Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Gambaran Kualitas Tidur pada Lansia dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya di Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat Robiah Khairani Hasibuan; Jullinar Aulia Hasna
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 17, No 2 (2021): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.17.2.187-195

Abstract

Gangguan Tidur merupakan suatu kumpulan kondisi yang dicirikan dengan gangguan dalam jumlah, kualitas atau waktu tidur pada seorang individu. Seorang lansia akan membutuhkan waktu lebih lama untuk masuk tidur (berbaring lama di tempat tidur sebelum tertidur) dan mempunyai lebih sedikit atau lebih pendek waktu tidur nyenyaknya. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya prevalensi dan faktor-faktor yang mempengaruhi gangguan tidur. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan Cross-Sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis dilakukan dengan chi-square. Berdasarkan uji chi-square diketahui terdapat korelasi antara status merokok (p=0,034, OR=1,974, 95%CI=1,048±3,721) dan tingkat kecemasan (p=0,013, OR=0,482, 95%CI=0,270±0,859) dengan kejadian Gangguan Tidur. Penelitian tidak dapat membuktikan adanya korelasi antara jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, status pekerjaan, penghasilan perbulan, konsumsi kopi, konsumsi alkohol, tekanan darah, indeks massa tubuh, gula darah puasa, kolesterol dan asam urat dengan kejadian Gangguan Tidur.
Gambaran gangguan kognitif pada lansia dan faktor-faktor yang memengaruhinya di Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara Nusa Tenggara Barat tahun 2018 Robiah Khairani Hasibuan; Raischa Sekar Raafidianti
Tarumanagara Medical Journal Vol. 3 No. 2 (2021): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v4i1.13731

Abstract

Persentase penduduk lansia Indonesia melebihi 7 persen menurut data kesehatan di Indonesia sejak tahun 2000. Oleh karena itu, Indonesia dapat dikatakan mulai masuk ke dalam kelompok negara berstruktur lansia (aging population). Saat memasuki usia lansia, banyak permasalahan kesehatan yang menyebabkan lansia tersebut menjadi tidak produktif lagi. Dari keseluruhan masalah kesehatan pada lansia, gangguan fungsi kognitif merupakan salah satu pemasalahan menyebabkan penurunan produktifitas pada lansia. Penting untuk mengetahui prevalensi dan faktor-faktor yang penyebab adanya gangguan fungsi kognitif pada lansia. Studi ini bersifat analitik dengan desain potong lintang pada 198 lansia di Dangiang, Lombok Utara pada bulan November-Desember 2018. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling. Alat intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah MMSE (Mini Mental State Examination) atau Mini-Cog yang penggunaannya tergantung pada lama pendidikan formal responden. MMSE untuk pendidikan >6 tahun sedangkan Mini-Cog untuk pendidikan <6 tahun. Pengolahan data menggunakan SPSS ver. 23 dengan uji analisa chi-square. Hasil studi didapatkan hubungan bermakna anatara usia (p= 0,028; PR=1,900; CI=1,068±3,379), penghasilan (p= 0,006; PR=2,676; CI: 1,307±5,477) dan aktivitas membaca (p=0,021; PR=0,462; CI: 0,238±0,896) dengan gangguan kognitif.
Analisis Tingkat Pengetahuan Lansia terhadap Low Back Pain di Poli Rehabilitasi Medik Rumah Sakit Islam Jakarta Tahun 2022 Wahyu, Abdurrafi Ghifari; Sjarqiah, Umi; Hasibuan, Robiah Khairani; Syahniar, Rike
Muhammadiyah Journal of Geriatric Vol. 4 No. 2 (2023): Muhammadiyah Journal of Geriatric
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/mujg.4.2.163-172

Abstract

Latar Belakang: Menurut International Association for The Study Of Pain (IASP) low back pain salah satu penyebab kecacatan. Peningkatan tingkat disabilitas pasien LBP kian bertambah dari tahun 1990-2019. Kenaikan signifikan terdapat pada rentang umur 80-89. Tingkat pengetahuan kelompok rentan di Indonesia masih sangat rendah, penelitian pada tahun 2018 menunjukan 100% dari 151 responden kelompok rentan memiliki tingkat pengetahuan yang rendah terhadap low back pain. Departemen Kesehatan RI memperkirakan 40% penduduk dengan usia diatas 65 tahun mengalami LBP. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasien lansia terhadap LBP di poli rehabilitasi medik Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi dan hubunganya dengan karakteristik pasien lansianya. Metode: Penelitian ini berjenis penelitian deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian ini adalah Pasien Lansia di poli rehabilitasi medik Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi pada tahun 2022. Hasil: Ditemukan hasil 60 sampel lansia yang melakukan pengobatan di Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi Tahun 2022 mayoritas memiliki tingkat pengetahuan kurang sebanyak 29 orang (48.3%), pada kelompok umur lansia muda yaitu 60-69 tahun sebanyak 32 orang (53.3%), berjenis kelamin laki-laki sebanyak 34 orang (56.7%), jenis pekerjaan wirausaha sebanyak 21 (35%), tingkat pendidikan tidak lulus SD sebanyak 17 orang (28.3%), pernah mengalami LBP sebanyak 55 orang (91.7%), sedang mengalami LBP sebanyak 38 orang (63.3%), dan tidak pernah mendapatkan informasi tentang LBP sebanyak 44 orang (73.3%). Simpulan: Tingkat pengetahuan terbanyak terdapat pada tingkat pengetahuan kurang dan berhubungan dengan 4 aspek karakteristik pasien lansia yaitu usia, tingkat pendidikan, pekerjaan, dan pengalaman LBP.
Gambaran Headache pada Lansia dan Faktor – Faktor yang Mempengaruhinya di Desa Dangiang Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara Nusa Tenggara Barat 2018 Hasibuan, Robiah Khairani; Raafidianti, Raischa Sekar
Muhammadiyah Journal of Geriatric Vol 2, No 2 (2021): Muhammadiyah Journal of Geriatric
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/mujg.2.2.62-66

Abstract

Latar Belakang: Semakin bertambahnya usia seseorang maka akan mengalami proses menua karena hal ini maka akan semakin mudah untuk timbul berbagai penyakit, salah satunya adalah Headache. Headache atau sering disebut sebagai sakit kepala merupakan gangguan neurologis yang sering ditemukan. Sakit kepala merupakan suatu jenis nyeri alih ke permukaan kepala yang berasal dari struktur bagian dalam dengan berbagai faktor risiko yang mendasarinya. Tujuan: diketahuinya prevalensi dan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya Headache pada lansia. Metode: Penelitian ini bersifat analitik dengan design penelitian Cross-Sectional pada 198 lansia di Dangiang, Lombok Utara pada bulan November 2018, dengan pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dan alat instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Faces Rating Scale (FRS). Hasil: angka kejadian responden headache pada lansia di Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, adalah 92,4%. Dari semua faktor resiko yang diteliti, tidak satu pun mempunyai hubungan dengan kejadian headache di Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Simpulan: Pada penelitian ini, didapatkan sebagian besar lansia mengalami headache namun berdasarkan hasil analisis bivariat, tidak didapatkan hubungan antara umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan indeks massa tubuh dengan kejadian Headache pada lansia di Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.