Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

POTENSI EKOWISATA PANTAI KAISOMARU DI LEATO KOTA GORONTALO Papeo, Yolanda; Ngabito, Meriyanti; Adipu, Yulianti; Astuti, Ida
Gorontalo Journal of Forestry Research VOLUME 7 NOMOR 2 TAHUN 2024 GORONTALO JOURNAL OF FORESTRY RESEARCH
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gjfr.v7i2.3588

Abstract

Pantai  Kaisomaru  merupakan  objek  wisata  yang  baru  dibuka  di  Kecamatan Leato  Selatan. Pantai ini terkenal dengan pasir putihnya yang eksotik, selain pemandangannya yang sangat indah, bisa menarik wisatawan baik dari dalam maupun luar pulau. Pantai Kaisomaru juga merupakan tempat dengan perairan yang tenang dan bisa menikmati camping, snorkeling serta diving. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui potensi Ekowisata Pantai Kaisomaru dan tingkat kelayakan potensi pengembangan ekowisata di Pantai Kaisomaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengamatan secara langsung (survey).  Teknik analisis yang digunakan terdiri dari dua analisis yaitu panduan analisis daerah operasi objek dan daya tarik wisata alam (ADO-ODTWA) serta analisis kelayakan potensi objek wisata dengan berdasarkan metode penilaian kelayakan potensi objek wisata menurut Pedoman Analisis Daerah Operasi Objek dan Daya Tarik Wisata Alam (ADO-ODTWA) oleh Dirjen PHKA Tahun 2003. Hasil penelitian ini menunjukkan Pantai Kaisomaru memiliki nilai tingkat kelayakan yang berkisar antara 71% - 94% dan termasuk dalam interpretasi kelayakan dengan kategori tinggi pada lima kriteria yaitu 1) Aksesibilitas, 2) Kondisi Lingkungan Sosial Ekonomi, 3) Pengelolaan dan Pelayanan, 4) Sarana dan Prasarana, 5) Ketersediaan Air Bersih. Sedangkan, dua kriteria yang memiliki nilai dengan interpretasi kelayakan Sedang, yaitu 1) Daya Tarik, 2) Akomodasi. Hasil penilaian ODTWA keseluruhan pada kawasan wisata Pantai Kaisomaru memiliki nilai tertinggi yaitu 3.730 dengan indeks kelayakan 79,5% menunjukan klasifikasi tinggi yang berarti objek wisata Pantai Kaisomaru menunjukan layak untuk dikembangkan. Namun, beberapa aspek seperti peningkatan akomodasi serta tambahan sarana dan prasana dapat menjadi fokus dalam upaya pengembangan keberlanjutan wisata.
APLIKASI KOLAM TERPAL BERTINGKAT UNTUK BUDIDAYA IKAN NILA PADA PEMUDA DESA TUNGGULO Auliyah, Nurul; Adipu, Yulianti; Yasin U.P.O, Muh.; Ngabito, Meriyanti; Astuti, Ida
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i1.563-568

Abstract

Kegiatan budidaya ikan yang dipahami oleh orang awam merupakan kegiatan yang memerlukan tempat yang luas, air yang banyak dan beberapa pendukung budidaya lainnya.  Kemudahan dalam melakukan kegiatan budidaya tersebut di dapatkan di Danau Limboto yang mewakili tempat yang luas dan air yang banyak. Namun kondisi Danau Limboto saat ini yang mengalami degradasi serta pendangkalan sehingga tidak memenuhi syarat standar untuk budidaya ikan. Sehingga harus dilakukan perubahan terhadap sistem budidaya ikan. Saat ini ada beberapa inovasi yang telah dikenal di dalam budidaya perikanan, diantaranya budidaya ikan sistem resirkulasi yang dapat dilakukan di lahan sempit dan budidaya ikan dengan sistem kolam terpal bertingkat. Perlakuan kolam terpal bertingkat dan tersirkulasi dalam satu kali pemanenan yaitu sebesar Rp.2.074.895. Keuntungan yang didapatkan membuka pengetahuan masyarakat untuk menggunakan budidaya alternatif menggunakan kolam terpal bertingkat selain kolam konvensional. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul aplikasi kolam terpal bertingkat untuk budidaya ikan Nila di Desa Tunggulo telah berjalan dengan baik dan memberikan keuntungan kepada masyarakat.