Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Abdurrauf Journal of Community Service

Pendampingan Pengukuran Arah Kiblat di Musollah Kafe Ruumi Mengunakan Metode Astronomi Alamsyah, Alamsyah; Risal, Risal; Rufaida, Erty Rospyana
Abdurrauf Journal of Community Service Vol. 1 No. 2 (2024): Abdurrauf Journal of Community Service
Publisher : Yayasan Abdurrauf Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70742/ajcos.v1i2.57

Abstract

The determination of the Qibla direction is a crucial aspect of Islamic worship, particularly in the performance of prayer. In Indonesia, issues regarding inaccurate Qibla directions in mosques and prayer rooms have been identified, especially following the issuance of fatwas by the Indonesian Ulema Council (MUI) in 2010. This study aims to assist in measuring and verifying the accuracy of the Qibla direction at the Musollah of Ruumi Café in Makassar, Indonesia, using astronomical methods. Measurements were conducted from August 15 to August 22, 2024, using the Istiwa'aini tool. The results indicated a deviation of 12 degrees from the correct Qibla direction, with a measured azimuth difference of 342°37'03.94". The estimated error in distance is 1332 km from the southern direction of the Ka'bah. This deviation is significant, emphasizing the importance of accuracy in determining the Qibla direction for the validity of prayer. The study concludes that adjusting the Qibla direction at Musollah Ruumi Café is necessary to ensure that prayers are performed in accordance with Islamic law. The application of astronomical methods provided reliable and accurate results for further corrections.  Abstrak: Penentuan arah kiblat merupakan aspek penting dalam ibadah Islam, terutama dalam pelaksanaan salat. Di Indonesia, masalah ketidakakuratan arah kiblat di masjid dan musollah telah teridentifikasi, terutama setelah diterbitkannya fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada tahun 2010. Penelitian ini bertujuan untuk membantu mengukur dan memverifikasi akurasi arah kiblat di Musollah Kafe Ruumi di Makassar, Indonesia, dengan menggunakan metode astronomi. Pengukuran dilakukan dari tanggal 15 hingga 22 Agustus 2024, menggunakan alat Istiwa'aini. Hasil pengukuran menunjukkan adanya deviasi sebesar 12 derajat dari arah kiblat yang benar, dengan selisih azimut yang terukur sebesar 342°37'03.94". Perkiraan kesalahan jarak adalah 1332 km dari arah selatan Ka'bah. Deviasi ini cukup signifikan, yang menekankan pentingnya akurasi dalam menentukan arah kiblat untuk keabsahan salat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyesuaian arah kiblat di Musollah Kafe Ruumi perlu dilakukan untuk memastikan bahwa salat dilaksanakan sesuai dengan hukum Islam. Penerapan metode astronomi memberikan hasil yang dapat diandalkan dan akurat untuk perbaikan lebih lanjut.
Sosialisasi Isu-Isu Kebaharuan Akuntansi Syariah Rufaida, Erty Rospyana; Asnidar, Asnidar
Abdurrauf Journal of Community Service Vol. 1 No. 1 (2024): Abdurrauf Journal of Community Service
Publisher : Yayasan Abdurrauf Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70742/ajcos.v1i1.59

Abstract

Islam teaches comprehensive and holistic principles that cover all aspects of human life, including in the economic field. One important aspect of Islamic economics is Islamic accounting, which aims to integrate Islamic principles into the modern accounting system to create a fairer and more dignified system. With the rapid growth of the financial market and the increasingly urgent need for financial literacy, understanding Islamic accounting is crucial. This study identified that Islamic financial literacy in the Riau community, especially in Pekanbaru City and Kuantan Singingi, is still low, so education about Islamic finance is very much needed. This community service activity aims to improve students' understanding of Islamic accounting literacy through socialization of new issues in Islamic accounting. Held on June 5-10, 2024 at the University of West Sulawesi, this activity includes administrative and technical preparation, implementation of socialization, and preparation of activity results reports. This activity succeeded in increasing participants' knowledge of Islamic accounting and received an enthusiastic response from students. It is expected that this activity will strengthen students' understanding and prepare them to contribute to the development and implementation of sharia accounting, as well as support the growth of sharia economy in Indonesia. Synergy between various parties, including academics, scholars, financial services authorities, and sharia financial institutions, is very important to achieve the ideal goals of sharia economy. Keywords: Socialization; Innovation; Sharia Accounting. Abstract: Islam mengajarkan prinsip-prinsip komprehensif dan menyeluruh yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk dalam bidang ekonomi. Salah satu aspek penting dalam ekonomi syariah adalah akuntansi syariah, yang bertujuan mengintegrasikan prinsip-prinsip syariah dalam sistem akuntansi modern untuk menciptakan sistem yang lebih adil dan bermartabat. Dengan pertumbuhan pesat pasar keuangan dan kebutuhan literasi keuangan yang semakin mendesak, pemahaman tentang akuntansi syariah menjadi krusial. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa literasi keuangan syariah di masyarakat Riau, khususnya di Kota Pekanbaru dan Kuantan Singingi, masih rendah, sehingga edukasi tentang keuangan syariah sangat diperlukan.  Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang literasi akuntansi syariah melalui sosialisasi isu-isu kebaharuan akuntansi syariah. Dilaksanakan pada 5-10 Juni 2024 di Universitas Sulawesi Barat, kegiatan ini mencakup persiapan administrasi dan teknis, pelaksanaan sosialisasi, serta penyusunan laporan hasil kegiatan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta mengenai akuntansi syariah dan mendapatkan respons antusias dari mahasiswa. Diharapkan kegiatan ini akan memperkuat pemahaman mahasiswa dan mempersiapkan mereka untuk berkontribusi dalam pengembangan dan penerapan akuntansi syariah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia. Sinergi antara berbagai pihak, termasuk akademisi, ulama, otoritas jasa keuangan, dan lembaga keuangan syariah, sangat penting untuk mencapai tujuan ideal ekonomi syariah.