universitas Telkom saat ini dilakukan secara terpisah dengan menggunakan Google Form dan Excel spreadsheet, yang menyebabkan ketidakteraturan dan kesulitan dalam pelacakan status pengajuan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi berbasis Enterprise Resource Planning (ERP) menggunakan platform Odoo dengan metode Quickstart untuk mengintegrasikan seluruh tahapan proses bisnis, mulai dari pengajuan, persetujuan, pengecekan stok, pengadaan, hingga penerimaan barang. Sistem yang dikembangkan melibatkan konfigurasi modul Inventory, Purchase, dan Approval. Evaluasi dilakukan dengan metode Black Box Testing dan Usability Testing, yang menunjukkan bahwa seluruh fitur utama berjalan sesuai skenario pengujian tanpa ditemukan kesalahan. Namun, skor usability sebesar 46% mengindikasikan perlunya penyempurnaan pada aspek kemudahan dan kepuasan penggunaan. Hasil umpan balik pengguna menunjukkan sistem ini sudah sesuai dengan kebutuhan laboratorium, dengan saran pengembangan berupa penambahan fitur unggahan dokumen pendukung. Diharapkan sistem ini dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akurasi dalam pengelolaan pengajuan serta pengadaan barang habis pakai di laboratorium. Kata kunci— Enterprise Resource Planning, Odoo, Quickstart, Modul Inventory
ANALISIS DAN DESAIN SERVICE MANAGEMENT PADA ASPEK AVAILABILITY MANAGEMENT STUDI KASUS INFRASTRUKTUR LAYANAN INTERNET PT XYZ Dzulfikar Fathi Taufiqurrahman; Adityas Widjajarto; Avon Budiyono
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 3 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i3.6345

Abstract

Layanan internet merupakan komponen teknologi informasi yang mendukung operasional hotel, seperti sistem keamanan, manajemen reservasi, dan penggunaan Internet of Things. Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan layanan internet selalu tersedia. Untuk memastikan ketersediaan layanan internet, diperlukan proses availability management. Availability management adalah proses yang bertujuan untuk memastikan bahwa layanan dan komponen teknologi informasi tersedia sesuai dengan kebutuhan pengguna dan dalam kondisi operasional yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis availability layanan internet serta rekomendasi desain pengelolaan layanan internet pada PT XYZ. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik korelasi. Metrik yang digunakan mencakup data teknis perangkat jaringan dan pengelolaan untuk memberikan rekomendasi desain service management. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa nilai availability kondisi eksisting sebesar 87,43%, MTBF mencapai 476,3 jam, MTTR sebesar 63 jam sedangkan nilai ideal yang ditetapkan untuk availability sebesar 99%, MTBF 713 jam, dan MTTR 7 jam. Berdasarkan hasil analisis nilai kondisi eksisting belum mencapai nilai ideal yang ditetapkan  karena penyebab ketidaktersediaan internet masih dikelola secara responsif. Oleh karena itu, diberikan rekomendasi desain service management untuk mencapai nilai tingkat layanan yang ditetapkan.