Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

ANALISIS PERILAKU KONSUMSI DAN POTENSI PANGAN NON BERAS BERDASARKAN KARAKTERISTIK RUMAH TANGGA DI KECAMATAN TUNGKAL JAYA KABUPATEN MUSI BANYUASIN Ningrum, Puri Pratami Ardina; Kurniawan, Rahmat
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 7, No 2 (2018): Societa: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v7i2.1506

Abstract

ABSTRACT The objective of this research is,1) to analyze non rice crop consuming behaviour, carbohydrate source that is dominantly consumed by the population in Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin.2)to know the opportunities of non rice crops consuming carbohidrat source in Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin.This Research was conducted in Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin.The choice of location was done intensionaly (purposive sampling) with the consideration that District, the crops diversivication has been running.Tungkal Jaya sub-district consists of 16 district but only 1 selected is peaceful consisting of 90 household samples.The research started from Januari 2017 to March 2017.The method that was used in this research is survey method for crops consuming behaviour in the fieldwork used almost ideal demand system (AIDS) method.The result showed that Non rice crop consumtion behaviour,house hold carbohydrate source in Tungkal Jaya musi banyuasin district, used almost ideal demand system (AIDS) method, is The factor that influence for cassava were cost ratio, family member, crops consumtion and price.While in wheat comodity, the factors were gender, cost ratio, family member and crop consumtion.In Sago comodity the factors were cost ratio, family member, income,crop consumtion and price The opportunities of non rice crops, carbohydrate source in Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin which has a large chance are cassava,and sago. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah 1) Menganalisis perilaku konsumsi pangan non beras sumber karbohidrat yang dominan dikonsumsi oleh penduduk Kecamatan Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin, 2) Mengetahui peluang konsumsi pangan non beras sumber karbohidrat di Kecamatan Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Musi Banyuasin. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive sampling) dengan tujuan bahwa di Kecamatan tersebut diversifikasi pangan sudah berjalan. Kecamatan Tungkal Jaya terdiri dari 16 Kelurahan tetapi hanya 1 kelurahan yang di pilih, yaitu Suka Damai, terdiri dari 90 sample rumah tangga. Waktu penelitian Januari 2017 sampai dengan Maret 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dan untuk perilaku konsumsi pangan dilapangan menggunakan metode AIDS. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Perilaku konsumsi pangan non beras sumber karbohidrat  rumah  tangga di Kecamatan Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin dengan menggunakan metode AIDS adapun faktor yang berpengaruh nyata terhadap Singkong adalah ratio harga, jumlah anggota keluarga, konsumsi pangan dan harga pangan. pada komoditi  gandum factor yang berpengaruh nyata adalah gender, ratio harga, jumlah anggota keluarga dan konsumsi pangan. Pada komoditi Sagu yang berpengaruh nyata adalah ratio harga, jumlah anggota keluarga, pendapatan, konsumsi pangan dan harga pangan. 2) Peluang konsumsi pangan non beras sumber karbohidrat di Kecamatan Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin yang berpeluang besar yaiu Singkong, dan Sagu.   
KONTRIBUSI PENDAPATAN USAHATANI KARET TERHADAP PENDAPATAN PETANI TEBU DI DESA SUKANANTI BARU KECAMATAN RANTAU ALAI KABUPATEN OGAN ILIR Tarnando, Hengki; Ningrum, Puri Pratami Ardina
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 9, No 1 (2020): Societa: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v9i1.3628

