Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

BUDIDAYA LELE SISTEM BIOFLOK SOLUSI KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT PERKOTAAN Ma’ruf, Irkhamiawan
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 5, No 2 (2016): SOCIETA
Publisher : Muhammadiyah University of Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsumsi protein hewani masyarakat yang rendah, perlu ditingkatkan dengan menyediakan sumber protein yang berkualitas dan harga terjangkau. Ikan lele, dengan budidaya sistem intensif, dapat menjawab 2 tentangan tersebut, sumber protein berkualitas dan murah. Budidaya sistem bioflok memungkinkan terjadinya efisiensi penggunaan pakan sekaligus menaikan padat tebar ikan, sehingga cocok dilakukan di perkotaan dengan keterbatasan lahan. Budidaya sistem bioflok dilakukan dengan menumbuhkan mikroba yang akan mengurai amonnia hasil feses dan sisa pakan yang kemudian berguna sebagai sumber pakan alami bagi ikan. Analisa usaha lele sistem bioflok apabila dilakukan selama 10 periode dengan padat tebar pertama sebanyak 500 ekor per m3 kemudian kenaikan padat tebar sebesar 20% tiap periode selama 10 periode pemeliharaan akan menghasilkan keuntungan bersih sebesar Rp. 12.405.000 (pembulatan) dengan modal awal sebesar Rp.5.650.000.
BUDIDAYA LELE SISTEM BIOFLOK SOLUSI KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT PERKOTAAN Ma’ruf, Irkhamiawan
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 5, No 2 (2016): SOCIETA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v5i2.539

Abstract

Konsumsi protein hewani masyarakat yang rendah, perlu ditingkatkan dengan menyediakan sumber protein yang berkualitas dan harga terjangkau. Ikan lele, dengan budidaya sistem intensif, dapat menjawab 2 tentangan tersebut, sumber protein berkualitas dan murah. Budidaya sistem bioflok memungkinkan terjadinya efisiensi penggunaan pakan sekaligus menaikan padat tebar ikan, sehingga cocok dilakukan di perkotaan dengan keterbatasan lahan. Budidaya sistem bioflok dilakukan dengan menumbuhkan mikroba yang akan mengurai amonnia hasil feses dan sisa pakan yang kemudian berguna sebagai sumber pakan alami bagi ikan. Analisa usaha lele sistem bioflok apabila dilakukan selama 10 periode dengan padat tebar pertama sebanyak 500 ekor per m3 kemudian kenaikan padat tebar sebesar 20% tiap periode selama 10 periode pemeliharaan akan menghasilkan keuntungan bersih sebesar Rp. 12.405.000 (pembulatan) dengan modal awal sebesar Rp.5.650.000.
INDEKS KUALITAS AIR RAWA LEBAK DELING UNTUK BUDIDAYA PERIKANAN ALAMI Irkhamiawan Ma’ruf; Rahmad Kurniawan; Khusnul Khotimah
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia Vol 6, No 2 (2018): JURNAL AKUAKULTUR RAWA INDONESIA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.897 KB) | DOI: 10.36706/jari.v6i2.7156

Abstract

ABSTRACTAs a common properti, fisheries management in swamps need to be made to provides economic benefits for the parties on the one side (especially the community), and the sustainability of the ecosystem itself on the other side. Current conditions need to be obtained to formulate swamp resource management in a sustainable manner by reducing fishing activities with aquaculture activities. Aquaculture, besides providing greater income, can also control fishing activities and reduce pressure on the swamp ecosystem. The study was conducted in Rawa Deling, Deling Village, Pangkalan Lampam Sub-District, OKI District. Water quality measurements are carried out for 5 months, from March 2018 to July 2018 in 4 stations with differences depth and vegetation. Water quality analysis is carried out to get an overview of the swamp condition. Water quality data will determine the feasibility and treatment needed for aquaculture. The results of water quality measurements showed that temperature parameter values ranging from 28.1 - 32.2 oC, depths of 0.7 - 5 m, brightness of 20 - 50 cm, TDS 17 - 35 mgL-1, pH 4.1 - 5, DO 1 , 7 - 4.1 mgL-1, phosphate <0.060 - <0.090 mgL-1, total nitrogen 12.50 - 38.90 mgL-1, ammonia 0.68 - 0.93 mgL-1. Measuring water quality shows the potential for deling swamps to be developed in an effort to increase fish stocks and aquaculture activities.Keywords : lebak lebung swamps, sustainable fisheries management, swamp water quality
ANALISIS KESESUAIAN LOKASI BUDIDAYA IKAN MENGGUNAKAN KERAMBA JARING APUNG DI ANAK SUNGAI KOMERING BANYUASIN Elva Dwi Harmilia; Irkhamiawan Ma’ruf; Eka Rizki Meiwinda
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia Vol 10, No 1 (2022): JURNAL AKUAKULTUR RAWA INDONESIA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jari.v10i1.17696

