Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Media Pembelajaran Jenga terhadap Pemahaman Peserta Didik SMP pada Subbab Materi Gempa Bumi dan Gunung Berapi Erina Alfian Dani; Nur Wakhidah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i1.8675

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman peserta didik SMP terhadap materi gempa bumi dan gunung berapi yang bersifat konseptual dan abstrak. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran Jenga terhadap pemahaman konsep peserta didik kelas VIII. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemanfaatan media permainan Jenga sebagai media pembelajaran IPA pada materi kebumian, yang masih terbatas dikaji pada jenjang SMP. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest–Posttest Design yang melibatkan 20 peserta didik kelas VIII-B sebagai sampel jenuh. Data dianalisis menggunakan uji Shapiro–Wilk, Paired Sample T-Test, dan perhitungan n-gain. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara nilai pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) dengan nilai signifikansi 0,001 (< 0,05). Selain itu, hasil n-gain menunjukkan peningkatan pemahaman peserta didik pada kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran Jenga efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman konsep peserta didik pada materi gempa bumi dan gunung berapi
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Game Tournament (TGT) Berbantuan Media Eco-Clash untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa pada Pembelajaran IPA Gladis Febrianti; Nur Wakhidah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i1.8676

Abstract

Pemahaman konsep IPA siswa masih tergolong rendah karena pembelajaran cenderung berpusat pada guru dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media Eco-Clash dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi rantai makanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest–Posttest. Subjek penelitian terdiri atas 20 siswa kelas VII MTs. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 64,00 meningkat menjadi 78,40 pada posttest. Hasil uji paired sample t-test memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan model TGT berbantuan media Eco-Clash efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA siswa. Penelitian ini memberikan manfaat praktis bagi guru sebagai alternatif strategi pembelajaran inovatif berbasis permainan untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman konsep siswa di sekolah.
Identifikasi Materi IPA yang Sulit di Madrasah Ibtidaiyah yang Berpotensi Menimbulkan Miskonsepsi Nur Wakhidah; Erman La Manuru
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 1 (2026): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v10i1.26650

Abstract

Guru professional mempunyai kompetensi kepribadian, kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, dan kompetensi professional. Salah satu indicator kompetensi professional adalah guru atau calon guru menguasai kurikulum dalam hal ini Capaian pembelajaran (CP) atau kompetensi dasar (KD). Penguasaan terhadap kompetensi dasar sangat penting sehinggu guru dapat merencanakan pembelajaran dengan baik mulai dengan cara menurunkan KD tujuan pembelajaran. Penelitian mix method dengan desain exploratory menggunakan teknik survey dilakukan untuk mengetahui persepsi mahasiswa pendidikan profesi guru tentang CP/KD dalam kurikulum. Langkah penelitian dimulai dengan penyusunan angket yang disediakan dalam google form. Angket disebarkan kepada mahasiswa. Data yang diperoleh dipersenkan. Hasil penelitian menunjukkan calon guru madrasah berpersepsi bahwa KD keterampilan lebih sulit dipahami dan diajarkan daripada KD pengetahuan. KD pengetahuan yang paling sulit untuk dipahami dan diajarkan kepada siswa pada kelas IV adalah materi tentang siklus hidup. Di kelas V materi atau KD pengetahuan yang paling sulit adalah zat tunggal dan campuran, sedangkan materi yang paling sulit untuk dipahami dan diajarkan oleh mahasiswa calon guru di kelas VI adalah listrik. Materi yang berpotensi untuk terjadi miskonsepsi adalah bunyi, cahaya, llistrik, gaya gravitasi, fotosintesis, dan sistem pernapasan.
The Ability of Prospective Science Teacher at UINSA to Design P5-PPRA Projects Nur Wakhidah; Tatik Indayati; Erman
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/ji.v11i1.6160

Abstract

The Independent Curriculum emphasizes learning project For develop character in accordance values Pancasila students and students blessings lilalamin (P5-PPRA). Learning project requires a complicated process in accordance syntax learning projects and involve various parties. Research objectives This for analyze design learning project student prospective teachers. Research descriptive qualitative This conducted in the Science Education study program of UIN Sunan Ampel Surabaya. The number of students involved 29 people . Research started with collection document students, preparation of rubric indicators assessment, FGD and analysis document. Score data from rubric evaluation P5PPRA module analyzed using the binomial non-parametric test for know module indicator achievement P5PPRA project with SPSS application. Research results show H 1 accepted It means proportion students who have ability designing P5PPRA module with value 75 less from 85%. Mastered indicators student with Good is determine dimensions Pancasila students (76,7%). These results hinting before assistance teaching, students need deepen his knowledge and skills in compile facilitated P5PPRA module in lectures. The P5-PPRA project is important for prospective science teachers for  implementation of meaningful learning.