Syarifah
Department Of Industrial Engineering, Faculty Of Engineering, Universitas Malikussaleh Jl. Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Alih Kode Dalam Masyarakat Bangka Syarifah Syarifah
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2018): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/tarbawy.v5i2.835

Abstract

Alih kode merupakan kontak bahasa yang mempengaruhi salah satu bahasa sehingga berimplikasi terhadap pola kebahasaan yang digunakan masyarakat Bangka dalam segala lini. Interaksi melayu Bangka dengan etnis lain yang sudah lama menetap cenderung menggunakan bahasa Melayu Bangka namun terkadang menggunakan bahasa Indonesia. Alih kode dari bahasa Melayu ke bahasa Indonesia atau lainnya seperti Jawa dan Palembang yang tinggal di Bangka terjadi karena berubahnya situasi dari formal ke informal dan sebaliknya maupun karena hadirnya orang ketiga.
Production of Food – Grade Liquid Smoke from Candlenut Shell through a Consecutive Pyrolysis – Distillation Process Sulhatun Sulhatun; Faisal Faisal; Satria Nanda; Syarifah Akmal; Tubagus Rayyan Fitra Sinuhaji
Reaktor Volume 25 No.3 December 2025
Publisher : Department of Chemical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/reaktor.25.3.129-137

Abstract

Concerning the increasing demand for food-grade liquid smoke, this research focuses on liquid smoke purification through distillation to improve quality, in terms of color, odor, and chemical composition, while eliminating carcinogenic compounds such as tar residues. For that reason, this study aims to investigate the production of liquid smoke from candlenut shells using a 300 kg capacity pyrolizer. Pyrolysis was conducted at 350 – 400°C for 1 – 6 hours to produce liquid smoke. Distillation temperature and time were varied to examine their effect on liquid smoke quality. Based on the phenol content, an optimal pyrolysis condition was achieved at temperatures between 350 and 450°C for 3.5 hours from which the highest phenol content value (56.76% w/w) was obtained. In addition, distillation at 200°C for 40 minutes resulted in the highest distillate yield of 38.74% w/w, which corresponds to a phenol content of 73.42% w/w. Furthermore, heavy metal contamination tests revealed that mercury, arsenic, cadmium, and lead levels were well below their maximum tolerable limit for food additives. These results demonstrate that the distillation condition significantly influences the quality and yield of liquid smoke. 
Konsep Kecerdasan Majemuk Howard Gardner Syarifah Syarifah
Sustainable Vol. 2 No. 2 (2019): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v2i2.987