Abstract

Pemanfaatan Keramba Jaring Apung (KJA) pada perairan merupakan salah satu teknik akuakultur yang dapat dijadikan sebagai sumber perekonomian dan pemenuhan akan ikan. Lokasi budidaya ikan harus sesuai agar pengelolaan budidaya ikan dapat berjalan dengan maksimal. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kesesuaian lokasi budidaya ikan menggunakan KJA dengan metode skoring atau penilaian. Lokasi pengamatan berada di Kabupaten Banyuasin yang terdiri dari Sungai Komering dan anak Sungai Komering (Sungai Rok Kemang, Sungai Aluran dan Sungai Pulau Tigo). Lokasi pengamatan ditentukan dengan metode purposive random sampling berdasarkan spesifikasi kondisi lokasi sungai. Pengamatan dilakukan pada bulan September, Oktober dan November tahun 2019. Sampel air diambil setiap bulan dan dianalisis secara insitu untuk suhu, kecerahan, kedalaman, kecepatan arus, pH, dan oksigen terlarut. Sedangkan untuk fosfat dan amonia dianalisis secara eksitu di laboratorium kimia perairan BRPPU Palembang. Hasil skoring atau penilaian di keempat lokasi, hanya Sungai Komering yang berpotensial untuk lokasi budidaya ikan (sesuai) tetapi kualitas perairan perlu dimonitor secara berkala terutama pada oksigen terlarut dan fosfat. Sungai Rok Kemang, Sungai Aluran dan Sungai Pulau Tigo tidak dapat dijadikan sebagai lokasi kegiatan budidaya ikan karena kedalaman, kecepatan arus, oksigen terlarut dan fosfat tidak mendukung.
Analisis Kesesuaian Lokasi Budidaya Ikan Menggunakan Keramba Jaring Apung di Anak Sungai Ogan Kabupaten Ogan Ilir Elva Dwi Harmilia; Irkhamiawan Ma'ruf
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 19 No. 1 (2022): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v19i1.7738

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui kesesuaian perairan di anak Sungai Ogan untuk kegiatan budidaya ikan dengan menggunakan Keramba Jaring Apung (KJA). Penentuan lokasi penelitian dengan metode purposive sampling yang menetapkan empat lokasi yaitu desa Indralaya Mulya, desa Tanjung Seteko, desa Muara Penimbung Ilir dan desa Suka Merindu di Kecamatan Indralaya Kabupaen Ogan Ilir. Pengambilan sampel air dilakukan satu kali dalam sebulan selama 4 bulan (Februari, Maret, April dan Juni 2018). Pengukuran kualitas air secara in situ di lapangan dan eksitu di analisis di laboratorium kimia perairan BRPPU Palembang dengan parameter; suhu, kecerahan, kedalaman, kekeruhan, kecepatan arus, padatan tersuspensi total (TSS) yang termasuk dalam parameter fisika. pH air, oksigen terlarut, amonia, fosfat, nitrit, dan Nitrat yang termasuk ke dalam parameter kimia. Penelitian menggunakan metode skoring atau pembobotan yang telah disesuaikan dengan lingkungan perairan sungai, dimana skoring dilakukan untuk memberikan nilai pada parameter yang mendukung berkembangnya kegiatan budidaya ikan dengan KJA. Hasil skoring di keempat stasiun  masuk ke dalam kategori S2 (sesuai), sedangkan untuk pengamatan kualitas air, hanya ada satu parameter yang tidak sesuai (N) yaitu pH. Walaupun begitu lokasi tetap dapat digunakan untuk kegiatan budidaya ikan dengan KJA tetapi hanya untuk ikan-ikan budidaya yang mampu bertahan di pH yang rendah.
Dynamics of plankton populations as natural food for fish in a tributary of the Ogan River Elva Dwi Harmilia; Khusnul Khotimah; Irkhamiawan Ma&#039;ruf; Intan Pratiwi
Depik Vol 11, No 2 (2022): August 2022
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.914 KB) | DOI: 10.13170/depik.11.2.25498

Abstract

The research was conducted to determine the abundance, diversity, uniformity, and dominance of plankton in fish stomachs and waters that are expected to provide information about water productivity. The research was carried out in a tributary of the Ogan River, Indralaya District, Ogan Ilir Regency, South Sumatra at three stations, namely Indralaya Mulya Village, Tanjung Seteko Village and Muara Penimbung Village. The method used field surveys and location determination using purposive sampling with fish stomach contents, water samples for plankton observations, and water quality parameters. Fish sampling was carried out six times in 3 months, and water samples for plankton observations were one time per month, from April to June 2018. Plankton is found in fish stomachs and waters with a total abundance of 35.6 - 448.12 ind/l plankton consisting of 8 divisions with 11 classes. The plankton diversity index has moderate diversity and moderate community stability with a value between 1.11 - 1.45. The uniformity index of plankton in the fish stomach showed small uniformity of plankton (0.41-0.67), while in the waters, at station three and station 1 in April, the uniformity was high (E values 0.72 and E 0.93). The value of the plankton dominance index is in the range of 0.27-0.37. No species dominate other species or D = 0 (0.5), with moderately polluted water quality
Dynamics of plankton populations as natural food for fish in a tributary of the Ogan River Elva Dwi Harmilia; Khusnul Khotimah; Irkhamiawan Ma&#039;ruf; Intan Pratiwi
Depik Vol 11, No 2 (2022): August 2022
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.11.2.25498