Abstract

ABSTRACT This research are to analyze to how much contribution of rubber farming income was to the income of sugarcane farmers in Sukananti Baru Village, Rantau Alai District, Ogan Ilir Regency and find out how much sugarcane farmers were earning. This research was conducted in Sukananti Baru Village, Sub district Rantau Alai , Ogan Ilir District, on December 2018 until February 2019. The method that used in this research was a survey method. The sampling method was Purposive Sampling where in this study the sample used 15 people of sugar cane farmers who had a part-time job with rubber farming. The data collection method used in this study was direct observation and interview by using a questionnaire prepared in advance. Processing and data analysis methods were descriptive analysis with quantitative approaches. The results showed that the existence of rubber farming as an additional income for sugar cane farmers greatly helped meet the daily needs of sugarcane farmers until the sugarcane harvest period. The contribution of rubber farming income as additional income to sugar cane farmers in Sukananti Baru Village, Rantau Alai District, Ogan ilir Regency has an average percentage of  35,54% with a total income of Rp. 2.862.274,05/ month. The income of sugar cane farmers in Sukananti Baru Village, Rantau Alai District, Ogan Ilir regency has an average of Rp.1834.488,71/month. ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui berapa besar kontribusi pendapatan usahatani karet terhadap pendapatan petani tebu di Desa Sukananti Baru Kecamatan Rantau Alai Kabupaten Ogan Ilir dan mengetahui berapa besar pendapatan petani tebu. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sukananti Baru Kecamatan Rantau Alai Kabupaten Ogan Ilir pada bulan Desember 2018 sampai dengan Februari 2019. Metode Penelitian yang digunakan adalah survei. Metode penarikan contoh yang digunakan adalah dengan cara sengaja (Purposive Sampling) dimana dalam penelitian ini sampel yang digunakan adalah 15 orang petani tebu yang memiliki pekerjaan sampingan dengan berusahatani karet. Metode Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara langsung dengan menggunakan kuisioner yang telah dipersiapkan sebelumnya. Metode pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya usahatani karet sebagai pendapatan tambahan bagi petani tebu sangat membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bagi petani tebu hingga masa panen tebu. Kontribusi pendapatan usahatani karet sebagai pendapatan tambahan pada petani tebu di Desa Sukananti Baru Kecamatan Rantau Alai Kabupaten Ogan ilir memiliki rata-rata persentase 35,54% dengan total pendapatan rata-rata Rp. 2.862.274,19/bulan. Pendapatan usahatani tebu di Desa Sukananti Baru Kecamatan Rantau Alai Kabupaten Ogan ilir memliki rata-rata Rp.1.834.488,71/bulan. 
ANALISIS TINGKAT KEUNTUNGAN USAHATANI BAWANG DAUN DI KELURAHAN MUARA SIBAN KECAMATAN DEMPO UTARA KOTA PAGAR ALAM Ayumardensi, Rati; Ningrum, Puri Pratami Ardina
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 10, No 2 (2021): Societa: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v10i2.4296

Abstract

This study aims to calculate how much profit and rate of profit on Allium fistulosum L farming in Muara Siban Village Dempo Utara Pagar Alam City. This research was carried out in Muara Siban Village Dempo Utara Pagar Alam City from April to June 2021. method The research used in this research is a survey method. The sampling method used in this study is the saturated sampling method (census). The data collection method used in this study is the method of observation, interviews and documentation which is asked directly to the respondents by using tools in the form of a list of questions that have been prepared in advance and data obtained from institutions related to this research. data processing and data analysis used in this study were coding, editing, and tabulating. Farming profits obtained by sample farmers in  Allium fistulosum L farming with an average cultivated area of 2 Ha, with an average income of Rp. 78,828,923/Lg/Mt, with an average production cost of Rp. 31.797.922/Lg/Mt, resulting in an average profit of Rp. 46.951.973/Lg/Mt. The profit level of leek farming obtained by the sample farmers in Muara Siban Village Dempo Utara Pagar Alam City with a cultivated area of 2 Ha, is 2.5, meaning that the costs incurred are Rp. 31.797.922 which will generate 2.5 times the revenue. carried out by farmers, examples are profitable for farmers and deserve to be continued.
ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN PETANI PLASMA KELAPA SAWIT SEBELUM DAN SETELAH ADANYA WABAH COVID-19 DI DESA PAJAR INDAH KECAMATAN GUNUNG MEGANG KABUPATEN MUARA ENIM Khotimah, Mirna; Ningrum, Puri Pratami Ardina
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 10, No 1 (2021): Societa: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v10i1.4283