Abstract

The theory of Multiple Intelligences is revealed by Howard Gardner. In this theory, intelligence means the ability to solve problems or fashion products, that are valued in one or more cultural or community settings. This theory indicated that everyone has nine intelligences: linguistic, logical-mathematical, spatial, bodily-kinesthetic, musical, interpersonal, intrapersonal, naturalist, and existential. The multiple intelligences development can be done with educational methods included Islamic educational methods. This matter is done to establish the happy and humanist Islamic education process and to maximize child's multiple intelligences. ABSTRAK Teori Multiple Intelligences diungkapkan oleh Howard Gardner. Dalam teori ini, kecerdasan berarti kemampuan untuk menyelesaikan masalah atau produk fesyen, yang dinilai dalam satu atau lebih pengaturan budaya atau komunitas. Teori ini menunjukkan bahwa setiap orang memiliki sembilan kecerdasan: linguistik, logis-matematis, spasial, kinestetik-tubuh, musik, antarpribadi, intrapersonal, naturalis, dan eksistensial. Pengembangan kecerdasan ganda dapat dilakukan dengan metode pendidikan termasuk metode pendidikan Islam. Hal ini dilakukan untuk membangun proses pendidikan Islam yang humanis dan bahagia serta memaksimalkan kecerdasan ganda anak.
Pengaruh Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar Bahasa Arab Dasar Mahasiswa Alumni SMK Prodi PAI Tahun Akademik 2018/2019 di IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung Syarifah Syarifah; Patonah Suci Lestari
Sustainable Vol. 4 No. 1 (2021): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v4i1.2158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya belajar dan hasil belajar mahasiswa alumni SMK Prodi PAI Tahun Akademik 2018/2019 di IAIN SAS Babel serta pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar Bahasa Dasar mahasiswa alumni SMK Prodi Prodi PAI Tahun Akademik 2018/2019 di IAIN SAS Babel. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode survei. Setelah itu dilanjutkan dengan menghitung data yang didapat dengan menggunakan program SPSS versi 16.0 untuk pengambilan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa gaya belajar kinestetik yang mempunyai persentase paling besar pada mahasiswa alumni SMK Prodi PAI Tahun Akademik 2018/2019 di IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung yaitu sebesar 41,93%. Hasil belajar Bahasa Arab Dasar mahasiswa alumni SMK Prodi PAI tergolong kategori “baik” dengan persentase sebesar 22.60% pada interval nilai 70-74,41 dan jumlah frekuensi 7 mahasiswa dari 31 mahasiswa. Gaya belajar tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar Bahasa Arab Dasar mahasiswa alumni SMK Prodi PAI Tahun Akademik 2018/2019 dari hasil analisis koefisien -0,685<1,696 yang artinya < Dapat disimpulkan bahwa Ha ditolak dan Ho diterima. Hasil korelasi antara variabel gaya belajar (visual, auditori, dan kinestetik) dan hasil belajar Bahasa Arab Dasar sebesar -0,126. Hal ini menunjukkan hubungan yang sangat rendah di antara keduanya. Hasil persamaan regresi linier sederhana yaitu U= 95,520- 0,135X. Ini berarti gaya belajar hanya berkontribusi sebesar 16% terhadap hasil belajar dan sisanya 84% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dijadikan variabel independen seperti faktor keluarga, sekolah, dosen, masyarakat, kondisi fisik, kecerdasan, kondisi panca indra, motivasi, minat, dan sebagainya
Implikasi Kosakata Serapan Bahasa Arab dalam Bahasa Indonesia terhadap Pembelajaran Bahasa Arab Kartika Sari; Syarifah Syarifah; Anna Musyarofah
AL-MUARRIB: JOURNAL OF ARABIC EDUCATION Vol. 5 No. 1 (2025): Al-Muarrib: Journal Of Arabic Education
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini secara mendalam mengeksplorasi implikasi kata serapan bahasa Arab dalam bahasa Indonesia terhadap pembelajaran bahasa Arab. Merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan. Penelitian ini memanfaatkan sumber data primer seperti Kamus Bahasa Indonesia dan Kamus Al-Ashriy, di samping wawancara dengan pengajar bahasa Arab. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kata serapan bahasa Arab memudahkan pemahaman konsep siswa dalam konteks agama dan budaya, memperkaya kosakata dan keterampilan akademis mereka. Namun, perbedaan fonologis dan morfologis menimbulkan tantangan bagi pelajar, yang sering kali menyebabkan kebingungan dalam pengucapan dan struktur tata bahasa. Penelitian ini menekankan perlunya strategi pengajaran yang efektif yang mengatasi perbedaan ini sambil memanfaatkan manfaat dari keakraban kata serapan dalam pemerolehan bahasa.
Profil dan Kompetensi Guru Bahasa Arab Madrasah Aliyah Negeri di Bangka Belitung Syarifah Syarifah; Iskandi Iskandi
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 6 No. 1 (2020): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v6i1.1307

