Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

OPTIMALISASI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR TEACHING FACTORY CAFÉ POLIMDO DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DAN KUALITAS PELAYANAN Mangolo, Mikhael Credo Samuel; Samehe, Januar Valentino; Pongtuluran, Alma; Bawole, Merryany Theovanny
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.7157

Abstract

The existence of the Polimdo Cafe teaching factory provides students with a learning experience that mirrors the real industrial world. Students not only gain a theoretical understanding of service and product delivery but also acquire the practical skills needed to enter the workforce and industry. To implement a high-quality teaching factory learning model that aligns with industry standards, a set of Standard Operating Procedures (SOP) must be established at the Polimdo Cafe. Based on the researcher's observations, the current implementation still has several inconsistencies with the SOPs of the hotel industry. This ranges from employee uniforms, grooming, adherence to work schedules, to operational procedures where students are not yet performing tasks according to industry standards. This study aims to determine the implementation of Standard Operating Procedures at the Polimdo Cafe teaching factory and identify the efforts being made to optimize their application. This research uses a qualitative approach, with data collected through interviews, observation, and documentation. The results of the study indicate that the absence of officially documented SOPs for the Polimdo Cafe significantly impacts the quality of learning and service. The lack of a standard reference for the student staff leads to inconsistencies in their operational work, which affects the quality of service provided. On the learning aspect, the absence of SOPs hinders the process of enhancing students' competencies. ABSTRAKKeberadaan teaching factory Cafe Polimdo memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa sesuai dengan suasana yang terjadi di dunia industri yang sesungguhnya, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis dalam pelayanan jasa dan produk, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang dibutuhkan sebagai modal untuk terjun ke dunia kerja dan dunia industri. Dalam mengimplementasikan model pembelajaran teaching factory yang berkualitas dan sesuai dengan standar di dunia industri dibutuhkan suatu standar operasional prosedur (SOP) yang harus ditetapkan di Cafe Polimdo. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti, pada penerapannya masih terdapat beberapa hal yang tidak sesuai dengan SOP di industri hotel. Mulai dari uniform karyawan, grooming, kepatuhan terhadap jadwal kerja, sampai pada operasional kerja di mana mahasiswa belum melakukan pekerjaan sesuai standar industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan standar operasional prosedur di teaching factory Cafe Polimdo dan upaya apa saja yang dilakukan dalam mengoptimalkan penerapan SOP di teachig factory Cafe Polimdo. Jenis penelitian dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi, dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa tidak adanya dokumentasi SOP teaching factory Café Polimdo secara resmi berdampak signifikan terhadap kualitas pembelajaran dan kualitas pelayanan Café Polimdo. Tidak adanya acuan baku bagi staf café yang merupakan mahasiswa menyebabkan inkonsistensinya dalam pelaksanaan operasional kerja yang berppengaruh terhadap kualitas pelayanan yang diberikan. Pada apek pembelajaran, ketiadaan SOP menghambat proses peningkatan kompetensi peserta didik.
Pelatihan Pengenalan Biota Karang dan Penggunaan Peralatan Menyelam bagi Masyarakat di Desa Wisata Darunu, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara Karauwan, Maykel; Gumolili, Youdy; Oroh, Dannie; Kontu, Tommy; Rattu, Frans; Pongtuluran, Alma; Tulung, Easter
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2501

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini memperkuat kapasitas Desa Wisata Darunu, Wori—Minahasa Utara, dalam memandu ekowisata bahari melalui kombinasi sesi kelas dan praktik lapangan tentang ekologi terumbu karang serta penggunaan peralatan snorkeling/SCUBA yang aman. Kegiatan mencakup bioekologi pesisir (mangrove–lamun–terumbu), identifikasi biota terumbu lokal (karang keras/lunak dan fauna terkait), demonstrasi langsung peralatan selam, dan praktik simulasi, yang difasilitasi oleh dosen bersama asisten mahasiswa dan mitra desa. Pelatihan ini menghasilkan peningkatan yang jelas dalam (i) literasi ekologi—peserta dapat membedakan kelompok karang utama dan menjelaskan fungsi terumbu, (ii) keterampilan dasar di dalam air dan pemahaman prosedur keselamatan SCUBA, (iii) pengembangan prototipe panduan interpretatif berbasis lokasi menggunakan foto dan video dari perairan Darunu, dan (iv) peningkatan kesadaran konservasi untuk mendukung tata kelola berkelanjutan yang dipimpin masyarakat. Secara keseluruhan, capaian-capaian ini memposisikan Darunu untuk mengurangi ketergantungan pada pemandu eksternal dan merancang penawaran ekowisata bahari yang terintegrasi dan bertanggung jawab yang sejalan dengan destinasi "hijau" yang lebih luas.