Abstract

The purpose of this study was to determine the income of oil palm plasma farmers before and after the covid-19 outbreak in Pajar Indah Village, Gunung Megang District, Muara Enim Regency and to determine the comparison of the income of oil palm plasma farmers before and after the covid-19 outbreak in Pajar Indah Village. Gunung Megang District, Muara Enim Regency. This research was conducted in Pajar Indah Village, Gunung Megang District, Muara Enim Regency from August to October 2020. The research method used was a survey. The sampling method used was simple random sampling. The data collection methods used in this study were interviews, observation and documentation. The data processing method in this research is using quantitative descriptive method. The results showed that the income of oil palm plasma farmers before the Covid-19 outbreak was Rp. 19.782.517,83, expanding cultivated per three months or Rp. 66.640.131,67 per hectare per three months. Meanwhile, the income of oil palm plasma farmers after the Covid-19 outbreak was IDR 17.551.766,67, expanding their cultivation every three months or IDR 5.887.526,53. From the t-test shows that the t-count is 0.00 with df that is 29, then the t-table value is 1.699. Due to the t-count value of 0,00 ? t-table 1,699, H0 is accepted and Ha is rejected, meaning that there is a significant difference in income between oil palm plasma farmers before the covid-19 outbreak and after the covid-19 outbreak.
KEPUASAN PETANI TERHADAP PELAYANAN PENYULUH PERTANIAN DALAM AKTIVITAS PENYULUHAN PERTANIAN DI KABUPATEN BANYUASIN (STUDI KASUS: KELOMPOK TANI DI KECAMATAN MAKARTI JAYA) Darmawati, Dewi; Ningrum, Puri Pratami Ardina
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 9, No 2 (2020): Societa: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v9i2.4269

Abstract

The objectives of this study were 1) Determined indicator of farmer satisfaction in Sub District Makarti Jaya, 2) How connection between satisfaction implementation. The research was conducted in Sub District Makarti Jaya Sub District Banyuasin from December to February 2019. This research was used method a case study, and used two methods sampling, is census and simple random sampling method. Collect data methods used in this study were observation participants and in depth interviews to respondents who have been determined, besides the types of data collected are primary data and secondary data. Furthermore, processing data and analysis in this study is descriptive qualitative. Based on the results of the study 1) the indicators of farmers satisfaction with agriculture extension services in the Makarti Jaya Sub District are: material according to farmer’s needs, aasy communication understanding, easy to accept receives criticism and suggestions, intensive visit and can be found anywhere. 2) relation between farmer satisfaction and implementation is that farmers easily apply the material provided by agricultural extension workers. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) indikator kepuasan petani terhadap pelayanan penyuluh pertanian dalam aktivitas penyuluhan pertanian  2) kaitan antara kepuasan petani terhadap implementasinya pada kelompok tani di Kecamatan Makarti Jaya Kabupaten Banyuasin. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Makarti Jaya Kabupaten Banyuasin pada bulan Desember sampai dengan bulan Februari 2019.  Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus (case study), dengan menggunakan dua metode dalam penarikan contoh, yaitu sensus (sampling jenuh) dan metode simple random sampling (acak). Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observation participant dan wawancara mendalam (in depth interview) kepada responden yang telah ditentukan, selain itu jenis data yang dikumpulkan yaitu data primer dan data sekunder. Selanjutnya pengolahan dan analisis data dalam penelitian ini yaitu secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa didapatkan hasil tujuan 1) indikator kepuasan petani terhadap  pelayanan penyuluh pertanian di Kecamatan Makarti Jaya yaitu : materi sesuai kebutuhan petani, komunikasi mudah di mengerti, keterbukaan menerima kritik dan saran, kunjungan yang intens dan bisa ditemui di mana saja. Hasil tujuan kedua 2) kaitan antara kepuasan petani terhadap implementasinya bahwa petani mudah menerapkan materi yang diberikan oleh penyuluh pertanian. 
STRATEGI PEMASARAN USAHA KOPRA PUTIH DI DESA MANGGAR RAYA KECAMATAN TANJUNG LAGO KABUPATEN BANYUASIN PROVINSI SUMATERA SELATAN Harniatun Iswarini; Puri Pratami Ardina Ningrum; Eka Setiawati
J-PEN Borneo : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpen.v5i2.2820