Abstract

This article aims to describe the profile of Madrasah Aliyah Negeri Arabic Language Teachers in the Bangka Belitung Islands Province, the relevance of the academic qualifications of Arabic Language Teachers with Subjects taught in Madrasah Aliyah Negeri, and the competence of Arabic Language Teachers in terms of students' perspectives. The research method used is descriptive quantitative, with data collection techniques such as questionnaires and documentation. The results showed that when viewed from academic qualifications, Arabic teachers who already have PBA S1 academic qualifications had a percentage of 80% and other S1 academic qualifications of 20%. Referring to these data, the relevance of Arabic language science to subjects taught based on academic qualifications is 80:20. Whereas if the scientific relevance is reviewed from the professional certificate, Arabic teachers who have professional certificates as professional Arabic teachers are 60% and those that have not been certified are 40%. Based on students' perspectives, the competence of Arabic language teachers in Madrasah Aliyah Negeri Bangka Belitung Islands Province is as follows: Pedagogical Competence with a mean score of 2.64, Professional Competence of 3.00, Social Competence of 3.03, and Personality Competence of 3.04. The overall average score of the four competencies is 2.99 with the interpretation "Enough". Of the three madrasas that are the objects of research, teachers pedagogical competence is a major issue that needs teachers attention. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan profil guru bahasa Arab Madrasah Aliyah Negeri di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, relevansi kualifikasi akademik guru bahasa Arab dengan mata Pelajaran yang diampu di Madrasah Aliyah Negeri, serta kompetensi guru bahasa Arab ditinjau dari perspektif siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika ditinjau dari kualifikasi akademik, guru bahasa Arab yang sudah memiliki kualifikasi akademik S1 PBA memiliki prosentase sebesar 80% dan kualifikasi akademik S1 lainnya sebesar 20%. Mengacu kepada data tersebut relevansi keilmuan guru bahasa Arab dengan mata pelajaran yang diampu berdasarkan kualifikasi akademik sebesar 80:20. Sedangkan jika relevansi keilmuan ditinjau dari sertifikat pendidik, guru bahasa Arab yang memiliki sertifikat pendidik sebagai guru bahasa Arab profesional sebesar 60% dan yang belum tersertifikasi sebesar 40%. Berdasarkan perspektif siswa kompetensi guru bahasa Arab di Madrasah Aliyah Negeri Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah sebagai berikut: rerata skor kompetensi pedagogik sebesar 2.64, rerata skor kompetensi profesional sebesar 3.00, kompetensi sosial memiliki rerata skor sebesar 3.03, dan rerata skor untuk kompetensi kepribadian sebesar 3.04. Rerata skor secara umum dari empat kompetensi tersebut adalah 2.99 dengan interpretasi “Cukup”. Dari ketiga madrasah yang menjadi obyek penelitian, kompetensi pedagogik guru menjadi persoalan utama yang perlu mendapat perhatian guru.
Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Program 3S (Senyum, Sapa, Salam) di SMA Negeri 1 Pemali Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka D Oca Faraeta; Syarifah Syarifah; Saiful Anwar
LENTERNAL: Learning and Teaching Journal Vol. 1 No. 2 (2020): LENTERNAL: Learning and Teaching Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/lenternal.v1i2.1282

Abstract

Fokus penelitian ini berkenaan dengan implementasi pendidikan karakter melalui program 3S (senyum, sapa, salam). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter melalui program 3S (senyum, sapa, salam) dan untuk memberikan informasi tambahan mengenai faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pendidikan karakter melalui program 3S (senyum, sapa, salam). Implementasi pendidikan karakter melalui program 3S (senyum, sapa, salam) terdapat dalam tiga kegiatan, yaitu: di dalam kegiatan pengembangan diri, di dalam mata pelajaran, dan di dalam kegiatan ekstrakurikuler. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian yang telah dilakukan diharapkan dapat membantu guru untuk lebih mengembangkan kegiatan dalam program 3S (senyum, sapa, salam). Berdasarkan hasil penelitian, implementasi pendidikan karakter melalui program 3S (senyum, sapa, salam) sudah terlaksana 85%. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu guru untuk mengatasai faktor penghambat dalam implementasi pendidikan karakter melalui program 3S (senyum, sapa, salam) di sekolah