Abstract

The research was conducted to determine the abundance, diversity, uniformity, and dominance of plankton in fish stomachs and waters that are expected to provide information about water productivity. The research was carried out in a tributary of the Ogan River, Indralaya District, Ogan Ilir Regency, South Sumatra at three stations, namely Indralaya Mulya Village, Tanjung Seteko Village and Muara Penimbung Village. The method used field surveys and location determination using purposive sampling with fish stomach contents, water samples for plankton observations, and water quality parameters. Fish sampling was carried out six times in 3 months, and water samples for plankton observations were one time per month, from April to June 2018. Plankton is found in fish stomachs and waters with a total abundance of 35.6 - 448.12 ind/l plankton consisting of 8 divisions with 11 classes. The plankton diversity index has moderate diversity and moderate community stability with a value between 1.11 - 1.45. The uniformity index of plankton in the fish stomach showed small uniformity of plankton (0.41-0.67), while in the waters, at station three and station 1 in April, the uniformity was high (E values 0.72 and E 0.93). The value of the plankton dominance index is in the range of 0.27-0.37. No species dominate other species or D = 0 (0.5), with moderately polluted water quality
Penerapan Teknologi Penilaian Kualitas Air sebagai Habitat Hidup Ikan dan Manfaat Hasil Nilai Gizi Ikan Dwi Harmilia, Elva; Khotimah, Khusnul; Helmizuryani, Helmizuryani; Alhanannasir, Alhanannasir; Ma’ruf, Irkhamiawan
Altifani Journal: International Journal of Community Engagement Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/altifani.v1i1.3004

Abstract

Tubuh mahluk hidup memerlukan zat gizi seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air yang harus diperoleh dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari seperti ikan. Umumnya masyarakat mendapatkan ikan konsumsi dengan membeli di pasar dan hanya sedikit dari hasil tangkapan di alam. Permintaan akan ikan sangat tinggi sehingga kegiatan budidaya merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk memenuhi permintaan masyarakat. Penerapan teknologi dalam penilaian kualitas air untuk budidaya ikan harus dilakukan karena dapat membantu dalam pertumbuhan dan perkembangan ikan yang optimum. Tujuan pengabdian kepada masyarakat di Kampung Talang Jawa Kecamatan Gandus Palembang adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat pentingnya makan ikan karena manfaat dan kandungan nilai gizi ikan, memberikan informasi penilaian kualitas air dalam melakukan kegiatan budidaya ikan dan bagaimana pengoperasian alat kualitas air dilapangan serta solusi dalam memperbaiki kualitas perairan sebagai habiatat hidup ikan. Hasil pengabdian menunjukkan masyarakat antusias dalam mengikuti kegiatan, paham akan nilai kualitas air yang baik untuk kegiatan budidaya ikan, masyarakat memahami pentingnya nilai gizi ikan untuk tubuh, dan solusi dalam membudidayakan ikan.
Implementation of Fish Farming in Buckets To Improve Softskill Teachers and Students In SMP N 4 Rantau Panjang, Ogan Ilir Regency Khotimah, Khusnul; Helmizuryani, Helmizuryani; Muslimin, Boby; Sari, Meika Puspita; Harmilia, Elva Dwi; Ma’ruf, Irkhamiawan; Suyatno, Suyatno; Yani, Ade Vera
Altifani Journal: International Journal of Community Engagement Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/altifani.v1i2.3549

Abstract

Fish farming in buckets or more popularly known as BUDIKDAMBER cultivates fish and vegetables in one bucket. In addition to increasing students' understanding of ecosystems, BUDIKDAMBER can also be a solution for teachers and students who have limited land for plant and fish cultivation. This activity aims to provide education and training to teachers and students regarding fish farming techniques currently used to solve small-scale fish farming. The implementation of this activity includes the preparation stage, the material delivery stage, and the experimental stage. Through soft skills training, it can increase knowledge and insight for teachers and students at SMPN 4 Rantau Panjang regarding the BUDIKDAMBER technique so that it is to motivate and attract teachers and students to try at home and pass on the knowledge gained to the surrounding community
Polyculture of Catfish and Kale for The Fulfillment of Independent Food in the Pandemic Era Helmizuryani, Helmizuryani; Sari, Meika Puspita; Khotimah, Khusnul; Harmilia, Elva Dwi; Ma’ruf, Irkhamiawan; Pratami Ardina Ningrum, Puri
Altifani Journal: International Journal of Community Engagement Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/altifani.v2i2.4530

Abstract

During the COVID-19 pandemic, restrictions on activities directly affected people's lives socially and economically to meet their needs of people's lives, namely by developing aquaponic technology with a fish farming system in buckets (Budikdamber). These activities maximise limited land with various crops and develop fisheries so that the results can be used to meet household food needs independently. This service was conducted for local KKN students online through a zoom meeting on September 13, 2021, with 20 participants. The implementation of aquaponics system activities considers the types of fish and vegetables recommended and the procedures for making budikdamber.