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk bertujuan mengetahui faktor-faktor internal dan eksternal pemasaran kelapa dalam bentuk kopra putih di Desa Manggar Raya Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan dan untuk mengetahui strategi pemasaran yang dilakukan petani dalam memasarkan usaha kopra putih kelapa di Desa Manggar Raya Kecamatan Tanjung Lago. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Manggar Raya Kecamatan Tanjung Lago pada bulan Agustus-Oktober 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey, sedangkan metode penarikan contoh digunakan dalam penelitian ini adalah metode Sensus. Metode pengolahan editing, coding, tabulating dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini diketahui bahwa faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pemasaran kopra putih yaitu Faktor Internal (Kekuatan): modal usaha, kualitas produk, limbah kopra masih memiliki nilai dan proses pengolahan sederhana. Faktor Internal (Kelemahan): tempat penyimpanan kopra kurang layak, tempat mencungkil kopra kurang layak dan Harga Yang Fluktuasi dengan total IFAS sebesar 3,26. Kemudian Faktor Eksternal (Peluang): minat pembeli tinggi, pemasaran kopra mudah dan Harga produk. Faktor Eksternal (Ancaman): pesaing usaha kelapa mentah, Harga bahan baku dan cuaca yang tidak stabil mempengaruhi produksi dengan total EFAS sebesar 2,99. Kata Kunci: Kelapa Putih, Kopra, EFAS
Polyculture of Catfish and Kale for The Fulfillment of Independent Food in the Pandemic Era Helmizuryani, Helmizuryani; Sari, Meika Puspita; Khotimah, Khusnul; Harmilia, Elva Dwi; Ma’ruf, Irkhamiawan; Pratami Ardina Ningrum, Puri
Altifani Journal: International Journal of Community Engagement Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/altifani.v2i2.4530

Abstract

During the COVID-19 pandemic, restrictions on activities directly affected people's lives socially and economically to meet their needs of people's lives, namely by developing aquaponic technology with a fish farming system in buckets (Budikdamber). These activities maximise limited land with various crops and develop fisheries so that the results can be used to meet household food needs independently. This service was conducted for local KKN students online through a zoom meeting on September 13, 2021, with 20 participants. The implementation of aquaponics system activities considers the types of fish and vegetables recommended and the procedures for making budikdamber.
PERBEDAAN PENDAPATAN USAHATANI NANAS DI DESA PANCA DESA DAN DESA GAUNG ASAM PROVINSI SUMATERA SELATAN Puri Pratami Ardina Ningrum; Sutarmo Iskandar
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 20 No 2 (2023): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v20i2.3038

