Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HAMBATAN LISTRIK MENGGUNAKAN MULTITESTER PADA CAMPURAN PUPUK NPK DAN PUPUK KANDANG DI TANAH KERING Adirianto, Bayu; Utami, Aditya Dyah; Kurniawan, Indra; Khotimah, Alya Husnul; Qifary, M. Ravi Al; Nabila, Riski
Agros Journal of Agriculture Science Vol 23, No 2 (2021): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v23i2.1397

Abstract

Kualitas lahan pertanian cenderung menurun. Salah satu metode yang dapat dikembangkan dalam menentukan kualitas lahan adalah dengan mengukur konduktivitas listrik dengan pendekatan hambatan listrik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aplikasi pupuk anorganik dan organik terhadap hambatan listrik pada tanah kering. Tahapan penelitian meliputi persiapan sampel tanah, aplikasi pupuk anorganik dan organik, pengukuran hambatan listrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan listrik semakin besar dengan semakin menurunnya tingkat NPK. Hal ini dapat disebabkan oleh penurunan daya hantar listrik (DHL) dengan penurunan tingkat NPK. Hambatan listrik meningkat dengan peningkatan aplikasi pupuk organik Hubungan dengan hambatan listrik sebanding dengan DHL. Nilai hambatan listrik meningkat dengan bertambahnya kandungan pupuk pada tanah kering. Hal ini dikarenakan sifat fisik tanah ternyata tidak kompak sehingga nilai resistansinya meningkat.
Bibliometric Analysis of Research on ESBL-Producing Escherichia coli in Healthcare Settings Hakimi, Baslan Fatih; Rachman, Brian Eka; Nabila, Riski
Syifa'Medika Vol 16, No 2 (2026): Syifa Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v16i2.10667

Abstract

This study mapped the global research landscape on ESBL–producing E. coli in healthcare settings and examined trends in scientific output, major contributors, and thematic focus. Articles indexed in Scopus up to 2025 were analyzed using Bibliometrix (R) and VOSviewer to evaluate publication growth, country and institutional productivity, leading authors, core journals, collaboration networks, and keyword patterns. A total of 4,032 documents were identified, showing substantial expansion since the mid-2000s, especially after 2010. The United States, China, and several European and Asian countries emerged as dominant contributors. Keyword and network analyses revealed a thematic shift from early enzyme-focused studies toward high-risk clones, carbapenemase co-production, therapeutic strategies, and one health–related transmission. Overall, the field appears mature yet continuously evolving, reflecting broader global antimicrobial resistance trends.