Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Potret Pengetahuan dan Prestasi Belajar Anak Stunting dan Tidak Stunting pada Siswa Sekolah Dasar Chintia, Windy; Sari, Endah Mayang; Kardinasari, Emmy; Yanti, Eka Safitri
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol 13, No 1 (2025): JKP JUNI 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v13i1.1136

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan kondisi kekurangan gizi kronis yang terjadi sejak awal kehidupan, terutama pada masa pertumbuhan dan perkembangan anak. Kondisi ini ditunjukkan dengan nilai z-score tinggi badan menurut umur (TB/U) kurang dari -2 standar deviasi (SD) berdasarkan standar pertumbuhan yang ditetapkan oleh WHO. Berdasarkan Keputusan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, terdapat 69 desa dengan kategori stunting kronis, dengan prevalensi mencapai 30%.Tujuan: untuk melihat potret tingkat pengetahuan dan prestasi belajar anak stunting dan tidak stunting pada siswa sekolah dasar.Metode: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan rancangan penelitian observasional yang dilaksanakan pada bulan Agustus 2022 sampai dengan Januari 2023 di SD Negeri 20 Pangkalpinang.Hasil: Tingkat pengetahuan anak stunting termasuk kategori kurang, sedangkan empat anak non-stunting termasuk kategori baik. Prestasi belajar keduanya rata-rata berada pada kategori baik. Prestasi belajar anak stunting dan tidak stunting semuanya termasuk ke dalam kategori baik, namun skor tingkat pengetahuan anak stunting lebih rendah 13,25 dibandingkan dengan anak yang tidak stunting.Kesimpulan: Walaupun stunting dapat memengaruhi perkembangan kognitif dan pengetahuan, namun tidak selalu mempengaruhi potensi akademis anak. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk melihat faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap hasil belajar pada anak yang mengalami stunting dan untuk mengembangkan intervensi yang ditargetkan untuk mendukung perkembangan lebih efektif. Kata kunci: Pengetahuan; Prestasi Belajar; Stunting
Formulasi kombucha teh hijau tayu berbasis variasi jenis gula sebagai pangan fungsional: Analisis sensoris, kadar gula, dan aktivitas antioksidan Sutyawan, Sutyawan; Sari, Endah Mayang; Kardinasari, Emmy; Handini, Karina Dwi
Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan Vol 7, No 1 (2026): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/gikes.v7i1.3026

Abstract

Background: Green tea and sugar are the main ingredients of kombucha. The antioxidant compounds in kombucha may play a role in the management of glucose metabolism. Using local Tayu green tea and a variety of sugars may potentially achieve the best kombucha characteristics for individuals with diabetes.Objectives: This study aimed to identify the sensory characteristics, total sugar content, and antioxidant activity of tayu green tea kombucha fermented with different sugar types.Methods: A Completely Randomized Design was used in this study. Three treatments based on the type of sugar in Tayu green tea kombucha were used: coconut sugar kombucha (GK), palm sugar kombucha (GA), and cane sugar kombucha (GT). Three kombucha samples were developed in the Pangkalpinang Laboratory and analyzed in the Bogor Laboratory from July to August 2025. The sensory characteristics were described based on product acceptability obtained from a hedonic test involving 30 panelists. The total sugar content was determined using the Luff Schoorl method, and the antioxidant activity was determined using the spectrophotometric method as IC50. Differences in acceptability data were analyzed using the Kruskal–Wallis test (p<0.05). Sugar content and antioxidant activity were analyzed univariately.Results: Significant differences (p<0.05) in color and taste acceptability were observed, with the highest average observed for GK kombucha. The highest aroma and overall acceptability scores were observed for GT (4.3) and GK (4.6) samples. GK kombucha had the lowest IC50 value (6682.9mg/L), indicating the highest antioxidant activity because a lower concentration was required to neutralize 50% of free radicals. GA kombucha had the lowest sugar content at 12.1%, and GK had a slightly higher sugar content at 13.3%.Conclusion: GTK with coconut sugar is the best formula for DM, with the highest acceptability value, moderate sugar content, and highest antioxidant activity.