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji ketimpangan pendapatan petani nanas di Desa Panca Desa dan Gaung Asam di Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian budidaya nanas dilakukan di dua desa yang berbeda yaitu Desa Gaung Asam dan Desa Panca Desa. Penelitian dilakukan pada bulan Desember-Maret 2023. Metode yang digunakan adalah metode survei. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling. Metode Pengolahan data melalui editing, coding dan tabulasi. Dan analisis data dilakukan dengan kualitas deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendapatan usaha budidaya nanas di Desa Gaung Asam dimana sebanyak 30 orang petani memperoleh pendapatan penjualan buah nanas sebesar 24.583.000 rupiah dan total pendapatan sebesar 24.583.000 rupiah. 29.061.333, dan total biaya produksi untuk sekali panen adalah Rp. 4.602.998. Harga pasar nanas di Desa Gaung Asam adalah Rp. 1.511 per buah. Pendapatan Usahatani Nanas di Desa Panca Kecamatan Air Kumbang adalah Rp. 6.731.756/Lg/MT. Harga pasar nanas di desa Panca Desa adalah Rp 1.449/kg/ton, dengan total pendapatan Rp 22.970.000/kg/MT dan biaya produksi Rp 16.238.243 selama satu kali panen.
DAMPAK KEBERADAAN KOPERASI UNIT DESA SEJAHTERA TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI ANGGOTA KUD SEJAHTERA DI KABUPATEN MUSI BANYUASIN Alfarizi, Salman; Ningrum, Puri Pratami Ardina
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v13i2.9233

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine the impact of the existence of the Prosperous Village Unit Cooperative and the socio-economic conditions of its members (KUD) after joining as members of KUD Sejahtera in Musi Banyuasin Regency. The research method used is the survey method. While the sampling method used in this study is simple random. The data collection methods used in this study are, Participatory observation, interviews and documentation. The results of the study show that the social conditions of KUD Sejahtera members after the existence of the Prosperous Village Unit cooperative can also be seen in terms of social interaction and education, and about the economic conditions of KUD Sejahtera members around 70% based on the results of interviews with respondents totaling 76 respondents or around 92.10% who said that the economic conditions of KUD Sejahtera members improved after joining as members of KUD Sejahtera. The social conditions of KUD Sejahtera members after the existence of the Prosperous Village Unit cooperative can also be seen in terms of livelihood and opinion. KUD Sejahtera itself has 12 business units such as Marketing / sales of TBS, Transportation services, Waserda BBM Distribution, ATK photocopy services, Becoloader heavy equipment business, KUD vehicles, savings and loans, MM KUD, business accommodation and other income from 12 business units that do not have a socio-economic impact on KUD Sejahtera members and for the savings and loan business unit does not have a socio-economic impact because for now (KUD) Sejahtera has not opened for savings and loans because for the region (KPA II) it is still in the period The rejuvenation of the savings and loan business unit itself means that only special members can apply for loans. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak keberdaan Koperasi Unit Desa Sejahtera dan kondisi sosial ekonomi anggota (KUD) Sejahtera setelah bergabung menjadi anggota KUD Sejahtera di Kabupaten Musi Banyuasin. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Sedangkan metode penarikan contoh yang digunakan dalam penelitian ini adalah acak sederhana. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah, Observasi partisipasi, wawancara dan dokumentasi. hasil penelitian diketahui kondisi sosial Anggota KUD Sejahtera setelah adanya koperasi Unit Desa Sejahtera dapat juga dilihat dari segi interaksi sosial dan pendidikan, dan tentang kondisi ekonomi anggota KUD Sejahtera sekitar 70% berdasarkan hasil wawancara kepada responden yang berjumlah 76 responden atau sekitar 92,10 % yang mengatakan kondisi ekonomi anggota KUD Sejahtera membaik setelah bergabung menjadi anggota KUD Sejahtera kondisi sosial Anggota KUD Sejahtera setelah adanya koperasi Unit Desa Sejahtera dapat juga dilihat dari segi mata pencarian dan pendapat KUD Sejahtera sendiri memiliki 12 unit usahaseperti Pemasaran / pejualan TBS, Jasa aangkutan,Waserda Penyaluran BBM, Jasa photo copy ATK, Usaha alat berat becoloader, Kendaraan KUD, simpan pinjam, MM KUD, penginapan binis dan pendapatan lainya dari 12 unit usaha yang tidak memberikan dampak sosial ekonomi pada anggota KUD Sejahtera dan untuk unit usaha simpan pinjam tidak memberikan dampak secara secara sosial ekonomi dikarenakan untuk saat ini (KUD) Sejahtera belum membuka untuk simpan pinjam karena untuk wilayah (KPA II) masih masa peremejaan unit usaha simpan pinjam sendiri hanya anggota khusus saja yang biasa mengajukan pinjaman.
PRODUK TURUNAN TANAMAN NANAS QUEEN DI AGROWISATA NANAS PRABUMULIH KECAMATAN PRABUMULIH TIMUR KOTA PRABUMULIH Yakin, Ahmad Akbar Ikwal Nul; Ningrum, Puri Pratami Ardina
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v14i1.10098

Abstract

ABSTRACTThe research aims to increase the added value of agricultural products and open new economic opportunities for the community. The Karya Muda Farmers Group in East Prabumulih has successfully optimized the potential of pineapples by processing them into various derivative products such as pineapple chips and leaf fiber, thereby extending the shelf life of the harvest. This study aims to examine the development of derivative products from Queen pineapple plants at Prabumulih Pineapple Agro-tourism and their contribution to improving farmers' welfare and strengthening the local economy. Specifically, this research seeks to identify the types of derivative products made from Queen pineapples and determine the income generated from these processed products at Prabumulih Pineapple Agro-tourism. The research method used in this study is purposive sampling. Respondents in this study consisted of 15 people, including 1 pineapple agro-tourism owner, 7 agro-tourism employees, and 7 women from the Karya Muda MSMEs group. The data collection methods employed were observation, interviews, and documentation. The data processing methods included editing, coding, and tabulating. Data analysis was conducted using a qualitative approach. The research results show: 1) The derivative products produced from Queen pineapple plants at Prabumulih Pineapple Agro-tourism are pineapple chips, pineapple wajik (a traditional sweet snack), pineapple jam, and pineapple leaf fiber. 2) The income generated from the derivative products of Queen pineapple at Prabumulih Pineapple Agro-tourism amounts to IDR 2,492,510 per year from pineapple chips, IDR 10,050,875 per year from pineapple jam, IDR 19,742,875 per year from pineapple wajik, and IDR 35,393,875 per year from pineapple leaf fiber, with a total income of IDR 61,618,102 per year. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan meningkatkan nilai tambah produk pertanian dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Kelompok Tani Karya Muda di Prabumulih Timur, melalui pengolahan nanas menjadi berbagai produk turunan seperti keripik dan serat daun, berhasil mengoptimalkan potensi nanas sekaligus memperpanjang masa simpan hasil panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan produk turunan tanaman nanas Queen di Agrowisata Nanas Prabumulih serta kontribusinya terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan penguatan ekonomi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Produk-produk Turunan apa saja dari tanaman nanas queen dan Berapa besar pendapatan dari produk hasil penggolahan tanaman nanas queen di Agrowisata Nanas Prabumulih. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling. Responden dalam penelitian ini yaitu sebanyak 15 orang yang terdiri dari 1 orang pemilik Agrowisata Nanas, 7 Orang Karyawan Agrowisata dan 7 Orang Ibu-Ibu UMKM Karya Muda. Dalam penelitian ini, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data juga diolah melalui proses pengkodean, pengaturan, dan tabulasi. Analisis data dilakukan melalui pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan 1) Produk Turunan yang dihasilkan dari tanaman nanas Queen Di Agrowisata Nanas Prabumulih adalah Keripik Nanas, Wajik Nanas, Selai Nanas dan Serat Daun Nanas. 2) Pendapatan yang dihasilakan dari produk turunan tanaman nanas queen di Agrowisata Nanas Prabumulih yaitu sebesar Rp Rp 2,492,51/Tahun Keripik Nanas, Rp 10,050,875/Tahun Selai Nanas, Rp 19,742,875/Tahun Wajik Nanas dan Rp 35,393,875 Serat Daun Nanas dengan Total Pendapatan yang di hasilkan yaitu sebesar Rp 61,618,102/Tahun.